(e-SH) 3 April -- Lukas 22:54-62 - Cari Rasa Aman dengan Menyangkal

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 3 April 2020
Ayat SH: Lukas 22:54-62

Judul: Cari Rasa Aman dengan Menyangkal

Salah satu kebutuhan manusia adalah rasa aman. Kita akan berusaha mati-matian mempertahankan diri jika terjebak dalam kondisi yang mengancam. Sayangnya, dalam mengusahakan keamanan itu, kita kadang bertindak dengan cara yang salah. Misalnya, kita tega mengorbankan orang lain, asalkan kita selamat.

Setelah Yesus ditangkap (54), nyali Petrus menciut. Padahal, sebelumnya ia pernah mengatakan berani mati bersama Yesus (Luk. 22:33). Setelah ditangkap, ia memang terus mengikuti ke mana Yesus dibawa. Namun, ia selalu mengikuti Yesus dari kejauhan, seolah-olah menjaga jarak. Kita tidak tahu pasti alasannya melakukan hal itu. Mungkin, ia masih merasa ketakutan atau karena faktor lain. Apa pun alasannya, itu berarti di dalam dirinya masih tersisa loyalitas, meski perasaan takut mendera.

Secara manusiawi, Yesus mungkin memerlukan para murid-Nya berdiri di samping-Nya agar meringankan beban penderitaan-Nya. Namun, faktanya berbeda. Dua peristiwa memilukan terjadi. Pertama, Yudas mengkhianati-Nya. Kedua, Petrus menyangkali-Nya sebanyak tiga kali. Petrus benar-benar terpuruk. Apalagi saat Yesus berpaling dan menatapnya. Betapa ia tahu kesalahan besar yang telah dilakukannya. Seketika, ia teringat pada perkataan Yesus, "Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku" (61).

Tindakan Petrus dan Yudas memang salah, namun respons mereka jelas berbeda. Dengan mengikuti Yesus, setidaknya Petrus masih terus menjaga relasi dengan-Nya.

Anugerah penebusan dan penyelamatan oleh Allah melalui Yesus Kristus adalah anugerah terbesar bagi kita umat percaya. Walau syaratnya tidak berat, namun itu menuntut cara hidup kita selaras dengan kehendak Tuhan. Kita dilarang menjadi pengkhianat atau menyangkali-Nya. Sebaliknya, anugerah keselamatan menuntut kita untuk berani bertindak baik dalam perbuatan maupun perkataan.

Dengan keberanian dari Tuhan, marilah kita tidak menyangkali atau mengkhianati Yesus, meskipun dalam kondisi yang sulit. [SGP]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/04/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+22:54-62
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Lukas+22:54-62

Lukas 22:54-62

54  Lalu Yesus ditangkap dan dibawa dari tempat itu. Ia digiring ke rumah Imam Besar. Dan Petrus mengikut dari jauh.
55  Di tengah-tengah halaman rumah itu orang memasang api dan mereka duduk mengelilinginya. Petrus juga duduk di tengah-tengah mereka.
56  Seorang hamba perempuan melihat dia duduk dekat api; ia mengamat-amatinya lalu berkata: "Juga orang ini bersama-sama dengan Dia."
57  Tetapi Petrus menyangkal, katanya: "Bukan, aku tidak kenal Dia!"
58  Tidak berapa lama kemudian seorang lain melihat dia lalu berkata: "Engkau juga seorang dari mereka!" Tetapi Petrus berkata: "Bukan, aku tidak!"
59  Dan kira-kira sejam kemudian seorang lain berkata dengan tegas: "Sungguh, orang ini juga bersama-sama dengan Dia, sebab ia juga orang Galilea."
60  Tetapi Petrus berkata: "Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan." Seketika itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam.
61  Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus bahwa Tuhan telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku."
62  Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar