e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 2 Juni 2026
Ayat SH: 1 Korintus 11:2-16
Judul: Kesatuan Jemaat dan Kemuliaan Allah
Perpecahan dapat terjadi karena berbagai macam perbedaan, termasuk perbedaan kebiasaan antara perempuan Yahudi dan Yunani dalam jemaat mula-mula di Korintus.
Dalam tradisi Yahudi, perempuan harus memakai penutup kepala sebagai simbol kehormatan dan moral. Namun, bagi perempuan Yunani, tidak ada keharusan bagi perempuan untuk menutup kepalanya. Hal ini menjadi masalah tentang ibadah yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
Sekilas dalam ajaran Paulus kita dapat melihat adanya kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki (3-10). Namun, kita harus memperhatikan kebenaran dalam Tuhan: baik laki-laki maupun perempuan saling membutuhkan (11). Keduanya saling bergantung pada satu sama lain dan sama-sama bergantung pada Allah (12). Poin utama dari pesan Paulus adalah kepatutan dalam ibadah kepada Allah (13).
Ada banyak kebiasaan yang tidak ada aturan spesifiknya dalam Alkitab sehingga kadang kita susah membedakan apa yang sebaiknya kita lakukan dan tidak lakukan. Dalam kasus ini, yang perlu dipertimbangkan bukan sekadar benar dan salah, melainkan patut atau tidak. Soal cara berpakaian di gereja, misalnya, pikirkanlah apakah itu layak untuk beribadah kepada Tuhan, pantas sebagai penampilan orang percaya, dan berguna untuk menjadi berkat bagi orang lain?
Perpecahan dalam jemaat sering disalahpahami sebagai masalah benar atau salah berdasarkan firman Tuhan. Padahal, yang menjadi sumber perpecahan adalah masalah kebiasaan yang bisa saja berbeda satu sama lain. Dalam hal ini yang perlu dipertimbangkan adalah mana yang patut, yang berpotensi membawakan kesatuan jemaat dan kemuliaan Allah.
Kebiasaan apa saja yang Anda temukan dalam kehidupan berjemaat yang berpotensi membawa perpecahan? Tumbuhkanlah kerendahan hati untuk duduk bersama dan, jika dibutuhkan, belajarlah untuk mengalah demi kepatutan. Sebab, yang terpenting bagi kita semua bukanlah siapa yang benar, melainkan kesatuan kita sebagai tubuh Kristus dan kemuliaan nama-Nya. [ABL]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+11:2-16
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+11:2-16
1 Korintus 11:2-16
2 Aku harus memuji kamu, sebab dalam segala sesuatu kamu tetap mengingat akan aku dan teguh berpegang pada ajaran yang kuteruskan kepadamu.
3 Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.
4 Tiap-tiap laki-laki yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang bertudung, menghina kepalanya.
5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.
6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.
7 Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.
8 Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.
9 Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan, tetapi perempuan diciptakan karena laki-laki.
10 Sebab itu, perempuan harus memakai tanda wibawa di kepalanya oleh karena para malaikat.
11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan.
12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.
13 Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala yang tidak bertudung?
14 Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang,
15 tetapi bahwa adalah kehormatan bagi perempuan, jika ia berambut panjang? Sebab rambut diberikan kepada perempuan untuk menjadi penudung.
16 Tetapi jika ada orang yang mau membantah, kami maupun Jemaat-jemaat Allah tidak mempunyai kebiasaan yang demikian.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 2 Juni 2026
Ayat SH: 1 Korintus 11:2-16
Judul: Kesatuan Jemaat dan Kemuliaan Allah
Perpecahan dapat terjadi karena berbagai macam perbedaan, termasuk perbedaan kebiasaan antara perempuan Yahudi dan Yunani dalam jemaat mula-mula di Korintus.
Dalam tradisi Yahudi, perempuan harus memakai penutup kepala sebagai simbol kehormatan dan moral. Namun, bagi perempuan Yunani, tidak ada keharusan bagi perempuan untuk menutup kepalanya. Hal ini menjadi masalah tentang ibadah yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
Sekilas dalam ajaran Paulus kita dapat melihat adanya kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki (3-10). Namun, kita harus memperhatikan kebenaran dalam Tuhan: baik laki-laki maupun perempuan saling membutuhkan (11). Keduanya saling bergantung pada satu sama lain dan sama-sama bergantung pada Allah (12). Poin utama dari pesan Paulus adalah kepatutan dalam ibadah kepada Allah (13).
Ada banyak kebiasaan yang tidak ada aturan spesifiknya dalam Alkitab sehingga kadang kita susah membedakan apa yang sebaiknya kita lakukan dan tidak lakukan. Dalam kasus ini, yang perlu dipertimbangkan bukan sekadar benar dan salah, melainkan patut atau tidak. Soal cara berpakaian di gereja, misalnya, pikirkanlah apakah itu layak untuk beribadah kepada Tuhan, pantas sebagai penampilan orang percaya, dan berguna untuk menjadi berkat bagi orang lain?
Perpecahan dalam jemaat sering disalahpahami sebagai masalah benar atau salah berdasarkan firman Tuhan. Padahal, yang menjadi sumber perpecahan adalah masalah kebiasaan yang bisa saja berbeda satu sama lain. Dalam hal ini yang perlu dipertimbangkan adalah mana yang patut, yang berpotensi membawakan kesatuan jemaat dan kemuliaan Allah.
Kebiasaan apa saja yang Anda temukan dalam kehidupan berjemaat yang berpotensi membawa perpecahan? Tumbuhkanlah kerendahan hati untuk duduk bersama dan, jika dibutuhkan, belajarlah untuk mengalah demi kepatutan. Sebab, yang terpenting bagi kita semua bukanlah siapa yang benar, melainkan kesatuan kita sebagai tubuh Kristus dan kemuliaan nama-Nya. [ABL]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+11:2-16
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+11:2-16
1 Korintus 11:2-16
2 Aku harus memuji kamu, sebab dalam segala sesuatu kamu tetap mengingat akan aku dan teguh berpegang pada ajaran yang kuteruskan kepadamu.
3 Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.
4 Tiap-tiap laki-laki yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang bertudung, menghina kepalanya.
5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.
6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.
7 Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.
8 Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.
9 Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan, tetapi perempuan diciptakan karena laki-laki.
10 Sebab itu, perempuan harus memakai tanda wibawa di kepalanya oleh karena para malaikat.
11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan.
12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.
13 Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala yang tidak bertudung?
14 Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang,
15 tetapi bahwa adalah kehormatan bagi perempuan, jika ia berambut panjang? Sebab rambut diberikan kepada perempuan untuk menjadi penudung.
16 Tetapi jika ada orang yang mau membantah, kami maupun Jemaat-jemaat Allah tidak mempunyai kebiasaan yang demikian.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab