(e-RH) 8 Oktober -- Matius 11:20-24 - KAPERNAUM

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 8 Oktober 2019
Bacaan : Matius 11:20-24
Setahun: Matius 18-20
Nats: "Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini." (Matius 11:23)

Renungan:

KAPERNAUM

Setelah Yohanes Pembaptis ditangkap oleh Herodes, Yesus menyingkir dari Nazaret ke Kapernaum dan tinggal di sana (Mat. 4:12-13). Di sanalah Dia bertemu dengan beberapa murid pertama-Nya (Mat. 4:18-22), serta mengajar di rumah ibadat pada hari-hari Sabat (Luk. 4:31). Di kota itu, Yesus menyembuhkan orang-orang yang dirasuk setan, menyembuhkan ibu mertua Petrus, dan mengadakan banyak mukjizat lain (Luk. 4:23, 40-41). Kapernaum adalah salah satu kota di mana Yesus paling banyak melakukan mukjizat. Pengajaran-Nya yang penuh kuasa membuat mereka takjub (Luk. 4:32), namun mereka tetap tidak bertobat, tidak memercayai Yesus sebagai Mesias (ay. 20).

Ketidakpercayaan mereka membuat Yesus mengecam mereka. Bahkan Dia menyatakan bahwa penduduk Sodom akan bertobat sekiranya mereka menyaksikan mukjizat yang terjadi di Kapernaum. Kota Sodom dimusnahkan Allah dengan hujan api dan belerang akibat dosa mereka (Kej. 19). Dan Yesus menyatakan penghakiman-Nya bahwa tanggungan Kapernaum akan lebih berat dibanding Sodom di hari penghakiman nanti (ay. 24).

Ternyata menyaksikan mukjizat serta mendengarkan pengajaran yang hebat tidak otomatis membuat seseorang bertobat. Diperlukan kerendahan hati untuk mengaku diri sebagai pendosa, lalu menerima karya keselamatan yang dikerjakan Allah di dalam Kristus bagi kita. Ini adalah anugerah yang besar. Namun jika disia-siakan, kita sedang memilih penghukuman ditimpakan atas kita, seperti penduduk Kapernaum. --HT/www.renunganharian.net
   
BERFOKUS PADA MUKJIZAT MEMBUAT KITA MENGABAIKAN SI PEMBUAT MUKJIZAT. BERFOKUS KEPADA BERKAT, MEMBUAT KITA MELUPAKAN SI PEMBERI BERKAT.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2019/10/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2019/10/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+11:20-24

Matius 11:20-24

20  Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya:
21  "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.
22  Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.
23  Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini.
24  Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu."

Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Matius+18-20
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Matius+18-20

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2019 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar