(e-SH) 17 Januari -- Matius 6:25-34 - Khawatir akan Kerajaan Allah

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Selasa, 17 Januari 2017
Ayat SH: Matius 6:25-34

Judul: Khawatir akan Kerajaan Allah

Harapan dan doa saya adalah agar semua yang menggunakan bahan Santapan Harian ini tidak pernah mengalami kekhawatiran akan kebutuhan makanan atau pakaian untuk hari ini.

Situasi kehidupan pada zaman Yesus berkarya di Palestina sangat jauh dari keadaan berkecukupan untuk hal makan dan pakaian. Hidup sebagai bangsa yang dijajah penguasa Romawi dan penguasa setempat yang tidak mengupayakan kesejahteraan rakyat membuat kehidupan rakyat biasa sangat sulit. Dalam situasi kekurangan ini, Tuhan Yesus dengan berani menantang para pendengarnya: Jangan kamu kuatir akan hidupmu, apa yang kau makan, apa yang kau pakai (25).

Kehidupan adalah karunia Tuhan yang sangat berharga. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari (34). Situasi keterbatasan dalam kemiskinan dan kekurangan bukan dijadikan alasan tidak mengutamakan Kerajaan dan kebenaran Allah terlebih dahulu. Yang harus dikhawatirkan tentang hari esok adalah Kerajaan Allah yang sudah dekat, sudah datang, dan hadir dalam dunia ini dengan kebenaran-Nya. Kekhawatiran akan kecukupan kebutuhan hidup sehari-hari merupakan tanda ketidakpercayaan kepada janji Allah. Sedangkan perasaan khawatir akan Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya adalah kekhawatiran yang benar. Karena hal itu menunjukkan tanda bahwa kita adalah orang beriman.

Mencari Kerajaan Allah berarti mengupayakan perwujudan kebenaran, keadilan, dan damai sejahtera Allah dalam dunia ini. Selama 25 tahun melayani sebagai pendeta di gereja desa di Jawa, saya pernah mendengar kisah dari seorang warga jemaat bahwa bangsa Indonesia pernah memiliki pengalaman kondisi sulit dan kelaparan. Peristiwa itu terjadi pada masa penjajahan Jepang dan pascakemerdekaan. Tiga tahun berturut-turut (1963-1965) Indonesia mengalami kekeringan, hama, dan gagal panen. Meski saat ini politik pangan dan pembangunan ekonomi sudah berhasil, tetapi kebenaran, keadilan dan damai sejahtera dalam Kerajaan Allah selalu menagih jerih dan juang kita. [YTP]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2017/01/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+6:25-34
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Matius+6:25-34

Matius 6:25-34

25  "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
26  Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
27  Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
28  Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,
29  namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.
30  Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?
31  Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
32  Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
33  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
34  Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
     Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
              e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
           (e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org

0 komentar:

Posting Komentar