(e-RH) Januari 04 -- YA, TUNGGU, TIDAK

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 4 Januari 2015
Bacaan : Lukas 1:5-25
Setahun: Kejadian 10-12
Nats: Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan.
Elisabet, istrimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu
dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. (Lukas 1:13)

Judul:

YA, TUNGGU, TIDAK

Sangatlah tidak menyenangkan berada di tengah kekacauan lalu
lintas pada sore yang gelap dan hujan lebat! Lampu pengatur lalu
lintas tidak berfungsi. Entah kerusakan apa yang terjadi sehingga
hanya lampu hijau yang menyala. Kemacetan tak terhindarkan. Suara
klakson dan teriakan semakin keras terdengar. Para pengendara tidak
sabar dan mengabaikan polisi yang berusaha mengatur lalu lintas.



Lampu pengatur lalu lintas mengingatkan saya akan jawaban doa dari
Tuhan. Sebagai orang yang hidup benar dan hidup menurut segala
perintah dan ketetapan Tuhan (ay. 6), sangatlah wajar jika Zakharia
dan Elisabet berharap agar Tuhan memberikan anak sebagai jawaban doa
mereka. Walaupun rasanya mustahil, justru pada masa tua mereka,
Zakharia dan Elisabet menerima jawaban doa mereka: seorang anak (ay.
13)! Tuhan memberikan anak itu bagi Zakharia dan Elisabet bukan
semata-mata agar mereka bersukacita. Tuhan nyatanya memiliki rencana
yang jauh lebih besar dari impian mereka. Anak dalam kandungan
Elisabet akan dipakai-Nya untuk mempersiapkan kedatangan Yesus, Sang
Mesias (ay. 16-17).



Jawaban doa tidak tergantung pada seberapa kita layak karena kita
tidak pernah cukup layak di hadapan Tuhan. Jawaban doa bukan karena
kita berhak menerima imbalan atas jasa kita kepada Tuhan. Tuhan tahu
yang terbaik bagi hidup anak-anak-Nya. Ada saatnya Dia menyalakan
lampu hijau dan menjawab ya; dapat juga lampu merah dinyalakan dan
Dia menjawab tidak; atau lampu kuning saat Dia menjawab tunggu.
--Silvia Wiguno S /Renungan Harian

TUHAN MENJAWAB DOA KITA BUKAN MENURUT KELAYAKAN KITA,
MELAINKAN MENURUT KEMURAHAN HATI DAN KEBIJAKSANAAN-NYA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2015/01/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+1:5-25

Lukas 1:5-25

5 Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama
Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari
keturunan Harun, namanya Elisabet.
6 Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala
perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.
7 Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan
keduanya telah lanjut umurnya.
8 Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia
melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan.
9 Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam
yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait
Suci dan membakar ukupan di situ.
10 Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang.
Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan.
11 Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di
sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan.
12 Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut.
13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai
Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu,
akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah
engkau menamai dia Yohanes.
14 Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan
bersukacita atas kelahirannya itu.
15 Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum
anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus
mulai dari rahim ibunya;
16 ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah
mereka,
17 dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia
untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan
hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan
dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak
bagi-Nya."
18 Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu,
bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku
sudah lanjut umurnya."
19 Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani
Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan
untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.
20 Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat
berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi,
karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata
kebenarannya pada waktunya."
21 Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka
menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci.
22 Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan
mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di
dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia
tetap bisu.
23 Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke
rumah.
24 Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan
selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya:
25 "Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan
menghapuskan aibku di depan orang."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Kejadian+10-12
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Kejadian+10-12


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar