e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 24 April 2026
Bacaan : KELUARAN 17:1-7
Setahun: 2 Raja-raja 9-11
Nats: Di sana bangsa itu haus akan air. Bangsa itu bersungut-sungut kepada Musa dan berkata, "Mengapa engkau memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami, anak-anak kami dan ternak kami mati kehausan?" (Keluaran 17:3)
Renungan:
BERIMAN DENGAN KESADARAN
Bangsa Israel segera bersungut-sungut kepada Tuhan saat kehausan di Rafidim. Mereka juga menyalahkan Musa yang membawa mereka keluar dari Mesir. Sekalipun telah melihat banyak mukjizat dari Tuhan, mereka tetap meragukan penyertaan Tuhan ketika dihadapkan dengan situasi sulit. Mereka bahkan dengan berani mencobai Tuhan dengan mengatakan, "Apakah Tuhan ada di tengah-tengah kita atau tidak?" (ay. 7).
Sikap bangsa Israel menunjukkan dengan jelas bahwa iman mereka bukan saja belum matang, melainkan juga belum berakar. Mereka percaya kepada Tuhan saat dimudahkan, tetapi segera pudar saat kesulitan. Iman mereka cenderung bergantung pada situasi dan mudah goyah, sekalipun bangsa Israel adalah bangsa pilihan Tuhan sendiri.
Keselamatan di dalam Kristus adalah anugerah, kemurahan kasih karunia Allah. Namun, ada bagian yang harus dilakukan umat sebagai respons. Bagaimanapun, iman sejati hanya lahir dari kesadaran akan kebesaran kasih Allah. Ada kesediaan untuk mendengar dan memahami firman Tuhan. Kita tidak dapat mengaku beriman jika hanya sekadar mewarisi atau karena tradisi. Iman harus tumbuh karena firman Tuhan membuka hati dan pikiran sehingga kita mengenal kebenaran-Nya dan memilih untuk memercayai secara pribadi. Tentu saja hal ini tidak lepas dari pekerjaan Roh Kudus. Selanjutnya, harus ada kesadaran akan dosa dan kebutuhan akan keselamatan yang mendorong untuk bertobat serta menyerahkan hidup kepada Tuhan. Ada hati yang mau diubahkan, bukan sekadar terlibat dalam ritus keagamaan. --EBL/www.renunganharian.net
IMAN SEJATI BUKAN SEKADAR WARISAN, MELAINKAN PILIHAN SADAR YANG LAHIR DARI PENCARIAN, PEMAHAMAN, DAN KEYAKINAN YANG MENDALAM.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KELUARAN+17:1-7
KELUARAN 17:1-7
1 Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun Sin, berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim, tetapi di sana tidak ada air untuk diminum bangsa itu.
2 Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?"
3 Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"
4 Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!"
5 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Berjalanlah di depan bangsa itu dan bawalah beserta engkau beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga di tanganmu tongkatmu yang kaupakai memukul sungai Nil dan pergilah.
6 Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; haruslah kaupukul gunung batu itu dan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum." Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
7 Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?"
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+9-11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+9-11
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 24 April 2026
Bacaan : KELUARAN 17:1-7
Setahun: 2 Raja-raja 9-11
Nats: Di sana bangsa itu haus akan air. Bangsa itu bersungut-sungut kepada Musa dan berkata, "Mengapa engkau memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami, anak-anak kami dan ternak kami mati kehausan?" (Keluaran 17:3)
Renungan:
BERIMAN DENGAN KESADARAN
Bangsa Israel segera bersungut-sungut kepada Tuhan saat kehausan di Rafidim. Mereka juga menyalahkan Musa yang membawa mereka keluar dari Mesir. Sekalipun telah melihat banyak mukjizat dari Tuhan, mereka tetap meragukan penyertaan Tuhan ketika dihadapkan dengan situasi sulit. Mereka bahkan dengan berani mencobai Tuhan dengan mengatakan, "Apakah Tuhan ada di tengah-tengah kita atau tidak?" (ay. 7).
Sikap bangsa Israel menunjukkan dengan jelas bahwa iman mereka bukan saja belum matang, melainkan juga belum berakar. Mereka percaya kepada Tuhan saat dimudahkan, tetapi segera pudar saat kesulitan. Iman mereka cenderung bergantung pada situasi dan mudah goyah, sekalipun bangsa Israel adalah bangsa pilihan Tuhan sendiri.
Keselamatan di dalam Kristus adalah anugerah, kemurahan kasih karunia Allah. Namun, ada bagian yang harus dilakukan umat sebagai respons. Bagaimanapun, iman sejati hanya lahir dari kesadaran akan kebesaran kasih Allah. Ada kesediaan untuk mendengar dan memahami firman Tuhan. Kita tidak dapat mengaku beriman jika hanya sekadar mewarisi atau karena tradisi. Iman harus tumbuh karena firman Tuhan membuka hati dan pikiran sehingga kita mengenal kebenaran-Nya dan memilih untuk memercayai secara pribadi. Tentu saja hal ini tidak lepas dari pekerjaan Roh Kudus. Selanjutnya, harus ada kesadaran akan dosa dan kebutuhan akan keselamatan yang mendorong untuk bertobat serta menyerahkan hidup kepada Tuhan. Ada hati yang mau diubahkan, bukan sekadar terlibat dalam ritus keagamaan. --EBL/www.renunganharian.net
IMAN SEJATI BUKAN SEKADAR WARISAN, MELAINKAN PILIHAN SADAR YANG LAHIR DARI PENCARIAN, PEMAHAMAN, DAN KEYAKINAN YANG MENDALAM.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KELUARAN+17:1-7
KELUARAN 17:1-7
1 Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun Sin, berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim, tetapi di sana tidak ada air untuk diminum bangsa itu.
2 Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?"
3 Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"
4 Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!"
5 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Berjalanlah di depan bangsa itu dan bawalah beserta engkau beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga di tanganmu tongkatmu yang kaupakai memukul sungai Nil dan pergilah.
6 Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; haruslah kaupukul gunung batu itu dan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum." Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
7 Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?"
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+9-11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+9-11
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA