(e-SH) 29 Agustus -- 1 Samuel 24:1-23 - Menang dengan Damai

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 29 Agustus 2019
Ayat SH: 1 Samuel 24:1-23

Judul: Menang dengan Damai

Semua orang ingin menjadi pemenang. Persoalannya bagaimana caranya mencapainya? Ada orang yang melakukan segala cara untuk menang. Salah satunya dengan kekerasan-entahkah secara fisik atau pun verbal. Mungkinkah kita menang tanpa cara kasar, keras, dan curang?

Daud, yang hidup dalam pelarian, akhirnya mendapatkan kesempatan baik untuk membunuh Saul. Di dalam gua tempat Daud bersembunyi, Saul masuk untuk membuang hajat (4). Tidak ada tentara yang berjaga di sekitar Saul. Tak disangka, kesempatan membalas Saul terbuka lebar bagi Daud. Sekali tebas habislah Saul. Daud beranjak dari tempat persembunyiannya dan mendatangi Saul dengan perlahan. Namun, yang dilakukan Daud jauh dari perkiraan. Ia hanya memotong ujung jubah Saul (5). Bagi Daud pantang seorang yang diurapi Tuhan dijamah apalagi membunuhnya (7).

Setelah selesai, Daud menjumpai Saul sambil mengangkat potongan ujung jubah Saul. Daud berusaha menyadarkan Saul bahwa dirinya bukanlah musuh (12). Apa yang dilakukan Daud membuat Saul tersadar dengan apa yang telah dilakukannya. Ia menangis penuh sesal (17). Saul memanggil Daud dengan sebutan anak. Saul berjanji tak lagi memusuhi dan memburu Daud.

Daud memberikan teladan bagaimana menjadi pemenang dengan cara damai. Ia tidak memilih untuk membunuh sebagai solusi balas dendamnya. Dengan cara yang ditempuhnya, ia pun memenangkan hati Saul sehingga sadar akan dosa-dosanya. Bagi Daud, melawan orang yang dipilih Allah sama artinya melawan-Nya. Jalan damai adalah jalan kasih Allah.

Dalam persaingan banyak kemenangan yang menyisakan kebencian. Kita dipanggil untuk memberikan teladan untuk menang dengan cara damai. Menang dengan damai menghasilkan kehidupan yang membahagiakan bagi semua pihak. Itulah yang dikehendaki Allah.

Doa: Tuhan mampukan aku menang dengan cara yang benar dan damai, tanpa menyisakan kebencian. [AP]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2019/08/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+23:29; 24
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+23:29; 24

1 Samuel 24:1-23

1  Daud pergi dari sana, lalu tinggal di kubu-kubu gunung di En-Gedi.
2  Ketika Saul pulang sesudah memburu orang Filistin itu, diberitahukanlah kepadanya, demikian: "Ketahuilah, Daud ada di padang gurun En-Gedi."
3  Kemudian Saul mengambil tiga ribu orang yang terpilih dari seluruh orang Israel, lalu pergi mencari Daud dan orang-orangnya di gunung batu Kambing Hutan.
4  Ia sampai ke kandang-kandang domba di tepi jalan. Di sana ada gua dan Saul masuk ke dalamnya untuk membuang hajat, tetapi Daud dan orang-orangnya duduk di bagian belakang gua itu.
5  Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: "Telah tiba hari yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.
6  Kemudian berdebar-debarlah hati Daud, karena ia telah memotong punca Saul;
7  lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: "Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN."
8  Dan Daud mencegah orang-orangnya dengan perkataan itu; ia tidak mengizinkan mereka bangkit menyerang Saul. Sementara itu Saul telah bangun meninggalkan gua itu hendak melanjutkan perjalanannya.
9  Kemudian bangunlah Daud, ia keluar dari dalam gua itu dan berseru kepada Saul dari belakang, katanya: "Tuanku raja!" Saul menoleh ke belakang, lalu Daud berlutut dengan mukanya ke tanah dan sujud menyembah.
10 Lalu berkatalah Daud kepada Saul: "Mengapa engkau mendengarkan perkataan orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya Daud mengikhtiarkan celakamu?
11 Ketahuilah, pada hari ini matamu sendiri melihat, bahwa TUHAN sekarang menyerahkan engkau ke dalam tanganku dalam gua itu; ada orang yang telah menyuruh aku membunuh engkau, tetapi aku merasa sayang kepadamu karena pikirku: Aku tidak akan menjamah tuanku itu, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN.
12 Lihatlah dahulu, ayahku, lihatlah kiranya punca jubahmu dalam tanganku ini! Sebab dari kenyataan bahwa aku memotong punca jubahmu dengan tidak membunuh engkau, dapatlah kauketahui dan kaulihat, bahwa tanganku bersih dari pada kejahatan dan pengkhianatan, dan bahwa aku tidak berbuat dosa terhadap engkau, walaupun engkau ini mengejar-ngejar aku untuk mencabut nyawaku.
13 TUHAN kiranya menjadi hakim di antara aku dan engkau, TUHAN kiranya membalaskan aku kepadamu, tetapi tanganku tidak akan memukul engkau;
14 seperti peribahasa orang tua-tua mengatakan: Dari orang fasik timbul kefasikan. Tetapi tanganku tidak akan memukul engkau.
15 Terhadap siapakah raja Israel keluar berperang? Siapakah yang kaukejar? Anjing mati! Seekor kutu saja!
16 Sebab itu TUHAN kiranya menjadi hakim yang memutuskan antara aku dan engkau; Dia kiranya memperhatikannya, memperjuangkan perkaraku dan memberi keadilan kepadaku dengan melepaskan aku dari tanganmu."
17 Setelah Daud selesai menyampaikan perkataan itu kepada Saul, berkatalah Saul: "Suaramukah itu, ya anakku Daud?" Sesudah itu dengan suara nyaring menangislah Saul.
18 Katanya kepada Daud: "Engkau lebih benar dari pada aku, sebab engkau telah melakukan yang baik kepadaku, padahal aku melakukan yang jahat kepadamu.
19 Telah kautunjukkan pada hari ini, betapa engkau telah melakukan yang baik kepadaku: walaupun TUHAN telah menyerahkan aku ke dalam tanganmu, engkau tidak membunuh aku.
20 Apabila seseorang mendapat musuhnya, masakan dilepaskannya dia berjalan dengan selamat? TUHAN kiranya membalaskan kepadamu kebaikan ganti apa yang kaulakukan kepadaku pada hari ini.
21 Oleh karena itu, sesungguhnya aku tahu, bahwa engkau pasti menjadi raja dan jabatan raja Israel akan tetap kokoh dalam tanganmu.
22 Oleh sebab itu, bersumpahlah kepadaku demi TUHAN, bahwa engkau tidak akan melenyapkan keturunanku dan tidak akan menghapuskan namaku dari kaum keluargaku."
23 Lalu bersumpahlah Daud kepada Saul. Kemudian pulanglah Saul ke rumahnya, sedang Daud dan orang-orangnya pergi ke kubu gunung.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar