(e-SH) 7 Agustus -- 1 Samuel 5:1-12 - Tidak Ada yang Seperti Allah

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Rabu, 7 Agustus 2019
Ayat SH: 1 Samuel 5:1-12

Judul: Tidak Ada yang Seperti Allah

Sesungguhnya, orang Filistin sudah mendengar tentang perbuatan besar Allah terhadap bangsa Mesir dan sempat membuat mereka gentar (4:8). Kini, melalui tabut perjanjian yang mereka rampas, mereka menyaksikan sendiri kuasa Allah Israel yang dahsyat itu.

Bangsa Filistin mengira bahwa tabut perjanjian yang mereka rampas dapat disejajarkan dengan berhala biasa yang mereka anggap hebat. Mereka meletakkan tabut Allah itu di dalam kuil Dagon, allah orang Asdod (2). Allah tidak tinggal diam. Allah menunjukkan kuasa-Nya dengan membuat patung Dagon jatuh hancur di hadapan tabut Allah (4). Tidak hanya itu, Allah juga menyatakan kuasa-Nya dengan mengirimkan borok-borok ke Asdod dan sekitarnya (6-7). Lalu mereka memindahkan tabut Allah ke Gat karena mengira itu dapat menyelesaikan masalah. Kenyataannya, borok yang sama terjadi di Gat. Lalu tabut Allah dipindahkan lagi dari Gat ke Ekron, tetapi orang-orang Ekron sudah mendengar apa yang telah terjadi dan mereka ketakutan (10). Mereka menyadari dan dapat merasakan kemarahan Allah Israel. Pada akhirnya, mereka memutuskan untuk mengembalikan tabut perjanjian ke tempat yang seharusnya, yakni kepada bangsa Israel (11).

Allah tidak bisa disejajarkan dengan berhala apa pun. Allah adalah satu-satunya yang berkuasa dan berdaulat atas seluruh semesta. Demikian pula, di dalam kehidupan orang percaya saat ini, Allah adalah satu-satunya yang berkuasa dan berdaulat. Dialah yang tertinggi dari segala yang ada. Tidak ada yang sama seperti Dia.

Kuasa dan kedaulatan Allah terus dinyatakan di dalam dan melalui hidup kita. Melawan kuasa dan kedaulatan Allah hanya akan mendatangkan hukuman bagi kita. Marilah kita belajar tunduk di bawah kuasa dan kedaulatan Allah. Sampai akhirnya, semua suku bangsa dan bahasa tidak hanya mendengar, tetapi juga menyaksikan dan mengalami kuasa Allah yang besar itu. Marilah nyatakan kuasa-Nya!

Doa: Ya Tuhan, mampukan kami hidup tunduk di bawah kuasa dan kedaulatan-Mu. [MAR]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2019/08/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+5:1-12
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+5:1-12

1 Samuel 5:1-12

 1  Sesudah orang Filistin merampas tabut Allah, maka mereka membawanya dari Eben-Haezer ke Asdod.
 2  Orang Filistin mengambil tabut Allah itu, dibawanya masuk ke kuil Dagon dan diletakkannya di sisi Dagon.
 3  Ketika orang-orang Asdod bangun pagi-pagi pada keesokan harinya, tampaklah Dagon terjatuh dengan mukanya ke tanah di hadapan tabut TUHAN; lalu mereka mengambil Dagon dan mengembalikannya ke tempatnya.
 4  Tetapi ketika keesokan harinya mereka bangun pagi-pagi, tampaklah Dagon terjatuh dengan mukanya ke tanah di hadapan tabut TUHAN, tetapi kepala Dagon dan kedua belah tangannya terpenggal dan terpelanting ke ambang pintu, hanya badan Dagon itu yang masih tinggal.
 5  Itulah sebabnya para imam Dagon dan semua orang yang masuk ke dalam kuil Dagon tidak menginjak ambang pintu rumah Dagon yang di Asdod, sampai hari ini.
 6  Tangan TUHAN menekan orang-orang Asdod itu dengan berat dan Ia membingungkan mereka: Ia menghajar mereka dengan borok-borok, baik Asdod maupun daerahnya.
 7  Ketika dilihat orang-orang Asdod, bahwa demikian halnya, berkatalah mereka: "Tabut Allah Israel tidak boleh tinggal pada kita, sebab tangan-Nya keras melawan kita dan melawan Dagon, allah kita."
 8  Sebab itu mereka memanggil berkumpul kepadanya semua raja kota orang Filistin dan berkata: "Apakah yang akan kita lakukan dengan tabut Allah Israel itu?" Lalu kata mereka: "Tabut Allah Israel harus dipindahkan ke Gat." Jadi mereka memindahkan tabut Allah Israel itu ke sana.
 9  Tetapi setelah mereka memindahkannya, maka tangan TUHAN mendatangkan kegemparan yang sangat besar atas kota itu; Ia menghajar orang-orang kota itu, anak-anak dan orang dewasa, sehingga timbul borok-borok pada mereka.
10  Lalu mereka mengantarkan tabut Allah itu ke Ekron. Tetapi sesampai tabut Allah itu di Ekron, berteriaklah orang Ekron itu, demikian: "Mereka memindahkan tabut Allah Israel itu kepada kita untuk mematikan kita dan bangsa kita."
11  Sebab itu mereka memanggil berkumpul semua raja kota orang Filistin itu dan berkata: "Antarkanlah tabut Allah Israel itu; biarlah itu kembali ke tempatnya, supaya jangan dimatikannya kita dan bangsa kita." Sebab di seluruh kota itu ada kegemparan maut; tangan Allah menekan orang-orang di sana dengan sangat berat:
12  orang-orang yang tidak mati, dihajar dengan borok-borok, sehingga teriakan kota itu naik ke langit.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar