(e-SH) 21 Januari -- Yohanes 8:30-36 - Karena Sukacita

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Selasa, 21 Januari 2020
Ayat SH: Yohanes 8:30-36

Judul: Karena Sukacita

Ada orang yang mengatakan bahwa hidup beragama itu membuat pemeluknya tidak bebas karena harus melakukan banyak aturan. Dengan melakukan aturan itu, maka seseorang akan disebut umat beragama yang taat.

Banyak orang Yahudi yang percaya kepada Yesus (30). Kehadiran-Nya mengundang perhatian banyak orang. Bagi mereka yang mulai percaya kepada-Nya, Yesus ingin mereka mempertahankan kepercayaan itu dengan tetap berada dalam firman-Nya (31). Firman itu akan mendatangkan kebenaran yang memerdekakan mereka (32).

Orang Yahudi belum memahami siapakah Yesus sebenarnya. Sebagai keturunan Abraham, mereka merasa tidak dapat dilepaskan dari hukum Taurat demi menghilangkan dosa-dosanya (33). Lalu Yesus menjelaskan bahwa setiap orang berdosa adalah hamba dosa dan butuh pengampunan (34).

Yesus hendak menyatakan di sini bahwa kebutuhan mereka yang sesungguhnya adalah pengampunan dosa. Mereka hanya perlu percaya kepada Anak Allah supaya dapat menerima penebusan dosa (35-36).

Yesus menginginkan para pengikut-Nya mempunyai kepercayaan yang teguh kepada-Nya. Dengan menerima-Nya, mereka membebaskan diri dari ikatan dosa. Inilah anugerah Allah. Hanya anugerah Allah yang dapat membebaskan orang berdosa. Hal ini sepatutnya mendatangkan sukacita.

Sebagai respons, orang percaya melakukan kehendak-Nya dengan sukacita, bukan sebagai beban atau terpaksa. Bukan karena takut pada hukuman jika tidak melakukannya. Tetapi dengan penuh sukacita menaati Tuhan.

Marilah kita menjadikan hidup rohani penuh sukacita. Melakukan kehendak-Nya bukan menjadi suatu beban yang menyedihkan. Hal itu merupakan kuk ringan yang akan menghadirkan sukacita surgawi. Jika kita mengikut Yesus dengan hati yang masih berbeban berat dan tidak ada sukacita, maka ada yang salah dengan pemahaman kita.

Doa: Mampukan kami bersukacita dalam segala hal dan rela melakukan kehendak-Mu, ya Yesus. [JST]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/01/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yohanes+8:30-36
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+8:30-36

Yohanes 8:30-36

30  Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.
31  Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
32  dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
33  Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?"
34  Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
35  Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.
36  Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar