(e-SH) 26 Januari -- 2 Samuel 2:8-3:1 - Stop Peperangan

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 26 Januari 2020
Ayat SH: 2 Samuel 2:8-3:1

Judul: Stop Peperangan

Peperangan selalu menimbulkan petaka. Baik menang atau kalah, pasti ada korban pada kedua pihak. Dan bila perang sudah dimulai akan sulit dihentikan.

Peperangan antara keluarga Saul dan Daud muncul karena Abner, panglima Saul, mengangkat Isyboset (anak Saul) menjadi raja atas Israel. Sedangkan, Daud juga telah diangkat menjadi raja atas Yehuda. (2:8-11). Abner menggerakkan anak buah Isyboset, sedangkan Yoab, panglima Daud, menggerakkan anak buah Daud untuk maju sehingga saling bertemu di telaga Gibeon. Melalui peperangan ini, baik Abner maupun Yoab, sama-sama telah mengorbankan anak buahnya. Meskipun banyak korban, tak ada pihak yang berusaha menghentikan peperangan, bahkan mereka semakin memperhebat peperangan itu. Akhirnya, Abner beserta orang-orang Israel terpukul kalah oleh anak buah Daud (2:14-17).

Asael, saudara Yoab, terus mengejar Abner. Meskipun Abner telah berusaha menasihati, namun Asael tetap mengejar Abner hingga akhirnya Abner membunuh Asael. Kematian Asael membuat Yoab dan Abisai, kedua saudaranya, semakin membenci Abner sehingga mereka berdua mengejar Abner. Sampai akhirnya, Abner menyerukan ajakan penghentian peperangan yang disetujui Yoab dan peperangan pun berhenti. Lalu, mereka kembali ke tempat masing-masing. Namun, peperangan antara keluarga Saul dan Daud berlarut-larut. Daud semakin kuat, sedangkan keluarga Saul semakin lemah. (2:18-3:1).

Peperangan pasti akan mengakibatkan petaka. Karena itu, upaya mencegah timbulnya permusuhan yang dapat mengakibatkan peperangan perlu dilakukan. Jika kesadaran ini muncul, setelah perang berkobar, segeralah serukan penghentian peperangan supaya dapat menghindari semakin banyak korban berjatuhan dari pihak yang bertikai. Hentikan peperangan dan serukan perdamaian.

Doa: Tuhan, mampukan kami untuk menghentikan permusuhan dan peperangan, serta hidup dengan rukun dan damai. [CTR]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/01/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+2:8-3:1
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+2:8-3:1

2 Samuel 2:8-3:1

 8  Abner bin Ner, panglima Saul, telah mengambil Isyboset, anak Saul, dan membawanya ke Mahanaim
 9  serta menjadikannya raja atas Gilead, atas orang Asyuri, atas Yizreel, atas Efraim dan atas Benyamin, bahkan atas seluruh Israel.
10  Isyboset bin Saul berumur empat puluh tahun pada waktu ia menjadi raja atas Israel dan ia memerintah dua tahun lamanya. Hanyalah kaum Yehuda yang mengikuti Daud.
11  Dan lamanya Daud memerintah di Hebron atas kaum Yehuda adalah tujuh tahun dan enam bulan.
12  Lalu Abner bin Ner dengan anak buah Isyboset bin Saul bergerak maju dari Mahanaim ke Gibeon.
13  Juga Yoab, anak Zeruya, dan anak buah Daud bergerak maju. Mereka saling bertemu di telaga Gibeon, lalu tinggal di sana, pihak yang satu di tepi telaga sebelah sini, dan pihak yang lain di tepi telaga sebelah sana.
14  Berkatalah Abner kepada Yoab: "Biarlah orang-orang muda tampil dan mengadakan pertandingan di depan kita." Jawab Yoab: "Baik."
15  Lalu tampillah mereka dan berjalan lewat dengan dihitung: dua belas orang dari suku Benyamin, dari Isyboset, anak Saul, dan dua belas orang dari anak buah Daud.
16  Kemudian mereka masing-masing menangkap kepala lawannya, dan menikamkan pedangnya ke lambung lawannya, sehingga rebahlah mereka bersama-sama. Sebab itu tempat itu disebutkan orang Helkat-Hazurim; letaknya dekat Gibeon.
17  Pada hari itu pertempuran sangat hebat, dan Abner serta orang-orang Israel terpukul kalah oleh anak buah Daud.
18  Ketiga anak laki-laki Zeruya, yakni Yoab, Abisai dan Asael ada di sana; Asael cepat larinya seperti kijang di padang.
19  Asael mengejar Abner dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dalam membuntutinya.
20  Lalu Abner berpaling ke belakang dan bertanya: "Engkaukah itu Asael?" Jawabnya: "Ya, aku."
21  Kemudian berkatalah Abner kepadanya: "Menyimpanglah ke kiri atau ke kanan, tangkaplah salah seorang dari orang-orang muda itu dan ambillah senjatanya." Tetapi Asael tidak mau berhenti membuntuti Abner.
22  Berkatalah sekali lagi Abner kepada Asael: "Berhentilah membuntuti aku. Apa aku harus memukul engkau sampai jatuh? Bagaimana aku dapat memandang muka Yoab, abangmu itu?"
23  Tetapi Asael menolak berhenti. Lalu Abner menusuk ke belakang ke perut Asael dengan tombaknya, sehingga tombak itu menembus belakangnya; dan rebahlah ia di sana dan mati di tempat itu juga. Semua orang yang datang ke tempat Asael rebah dan mati itu, berhenti di sana.
24  Tetapi Yoab dan Abisai mengejar Abner. Ketika matahari masuk dan mereka sampai ke dekat bukit Ama, yang ada di sebelah timur Giah, ke arah padang gurun Gibeon,
25  berhimpunlah bani Benyamin di belakang Abner menjadi satu gabungan dan bersiap-siap di puncak sebuah bukit.
26  Berserulah Abner kepada Yoab: "Haruskah pedang makan terus-menerus? Tidak tahukah engkau, bahwa kepahitan datang pada akhirnya? Berapa lama lagi engkau tidak mau mengatakan kepada rakyat itu, supaya mereka berhenti memburu saudara-saudaranya?"
27  Jawab Yoab: "Demi Allah yang hidup, sekiranya engkau berbicara tadi, maka tentulah sudah dari tadi pagi rakyat menarik diri dari memburu saudara-saudaranya."
28  Lalu Yoab meniup sangkakala dan seluruh rakyat berhenti; mereka tidak lagi mengejar orang Israel dan tidak berperang lagi.
29  Semalam-malaman Abner dan orang-orangnya berjalan melalui Araba-Yordan, menyeberangi sungai Yordan, berjalan terus hampir sepanjang siang, lalu sampai ke Mahanaim.
30  Ketika Yoab berhenti memburu Abner dan menghimpunkan seluruh rakyat, ternyata sembilan belas orang dari anak buah Daud hilang termasuk Asael.
31  Tetapi anak buah Daud menewaskan dari suku Benyamin, dari orang-orang Abner, tiga ratus enam puluh orang.
32  Mereka mengangkat mayat Asael dan menguburkannya di dalam kubur ayahnya yang di Betlehem. Kemudian berjalanlah Yoab dan orang-orangnya semalam-malaman itu dan sampai ke Hebron, ketika hari sudah terang.
 1  Peperangan antara keluarga Saul dan keluarga Daud berlarut-larut; Daud kian lama kian kuat, sedang keluarga Saul kian lama kian lemah.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar