(e-SH) 21 Februari -- 2 Samuel 19:31-43 - Setia Mengabdi

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 21 Februari 2020
Ayat SH: 2 Samuel 19:31-43

Judul: Setia Mengabdi

Bisa mengabdi kepada raja merupakan kebanggaan tak ternilai. Dalam era modern pun hal ini masih terasa sama. Banyak orang bercita-cita menjadi aparatur sipil negara.

Nilai utama mengabdi adalah kesetiaan dan ketaatan. Dengan nilai itulah, raja atau penguasa memiliki kepercayaan yang tinggi. Kualitas ini rupanya dimiliki oleh Barzilai, orang Gilead yang sudah sangat tua, karena sudah delapan puluh tahun umurnya. Namun, raja Daud masih memercayainya. Kesetiaan Barzilai dalam mengerjakan tugasnya mendapat perhatian Daud.

Barzilai terkenal dalam menyediakan makanan bagi raja selama ia tinggal di Mahanaim, sebab ia seorang yang sangat kaya. Karena merasa sudah sangat lanjut usia dan tidak layak mengemban tugas lagi, Barzilai tidak menyanggupi permintaan raja. Sebagai gantinya, ia mengajukan Kimham yang muda untuk mengabdi kepada Daud.

Menarik bahwa dengan serta-merta Daud memercayai Barzilai. "Baiklah Kimham ikut dengan aku; aku akan berbuat kepadanya apa yang kaupandang baik, dan segala yang kaukehendaki dari padaku akan kulakukan untukmu" (38). Tentu pengabdian Barzilai selama ini menjadi pertimbangan tersendiri bagi Daud. Rekomendasi Barzilai untuk Kimham membuka jalan pengabdian bagi anak muda itu.

Semua orang Kristen, lewat sakramen baptisan yang diterimanya memiliki janji untuk setia kepada Kristus, Sang Raja semesta alam. Janji setia itu adalah hidup menyenangkan hati-Nya dan mengemban pengutusan-Nya di tengah dunia menjadi pewarta kabar keselamatan bagi seluruh bangsa. Ini tugas pengutusan yang layak diemban dengan taat dan setia demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar.

Sama seperti Barzilai yang mendapat kepercayaan dari Raja Daud, kita pun seharusnya demikian. Hendaklah kita mendapat kepercayaan yang membanggakan dari Kristus, Tuhan kita, atas kesetiaan dan ketaatan kita hingga akhir.

Doa: Tuhan, terimalah kesetiaan dan ketaatan kami sebagai abdi-Mu demi kemuliaan nama-Mu. [STY]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/02/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+19:31-43
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+19:31-43

2 Samuel 19:31-43

31  Juga Barzilai, orang Gilead itu, telah datang dari Ragelim dan ikut bersama-sama raja ke sungai Yordan untuk mengantarkannya sampai di sana.
32  Barzilai itu sudah sangat tua, delapan puluh tahun umurnya. Ia menyediakan makanan bagi raja selama ia tinggal di Mahanaim, sebab ia seorang yang sangat kaya.
33  Berkatalah raja kepada Barzilai: "Ikutlah aku, aku akan memelihara engkau di tempatku di Yerusalem."
34  Tetapi Barzilai menjawab raja: "Berapa tahun lagikah aku hidup, sehingga aku harus pergi bersama-sama dengan raja ke Yerusalem?
35  Sekarang ini aku telah berumur delapan puluh tahun; masakan aku masih dapat membedakan antara yang baik dan yang tidak baik? Atau masih dapatkah hambamu ini merasai apa yang hamba makan atau apa yang hamba minum? Atau masih dapatkah aku mendengarkan suara penyanyi laki-laki dan penyanyi perempuan? Apa gunanya hambamu ini lagi menjadi beban bagi tuanku raja?
36  Sepotong jalan saja hambamu ini berjalan ke seberang sungai Yordan bersama-sama dengan raja. Mengapa raja memberikan ganjaran yang sedemikian kepadaku?
37  Biarkanlah hambamu ini pulang, sehingga aku dapat mati di kotaku sendiri, dekat kubur ayahku dan ibuku. Tetapi inilah hambamu Kimham, ia boleh ikut dengan tuanku raja; perbuatlah kepadanya apa yang tuanku pandang baik."
38  Lalu berbicaralah raja: "Baiklah Kimham ikut dengan aku; aku akan berbuat kepadanya apa yang kaupandang baik, dan segala yang kaukehendaki dari padaku akan kulakukan untukmu."
39  Kemudian seluruh rakyat menyeberangi sungai Yordan. Juga raja menyeberang, setelah berpamitan dengan Barzilai dengan ciuman. Lalu orang inipun pulanglah ke tempat kediamannya.
40  Sesudah itu berjalanlah raja terus ke Gilgal, dan Kimham ikut dengan dia. Seluruh rakyat Yehuda bersama-sama setengah dari rakyat Israel telah mengantarkan raja.
41  Tetapi seluruh orang Israel datang menghadap raja dan berkata kepada raja: "Mengapa saudara-saudara kami, orang-orang Yehuda itu, menculik raja dan membawa dia menyeberangi sungai Yordan dengan keluarganya dan semua orang Daud yang menyertai dia?"
42  Lalu semua orang Yehuda menjawab orang-orang Israel itu: "Oleh karena raja kerabat kami. Mengapa kamu menjadi marah karena hal ini? Apakah kami makan apa-apa atas biaya raja? Apakah kami mendapat keuntungan?"
43  Tetapi orang-orang Israel itu menjawab orang-orang Yehuda: "Kami sepuluh kali lebih berhak atas raja. Sebagai anak sulung kami melebihi kamu. Mengapa kamu memandang kami rendah? Bukankah kami yang pertama-tama harus membawa raja kami kembali?" Tetapi perkataan orang-orang Yehuda itu lebih pedas dari pada perkataan orang-orang Israel.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar