(e-SH) 14 Mei -- Keluaran 25:23-40 - Meja Roti dan Kandil Emas

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Selasa, 14 Mei 2019
Ayat SH: Keluaran 25:23-40

Judul: Meja Roti dan Kandil Emas

Setelah jatuh ke dalam dosa, manusia pun hidup terasing dari Tuhan. Sejak saat itu, manusia berjalan dalam kegelapan. Sekalipun demikian, Allah tidak meninggalkan dan tidak membiarkan manusia berjalan menuju kebinasaan. Ia dengan penuh kasih memberikan terang bagi umat-Nya. Ia tetap menjadi pemelihara seluruh umat pilihan-Nya.

Allah memerintahkan Musa untuk membuat meja roti sajian dan kandil. Musa harus membuatnya sesuai dengan rancangan Tuhan (23-30). Para imam wajib meletakkan roti sajian di atas meja itu (30). Roti itu mesti ditata dalam dua baris bersusun. Setiap sabat, roti tersebut harus diganti dengan yang baru. Mereka hanya boleh memakannya di dalam Kemah Suci (Im. 24:6-9). Selanjutnya, Musa juga harus membuat kandil beserta semua ornamennya. Semua itu harus dibuat dari satu talenta (34 kg) emas. Setiap sore hingga pagi, para imam harus menyalakan lampu agar menerangi kemah suci (31-30; Kel. 27:20-21).

Meja roti sajian menggambarkan dua hal. Pertama, sebagai perjamuan Kristus, yang adalah roti hidup sejati (Yoh. 6:32-35). Kedua, merupakan gambaran pelayanan Yesus Kristus yang telah menjadi manusia (Yoh.1:14) dan berdiam di dunia (tabernakel). Kandil/lampu pun melambangkan dua hal. Pertama, Kristus sebagai terang bagi seluruh dunia. Kedua, Ia merupakan terang Allah yang kekal bagi umat-Nya (Yoh. 8:12; Why. 22:5). Allah menyatakan diri-Nya kepada manusia dengan penuh cinta kasih. Anugerah-Nya memelihara dan menyelamatkan kembali orang- orang yang dikasihi-Nya.

Kita perlu memahami betapa ajaib rencana keselamatan-Nya dan pemeliharaan kekal Allah bagi hidup orang-orang pilihan-Nya. Dengan pemahaman ini, kita bisa menaruh hormat, kagum, penuh syukur, dan menyembah-Nya dengan penuh sukacita. Kita harus senantiasa bersyukur dan berterima kasih atas kebaikan Allah sebab karya-Nya sempurna dalam hidup kita.

Doa: Tuhan, kami naikkan syukur kepada-Mu karena rencana kasih-Mu telah menyelamatkan hidup kami di dalam Yesus Kristus. [RS]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2019/05/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+25:23-40
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+25:23-40

Keluaran 25:23-40

23  "Lagi haruslah engkau membuat meja dari kayu penaga, dua hasta panjangnya, sehasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.
24  Haruslah engkau menyalutnya dengan emas murni dan membuat bingkai emas sekelilingnya.
25  Haruslah engkau membuat sekelilingnya jalur pinggir yang setapak tangan lebarnya dan kaubuatlah bingkai emas sekeliling jalur pinggirnya itu.
26  Haruslah engkau membuat untuk meja itu empat gelang emas dan kaupasanglah gelang-gelang itu di keempat penjurunya, pada keempat kakinya.
27  Gelang itu haruslah dekat ke jalur pinggirnya sebagai tempat memasukkan kayu pengusung, supaya meja itu dapat diangkut.
28  Haruslah engkau membuat kayu pengusung itu dari kayu penaga dan menyalutnya dengan emas, dan dengan itulah meja harus diangkut.
29  Haruslah engkau membuat pinggannya, cawannya, kendinya dan pialanya, yang dipakai untuk persembahan curahan; haruslah engkau membuat semuanya itu dari emas murni.
30  Dan haruslah engkau tetap meletakkan roti sajian di atas meja itu di hadapan-Ku."
31  "Haruslah engkau membuat kandil dari emas murni; dari emas tempaan harus kandil itu dibuat, baik kakinya baik batangnya; kelopaknya--dengan tombolnya dan kembangnya--haruslah seiras dengan kandil itu.
32  Enam cabang harus timbul dari sisinya: tiga cabang kandil itu dari sisi yang satu dan tiga cabang dari sisi yang lain.
33  Tiga kelopak yang berupa bunga badam pada cabang yang satu--dengan tombol dan kembangnya--dan tiga kelopak yang serupa pada cabang yang lain--dengan tombol dan kembangnya--;demikianlah juga kaubuat keenam cabang yang timbul dari kandil itu.
34  Pada kandil itu sendiri harus ada empat kelopak berupa bunga badam--dengan tombolnya dan kembangnya.
35  Juga harus ada satu tombol di bawah sepasang cabang yang pertama, yang timbul dari kandil itu, dan satu tombol di bawah yang kedua, dan satu tombol di bawah yang ketiga; demikianlah juga kaubuat keenam cabang yang timbul dari kandil itu.
36  Tombol dan cabang itu harus timbul dari kandil itu, dan semuanya itu haruslah dibuat dari sepotong emas tempaan yang murni.
37  Haruslah kaubuat pada kandil itu tujuh lampu dan lampu-lampu itu haruslah dipasang di atas kandil itu, sehingga diterangi yang di depannya.
38  Sepitnya dan penadahnya haruslah dari emas murni.
39  Dari satu talenta emas murni haruslah dibuat kandil itu dengan segala perkakasnya itu.
40  Dan ingatlah, bahwa engkau membuat semuanya itu menurut contoh yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar