(e-SH) 16 September -- Galatia 4:21-31 - Anak karena Janji

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 16 September 2019
Ayat SH: Galatia 4:21-31

Judul: Anak karena Janji

Hidup berdasarkan keinginan sendiri hasilnya akan berbeda dibandingkan mendasarkan hidup pada kehendak Tuhan. Kehendak sendiri biasanya mementingkan hasrat sesaat dan kepentingan pribadi. Sebaliknya, kehendak Tuhan memandu kita pada hal untuk memuliakan nama-Nya.

Rasul Paulus menggunakan kisah Hagar dan Sara sebagai perumpamaan. Anak dari Hagar diperoleh dalam kedagingan karena keinginan manusia untuk memiliki keturunan. Sementara anak dari Sara didapatkan semata-mata karena janji, karena semula Sara mandul (23).

Dengan perumpamaan itu, Rasul Paulus membandingkan antara orang-orang yang memperhambakan diri di bawah hukum dengan orang yang merdeka karena iman kepada Tuhan. Rasul Paulus mengingatkan bahwa orang percaya adalah anak-anak perjanjian, bukan lagi anak-anak kedagingan. Karena itu, orang-orang percaya tidak sepantasnya bertindak seperti seorang hamba yang tidak merdeka.

Kehidupan orang Kristen seharusnya dijalani seperti halnya anak karena janji. Kita hadir di dunia ini bukan karena keinginan manusia atau kedagingan, melainkan kehendak Tuhan. Karena itu, kehidupan orang Kristen pun harus mencerminkan kehendak Tuhan, bukan malah membelenggu diri pada berbagai perhambaan, seperti tunduk pada aturan yang kaku, menghamba pada uang, takut pada kekuasaan, atau hal lain. Orang Kristen harus siap hidup merdeka seturut kehendak Tuhan sehingga bisa seperti Ishak yang menjadi alat Tuhan untuk memberkati banyak orang.

Segala sesuatu yang dilakukan dan segala pengalaman yang dijumpai harus kita hayati sebagai cara Tuhan menunjukkan karya-Nya dalam dunia. Sebagai anak-anak yang lahir karena janji, marilah kita hidup sebagai orang-orang merdeka yang tidak dikuasai oleh berbagai nafsu duniawi!

Doa: Tuhan, tolonglah kami agar menyadari predikat sebagai anak-anak perjanjian, sehingga bisa menghidupinya dalam kehendak-Mu. [THIE]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2019/09/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Galatia+4:21-31
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Galatia+4:21-31

Galatia 4:21-31

21  Katakanlah kepadaku, hai kamu yang mau hidup di bawah hukum Taurat, tidakkah kamu mendengarkan hukum Taurat?
22  Bukankah ada tertulis, bahwa Abraham mempunyai dua anak, seorang dari perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari perempuan yang merdeka?
23  Tetapi anak dari perempuan yang menjadi hambanya itu diperanakkan menurut daging dan anak dari perempuan yang merdeka itu oleh karena janji.
24  Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua perempuan itu adalah dua ketentuan Allah: yang satu berasal dari gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, itulah Hagar--
25  Hagar ialah gunung Sinai di tanah Arab--dan ia sama dengan Yerusalem yang sekarang, karena ia hidup dalam perhambaan dengan anak-anaknya.
26  Tetapi Yerusalem sorgawi adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita.
27  Karena ada tertulis: "Bersukacitalah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembira dan bersorak-sorailah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami."
28  Dan kamu, saudara-saudara, kamu sama seperti Ishak adalah anak-anak janji.
29  Tetapi seperti dahulu, dia, yang diperanakkan menurut daging, menganiaya yang diperanakkan menurut Roh, demikian juga sekarang ini.
30  Tetapi apa kata nas Kitab Suci? "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba perempuan itu tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anak perempuan merdeka itu."
31  Karena itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar