(e-SH) 24 Agustus -- Kolose 1:1-14 - Penguatan Melalui Doa

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 24 Agustus 2020
Ayat SH: Kolose 1:1-14

Judul: Penguatan Melalui Doa

Sebagai orang Kristen, ada banyak hal yang dapat membuat kita meninggalkan iman kepada Yesus Kristus. Kesusahan, penderitaan, serta kenyamanan hidup merupakan beberapa pemicunya. Oleh karena itu, kita memerlukan topangan agar kuat bertahan dalam menghadapi itu semua.

Dengan kesadaran ini, Paulus menulis surat kepada jemaat di Kolose. Meskipun sedang mendekam di penjara, ia menguatkan jemaat di Kolose. Saat itu mereka sedang bertumbuh dalam iman, namun di saat bersamaan, mereka juga menghadapi rupa-rupa pengajaran sesat.

Dalam surat ini, Paulus menegaskan kepada jemaat bahwa ia begitu bersyukur kepada Allah akan keadaan mereka. Paulus dan Timotius tidak henti-hentinya berdoa untuk pertumbuhan mereka agar menerima hikmat dan pengertian yang benar dalam mengetahui kehendak Tuhan (9).

Doa adalah napas kehidupan Kristen. Melalui doa, Allah bisa bekerja secara ajaib. Paulus memberikan sebuah perspektif mengenai doa. Menurut Paulus, doa bukan sekadar untuk kepentingan diri sendiri. Paulus menunjukkan kepada kita bahwa mendoakan orang lain juga harus mendapat porsi yang besar dalam doa pribadi. Doa adalah sumber kekuatan bagi orang percaya, khususnya bagi mereka yang sedang terguncang imannya.

Dengan pemahaman ini, seharusnya kita sebagai orang Kristen semakin sering mendoakan orang lain. Sebaiknya, kita menghentikan kebiasaan berdoa yang hanya terfokus kepada diri sendiri. Kita seharusnya lebih sering menyediakan waktu untuk mendoakan gembala gereja, misionaris, anak Tuhan yang sudah lama tidak bergereja, jemaat yang baru bertobat, mereka yang sedang bergumul, dan sebagainya.

Dengan demikian, kita telah mencontoh Rasul Paulus, yakni mendoakan jemaat agar kuat dalam menjalani iman Kristen. Jadi dalam doa, kita tidak hanya berfokus pada kenyamanan diri saja, tapi juga penderitaan atau kesusahan hidup orang lain. Mari kita memohon ampun kepada Tuhan jika terlalu sering terfokus kepada diri sendiri dalam doa. [YLM]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/08/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kolose+1:1-14
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Kolose+1:1-14

Kolose 1:1-14

 1  Dari Paulus, rasul Kristus Yesus, oleh kehendak Allah, dan Timotius saudara kita,
 2  kepada saudara-saudara yang kudus dan yang percaya dalam Kristus di Kolose. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, menyertai kamu.
 3  Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu,
 4  karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus,
 5  oleh karena pengharapan, yang disediakan bagi kamu di sorga. Tentang pengharapan itu telah lebih dahulu kamu dengar dalam firman kebenaran, yaitu Injil,
 6  yang sudah sampai kepada kamu. Injil itu berbuah dan berkembang di seluruh dunia, demikian juga di antara kamu sejak waktu kamu mendengarnya dan mengenal kasih karunia Allah dengan sebenarnya.
 7  Semuanya itu telah kamu ketahui dari Epafras, kawan pelayan yang kami kasihi, yang bagi kamu adalah pelayan Kristus yang setia.
 8  Dialah juga yang telah menyatakan kepada kami kasihmu dalam Roh.
 9  Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna,
10  sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah,
11  dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar,
12  dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.
13  Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih;
14  di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar