(e-SH) 22 November -- Roma 15:22-33 - Harapan Paulus Mengunjungi Roma

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Selasa, 22 November 2016
Ayat SH: Roma 15:22-33

Judul: Harapan Paulus Mengunjungi Roma

Kita patut mengagumi kelapangan dan keluasan hati Paulus ketika membaca penggalan surat Paulus hari ini. Selagi hatinya bersemangat untuk pergi ke Roma, dia ternyata masih mengingat kehidupan dan kebutuhan gereja-gereja yang lebih tua. Meski dia sungguh rindu ke Roma, agaknya dia merasa perlu menjadikan Roma sebagai pangkalan pekabaran Injil untuk negeri Spanyol. Selain itu, dia masih sempat pula mengingat jemaat induk di Yerusalem untuk membawa persembahan kasih dari Makedonia dan Akhaya (25)

Jiwa Paulus disemangati oleh semangat persekutuan ekumenis sejak dini. Padahal, zaman itu jarak yang jauh harus ditempuh melalui darat atau kapal. Belum lagi ada kemungkinan Paulus terancam nyawanya justru ketika dia datang untuk membantu jemaat induk. Perhatikan bagaimana dia melibatkan orang-orang percaya untuk ikut mendoakan keberhasilan misi yang diembannya: "Aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, untuk bergumul bersama-sama dengan aku dalam doa kepada Allah untuk aku, supaya aku terpelihara dari orang-orang yang tidak taat di Yudea, dan supaya pelayananku untuk Yerusalem disambut dengan baik oleh orang-orang kudus di sana, agar aku yang dengan sukacita datang kepadamu oleh kehendak Allah, beroleh kesegaran bersama-sama dengan kamu" (30-32).

Sebagai rasul besar, yang melayani bangsa-bangsa non-Yahudi, Paulus tidak merasa malu meminta dukungan doa dari orang-orang yang belum dikenalnya secara pribadi. Agaknya, kita pun perlu bertanya dalam hati seberapa beranikah kita memohon kekuatan doa dari orang-orang yang belum kita kenal.

Bisa jadi kita merasa takut disalahartikan karena dianggap mengiklankan pelayanan kita. Jika pun demikian, yang perlu kita tanyakan dalam diri adalah apakah kita memang mempunyai pamrih dalam pelayanan ini? Kemuliaan siapakah yang kita junjung dalam pelayanan ini? Jika memang tiada pamrih, kita dapat belajar dari Paulus untuk memohon dukungan dari orang percaya lainnya! Ya, jangan jaim 'jaga image'! [CC]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2016/11/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Roma+15:22-33
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Roma+15:22-33

Roma 15:22-33

22  Itulah sebabnya aku selalu terhalang untuk mengunjungi kamu.
23  Tetapi sekarang, karena aku tidak lagi mempunyai tempat kerja di daerah ini dan karena aku telah beberapa tahun lamanya ingin mengunjungi kamu,
24  aku harap dalam perjalananku ke Spanyol aku dapat singgah di tempatmu dan bertemu dengan kamu, sehingga kamu dapat mengantarkan aku ke sana, setelah aku seketika menikmati pertemuan dengan kamu.
25  Tetapi sekarang aku sedang dalam perjalanan ke Yerusalem untuk mengantarkan bantuan kepada orang-orang kudus.
26  Sebab Makedonia dan Akhaya telah mengambil keputusan untuk menyumbangkan sesuatu kepada orang-orang miskin di antara orang-orang kudus di Yerusalem.
27  Keputusan itu memang telah mereka ambil, tetapi itu adalah kewajiban mereka. Sebab, jika bangsa-bangsa lain telah beroleh bagian dalam harta rohani orang Yahudi, maka wajiblah juga bangsa-bangsa lain itu melayani orang Yahudi dengan harta duniawi mereka.
28  Apabila aku sudah menunaikan tugas itu dan sudah menyerahkan hasil usaha bangsa-bangsa lain itu kepada mereka, aku akan berangkat ke Spanyol melalui kota kamu.
29  Dan aku tahu, bahwa jika aku datang mengunjungi kamu, aku akan melakukannya dengan penuh berkat Kristus.
30  Tetapi demi Kristus, Tuhan kita, dan demi kasih Roh, aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, untuk bergumul bersama-sama dengan aku dalam doa kepada Allah untuk aku,
31  supaya aku terpelihara dari orang-orang yang tidak taat di Yudea, dan supaya pelayananku untuk Yerusalem disambut dengan baik oleh orang-orang kudus di sana,
32  agar aku yang dengan sukacita datang kepadamu oleh kehendak Allah, beroleh kesegaran bersama-sama dengan kamu.
33  Allah, sumber damai sejahtera, menyertai kamu sekalian! Amin.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
     Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
              e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
           (e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org

0 komentar:

Posting Komentar