(e-SH) 13 Juni -- Lukas 7:36-50 - Anugerah dan Dosa

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 13 Juni 2019
Ayat SH: Lukas 7:36-50

Judul: Anugerah dan Dosa

Orang percaya adalah orang-orang yang mendapatkan anugerah pengampunan Kristus. Persoalannya, apakah kita sudah merespons anugerah ini dengan benar?

Yesus memuji perbuatan perempuan berdosa yang mempraktikkan kesalehan "keramahtamahan" (45-46). Pemicu adegan ini adalah soal basuh-membasuh kaki tamu. Simon menjamu Yesus, tetapi tidak menyediakan air untuk membasuh kaki-Nya (44). Sampai akhirnya, seorang perempuan datang dan membasahi kaki Yesus dengan air matanya. Ia menyeka dengan rambutnya, mencium, dan meminyakinya dengan minyak wangi (38). Tindakan ini tentu tidak lazim dan ekstrem, sekalipun dalam budaya yang menghargai keramahtamahan. Lalu, mengapa Lukas perlu mencatat ini?

Lukas ingin mengontraskan sikap orang Farisi dan perempuan berdosa dalam merespons anugerah Allah. Orang Farisi merasa diri lebih baik dibandingkan perempuan ini (41-47). Sikap tersebut membuat mereka merasa tidak membutuhkan pengampunan.

Perempuan ini sebaliknya. Ia menyadari bahwa dosa- dosanya sangat besar sehingga membutuhkan pengampunan yang besar pula. Ketika menerima pengampunan itu, ia dapat merasakan anugerah Allah sungguh besar (47).

Gereja dan orang percaya seharusnya meneladani perempuan ini yang tetap bersikap rendah hati untuk terus melihat diri sebagai pendosa. Dengan begitu, kita terus dahaga untuk memohon pengampunan Allah yang besar.

Masalahnya, terkadang kita sudah puas karena membandingkan diri dengan orang lain. Kita menjadi tenang karena melihat kehidupan orang lain jauh lebih buruk dari diri sendiri. Padahal, ciri gereja/orang percaya seharusnya seperti perempuan berdosa yang menyadari keberdosaannya dan memerlukan anugerah Allah. Anugerah Allah akan menyadarkan betapa kita adalah manusia berdosa dan memerlukan pengampunan..

Doa: Tuhan, ajar kami menyadari dosa-dosa kami, sehingga dapat melihat anugerah-Mu. [JN]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2019/06/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+7:36-50
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Lukas+7:36-50

Lukas 7:36-50

36  Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.
37  Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.
38  Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.
39  Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."
40  Lalu Yesus berkata kepadanya: "Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu." Sahut Simon: "Katakanlah, Guru."
41  "Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh.
42  Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?"
43  Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu."
44  Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya.
45  Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku.
46  Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.
47  Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih."
48  Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."
49  Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?"
50  Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar