(e-RH) 30 April -- AYUB 1 - SIKAP AGUNG AYUB

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 30 April 2026
Bacaan : AYUB 1
Setahun: 1 Tawarikh 1-2
Nats: Ia berkata, "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke sana. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!" (Ayub 1:21)

Renungan:

SIKAP AGUNG AYUB

Bahkan Iblis pun mungkin terkejut mendengar ucapan Ayub, ketika Tuhan izinkan dirinya mencobai Ayub. Iblis telah mencabut segala harta milik Ayub yang Tuhan karuniakan padanya. Tidak cukup itu. Iblis juga membunuh semua anak-anak Ayub di tengah sukacita mereka. Teori Iblis adalah Ayub akan segera mengutuki Tuhan ketika semua berkat dan keluarganya Tuhan lenyapkan. Namun, ketika hal itu terjadi, Ayub bukan hanya menyatakan dukacitanya. Ayub bahkan sanggup mengucapkan kata-kata yang tidak terduga bahwa dia tidak punya apa-apa ketika lahir, dan akan telanjang pula ketika dia tiada.

Dengan ucapannya itu, Ayub meneguhkan pandangannya bahwa Tuhan memiliki hak atas dirinya. Bahkan, di tengah situasi itu, Ayub masih memuji Tuhan. Ketika Iblis tidak puas, ia menimpakan penyakit yang menyebabkan bisul busuk yang sangat gatal pada Ayub. Bahkan, istrinya berusaha membuat Ayub menyerah dengan kata-kata yang tidak pantas untuk mengutuki Allah dan menghendaki kematian suaminya sendiri. Diserang dari dalam dan luar, Ayub tetap mampu mengucapkan kata-kata yang agung, "Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" (Ayb. 2:10).

Andaikan ada di antara kita yang sedang menderita, Ayub dapat dijadikan contoh teladan. Ayub memang berkeluh kesah kepada teman-temannya. Namun, kita tidak boleh lupa bahwa teman-teman acapkali tidak memahami kita. Maka, mohonkanlah kekuatan dari-Nya untuk tetap setia dan percaya, apa pun kemalangan yang sedang menimpa kita. --HEM/www.renunganharian.net
   
KIRANYA KITA TETAP SETIA DAN PERCAYA AKAN KEBAIKAN TUHAN. SIKAP AYUB MENJADI CONTOH TELADAN KITA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?AYUB+1

AYUB 1

 1  Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
 2  Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
 3  Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.
 4  Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka.
 5  Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.
 6  Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.
 7  Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."
 8  Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
 9  Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?
10  Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
11  Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
12  Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.
13  Pada suatu hari, ketika anak-anaknya yang lelaki dan yang perempuan makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,
14  datanglah seorang pesuruh kepada Ayub dan berkata: "Sedang lembu sapi membajak dan keledai-keledai betina makan rumput di sebelahnya,
15  datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
16  Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
17  Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
18  Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Anak-anak tuan yang lelaki dan yang perempuan sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,
19  maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
20  Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah,
21  katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"
22  Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+1-2
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+1-2

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 30 April -- Hakim-hakim 11:12-28 - Tetap Sampaikan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 30 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 11:12-28

Judul: Tetap Sampaikan

Tidak semua orang dapat menerima kebenaran, sekalipun kebenaran tersebut sudah disampaikan secara baik, logis, dan sistematis. Inilah yang dialami oleh Yefta.

Ketika bangsa Israel difitnah secara keji oleh raja bani Amon, Yefta tidak serta-merta menyatakan perang. Ia memilih jalan damai, yakni melalui diplomasi. Untuk itulah Yefta mengirim utusan kepada raja bani Amon (12).

Dalam berdiplomasi, Yefta berusaha menyampaikan kebenaran dengan sebaik-baiknya. Ia menceritakan perjalanan orang Israel, bagaimana mereka ditolak oleh raja negeri Edom dan Moab, mengelilingi tanah Edom dan Moab, juga tidak dipercaya oleh Sihon, dan menduduki negeri Amori (16-22).

Orang Israel tidak merampas negeri Amon, tetapi TUHAN, Allah Israel, merebut milik orang Amori bagi Israel, seperti Kamos, ilah bani Amon, merebut milik yang lain (23-24).

Ini argumentasi yang kuat, bahkan tidak dapat dibantah. Pasalnya, apa yang disampaikan Yefta melalui utusannya adalah kebenaran.

Dalam hal ini, Yefta memberikan teladan yang baik dalam menghadapi konflik. Ia memilih menggunakan kata-kata yang meluruskan fakta, alih-alih pedang yang melampiaskan kemarahan. Yefta, selain menjadi pahlawan perang yang gagah perkasa, adalah seorang diplomat yang menghargai kebijaksanaan.

Dari Yefta kita belajar pentingnya kata-kata. Pertama, kata-kata adalah cara utama dalam meredam konflik. Kedua, kebenaran harus diucapkan, sekalipun mungkin kebenaran tersebut ditolak.

Tuhan tidak memanggil kita untuk memaksa orang lain menerima kebenaran, tetapi untuk menyampaikan kebenaran. Untuk itu, janganlah kita mengucapkannya secara semena-mena, tetapi haruslah kita berusaha menjelaskannya dengan sebaik-baiknya agar lawan bicara kita pun dapat memahami dan menerimanya dengan lebih baik.

Mari kita belajar menjadi penyampai kebenaran yang baik, sekalipun kita tahu kebenaran tidak selalu mendapat respons yang positif.

 [YGM]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+11:12-28
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+11:12-28

Hakim-hakim 11:12-28

12  Kemudian Yefta mengirim utusan kepada raja bani Amon dengan pesan: "Apakah urusanmu dengan aku, sehingga engkau mendatangi aku untuk memerangi negeriku?"
13  Jawab raja bani Amon kepada utusan Yefta: "Orang Israel, ketika berjalan keluar dari Mesir, telah merampas tanahku, dari sungai Arnon sampai ke sungai Yabok dan sampai ke sungai Yordan. Maka sekarang, kembalikanlah semuanya itu dengan jalan damai."
14  Lalu Yefta mengirim pula utusan kepada raja bani Amon
15  dengan pesan: "Beginilah kata Yefta: orang Israel tidak merampas tanah orang Moab atau tanah bani Amon.
16  Sebab ketika berjalan keluar dari Mesir, orang Israel melalui padang gurun sampai ke Laut Teberau dan tiba di Kadesh.
17  Ketika itu orang Israel mengirim utusan kepada raja negeri Edom dengan permintaan: Izinkanlah kiranya kami berjalan melalui negerimu ini. Tetapi raja negeri Edom tidak mau mendengar. Mereka mengirim juga utusan kepada raja negeri Moab, tetapi raja ini menolak. Maka orang Israel tinggal di Kadesh.
18  Kemudian mereka berjalan melalui padang gurun, menempuh jalan keliling tanah Edom dan tanah Moab, lalu sampai ke sebelah timur tanah Moab, maka berkemahlah mereka di seberang sungai Arnon, dengan tidak masuk daerah Moab, sebab sungai Arnon itulah batas daerah Moab.
19  Lalu orang Israel mengirim utusan kepada Sihon, raja orang Amori, raja di Hesybon, dan orang Israel meminta kepadanya: Izinkanlah kiranya kami berjalan melalui negerimu ini sampai ke tempat yang kami tuju.
20  Tetapi Sihon tidak percaya kepada orang Israel yang hendak berjalan melalui daerahnya itu, maka dikumpulkannyalah seluruh rakyatnya. Ia berkemah di Yahas, lalu berperang melawan orang Israel.
21  Tetapi TUHAN, Allah Israel, menyerahkan Sihon dengan seluruh rakyatnya ke dalam tangan orang Israel, dan mereka dikalahkan, sehingga orang Israel menduduki seluruh negeri kepunyaan orang Amori, penduduk negeri itu.
22  Demikianlah dimiliki orang Israel seluruh daerah orang Amori itu, dari sungai Arnon sampai ke sungai Yabok dan dari padang gurun sampai ke sungai Yordan.
23  Maka sekarang TUHAN, Allah Israel, telah merebut milik orang Amori, bagi Israel, umat-Nya. Apakah engkau hendak memiliki pula tanah mereka itu?
24  Bukankah engkau akan memiliki apa yang diberi oleh Kamos, allahmu? Demikianlah kami memiliki segala yang direbut bagi kami oleh TUHAN, Allah kami.
25  Lagipula, apakah engkau lebih baik dari Balak bin Zipor, raja Moab? Pernahkah ia menuntut hak kepada orang Israel atau pernahkah ia berperang melawan mereka?
26  Ketika orang Israel diam di Hesybon dengan segala anak kotanya, di Aroer dengan segala anak kotanya, dan di segala kota sepanjang kedua tepi sungai Arnon selama tiga ratus tahun, mengapa pada waktu itu engkau tidak melepaskan kota-kota itu?
27  Jadi aku tidak bersalah terhadap engkau, tetapi engkau berbuat jahat terhadap aku dengan berperang melawan aku. TUHAN, Hakim itu, Dialah yang menjadi hakim pada hari ini antara orang Israel dan bani Amon."
28  Tetapi raja bani Amon tidak mendengarkan perkataan yang disampaikan kepadanya oleh utusan-utusan Yefta.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 29 April -- 1 SAMUEL 2:27-36 - KOPI DINGIN

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 29 April 2026
Bacaan : 1 SAMUEL 2:27-36
Setahun: 2 Raja-raja 23-25
Nats: "Kemudian siapa yang masih hidup dari keturunanmu akan datang sujud menyembah dia demi sekeping uang perak atau sepotong roti, dan berkata: Tempatkanlah aku dalam salah satu golongan imam, supaya aku dapat makan sekerat roti." (1 Samuel 2:36)

Renungan:

KOPI DINGIN

"Jangan salahkan jika kopimu dingin. Karena ia pernah hangat tetapi engkau mengabaikannya." Begitulah salah satu kutipan yang pernah melintas di linimasa media sosial saya. Ungkapan ini merupakan teguran kepada seseorang yang menyesal karena telah melewatkan momen-momen berharga dalam hidupnya. Kesalahan itu mengakibatkan ia memperoleh sesuatu yang tidak menyenangkan di masa kini. Semakin berharga hal yang kita sia-siakan, semakin besar pula penyesalan yang ditimbulkannya.

Eli dan kedua putranya meremehkan jabatan imam yang mereka jalankan. Sebagai imam, merekalah yang ditetapkan Allah menjadi perwakilan umat-Nya, yang bertugas mengurusi peribadatan umat-Nya, termasuk dalam persembahan kurban. Allah telah menetapkan berbagai aturan sebagai panduan mereka. Namun, mereka mengabaikan semua aturan itu. Mereka tidak menghormati Tuhan, bersikap serakah, serta melakukan berbagai tindakan amoral. Akibatnya, Tuhan murka dan menetapkan penghukuman-Nya. Keluarga Eli akan dibinasakan-Nya. Bahkan, keturunannya yang tersisa akan mengemis untuk diberi kesempatan melayani sebagai imam, demi mendapatkan sedikit makanan.

Ada begitu banyak hal berharga yang disia-siakan banyak orang, lebih daripada sekadar membiarkan kopi menjadi dingin. Sering kali kita baru menyadarinya setelah hal berharga itu terlepas dari genggaman kita. Sedihnya, tidak selalu kita memiliki kesempatan kedua untuk memperbaikinya. Menyesalinya pun tidak lagi mengubah situasi menjadi lebih baik. Karenanya, hendaknya kita belajar untuk menghargai setiap kebaikan, serta mensyukurinya, agar kelak kita tidak terpuruk dalam penyesalan. --HT/www.renunganharian.net
   
AGAR PAHITNYA PENYESALAN TAK DATANG MENYERGAP, MARI JALANI HIDUP PENUH SYUKUR DAN TANGGUNG JAWAB.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+SAMUEL+2:27-36

1 SAMUEL 2:27-36

27  Seorang abdi Allah datang kepada Eli dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Bukankah dengan nyata Aku menyatakan diri-Ku kepada nenek moyangmu, ketika mereka masih di Mesir dan takluk kepada keturunan Firaun?
28  Dan Aku telah memilihnya dari segala suku Israel menjadi imam bagi-Ku, supaya ia mempersembahkan korban di atas mezbah-Ku, membakar ukupan dan memakai baju efod di hadapan-Ku; kepada kaummu telah Kuserahkan segala korban api-apian orang Israel.
29  Mengapa engkau memandang dengan loba kepada korban sembelihan-Ku dan korban sajian-Ku, yang telah Kuperintahkan, dan mengapa engkau menghormati anak-anakmu lebih dari pada-Ku, sambil kamu menggemukkan dirimu dengan bagian yang terbaik dari setiap korban sajian umat-Ku Israel?
30  Sebab itu--demikianlah firman TUHAN, Allah Israel--sesungguhnya Aku telah berjanji: Keluargamu dan kaummu akan hidup di hadapan-Ku selamanya, tetapi sekarang--demikianlah firman TUHAN--:Jauhlah hal itu dari pada-Ku! Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah.
31  Sesungguhnya akan datang waktunya, bahwa Aku akan mematahkan tangan kekuatanmu dan tangan kekuatan kaummu, sehingga tidak ada seorang kakek dalam keluargamu.
32  Maka engkau akan memandang dengan mata bermusuhan kepada segala kebaikan yang akan Kulakukan kepada Israel dan dalam keluargamu takkan ada seorang kakek untuk selamanya.
33  Tetapi seorang dari padamu yang tidak Kulenyapkan dari lingkungan mezbah-Ku akan membuat matamu rusak dan jiwamu merana; segala tambahan keluargamu akan mati oleh pedang lawan.
34  Inilah yang akan menjadi tanda bagimu, yakni apa yang akan terjadi kepada kedua anakmu itu, Hofni dan Pinehas: pada hari yang sama keduanya akan mati.
35  Dan Aku akan mengangkat bagi-Ku seorang imam kepercayaan, yang berlaku sesuai dengan hati-Ku dan jiwa-Ku, dan Aku akan membangunkan baginya keturunan yang teguh setia, sehingga ia selalu hidup di hadapan orang yang Kuurapi.
36  Kemudian siapa yang masih tinggal hidup dari keturunanmu akan datang sujud menyembah kepadanya meminta sekeping uang perak atau sepotong roti, dan akan berkata: Tempatkanlah kiranya aku dalam salah satu golongan imam itu, supaya aku dapat makan sekerat roti."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+23-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+23-25

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 29 April -- Hakim-hakim 11:1-11 - Dipakai Tuhan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Rabu, 29 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 11:1-11

Judul: Dipakai Tuhan

Tuhan dapat memakai siapa saja untuk menggenapi rencana-Nya, termasuk Yefta, yang lahir dari seorang wanita pelacur.

Yefta tentu saja tidak memilih lahir dari wanita pelacur. Jika ia dapat memilih, tentu saja ia akan memilih lahir dari perempuan yang terhormat agar ia terhindar dari perlakuan diskriminatif (2). Namun, dalam hal yang dapat dipilih, yakni tindakannya, Yefta pun bukan pribadi yang benar. Pasalnya, ia memilih untuk menjadi perampok (3).

Menariknya, Allah tidak melihat latar belakang keluarga, bahkan moralitas Yefta ketika Ia memakai Yefta. Buktinya, Allah justru memakainya untuk memimpin bangsa-Nya.

Yefta memang memiliki kualitas kepemimpinan. Setidaknya, ada dua kualitas yang menonjol. Pertama, ia adalah seorang pejuang yang gagah perkasa dalam peperangan (1). Kedua, ia memiliki kebesaran hati. Buktinya dia memaafkan orang-orang yang telah mengusirnya dan bersedia memimpin mereka (7-9).

Dari kisah ini kita belajar dua hal penting. Pertama, ketika Tuhan hendak memakai seseorang, Ia tidak melihat latar belakang keluarga dan rekam jejak moral orang itu. Kedua, jika Tuhan mau memakainya, Ia sendirilah yang akan menyelaraskan hati orang tersebut dengan kehendak-Nya.

Hal ini selaras dengan pola pemilihan Tuhan dalam Alkitab. Tuhan sering kali memilih mereka yang dianggap kecil dan lemah oleh dunia, termasuk Musa yang tidak cakap bicara; Daud yang dianggap paling lemah di antara saudara-saudaranya; serta para murid yang mayoritas adalah orang miskin dan tidak terpelajar. Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa Tuhan memilih berdasarkan kehendak bebas dan anugerah-Nya sendiri, bukan berdasarkan kehendak atau kehebatan manusia.

Kita patut bersyukur untuk hal ini. Jika Tuhan memilih berdasarkan kemampuan manusia, tak seorang pun dari kita yang layak. Pasalnya, Tuhan itu sempurna, maka yang dipilih-Nya pun harus sempurna. Namun, syukur kepada Tuhan karena Dia memilih berdasarkan anugerah, bukan kelayakan seseorang. [YGM]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+11:1-11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+11:1-11

Hakim-hakim 11:1-11

 1  Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal; ayah Yefta ialah Gilead.
 2  Juga isteri Gilead melahirkan anak-anak lelaki baginya. Setelah besar anak-anak isterinya ini, maka mereka mengusir Yefta, katanya kepadanya: "Engkau tidak mendapat milik pusaka dalam keluarga kami, sebab engkau anak dari perempuan lain."
 3  Maka larilah Yefta dari saudara-saudaranya itu dan diam di tanah Tob; di sana berkumpullah kepadanya petualang-petualang yang pergi merampok bersama-sama dengan dia.
 4  Beberapa waktu kemudian bani Amon berperang melawan orang Israel.
 5  Dan ketika bani Amon itu berperang melawan orang Israel, pergilah para tua-tua Gilead menjemput Yefta dari tanah Tob.
 6  Kata mereka kepada Yefta: "Mari, jadilah panglima kami dan biarlah kita berperang melawan bani Amon."
 7  Tetapi kata Yefta kepada para tua-tua Gilead itu: "Bukankah kamu sendiri membenci aku dan mengusir aku dari keluargaku? Mengapa kamu datang sekarang kepadaku, pada waktu kamu terdesak?"
 8  Kemudian berkatalah para tua-tua Gilead kepada Yefta: "Memang, kami datang kembali sekarang kepadamu, ikutilah kami dan berperanglah melawan bani Amon, maka engkau akan menjadi kepala atas kami, atas seluruh penduduk Gilead."
 9  Kata Yefta kepada para tua-tua Gilead: "Jadi, jika kamu membawa aku kembali untuk berperang melawan bani Amon, dan TUHAN menyerahkan mereka kepadaku, maka akulah yang akan menjadi kepala atas kamu?"
10  Lalu kata para tua-tua Gilead kepada Yefta: "Demi TUHAN yang mendengarkannya sebagai saksi antara kita: Kami akan berbuat seperti katamu itu."
11  Maka Yefta ikut dengan para tua-tua Gilead, lalu bangsa itu mengangkat dia menjadi kepala dan panglima mereka. Tetapi Yefta membawa seluruh perkaranya itu ke hadapan TUHAN, di Mizpa.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 28 April -- IBRANI 11 - PENGALAMAN IMAN YANG BERBEDA

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 28 April 2026
Bacaan : IBRANI 11
Setahun: 2 Raja-raja 20-22
Nats: Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari dengan batu, digergaji, dibunuh dengan pedang. Mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesengsaraan, dan siksaan. (Ibrani 11:36-37)

Renungan:

PENGALAMAN IMAN YANG BERBEDA

Seorang hamba Tuhan sempat meragukan panggilan pelayanan sebagai gembala jemaat, sebelum akhirnya menyatakan kesediaannya. Namun, tak disangka masa-masa awal perintisan gereja bayangan akan kondisi jemaat yang ideal berbeda total dengan realitas yang dialami. "Ada banyak lansia, bahkan beberapa di antaranya terkena kanker. Tahun lalu saya bahkan sudah memakamkan empat orang yang meninggal karena kanker, " ucapnya, sebelum menambahkan, "tapi saya juga mengalami penyertaan Tuhan yang luar biasa sampai hari ini."

Menjadi seorang pengikut Kristus tidak berarti jalan kehidupan mulus terbentang. "Setelah ikut Yesus, semua akan baik-baik saja, " begitu anggapan sebagian orang percaya, yang sebenarnya belum melihat gambaran yang lengkap realitas kehidupan pengikut Kristus. Jika kita mencermati banyak kisah tokoh Alkitab, seperti yang dipaparkan penulis Ibrani, sungguh jauh dari kondisi hidup yang ideal. Sebagian orang beriman itu mengalami perkara-perkara hebat, tetapi sebagian lagi diejek, didera, dipenjara, bahkan ada yang harus meregang nyawa demi mempertahankan iman kepada Kristus (ay. 36-37).

Tersajinya fakta mengenai "pengalaman berbeda" dari para saksi iman itu kiranya dapat menjadi penghiburan bagi kita, yang mungkin saat ini mengalami kondisi yang serupa. Tetaplah teguh dalam iman, teruslah menjalankan panggilan pelayanan, dan iringlah Kristus sampai akhir hayat karena Allah menyediakan sesuatu yang lebih baik, yang takkan pernah mampu diberikan oleh dunia ini (ay. 39-40). --GHJ/www.renunganharian.net
   
PERGUMULAN HIDUP YANG DILALUI BERSAMA TUHAN DAPAT MENGOKOHKAN IMAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?IBRANI+11

IBRANI 11

 1  Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
 2  Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.
 3  Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.
 4  Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.
 5  Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.
 6  Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
 7  Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan--dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.
 8  Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.
 9  Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.
10  Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.
11  Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.
12  Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.
13  Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.
14  Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air.
15  Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ.
16  Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.
17  Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,
18  walaupun kepadanya telah dikatakan: "Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu."
19  Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.
20  Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau.
21  Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.
22  Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya.
23  Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja.
24  Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun,
25  karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.
26  Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah.
27  Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.
28  Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka.
29  Karena iman maka mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga.
30  Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.
31  Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik.
32  Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi,
33  yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa,
34  memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing.
35  Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.
36  Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan.
37  Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.
38  Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.
39  Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.
40  Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+20-22
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+20-22

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 28 April -- Hakim-hakim 10:6-18 - Tetap Konsisten

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Selasa, 28 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 10:6-18

Judul: Tetap Konsisten

Kalimat "Janganlah kita jatuh ke dalam dosa yang sama" tepat diberikan kepada bangsa Israel yang berulang kali mengecewakan hati TUHAN.

Bukannya beribadah kepada-Nya, mereka malah beribadah kepada banyak ilah (6). Akibat dari kebebalan mereka, TUHAN pun menghukum mereka dengan membiarkan mereka ditindas oleh orang Filistin dan bani Amon selama 18 tahun (7-9).

Penindasan ini sangatlah berat sehingga orang Israel terdesak dan berseru meminta tolong kepada TUHAN. Mereka mengakui bahwa mereka telah berdosa karena meninggalkan TUHAN dan menyembah para Ba'al (10). Namun, Allah mengingatkan siapa yang telah menyelamatkan mereka dan kepada siapa mereka beribadah (11-14). Mendengar jawaban itu, mereka menjadi makin terdesak dan berpasrah kepada-Nya. Melihat kesungguhan hati mereka untuk berbalik kepada-Nya, Allah pun berbelas kasihan kepada mereka (15-16).

Demikian juga dengan kita, umat yang dikasihi-Nya. Ketika kita berbuat dosa terhadap Allah dan benar-benar menyesali perbuatan dosa kita, kasih Allah yang besar itu akan selalu mengampuni dan menyelamatkan kita. Ia tidak pernah menginginkan kita untuk melakukan kesalahan yang sama dan Ia selalu menantikan pertobatan kita.

Karena itu, sebagai orang yang telah diampuni, kita harus sadar dan tidak berpura-pura lupa akan kasih Allah kepada kita. Janganlah kita dengan sengaja menutup telinga kita dari firman-Nya dan mata kita dari karya-Nya.

Kita harus berkomitmen untuk mau dituntun oleh Tuhan supaya kita bisa mengalahkan godaan dunia yang begitu menyenangkan dan memuaskan hidup kita. Janganlah kita memberi kesempatan kepada Iblis untuk membuat kita mengikuti dosa, tetapi mintalah pimpinan Tuhan agar kita bisa sepenuhnya merdeka dari dosa.

Agar tidak jatuh ke dalam dosa yang sama, renungkanlah firman Tuhan. Sebab, firman Tuhanlah yang akan selalu menuntun kita kepada kebenaran-Nya dan hidup yang Ia kehendaki. Marilah kita memberi diri kita kepada Tuhan supaya kita pun hidup hanya di dalam Tuhan saja. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+10:6-18
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+10:6-18

Hakim-hakim 10:6-18

 6  Orang Israel itu melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; mereka beribadah kepada para Baal dan para Asytoret, kepada para allah orang Aram, para allah orang Sidon, para allah orang Moab, para allah bani Amon dan para allah orang Filistin, tetapi TUHAN ditinggalkan mereka dan kepada Dia mereka tidak beribadah.
 7  Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel, dan Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin dan bani Amon.
 8  Dalam tahun itu juga orang Israel ditindas dan diinjak mereka; delapan belas tahun lamanya mereka memperlakukan demikian semua orang Israel yang di seberang sungai Yordan di tanah orang Amori yang di Gilead.
 9  Dan bani Amonpun menyeberangi sungai Yordan untuk berperang melawan suku Yehuda, suku Benyamin dan keturunan Efraim, sehingga orang Israel sangat terdesak.
10  Lalu berserulah orang Israel kepada TUHAN, katanya: "Kami telah berbuat dosa terhadap Engkau, sebab kami telah meninggalkan Allah kami lalu beribadah kepada para Baal."
11  Tetapi firman TUHAN kepada orang Israel: "Bukankah Aku yang telah menyelamatkan kamu dari tangan orang Mesir, orang Amori, bani Amon, orang Filistin,
12  orang Sidon, suku Amalek dan suku Maon yang menindas kamu, ketika kamu berseru kepada-Ku?
13  Tetapi kamu telah meninggalkan Aku dan beribadah kepada allah lain; sebab itu Aku tidak akan menyelamatkan kamu lagi.
14  Pergi sajalah berseru kepada para allah yang telah kamu pilih itu; biar merekalah yang menyelamatkan kamu, pada waktu kamu terdesak."
15  Kata orang Israel kepada TUHAN: "Kami telah berbuat dosa. Lakukanlah kepada kami segala yang baik di mata-Mu. Hanya tolonglah kiranya kami sekarang ini!"
16  Dan mereka menjauhkan para allah asing dari tengah-tengah mereka, lalu mereka beribadah kepada TUHAN. Maka TUHAN tidak dapat lagi menahan hati-Nya melihat kesukaran mereka.
17  Kemudian bani Amon dikerahkan dan berkemah di Gilead, sedang orang Israel berkumpul dan berkemah di Mizpa.
18  Maka para pemimpin bangsa di Gilead berkata seorang kepada yang lain: "Siapakah orang yang berani memulai peperangan melawan bani Amon itu? Dialah yang harus menjadi kepala atas seluruh penduduk Gilead."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 27 April -- MAZMUR 16 - GEMERLAP TETAPI HAMPA

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 27 April 2026
Bacaan : MAZMUR 16
Setahun: 2 Raja-raja 18-19
Nats: Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa. (Mazmur 16:11)

Renungan:

GEMERLAP TETAPI HAMPA

Kini, begitu banyak orang berlomba mencari kebahagiaan lewat gemerlap dunia. Mal-mal selalu ramai, konser musik dipadati penonton, dan media sosial dipenuhi foto-foto liburan mewah atau pencapaian gemilang. Dari luar, semua tampak indah, seolah hidup penuh warna cerah. Namun, di balik itu semua, banyak yang merasakan kehampaan, kesepian, dan kelelahan batin. Gemerlap yang terlihat acapkali tak diikuti dengan damai dan sukacita di hati.

Mazmur 16 menggambarkan pengalaman Daud yang berbeda dari arus pencarian dunia kini. Ia menyatakan bahwa Tuhanlah yang menjadi bagian dan warisan hidupnya. Bagi Daud, hidup bukan soal harta, kuasa, atau popularitas. Melainkan, hidup itu tentang berada dalam hadirat Allah. Ayat 11 menegaskan bahwa jalan kehidupan hanya ditemukan ketika kita dekat dengan-Nya. Sebab, hanya di dalam Allah ada sukacita sejati.

Sukacita tersebut bukanlah perasaan sesaat yang muncul karena tersedia kondisi ideal. Melainkan, itu sebuah anugerah yang mengalir dari relasi pribadi dengan Tuhan. Gemerlap dunia bisa menipu: memberi kesenangan sesaat, lalu hilang. Namun, sukacita dari Tuhan memelihara hati, meski di tengah kesulitan dan penderitaan.

Masalahnya, apakah kita mencari kepuasan pada gemerlap dunia ataukah hadirat Tuhan? Apakah kita lebih sibuk mengejar hal-hal fana ataukah membangun keintiman dengan Allah? Pemazmur mengajak kita untuk menata fokus hidup ini. Jangan sampai kita terjebak memburu kesenangan sesaat, tetapi kehilangan sukacita kekal. Mari kita belajar untuk menghidupi hadirat Tuhan lebih daripada mengejar gemerlap dunia. --SAP/www.renunganharian.net
   
KEHIDUPAN YANG MEGAH DAN MENCOLOK AKAN HAMPA, HIDUP SEDERHANA AKAN PENUH MAKNA JIKA TUHAN DI DALAMNYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+16

MAZMUR 16

 1  Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.
 2  Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"
 3  Orang-orang kudus yang ada di tanah ini, merekalah orang mulia yang selalu menjadi kesukaanku.
 4  Bertambah besar kesedihan orang-orang yang mengikuti allah lain; aku tidak akan ikut mempersembahkan korban curahan mereka yang dari darah, juga tidak akan menyebut-nyebut nama mereka di bibirku.
 5  Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
 6  Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai; ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku.
 7  Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.
 8  Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
 9  Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram;
10  sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
11  Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+18-19
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+18-19

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 27 April -- Hakim-hakim 10:1-5 - Hiduplah bagi Tuhan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 27 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 10:1-5

Judul: Hiduplah bagi Tuhan

Setelah Abimelekh mati, bangsa Israel mengalami kekosongan kepemimpinan. Memang tidaklah mudah menemukan seorang pemimpin yang dapat memperbaiki penyelewengan yang dilakukan pemimpin yang lama.

Akan tetapi, Allah membangkitkan seorang hakim yang bernama Tola untuk dapat meredam dan menyembuhkan luka orang Israel. Selama 23 tahun ia memerintah atas orang Israel (1-2). Kemudian, Allah membangkitkan lagi seorang hakim yang bernama Yair serta memberkatinya dengan banyak anak laki-laki, keledai, dan kota. Selama 22 tahun ia memerintah atas orang Israel (3-5).

Dalam masa pemerintahan kedua orang ini, bangsa Israel menikmati masa damai dan bahkan tidak mengalami ancaman dari pihak luar. Ini berarti kedua hakim ini sangatlah mampu menjalankan tugas mereka. Walaupun tidak ada banyak informasi tentang mereka, jelas bahwa apa pun yang mereka lakukan bagi bangsa Israel sangatlah berkenan di hadapan TUHAN.

Dari bacaan ini kita belajar beberapa hal. Pertama, adanya kesetiaan dan kerendahan hati dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab berdampak besar bagi orang-orang yang ada di sekitar kita.

Kedua, berilah teladan yang baik sebagai warisan yang tak lekang oleh waktu kepada generasi berikutnya. Teladan tidak hanya berwujud materi atau prestasi, tetapi juga berwujud iman dan ketaatan kepada Tuhan.

Ketiga, dalam pelayanan kita, baiklah kita memiliki kesederhanaan hidup. Hendaklah kita tidak mencari nama atau pujian dari dunia, tetapi ingatlah bahwa pelayanan yang kita lakukan semata-mata demi kehormatan dan kemuliaan nama Tuhan.

Marilah kita gunakan waktu yang ada untuk hidup bagi Tuhan. Biarlah ketaatan, ketekunan, dan kesetiaan kita dalam menjalankan pekerjaan rohani dapat menjadi inpirasi bagi orang lain. Sama seperti Tola dan Yair, walaupun kisah hidup mereka diceritakan secara singkat di dalam Alkitab, biarlah kisah hidup kita diingat sebagai teladan yang baik dan membangkitkan semangat untuk hidup benar dalam Tuhan. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+10:1-5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+10:1-5

Hakim-hakim 10:1-5

 1  Sesudah Abimelekh, bangkitlah Tola bin Pua bin Dodo, seorang Isakhar, untuk menyelamatkan orang Israel. Ia diam di Samir, di pegunungan Efraim
 2  dan ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh tiga tahun lamanya; kemudian matilah ia, lalu dikuburkan di Samir.
 3  Sesudah dia, bangkitlah Yair, orang Gilead, yang memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh dua tahun lamanya.
 4  Ia mempunyai tiga puluh anak laki-laki, yang mengendarai tiga puluh ekor keledai jantan, dan mereka mempunyai tiga puluh kota, yang sampai sekarang disebutkan orang Hawot-Yair, di tanah Gilead.
 5  Lalu matilah Yair dan dikuburkan di Kamon.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]