(e-SH) 15 Maret -- Matius 21:23-32 - Perkataan dan Perbuatan Selaras

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Rabu, 15 Maret 2017
Ayat SH: Matius 21:23-32

Judul: Perkataan dan Perbuatan Selaras

Ciri khas orang benar terletak pada perkataan yang selaras dengan perbuatannya. Lebih daripada perkataan, perbuatan yang benar akan menjadi pembenaran atas perkataan salah yang telah diucapkan.

Sebagai guru dan pemimpin Israel, para imam kepala dan tua-tua Yahudi adalah tempat bagi bangsa Yahudi bertanya. Jawaban mereka menjadi rujukan bagi umat untuk mengatasi persoalan yang dihadapi, bahkan menjadi keputusan hukum yang mengikat untuk dilaksanakan. Penolakkan terhadap kuasa Yesus membuat mereka bersekongkol untuk menjebak Yesus melalui pertanyaan.

Yesus menjawab pertanyaan mereka dengan pertanyaan balik. Ternyata mereka pura-pura menjawab tidak tahu daripada mengungkapkan pengakuan iman mereka atas Yohanes dan Yesus. Ketakutan mereka disebabkan oleh alasan politis, yaitu rasa takut terhadap orang banyak. Perumpamaan yang diceritakan Yesus semakin menelanjangi ketidakpercayaan dan kekerasan hati mereka.

Hal ini sangat berbeda dengan apa yang dilakukan para pemungut cukai dan perempuan sundal yang dianggap rendah statusnya dalam masyarakat saat itu.

Sama-sama sebagai anak yang disuruh bekerja di kebun oleh ayahnya, anak yang dianggap taat ternyata tidak pergi bekerja. Sedangkan anak yang dicap tidak taat ternyata menyesal dan mengerjakan perintah ayahnya. Yang ideal tentu saja bila perkataan dan perbuatannya selaras. Jauh lebih bisa diterima dan dibenarkan orang yang perkataannya salah, tetapi kemudian menyesal dan mengerjakan kewajibannya. Sebab itu, pengakuan itu harus diwujudkan dalam perbuatan nyata.

Sebagai pengikut Kristus, kita sudah mengikrarkan pengakuan iman dan kesediaan untuk hidup sebagai orang Kristen. Lebih dari pengakuan, buah kehidupan yang selaras dengan pengakuan kita menjadi tanda bahwa hidup kita sungguh-sungguh menjadi saksi Kristus. Jangan sampai kita didakwa oleh perbuatan yang tidak sesuai dengan perkataan kita! [YTP]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2017/03/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+21:23-32
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Matius+21:23-32

Matius 21:23-32

23  Lalu Yesus masuk ke Bait Allah, dan ketika Ia mengajar di situ, datanglah imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi kepada-Nya, dan bertanya: "Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu?"
24  Jawab Yesus kepada mereka: "Aku juga akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu dan jikalau kamu memberi jawabnya kepada-Ku, Aku akan mengatakan juga kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.
25  Dari manakah baptisan Yohanes? Dari sorga atau dari manusia?" Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata: "Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata kepada kita: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?
26  Tetapi jikalau kita katakan: Dari manusia, kita takut kepada orang banyak, sebab semua orang menganggap Yohanes ini nabi."
27  Lalu mereka menjawab Yesus: "Kami tidak tahu." Dan Yesuspun berkata kepada mereka: "Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu."
28  "Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.
29  Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi.
30  Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.
31  Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.
32  Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar