(e-SH) 22 Juni -- 1 Samuel 2:11-26 - Satu Tempat, Dua Kenyataan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 22 Juni 2026
Ayat SH: 1 Samuel 2:11-26

Judul: Satu Tempat, Dua Kenyataan

Ketika suatu benda diikat dengan tali dan diputar, ada gaya sentripetal, daya tarikan ke pusat lingkaran, dan gaya sentrifugal, daya dorongan ke luar lingkaran. Jadi, pada saat bersamaan ada dua arah gerakan yang bertolak belakang.

Pada pusat yang sama, di tempat Imam Eli melayani, terlihat dua kenyataan yang bertolak belakang. Di satu sisi ada Samuel. Ia adalah pelayan TUHAN di bawah pengawasan Imam Eli (11), dan juga di hadapan TUHAN (18). Ia mendapat perhatian dan dukungan ibunya untuk melayani (19). Imam Eli pun memberkati orang tuanya sehingga TUHAN menambahkan lima anak lagi (20-21). Dan Samuel bertumbuh besar dan makin disukai TUHAN maupun sesama (26).

Sebaliknya, di sisi lain ada anak-anak lelaki Eli. Mereka adalah orang durjana yang tidak mengindahkan TUHAN (12). Mereka memperlakukan persembahan umat sesukanya, juga mengambil paksa daging dan lemak yang bukan bagian mereka (13-17). Bahkan, mereka tidur dengan para pelayan (22). Eli menegur, tetapi mereka tidak mendengarkannya (23-25).

Sebagai imam, tentunya Eli mengajari anak-anaknya untuk menghormati dan melayani Tuhan. Namun, kenyataannya kedua anaknya menista Tuhan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hofni dan Pinehas memiliki jabatan sebagai imam, tetapi yang mereka lakukan adalah kejahatan. Mereka terus berbuat jahat karena ayah mereka tidak mencegah mereka (1Sam. 3:13). Akibatnya, mereka mencela Tuhan yang seharusnya mereka layani.

Samuel juga melayani di tempat yang sama dengan Hofni dan Pinehas, tetapi ia memperlihatkan sikap yang sangat berbeda. Bagaimana hal ini terjadi? Samuel memiliki hati yang mau mendengarkan ajaran Eli dan menaati perintah Tuhan. Ia tidak hanya menerima jabatan imam, tetapi juga menjalankan tugasnya di hadapan Tuhan sebagaimana mestinya. Hasilnya, ia menerima berkat pemeliharaan dari Tuhan dan kasih dari sesama.

Di dunia di mana banyak orang melayani keinginan mereka sendiri, siapa yang akan kita layani? Lingkungan kita boleh sama, tetapi dengarkanlah dan taatilah Tuhan. [DLT]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+2:11-26
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+2:11-26

1 Samuel 2:11-26

11  Lalu pulanglah Elkana ke Rama tetapi anak itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan imam Eli.
12  Adapun anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka tidak mengindahkan TUHAN,
13  ataupun batas hak para imam terhadap bangsa itu. Setiap kali seseorang mempersembahkan korban sembelihan, sementara daging itu dimasak, datanglah bujang imam membawa garpu bergigi tiga di tangannya
14  dan dicucukkannya ke dalam bejana atau ke dalam kuali atau ke dalam belanga atau ke dalam periuk. Segala yang ditarik dengan garpu itu ke atas, diambil imam itu untuk dirinya sendiri. Demikianlah mereka memperlakukan semua orang Israel yang datang ke sana, ke Silo.
15  Bahkan sebelum lemaknya dibakar, bujang imam itu datang, lalu berkata kepada orang yang mempersembahkan korban itu: "Berikanlah daging kepada imam untuk dipanggang, sebab ia tidak mau menerima dari padamu daging yang dimasak, hanya yang mentah saja."
16  Apabila orang itu menjawabnya: "Bukankah lemak itu harus dibakar dahulu, kemudian barulah ambil bagimu sesuka hatimu," maka berkatalah ia kepada orang itu: "Sekarang juga harus kauberikan, kalau tidak, aku akan mengambilnya dengan kekerasan."
17  Dengan demikian sangat besarlah dosa kedua orang muda itu di hadapan TUHAN, sebab mereka memandang rendah korban untuk TUHAN.
18  Adapun Samuel menjadi pelayan di hadapan TUHAN; ia masih anak-anak, yang tubuhnya berlilitkan baju efod dari kain lenan.
19  Setiap tahun ibunya membuatkan dia jubah kecil dan membawa jubah itu kepadanya, apabila ia bersama-sama suaminya pergi mempersembahkan korban sembelihan tahunan.
20  Lalu Eli memberkati Elkana dan isterinya, katanya: "TUHAN kiranya memberikan keturunan kepadamu dari perempuan ini pengganti yang telah diserahkannya kepada TUHAN." Sesudah itu pulanglah mereka ke tempat kediamannya.
21  Dan TUHAN mengindahkan Hana, sehingga dia mengandung dan melahirkan tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan lagi. Sementara itu makin besarlah Samuel yang muda itu di hadapan TUHAN.
22  Eli telah sangat tua. Apabila didengarnya segala sesuatu yang dilakukan anak-anaknya terhadap semua orang Israel dan bahwa mereka itu tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan,
23  berkatalah ia kepada mereka: "Mengapa kamu melakukan hal-hal yang begitu, sehingga kudengar dari segenap bangsa ini tentang perbuatan-perbuatanmu yang jahat itu?
24  Janganlah begitu, anak-anakku. Bukan kabar baik yang kudengar itu bahwa kamu menyebabkan umat TUHAN melakukan pelanggaran.
25  Jika seseorang berdosa terhadap seorang yang lain, maka Allah yang akan mengadili; tetapi jika seseorang berdosa terhadap TUHAN, siapakah yang menjadi perantara baginya?" Tetapi tidaklah didengarkan mereka perkataan ayahnya itu, sebab TUHAN hendak mematikan mereka.
26  Tetapi Samuel yang muda itu, semakin besar dan semakin disukai, baik di hadapan TUHAN maupun di hadapan manusia.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 21 Juni -- AYUB 1:1-5 - BAPAK YANG ROHANI

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 21 Juni 2026
Bacaan : AYUB 1:1-5
Setahun: Mazmur 40-45
Nats: Setiap kali sesudah hari-hari pesta, Ayub memanggil dan menguduskan mereka. (Ayub 1:5a)

Renungan:

BAPAK YANG ROHANI

Tidak jarang kita mendengar berita tentang kenakalan anak-anak atau remaja di sekitar kita. Ketika diusut atau diselidiki, ternyata perilaku mereka disebabkan karena orang tua yang tidak hadir dan tidak bertanggung jawab dalam mendidik dan mengarahkan. Mereka berpikir bahwa yang penting sudah memberikan kekayaan dan kenyamanan kepada anak-anaknya.

Kesalehan Ayub yang hidup takut akan Allah dan menjauhi kejahatan sangat jelas pada bagian ini, yaitu cara Ayub memperlakukan anak-anaknya. Anak-anak Ayub masih muda, karena kekayaan bapak mereka, anak-anaknya yang laki-laki secara rutin mengadakan pesta keluarga secara bergiliran dan mengundang ketiga saudara perempuan mereka. Mereka melakukan itu karena mereka memang mampu melakukan dan merupakan bagian dari menjaga relasi dalam keluarga mereka.

Namun, bagi Ayub, dalam pesta orang muda ada kemungkinan dalam kemudaan mereka, dapat saja mereka jatuh dalam dosa, walaupun dalam bagian ini tidak disebutkan. Karena itu, sebagai bapak, Ayub punya tanggung jawab untuk selalu memanggil anak-anaknya, menguduskan mereka, dan mempersembahkan kurban bakaran keesokan harinya. Ia menjaga anak-anaknya dari berdosa dan penghukuman Allah.

Dunia saat ini banyak kehilangan sosok bapak yang rohani dan bertanggung jawab atas kebutuhan rohani anak-anaknya. Dan mungkin kita juga sedang merindukan sosok bapak seperti itu, sosok bapak yang membimbing kita mengenal Tuhan dan memberi contoh hidup takut akan Tuhan. Marilah berdoa agar Tuhan menghadirkan banyak sosok bapak yang sungguh takut akan Tuhan yang akan menolong anak-anaknya hidup bagi Tuhan. --ANT/www.renunganharian.net
   
SEORANG BAPAK MEMPUNYAI TANGGUNG JAWAB ROHANI BAGI ANAK-ANAKNYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?AYUB+1:1-5

AYUB 1:1-5

 1  Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
 2  Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
 3  Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.
 4  Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka.
 5  Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+40-45
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+40-45

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 21 Juni -- 1 Samuel 2:1-10 - Tuhan Membalikkan Keadaan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 21 Juni 2026
Ayat SH: 1 Samuel 2:1-10

Judul: Tuhan Membalikkan Keadaan

Ketika TUHAN menyatakan mukjizat-Nya dan memberikan kelegaan kepada kita, bagaimana sikap kita?

Hana memanjatkan doa, menyatakan kegembiraannya atas pertolongan TUHAN, dan menertawai musuh-musuhnya (1). Musuh yang terdekat adalah Penina. Ia meyakini bahwa TUHAN Allah Yang Mahakudus dan Yang Mahatahu adalah perlindungannya sehingga Penina tidak bisa lagi berkata sombong (2-3). Karena kuasa TUHAN, Hana yang mandul sekarang bisa mengandung dan melahirkan anak (4-5).

TUHANlah yang berkuasa atas kehidupan manusia (6-8). Ia menjaga orang-orang yang dikasihi-Nya, tetapi orang fasik akan binasa. Ia mengadili semua orang sehingga yang melawan-Nya akan hancur, tetapi yang diangkat-Nya akan menjadi kuat dan yang diurapi-Nya akan menjadi tinggi (9-10).

Ketika orang yang sombong suka merendahkan orang lain, TUHAN berkuasa menolong orang percaya dengan membalikkan keadaan. Setelah Samuel, Hana mendapatkan lima orang anak lagi (1Sam. 2:21). Akhirnya perempuan yang tadinya direndahkan oleh manusia, sekarang ditinggikan oleh TUHAN.

Hidup ini seperti roda yang berputar, ada kalanya hidup seseorang berada di atas dan ada kalanya di bawah. Orang yang sepertinya punya segalanya bisa saja dihukum Tuhan sehingga ia menderita kehilangan dan kehinaan. Sebaliknya, orang yang tampaknya tidak punya apa-apa bisa saja ditolong Tuhan sehingga ia diberkati dan diberi kehormatan. Semua bisa terjadi karena Tuhan berkuasa atas segalanya, termasuk keadaan hidup kita.

Ketika pembalikkan yang penuh mukjizat terjadi dalam hidup kita, tentunya kita bersukacita dan berdoa memuji Tuhan. Ini membuat kita makin percaya bahwa Tuhanlah penolong kita yang terbaik.

Maka, kita patut bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas pertolongan-Nya bagi kita selama ini. Makin percayalah bahwa Ia berkuasa atas segala sesuatu, dan makin percayalah juga bahwa kita akan selalu aman sejahtera dalam pemeliharaan-Nya yang penuh kasih dan keadilan. [DLT]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+2:1-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+2:1-10

1 Samuel 2:1-10

 1  Lalu berdoalah Hana, katanya: "Hatiku bersukaria karena TUHAN, tanduk kekuatanku ditinggikan oleh TUHAN; mulutku mencemoohkan musuhku, sebab aku bersukacita karena pertolongan-Mu.
 2  Tidak ada yang kudus seperti TUHAN, sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita.
 3  Janganlah kamu selalu berkata sombong, janganlah caci maki keluar dari mulutmu. Karena TUHAN itu Allah yang mahatahu, dan oleh Dia perbuatan-perbuatan diuji.
 4  Busur pada pahlawan telah patah, tetapi orang-orang yang terhuyung-huyung, pinggangnya berikatkan kekuatan.
 5  Siapa yang kenyang dahulu, sekarang menyewakan dirinya karena makanan, tetapi orang yang lapar dahulu, sekarang boleh beristirahat. Bahkan orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi orang yang banyak anaknya, menjadi layu.
 6  TUHAN mematikan dan menghidupkan, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati dan mengangkat dari sana.
 7  TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.
 8  Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan. Sebab TUHAN mempunyai alas bumi; dan di atasnya Ia menaruh daratan.
 9  Langkah kaki orang-orang yang dikasihi-Nya dilindungi-Nya, tetapi orang-orang fasik akan mati binasa dalam kegelapan, sebab bukan oleh karena kekuatannya sendiri seseorang berkuasa.
10  Orang yang berbantah dengan TUHAN akan dihancurkan; atas mereka Ia mengguntur di langit. TUHAN mengadili bumi sampai ke ujung-ujungnya; Ia memberi kekuatan kepada raja yang diangkat-Nya dan meninggikan tanduk kekuatan orang yang diurapi-Nya."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 20 Juni -- GALATIA 6:1-10 - SALING MENANGGUNG BEBAN

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 20 Juni 2026
Bacaan : GALATIA 6:1-10
Setahun: Mazmur 36-39
Nats: Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. (Galatia 6:2)

Renungan:

SALING MENANGGUNG BEBAN

Dalam suatu rapat, panitia dikejutkan dengan kekurangan dana hingga sepuluh juta rupiah, padahal acara tinggal dua minggu lagi. "Dari mana kita bisa mendapat uang dalam sekejap?" ucap ketua panitia. Dalam kondisi tersebut, gembala gereja lantas mengingatkan tentang semangat saling menolong. "Jika masih ada kekurangan dana, mari kita upayakan dan doakan bersama. Kita tanggung beban ini bersama-sama, sambil meyakini bahwa Tuhan pasti menolong, " ucap sang gembala yang menyejukkan hati.

Beban atau permasalahan hidup bisa melanda siapa saja, mulai dari kehidupan pribadi, keluarga, atau urusan gereja. Dalam kondisi seperti ini, nasihat yang diberikan oleh Paulus kepada jemaat Galatia terasa masih relevan: bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Ada semangat "saling menolong" yang perlu dikobarkan, supaya beban yang ada jangan sampai dipikul sendiri. Paulus juga menyebut tentang "memenuhi hukum Kristus", yang membuat kita teringat ajaran Yesus, "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" (Mat. 22:39).

Ya, tindakan meringankan beban adalah wujud kasih yang sejati, yang bisa berwujud apa pun, mulai berbagi uang, telinga yang mendengarkan, tepukan di bahu, pelukan hangat bagi hati yang terluka, kehadiran dalam suasana duka, atau mendoakan pergumulan orang lain. Oleh karena tindakan ini merupakan pemenuhan terhadap hukum Kristus, kita meyakini bahwa pertolongan Allah akan dinyatakan karena kita sedang melakukan firman-Nya dengan menyatakan kasih kepada sesama lewat tindakan nyata. --GHJ/www.renunganharian.net
   
BEBAN SEBERAT APA PUN AKAN TERASA RINGAN KETIKA DIPIKUL BERSAMA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?GALATIA+6:1-10

GALATIA 6:1-10

 1  Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.
 2  Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
 3  Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.
 4  Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.
 5  Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.
 6  Dan baiklah dia, yang menerima pengajaran dalam Firman, membagi segala sesuatu yang ada padanya dengan orang yang memberikan pengajaran itu.
 7  Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.
 8  Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.
 9  Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
10  Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+36-39
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+36-39

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 20 Juni -- Baca Gali Alkitab

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab 12

1 Korintus 16:19-24

Salam persaudaraan mengalir dari Asia, dari rumah Akwila dan Priskila, sebuah persekutuan kecil yang penuh kasih. Saudara-saudara seiman di sana menyampaikan salam persaudaraan kepada jemaat di Korintus. Ini memperlihatkan bahwa jemaat-jemaat tidak berdiri sendiri-sendiri, namun memiliki keterhubungan satu dengan yang lain.

Dengan Paulus menuliskan sendiri salam mereka itu dengan tangannya, terlihat kedekatannya secara pribadi dengan jemaat yang memberi salam maupun yang akan menerimanya.

Paulus juga memberikan peringatan keras terhadap siapa saja yang tidak mengasihi Tuhan, dan memberikan pengharapan akan kedatangan Tuhan (Maranata!), serta mengakhiri salamnya dengan kata-kata penutup penuh kasih.

Apa saja yang Anda baca?
1. Dari siapa sajakah salam yang disampaikan? (19)
2. Bagaimana seharusnya cara memberikan salam? (20)
3. Siapakah yang menulis salam itu dan bagaimana caranya? (21)
4. Apa seruan terakhir Paulus mengenai kasih kepada Tuhan Yesus Kristus? (22)
5. Apa doa berkat yang Paulus ucapkan bagi jemaat Korintus di penutup suratnya? (23-24)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Apa yang bisa Anda simpulkan tentang hubungan di antara jemaat-jemaat Tuhan pada masa itu?
2. Sebagai jemaat Tuhan pada masa kini, bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap satu sama lain?

Apa respons Anda?
1. Demi menjaga hubungan baik yang tulus dengan rekan-rekan di gereja Anda, apa yang akan Anda lakukan?
2. Bagaimana Anda akan melakukan sebuah tindakan yang memperlihatkan kasih Anda kepada Tuhan?

Pokok Doa:
Memohon pertolongan Tuhan untuk setiap langkah kita dalam membina hubungan baik dengan sesama anggota gereja.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+1
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+1

1 Korintus 16:19-24

19  Salam kepadamu dari Jemaat-jemaat di Asia Kecil. Akwila, Priskila dan Jemaat di rumah mereka menyampaikan berlimpah-limpah salam kepadamu.
20  Salam kepadamu dari saudara-saudara semuanya. Sampaikanlah salam seorang kepada yang lain dengan cium kudus.
21  Dengan tanganku sendiri aku menulis ini: Salam dari Paulus.
22  Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata!
23  Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu.
24  Kasihku menyertai kamu sekalian dalam Kristus Yesus.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-SH) 20 Juni -- 1 Samuel 1 - Berdoa Saat Direndahkan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 20 Juni 2026
Ayat SH: 1 Samuel 1

Judul: Berdoa Saat Direndahkan

Dalam budaya kolektif, terutama pada zaman kuno, seorang istri yang tidak punya anak sering dipandang rendah. Ketika hal itu terjadi, apa yang sepatutnya sang istri lakukan?

Elkana punya dua orang istri, Hana dan Penina. Setiap tahun ia bersama kedua istri dan anak-anaknya pergi ke Silo untuk menyembah TUHAN. Ia mengasihi Hana, tetapi Hana tidak punya anak. Keadaan ini digunakan Penina untuk menyakiti hati Hana, sehingga Hana menangis. Elkana berusaha menghibur Hana, tetapi Hana masih sedih (1-8).

Di Rumah TUHAN, Hana berdoa sambil menangis supaya TUHAN memberinya anak laki-laki, yang akan ia persembahkan kepada-Nya. Pada saat itulah ia bertemu dengan Imam Eli. Begitu Eli tahu tentang keadaan Hana, ia meneguhkan hati Hana melalui doa berkat (9-18).

TUHAN mendengarkan doa Hana dan membuka kandungannya sehingga ia melahirkan anak laki-laki. Namanya Samuel, artinya "Aku telah meminta dari TUHAN". Sesuai janjinya, Hana menyerahkan anaknya kepada TUHAN di Silo (19-28).

Kisah ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa perkataan yang merendahkan seseorang karena keadaan dirinya dapat menjadi perkataan yang begitu menyakitkan. Bagi orang Israel, kemandulan merupakan aib sehingga tak jarang istri yang mandul direndahkan oleh masyarakat. Bagi kita, mungkin kemandulan bukan lagi aib. Namun, ketidakberdayaan bisa juga dalam bentuk lain, seperti kekurangan ekonomi keluarga, kelainan genetik, dan sebagainya. Karena berbagai keadaan yang kita hadapi, orang lain dapat merendahkan dan menyakiti hati kita.

Dalam keadaan seperti itu, apa yang harus kita lakukan? Ketika kita direndahkan oleh orang-orang di sekitar kita, apalagi oleh orang-orang terdekat kita, wajar bila kita menangis karena Hana pun menangis. Namun, bukan hanya itu yang Hana lakukan.

Belajarlah dari Hana yang datang dan berdoa kepada Tuhan. Berdoalah dengan hati yang terbuka dan tulus. Serahkanlah segala tangisan dan beban Anda kepada-Nya supaya Anda juga mendapat kelegaan (Mat 11:28). [DLT]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+1
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+1

1 Samuel 1

 1  Ada seorang laki-laki dari Ramataim-Zofim, dari pegunungan Efraim, namanya Elkana bin Yeroham bin Elihu bin Tohu bin Zuf, seorang Efraim.
 2  Orang ini mempunyai dua isteri: yang seorang bernama Hana dan yang lain bernama Penina; Penina mempunyai anak, tetapi Hana tidak.
 3  Orang itu dari tahun ke tahun pergi meninggalkan kotanya untuk sujud menyembah dan mempersembahkan korban kepada TUHAN semesta alam di Silo. Di sana yang menjadi imam TUHAN ialah kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas.
 4  Pada hari Elkana mempersembahkan korban, diberikannyalah kepada Penina, isterinya, dan kepada semua anaknya yang laki-laki dan perempuan masing-masing sebagian.
 5  Meskipun ia mengasihi Hana, ia memberikan kepada Hana hanya satu bagian, sebab TUHAN telah menutup kandungannya.
 6  Tetapi madunya selalu menyakiti hatinya supaya ia gusar, karena TUHAN telah menutup kandungannya.
 7  Demikianlah terjadi dari tahun ke tahun; setiap kali Hana pergi ke rumah TUHAN, Penina menyakiti hati Hana, sehingga ia menangis dan tidak mau makan.
 8  Lalu Elkana, suaminya, berkata kepadanya: "Hana, mengapa engkau menangis dan mengapa engkau tidak mau makan? Mengapa hatimu sedih? Bukankah aku lebih berharga bagimu dari pada sepuluh anak laki-laki?"
 9  Pada suatu kali, setelah mereka habis makan dan minum di Silo, berdirilah Hana, sedang imam Eli duduk di kursi dekat tiang pintu bait suci TUHAN,
10  dan dengan hati pedih ia berdoa kepada TUHAN sambil menangis tersedu-sedu.
11  Kemudian bernazarlah ia, katanya: "TUHAN semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-Mu ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada TUHAN untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya."
12  Ketika perempuan itu terus-menerus berdoa di hadapan TUHAN, maka Eli mengamat-amati mulut perempuan itu;
13  dan karena Hana berkata-kata dalam hatinya dan hanya bibirnya saja bergerak-gerak, tetapi suaranya tidak kedengaran, maka Eli menyangka perempuan itu mabuk.
14  Lalu kata Eli kepadanya: "Berapa lama lagi engkau berlaku sebagai orang mabuk? Lepaskanlah dirimu dari pada mabukmu."
15  Tetapi Hana menjawab: "Bukan, tuanku, aku seorang perempuan yang sangat bersusah hati; anggur ataupun minuman yang memabukkan tidak kuminum, melainkan aku mencurahkan isi hatiku di hadapan TUHAN.
16  Janganlah anggap hambamu ini seorang perempuan dursila; sebab karena besarnya cemas dan sakit hati aku berbicara demikian lama."
17  Jawab Eli: "Pergilah dengan selamat, dan Allah Israel akan memberikan kepadamu apa yang engkau minta dari pada-Nya."
18  Sesudah itu berkatalah perempuan itu: "Biarlah hambamu ini mendapat belas kasihan dari padamu." Lalu keluarlah perempuan itu, ia mau makan dan mukanya tidak muram lagi.
19  Keesokan harinya bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu sujud menyembah di hadapan TUHAN; kemudian pulanglah mereka ke rumahnya di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, isterinya, TUHAN ingat kepadanya.
20  Maka setahun kemudian mengandunglah Hana dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ia menamai anak itu Samuel, sebab katanya: "Aku telah memintanya dari pada TUHAN."
21  Elkana, laki-laki itu, pergi dengan seisi rumahnya mempersembahkan korban sembelihan tahunan dan korban nazarnya kepada TUHAN.
22  Tetapi Hana tidak ikut pergi, sebab katanya kepada suaminya: "Nanti apabila anak itu cerai susu, aku akan mengantarkan dia, maka ia akan menghadap ke hadirat TUHAN dan tinggal di sana seumur hidupnya."
23  Kemudian Elkana, suaminya itu, berkata kepadanya: "Perbuatlah apa yang kaupandang baik; tinggallah sampai engkau menyapih dia; hanya, TUHAN kiranya menepati janji-Nya." Jadi tinggallah perempuan itu dan menyusui anaknya sampai disapihnya.
24  Setelah perempuan itu menyapih anaknya, dibawanyalah dia, dengan seekor lembu jantan yang berumur tiga tahun, satu efa tepung dan sebuyung anggur, lalu diantarkannya ke dalam rumah TUHAN di Silo. Waktu itu masih kecil betul kanak-kanak itu.
25  Setelah mereka menyembelih lembu, mereka mengantarkan kanak-kanak itu kepada Eli;
26  lalu kata perempuan itu: "Mohon bicara tuanku, demi tuanku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini dekat tuanku untuk berdoa kepada TUHAN.
27  Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya.
28  Maka akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN." Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 19 Juni -- 1 KORINTUS 9 - MENANGGALKAN HAK

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 19 Juni 2026
Bacaan : 1 KORINTUS 9
Setahun: Mazmur 32-35
Nats: Namun, aku tidak pernah menggunakan satu pun dari hak-hak itu. (1 Korintus 9:15a)

Renungan:

MENANGGALKAN HAK

Beberapa demonstrasi melibatkan jumlah massa yang besar. Mereka menuntut tingkat upah lebih tinggi daripada yang telah ditetapkan. Namun, tuntutan itu kadang-kadang tidak masuk akal. Sebagai manusia, sikap demikian wajar. Hak dituntut dan diperjuangkan mati-matian. Namun, sering tidak diimbangi dengan kompetensi dan pemenuhan tanggung jawab yang sesuai. Rupanya tuntutan hak tidak terjadi hanya di dunia kerja, melainkan juga terjadi di rumah Tuhan.

Berbeda dengan Rasul Paulus. Ia mengungkapkan bahwa secara sengaja dia tidak menggunakan satu pun haknya sebagai rasul. Dia tidak menggandeng seorang istri ke mana-mana sebagaimana yang dilakukan rasul lain. Juga tidak meminta nafkah hidup atau upahnya dari jemaat Korintus. Dia senang dapat memberitakan Injil dengan biayanya sendiri. Meskipun demikian, Paulus merasa bahwa pemberitaan Injil bukanlah sebuah kebanggaan baginya, melainkan keharusan. Paulus bahkan merasa bahwa kalau dia tidak memberitakan Injil, dia sungguh tidak layak bagi kerajaan Allah. Motivasi Rasul Paulus menanggalkan haknya semata-mata adalah agar Injil dapat diberitakan secara penuh tanpa terbebani oleh apa pun.

Sebagai orang percaya, kita perlu belajar meneladani Rasul Paulus. Tidak selalu kita perlu menuntut hak kita dipenuhi. Kita juga harus belajar bagaimana melepaskan hak, terutama jika hal itu menyangkut kesaksian hidup kita. Hak untuk membela diri, untuk menuding seseorang yang melakukan kesalahan, bahkan hak untuk marah, adakalanya perlu kita tanggalkan. --HEM/www.renunganharian.net
   
ADAKALANYA KITA PERLU MENANGGALKAN HAK KITA AGAR KESAKSIAN HIDUP KITA TETAP TERJAGA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+KORINTUS+9

1 KORINTUS 9

 1  Bukankah aku rasul? Bukankah aku orang bebas? Bukankah aku telah melihat Yesus, Tuhan kita? Bukankah kamu adalah buah pekerjaanku dalam Tuhan?
 2  Sekalipun bagi orang lain aku bukanlah rasul, tetapi bagi kamu aku adalah rasul. Sebab hidupmu dalam Tuhan adalah meterai dari kerasulanku.
 3  Inilah pembelaanku terhadap mereka yang mengeritik aku.
 4  Tidakkah kami mempunyai hak untuk makan dan minum?
 5  Tidakkah kami mempunyai hak untuk membawa seorang isteri Kristen, dalam perjalanan kami, seperti yang dilakukan rasul-rasul lain dan saudara-saudara Tuhan dan Kefas?
 6  Atau hanya aku dan Barnabas sajakah yang tidak mempunyai hak untuk dibebaskan dari pekerjaan tangan?
 7  Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur dan tidak memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba dan yang tidak minum susu domba itu?
 8  Apa yang kukatakan ini bukanlah hanya pikiran manusia saja. Bukankah hukum Taurat juga berkata-kata demikian?
 9  Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!" Lembukah yang Allah perhatikan?
10  Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus membajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.
11  Jadi, jika kami telah menaburkan benih rohani bagi kamu, berlebih-lebihankah, kalau kami menuai hasil duniawi dari pada kamu?
12  Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari pada kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami mengadakan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus.
13  Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu?
14  Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.
15  Tetapi aku tidak pernah mempergunakan satupun dari hak-hak itu. Aku tidak menulis semuanya ini, supaya akupun diperlakukan juga demikian. Sebab aku lebih suka mati dari pada...! Sungguh, kemegahanku tidak dapat ditiadakan siapapun juga!
16  Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.
17  Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.
18  Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.
19  Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.
20  Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat.
21  Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.
22  Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.
23  Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya.
24  Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!
25  Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.
26  Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.
27  Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+32-35
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+32-35

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 19 Juni -- Rut 4 - Ditebus dan Dipanggil

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 19 Juni 2026
Ayat SH: Rut 4

Judul: Ditebus dan Dipanggil

Setiap upacara pernikahan membutuhkan saksi. Tanpanya pernikahan tidaklah sah secara hukum maupun agama. Bacaan hari ini menunjukkan bagaimana pernikahan antara Boas dan Rut diadakan.

Menikahi janda dari saudara kandung merupakan bagian dari kewajiban pernikahan ipar dalam hukum Taurat (Ul. 25:5-10). Menurut hukum ini, ketika penebus itu menolak (6), seharusnya Rut datang kepadanya, menanggalkan kasut orang itu, lalu meludahinya.

Namun, agar tidak ada yang dipermalukan dalam penebusan tersebut, cukuplah penebus itu memberikan sebelah kasutnya kepada Boas (7-8). Ini semua dilakukan di depan para saksi sehingga penebusan itu menghasilkan pernikahan yang sah antara Boas dan Rut serta doa berkat bagi mereka (9-12).

Pernikahan ini pun sah di mata TUHAN sehingga Naomi turut mendapat berkat. Ia yang sebelumnya telah putus asa dikaruniai seorang penebus dan seorang anak laki-laki pada masa tuanya (13-17). Begitulah rancangan TUHAN yang indah untuk menghadirkan garis keturunan Daud (18-22).

Karakter Boas, menurut bapa gereja Krisostomus, dapat dikaitkan dengan Kristus. Karena kasihnya, Boas mau menebus Rut yang miskin dan dianggap kafir. Demikian juga, Kristus menebus gereja, yakni kita yang dahulu hina dan asing, untuk menjadi mempelai-Nya. Sebagaimana Boas menjadi penebus bagi Naomi dan Rut, Kristus menjadi penebus yang jauh lebih besar bagi kita sebab Ia rela menanggung malu untuk menebus kita dari dosa.

Selain itu, seperti Boas memanggil sepuluh tua-tua untuk menjadi saksi, Kristus memanggil kita untuk menjadi saksi atas karya penebusan-Nya. Ketika banyak orang tidak mau menjadi saksi karena alasan mereka masing-masing, sudahkah kita menjalankan peran kita sebagai saksi Kristus?

Syukur kepada Allah yang merancang penebusan agung dan membawa kita ke dalamnya. Anda dan saya adalah mempelai yang telah ditebus oleh-Nya. Syukur kepada Allah yang juga memanggil kita sebagai saksi-Nya. Jadilah mempelai dan saksi Kristus yang setia. [PHM]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Rut+4
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Rut+4

Rut 4

 1  Boas telah pergi ke pintu gerbang dan duduk di sana. Kebetulan lewatlah penebus yang disebutkan Boas itu. Lalu berkatalah Boas: "Hai saudara, datanglah dahulu ke mari, duduklah di sini." Maka datanglah ia, lalu duduk.
 2  Kemudian dipilihnyalah sepuluh orang dari para tua-tua kota itu, dan berkata: "Duduklah kamu di sini." Maka duduklah mereka.
 3  Lalu berkatalah ia kepada penebus itu: "Tanah milik kepunyaan saudara kita Elimelekh hendak dijual oleh Naomi, yang telah pulang dari daerah Moab.
 4  Jadi pikirku: baik juga hal itu kusampaikan kepadamu sebagai berikut: Belilah tanah itu di depan orang-orang yang duduk di sini dan di depan para tua-tua bangsa kita. Jika engkau mau menebusnya, tebuslah; tetapi jika engkau tidak mau menebusnya, beritahukanlah kepadaku, supaya aku tahu, sebab tidak ada orang yang dapat menebusnya kecuali engkau, dan sesudah engkau: aku." Lalu berkatalah ia: "Aku akan menebusnya."
 5  Tetapi kata Boas: "Pada waktu engkau membeli tanah itu dari tangan Naomi, engkau memperoleh Rut juga, perempuan Moab, isteri orang yang telah mati itu, untuk menegakkan nama orang itu di atas milik pusakanya."
 6  Lalu berkatalah penebus itu: "Jika demikian, aku ini tidak dapat menebusnya, sebab aku akan merusakkan milik pusakaku sendiri. Aku mengharap engkau menebus apa yang seharusnya aku tebus, sebab aku tidak dapat menebusnya."
 7  Beginilah kebiasaan dahulu di Israel dalam hal menebus dan menukar: setiap kali orang hendak menguatkan sesuatu perkara, maka yang seorang menanggalkan kasutnya sebelah dan memberikannya kepada yang lain. Demikianlah caranya orang mensahkan perkara di Israel.
 8  Lalu penebus itu berkata kepada Boas: "Engkau saja yang membelinya." Dan ditanggalkannyalah kasutnya.
 9  Kemudian berkatalah Boas kepada para tua-tua dan kepada semua orang di situ: "Kamulah pada hari ini menjadi saksi, bahwa segala milik Elimelekh dan segala milik Kilyon dan Mahlon, aku beli dari tangan Naomi;
10  juga Rut, perempuan Moab itu, isteri Mahlon, aku peroleh menjadi isteriku untuk menegakkan nama orang yang telah mati itu di atas milik pusakanya. Demikianlah nama orang itu tidak akan lenyap dari antara saudara-saudaranya dan dari antara warga kota. Kamulah pada hari ini menjadi saksi."
11  Dan seluruh orang banyak yang hadir di pintu gerbang, dan para tua-tua berkata: "Kamilah menjadi saksi. TUHAN kiranya membuat perempuan yang akan masuk ke rumahmu itu sama seperti Rahel dan Lea, yang keduanya telah membangunkan umat Israel. Biarlah engkau menjadi makmur di Efrata dan biarlah namamu termasyhur di Betlehem,
12  keturunanmu kiranya menjadi seperti keturunan Peres yang dilahirkan Tamar bagi Yehuda oleh karena anak-anak yang akan diberikan TUHAN kepadamu dari perempuan muda ini!"
13  Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki.
14  Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: "Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel.
15  Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki."
16  Dan Naomi mengambil anak itu serta meletakkannya pada pangkuannya dan dialah yang mengasuhnya.
17  Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: "Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki"; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.
18  Inilah keturunan Peres: Peres memperanakkan Hezron,
19  Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab,
20  Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,
21  Salmon memperanakkan Boas, Boas memperanakkan Obed,
22  Obed memperanakkan Isai dan Isai memperanakkan Daud.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]