(e-RH) 20 Juni -- GALATIA 6:1-10 - SALING MENANGGUNG BEBAN

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 20 Juni 2026
Bacaan : GALATIA 6:1-10
Setahun: Mazmur 36-39
Nats: Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. (Galatia 6:2)

Renungan:

SALING MENANGGUNG BEBAN

Dalam suatu rapat, panitia dikejutkan dengan kekurangan dana hingga sepuluh juta rupiah, padahal acara tinggal dua minggu lagi. "Dari mana kita bisa mendapat uang dalam sekejap?" ucap ketua panitia. Dalam kondisi tersebut, gembala gereja lantas mengingatkan tentang semangat saling menolong. "Jika masih ada kekurangan dana, mari kita upayakan dan doakan bersama. Kita tanggung beban ini bersama-sama, sambil meyakini bahwa Tuhan pasti menolong, " ucap sang gembala yang menyejukkan hati.

Beban atau permasalahan hidup bisa melanda siapa saja, mulai dari kehidupan pribadi, keluarga, atau urusan gereja. Dalam kondisi seperti ini, nasihat yang diberikan oleh Paulus kepada jemaat Galatia terasa masih relevan: bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Ada semangat "saling menolong" yang perlu dikobarkan, supaya beban yang ada jangan sampai dipikul sendiri. Paulus juga menyebut tentang "memenuhi hukum Kristus", yang membuat kita teringat ajaran Yesus, "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" (Mat. 22:39).

Ya, tindakan meringankan beban adalah wujud kasih yang sejati, yang bisa berwujud apa pun, mulai berbagi uang, telinga yang mendengarkan, tepukan di bahu, pelukan hangat bagi hati yang terluka, kehadiran dalam suasana duka, atau mendoakan pergumulan orang lain. Oleh karena tindakan ini merupakan pemenuhan terhadap hukum Kristus, kita meyakini bahwa pertolongan Allah akan dinyatakan karena kita sedang melakukan firman-Nya dengan menyatakan kasih kepada sesama lewat tindakan nyata. --GHJ/www.renunganharian.net
   
BEBAN SEBERAT APA PUN AKAN TERASA RINGAN KETIKA DIPIKUL BERSAMA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?GALATIA+6:1-10

GALATIA 6:1-10

 1  Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.
 2  Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
 3  Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.
 4  Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.
 5  Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.
 6  Dan baiklah dia, yang menerima pengajaran dalam Firman, membagi segala sesuatu yang ada padanya dengan orang yang memberikan pengajaran itu.
 7  Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.
 8  Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.
 9  Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
10  Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+36-39
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+36-39

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 20 Juni -- Baca Gali Alkitab

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab 12

1 Korintus 16:19-24

Salam persaudaraan mengalir dari Asia, dari rumah Akwila dan Priskila, sebuah persekutuan kecil yang penuh kasih. Saudara-saudara seiman di sana menyampaikan salam persaudaraan kepada jemaat di Korintus. Ini memperlihatkan bahwa jemaat-jemaat tidak berdiri sendiri-sendiri, namun memiliki keterhubungan satu dengan yang lain.

Dengan Paulus menuliskan sendiri salam mereka itu dengan tangannya, terlihat kedekatannya secara pribadi dengan jemaat yang memberi salam maupun yang akan menerimanya.

Paulus juga memberikan peringatan keras terhadap siapa saja yang tidak mengasihi Tuhan, dan memberikan pengharapan akan kedatangan Tuhan (Maranata!), serta mengakhiri salamnya dengan kata-kata penutup penuh kasih.

Apa saja yang Anda baca?
1. Dari siapa sajakah salam yang disampaikan? (19)
2. Bagaimana seharusnya cara memberikan salam? (20)
3. Siapakah yang menulis salam itu dan bagaimana caranya? (21)
4. Apa seruan terakhir Paulus mengenai kasih kepada Tuhan Yesus Kristus? (22)
5. Apa doa berkat yang Paulus ucapkan bagi jemaat Korintus di penutup suratnya? (23-24)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Apa yang bisa Anda simpulkan tentang hubungan di antara jemaat-jemaat Tuhan pada masa itu?
2. Sebagai jemaat Tuhan pada masa kini, bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap satu sama lain?

Apa respons Anda?
1. Demi menjaga hubungan baik yang tulus dengan rekan-rekan di gereja Anda, apa yang akan Anda lakukan?
2. Bagaimana Anda akan melakukan sebuah tindakan yang memperlihatkan kasih Anda kepada Tuhan?

Pokok Doa:
Memohon pertolongan Tuhan untuk setiap langkah kita dalam membina hubungan baik dengan sesama anggota gereja.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+1
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+1

1 Korintus 16:19-24

19  Salam kepadamu dari Jemaat-jemaat di Asia Kecil. Akwila, Priskila dan Jemaat di rumah mereka menyampaikan berlimpah-limpah salam kepadamu.
20  Salam kepadamu dari saudara-saudara semuanya. Sampaikanlah salam seorang kepada yang lain dengan cium kudus.
21  Dengan tanganku sendiri aku menulis ini: Salam dari Paulus.
22  Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata!
23  Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu.
24  Kasihku menyertai kamu sekalian dalam Kristus Yesus.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-SH) 20 Juni -- 1 Samuel 1 - Berdoa Saat Direndahkan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 20 Juni 2026
Ayat SH: 1 Samuel 1

Judul: Berdoa Saat Direndahkan

Dalam budaya kolektif, terutama pada zaman kuno, seorang istri yang tidak punya anak sering dipandang rendah. Ketika hal itu terjadi, apa yang sepatutnya sang istri lakukan?

Elkana punya dua orang istri, Hana dan Penina. Setiap tahun ia bersama kedua istri dan anak-anaknya pergi ke Silo untuk menyembah TUHAN. Ia mengasihi Hana, tetapi Hana tidak punya anak. Keadaan ini digunakan Penina untuk menyakiti hati Hana, sehingga Hana menangis. Elkana berusaha menghibur Hana, tetapi Hana masih sedih (1-8).

Di Rumah TUHAN, Hana berdoa sambil menangis supaya TUHAN memberinya anak laki-laki, yang akan ia persembahkan kepada-Nya. Pada saat itulah ia bertemu dengan Imam Eli. Begitu Eli tahu tentang keadaan Hana, ia meneguhkan hati Hana melalui doa berkat (9-18).

TUHAN mendengarkan doa Hana dan membuka kandungannya sehingga ia melahirkan anak laki-laki. Namanya Samuel, artinya "Aku telah meminta dari TUHAN". Sesuai janjinya, Hana menyerahkan anaknya kepada TUHAN di Silo (19-28).

Kisah ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa perkataan yang merendahkan seseorang karena keadaan dirinya dapat menjadi perkataan yang begitu menyakitkan. Bagi orang Israel, kemandulan merupakan aib sehingga tak jarang istri yang mandul direndahkan oleh masyarakat. Bagi kita, mungkin kemandulan bukan lagi aib. Namun, ketidakberdayaan bisa juga dalam bentuk lain, seperti kekurangan ekonomi keluarga, kelainan genetik, dan sebagainya. Karena berbagai keadaan yang kita hadapi, orang lain dapat merendahkan dan menyakiti hati kita.

Dalam keadaan seperti itu, apa yang harus kita lakukan? Ketika kita direndahkan oleh orang-orang di sekitar kita, apalagi oleh orang-orang terdekat kita, wajar bila kita menangis karena Hana pun menangis. Namun, bukan hanya itu yang Hana lakukan.

Belajarlah dari Hana yang datang dan berdoa kepada Tuhan. Berdoalah dengan hati yang terbuka dan tulus. Serahkanlah segala tangisan dan beban Anda kepada-Nya supaya Anda juga mendapat kelegaan (Mat 11:28). [DLT]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+1
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+1

1 Samuel 1

 1  Ada seorang laki-laki dari Ramataim-Zofim, dari pegunungan Efraim, namanya Elkana bin Yeroham bin Elihu bin Tohu bin Zuf, seorang Efraim.
 2  Orang ini mempunyai dua isteri: yang seorang bernama Hana dan yang lain bernama Penina; Penina mempunyai anak, tetapi Hana tidak.
 3  Orang itu dari tahun ke tahun pergi meninggalkan kotanya untuk sujud menyembah dan mempersembahkan korban kepada TUHAN semesta alam di Silo. Di sana yang menjadi imam TUHAN ialah kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas.
 4  Pada hari Elkana mempersembahkan korban, diberikannyalah kepada Penina, isterinya, dan kepada semua anaknya yang laki-laki dan perempuan masing-masing sebagian.
 5  Meskipun ia mengasihi Hana, ia memberikan kepada Hana hanya satu bagian, sebab TUHAN telah menutup kandungannya.
 6  Tetapi madunya selalu menyakiti hatinya supaya ia gusar, karena TUHAN telah menutup kandungannya.
 7  Demikianlah terjadi dari tahun ke tahun; setiap kali Hana pergi ke rumah TUHAN, Penina menyakiti hati Hana, sehingga ia menangis dan tidak mau makan.
 8  Lalu Elkana, suaminya, berkata kepadanya: "Hana, mengapa engkau menangis dan mengapa engkau tidak mau makan? Mengapa hatimu sedih? Bukankah aku lebih berharga bagimu dari pada sepuluh anak laki-laki?"
 9  Pada suatu kali, setelah mereka habis makan dan minum di Silo, berdirilah Hana, sedang imam Eli duduk di kursi dekat tiang pintu bait suci TUHAN,
10  dan dengan hati pedih ia berdoa kepada TUHAN sambil menangis tersedu-sedu.
11  Kemudian bernazarlah ia, katanya: "TUHAN semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-Mu ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada TUHAN untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya."
12  Ketika perempuan itu terus-menerus berdoa di hadapan TUHAN, maka Eli mengamat-amati mulut perempuan itu;
13  dan karena Hana berkata-kata dalam hatinya dan hanya bibirnya saja bergerak-gerak, tetapi suaranya tidak kedengaran, maka Eli menyangka perempuan itu mabuk.
14  Lalu kata Eli kepadanya: "Berapa lama lagi engkau berlaku sebagai orang mabuk? Lepaskanlah dirimu dari pada mabukmu."
15  Tetapi Hana menjawab: "Bukan, tuanku, aku seorang perempuan yang sangat bersusah hati; anggur ataupun minuman yang memabukkan tidak kuminum, melainkan aku mencurahkan isi hatiku di hadapan TUHAN.
16  Janganlah anggap hambamu ini seorang perempuan dursila; sebab karena besarnya cemas dan sakit hati aku berbicara demikian lama."
17  Jawab Eli: "Pergilah dengan selamat, dan Allah Israel akan memberikan kepadamu apa yang engkau minta dari pada-Nya."
18  Sesudah itu berkatalah perempuan itu: "Biarlah hambamu ini mendapat belas kasihan dari padamu." Lalu keluarlah perempuan itu, ia mau makan dan mukanya tidak muram lagi.
19  Keesokan harinya bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu sujud menyembah di hadapan TUHAN; kemudian pulanglah mereka ke rumahnya di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, isterinya, TUHAN ingat kepadanya.
20  Maka setahun kemudian mengandunglah Hana dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ia menamai anak itu Samuel, sebab katanya: "Aku telah memintanya dari pada TUHAN."
21  Elkana, laki-laki itu, pergi dengan seisi rumahnya mempersembahkan korban sembelihan tahunan dan korban nazarnya kepada TUHAN.
22  Tetapi Hana tidak ikut pergi, sebab katanya kepada suaminya: "Nanti apabila anak itu cerai susu, aku akan mengantarkan dia, maka ia akan menghadap ke hadirat TUHAN dan tinggal di sana seumur hidupnya."
23  Kemudian Elkana, suaminya itu, berkata kepadanya: "Perbuatlah apa yang kaupandang baik; tinggallah sampai engkau menyapih dia; hanya, TUHAN kiranya menepati janji-Nya." Jadi tinggallah perempuan itu dan menyusui anaknya sampai disapihnya.
24  Setelah perempuan itu menyapih anaknya, dibawanyalah dia, dengan seekor lembu jantan yang berumur tiga tahun, satu efa tepung dan sebuyung anggur, lalu diantarkannya ke dalam rumah TUHAN di Silo. Waktu itu masih kecil betul kanak-kanak itu.
25  Setelah mereka menyembelih lembu, mereka mengantarkan kanak-kanak itu kepada Eli;
26  lalu kata perempuan itu: "Mohon bicara tuanku, demi tuanku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini dekat tuanku untuk berdoa kepada TUHAN.
27  Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya.
28  Maka akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN." Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 19 Juni -- 1 KORINTUS 9 - MENANGGALKAN HAK

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 19 Juni 2026
Bacaan : 1 KORINTUS 9
Setahun: Mazmur 32-35
Nats: Namun, aku tidak pernah menggunakan satu pun dari hak-hak itu. (1 Korintus 9:15a)

Renungan:

MENANGGALKAN HAK

Beberapa demonstrasi melibatkan jumlah massa yang besar. Mereka menuntut tingkat upah lebih tinggi daripada yang telah ditetapkan. Namun, tuntutan itu kadang-kadang tidak masuk akal. Sebagai manusia, sikap demikian wajar. Hak dituntut dan diperjuangkan mati-matian. Namun, sering tidak diimbangi dengan kompetensi dan pemenuhan tanggung jawab yang sesuai. Rupanya tuntutan hak tidak terjadi hanya di dunia kerja, melainkan juga terjadi di rumah Tuhan.

Berbeda dengan Rasul Paulus. Ia mengungkapkan bahwa secara sengaja dia tidak menggunakan satu pun haknya sebagai rasul. Dia tidak menggandeng seorang istri ke mana-mana sebagaimana yang dilakukan rasul lain. Juga tidak meminta nafkah hidup atau upahnya dari jemaat Korintus. Dia senang dapat memberitakan Injil dengan biayanya sendiri. Meskipun demikian, Paulus merasa bahwa pemberitaan Injil bukanlah sebuah kebanggaan baginya, melainkan keharusan. Paulus bahkan merasa bahwa kalau dia tidak memberitakan Injil, dia sungguh tidak layak bagi kerajaan Allah. Motivasi Rasul Paulus menanggalkan haknya semata-mata adalah agar Injil dapat diberitakan secara penuh tanpa terbebani oleh apa pun.

Sebagai orang percaya, kita perlu belajar meneladani Rasul Paulus. Tidak selalu kita perlu menuntut hak kita dipenuhi. Kita juga harus belajar bagaimana melepaskan hak, terutama jika hal itu menyangkut kesaksian hidup kita. Hak untuk membela diri, untuk menuding seseorang yang melakukan kesalahan, bahkan hak untuk marah, adakalanya perlu kita tanggalkan. --HEM/www.renunganharian.net
   
ADAKALANYA KITA PERLU MENANGGALKAN HAK KITA AGAR KESAKSIAN HIDUP KITA TETAP TERJAGA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+KORINTUS+9

1 KORINTUS 9

 1  Bukankah aku rasul? Bukankah aku orang bebas? Bukankah aku telah melihat Yesus, Tuhan kita? Bukankah kamu adalah buah pekerjaanku dalam Tuhan?
 2  Sekalipun bagi orang lain aku bukanlah rasul, tetapi bagi kamu aku adalah rasul. Sebab hidupmu dalam Tuhan adalah meterai dari kerasulanku.
 3  Inilah pembelaanku terhadap mereka yang mengeritik aku.
 4  Tidakkah kami mempunyai hak untuk makan dan minum?
 5  Tidakkah kami mempunyai hak untuk membawa seorang isteri Kristen, dalam perjalanan kami, seperti yang dilakukan rasul-rasul lain dan saudara-saudara Tuhan dan Kefas?
 6  Atau hanya aku dan Barnabas sajakah yang tidak mempunyai hak untuk dibebaskan dari pekerjaan tangan?
 7  Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur dan tidak memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba dan yang tidak minum susu domba itu?
 8  Apa yang kukatakan ini bukanlah hanya pikiran manusia saja. Bukankah hukum Taurat juga berkata-kata demikian?
 9  Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!" Lembukah yang Allah perhatikan?
10  Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus membajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.
11  Jadi, jika kami telah menaburkan benih rohani bagi kamu, berlebih-lebihankah, kalau kami menuai hasil duniawi dari pada kamu?
12  Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari pada kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami mengadakan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus.
13  Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu?
14  Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.
15  Tetapi aku tidak pernah mempergunakan satupun dari hak-hak itu. Aku tidak menulis semuanya ini, supaya akupun diperlakukan juga demikian. Sebab aku lebih suka mati dari pada...! Sungguh, kemegahanku tidak dapat ditiadakan siapapun juga!
16  Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.
17  Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.
18  Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.
19  Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.
20  Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat.
21  Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.
22  Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.
23  Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya.
24  Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!
25  Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.
26  Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.
27  Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+32-35
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+32-35

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 19 Juni -- Rut 4 - Ditebus dan Dipanggil

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 19 Juni 2026
Ayat SH: Rut 4

Judul: Ditebus dan Dipanggil

Setiap upacara pernikahan membutuhkan saksi. Tanpanya pernikahan tidaklah sah secara hukum maupun agama. Bacaan hari ini menunjukkan bagaimana pernikahan antara Boas dan Rut diadakan.

Menikahi janda dari saudara kandung merupakan bagian dari kewajiban pernikahan ipar dalam hukum Taurat (Ul. 25:5-10). Menurut hukum ini, ketika penebus itu menolak (6), seharusnya Rut datang kepadanya, menanggalkan kasut orang itu, lalu meludahinya.

Namun, agar tidak ada yang dipermalukan dalam penebusan tersebut, cukuplah penebus itu memberikan sebelah kasutnya kepada Boas (7-8). Ini semua dilakukan di depan para saksi sehingga penebusan itu menghasilkan pernikahan yang sah antara Boas dan Rut serta doa berkat bagi mereka (9-12).

Pernikahan ini pun sah di mata TUHAN sehingga Naomi turut mendapat berkat. Ia yang sebelumnya telah putus asa dikaruniai seorang penebus dan seorang anak laki-laki pada masa tuanya (13-17). Begitulah rancangan TUHAN yang indah untuk menghadirkan garis keturunan Daud (18-22).

Karakter Boas, menurut bapa gereja Krisostomus, dapat dikaitkan dengan Kristus. Karena kasihnya, Boas mau menebus Rut yang miskin dan dianggap kafir. Demikian juga, Kristus menebus gereja, yakni kita yang dahulu hina dan asing, untuk menjadi mempelai-Nya. Sebagaimana Boas menjadi penebus bagi Naomi dan Rut, Kristus menjadi penebus yang jauh lebih besar bagi kita sebab Ia rela menanggung malu untuk menebus kita dari dosa.

Selain itu, seperti Boas memanggil sepuluh tua-tua untuk menjadi saksi, Kristus memanggil kita untuk menjadi saksi atas karya penebusan-Nya. Ketika banyak orang tidak mau menjadi saksi karena alasan mereka masing-masing, sudahkah kita menjalankan peran kita sebagai saksi Kristus?

Syukur kepada Allah yang merancang penebusan agung dan membawa kita ke dalamnya. Anda dan saya adalah mempelai yang telah ditebus oleh-Nya. Syukur kepada Allah yang juga memanggil kita sebagai saksi-Nya. Jadilah mempelai dan saksi Kristus yang setia. [PHM]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Rut+4
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Rut+4

Rut 4

 1  Boas telah pergi ke pintu gerbang dan duduk di sana. Kebetulan lewatlah penebus yang disebutkan Boas itu. Lalu berkatalah Boas: "Hai saudara, datanglah dahulu ke mari, duduklah di sini." Maka datanglah ia, lalu duduk.
 2  Kemudian dipilihnyalah sepuluh orang dari para tua-tua kota itu, dan berkata: "Duduklah kamu di sini." Maka duduklah mereka.
 3  Lalu berkatalah ia kepada penebus itu: "Tanah milik kepunyaan saudara kita Elimelekh hendak dijual oleh Naomi, yang telah pulang dari daerah Moab.
 4  Jadi pikirku: baik juga hal itu kusampaikan kepadamu sebagai berikut: Belilah tanah itu di depan orang-orang yang duduk di sini dan di depan para tua-tua bangsa kita. Jika engkau mau menebusnya, tebuslah; tetapi jika engkau tidak mau menebusnya, beritahukanlah kepadaku, supaya aku tahu, sebab tidak ada orang yang dapat menebusnya kecuali engkau, dan sesudah engkau: aku." Lalu berkatalah ia: "Aku akan menebusnya."
 5  Tetapi kata Boas: "Pada waktu engkau membeli tanah itu dari tangan Naomi, engkau memperoleh Rut juga, perempuan Moab, isteri orang yang telah mati itu, untuk menegakkan nama orang itu di atas milik pusakanya."
 6  Lalu berkatalah penebus itu: "Jika demikian, aku ini tidak dapat menebusnya, sebab aku akan merusakkan milik pusakaku sendiri. Aku mengharap engkau menebus apa yang seharusnya aku tebus, sebab aku tidak dapat menebusnya."
 7  Beginilah kebiasaan dahulu di Israel dalam hal menebus dan menukar: setiap kali orang hendak menguatkan sesuatu perkara, maka yang seorang menanggalkan kasutnya sebelah dan memberikannya kepada yang lain. Demikianlah caranya orang mensahkan perkara di Israel.
 8  Lalu penebus itu berkata kepada Boas: "Engkau saja yang membelinya." Dan ditanggalkannyalah kasutnya.
 9  Kemudian berkatalah Boas kepada para tua-tua dan kepada semua orang di situ: "Kamulah pada hari ini menjadi saksi, bahwa segala milik Elimelekh dan segala milik Kilyon dan Mahlon, aku beli dari tangan Naomi;
10  juga Rut, perempuan Moab itu, isteri Mahlon, aku peroleh menjadi isteriku untuk menegakkan nama orang yang telah mati itu di atas milik pusakanya. Demikianlah nama orang itu tidak akan lenyap dari antara saudara-saudaranya dan dari antara warga kota. Kamulah pada hari ini menjadi saksi."
11  Dan seluruh orang banyak yang hadir di pintu gerbang, dan para tua-tua berkata: "Kamilah menjadi saksi. TUHAN kiranya membuat perempuan yang akan masuk ke rumahmu itu sama seperti Rahel dan Lea, yang keduanya telah membangunkan umat Israel. Biarlah engkau menjadi makmur di Efrata dan biarlah namamu termasyhur di Betlehem,
12  keturunanmu kiranya menjadi seperti keturunan Peres yang dilahirkan Tamar bagi Yehuda oleh karena anak-anak yang akan diberikan TUHAN kepadamu dari perempuan muda ini!"
13  Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki.
14  Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: "Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel.
15  Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki."
16  Dan Naomi mengambil anak itu serta meletakkannya pada pangkuannya dan dialah yang mengasuhnya.
17  Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: "Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki"; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.
18  Inilah keturunan Peres: Peres memperanakkan Hezron,
19  Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab,
20  Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,
21  Salmon memperanakkan Boas, Boas memperanakkan Obed,
22  Obed memperanakkan Isai dan Isai memperanakkan Daud.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 18 Juni -- 2 PETRUS 1:3-10 - KECUKUPAN ANUGERAH ALLAH

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 18 Juni 2026
Bacaan : 2 PETRUS 1:3-10
Setahun: Mazmur 26-31
Nats: Kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia yang telah memanggil kita untuk kemuliaan dan kebaikan-Nya. (2 Petrus 1:3)

Renungan:

KECUKUPAN ANUGERAH ALLAH

Bayangkan, seorang musafir hendak menempuh perjalanan jauh dan berat. Tentunya, ia tidak hanya membutuhkan peta, tetapi juga bekal, perlindungan, dan kekuatan fisik. Tanpa ini semua, perjalanan akan terasa mustahil. Gambaran ini menolong kita memahami kehidupan orang percaya yang sedang berjalan menuju kedewasaan iman di tengah beragam tantangan.

Rasul Petrus menulis suratnya kepada jemaat yang hidup di tengah tekanan dan godaan. Dalam ayat 3, ia menegaskan bahwa kuasa ilahi Allah telah menganugerahkan kepada kita "segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh". Artinya, Allah tidak mengutus umat-Nya berjalan tanpa bekal. Yang kita perlukan untuk bisa hidup berkenan kepada-Nya, sudah disediakan-Nya.

Ini menegaskan bahwa pertumbuhan iman bukan soal mencari hal-hal baru di luar Tuhan. Melainkan, kesediaan untuk menghidupi apa yang telah dianugerahkan-Nya. Lantas, Petrus mengajak jemaat untuk menambahkan kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, dan kasih. Semua ini bukan beban, melainkan respons syukur atas anugerah yang telah lebih dahulu dianugerahkan-Nya.

Harus diakui, kita sering merasa: kurang mampu, kurang bijak, atau kurang kuat menghadapi persoalan. Maka, kita diingatkan bahwa di dalam Tuhan, kekurangan itu bukan alasan untuk menyerah. Sebab, Ia telah menyediakan sumber daya rohani yang cukup untuk menghadapi setiap musim dalam kehidupan kita.

Mari, kita berhenti meragukan kecukupan anugerah Allah. Percayai dan hidupilah apa yang telah Ia anugerahkan. Niscaya, hidup kita akan bertumbuh dan berdampak bagi sesama sehingga Tuhan dimuliakan. --SAP/www.renunganharian.net
   
HIDUP ITU ANUGERAH, RANGKAIAN KESEMPATAN UNTUK MENEMUKAN KEBAIKAN DALAM DIRI DAN SESAMA, ASAL KITA BERSEDIA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+PETRUS+1:3-10

2 PETRUS 1:3-10

 3  Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.
 4  Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.
 5  Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,
 6  dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
 7  dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.
 8  Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
 9  Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.
10  Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+26-31
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+26-31

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 18 Juni -- Rut 3 - Menikmati Asmara yang Suci

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 18 Juni 2026
Ayat SH: Rut 3

Judul: Menikmati Asmara yang Suci

Pepatah "Cinta ada karena terbiasa" mungkin terdengar benar, tetapi sebenarnya kurang lengkap. Agar cinta mekar, keterbiasaan harus diakhiri dengan kebulatan hati.

Selama musim menuai jelai, Rut berada di ladang Boas (Rut 2:23). Dapat dikatakan selama berminggu-minggu ia sudah terbiasa bekerja dan makan bersama Boas. Sekarang ladang telah selesai dituai dan Rut tidak perlu lagi datang ke sana.

Bayangkan betapa kagetnya Boas ketika ia mendapati Rut berbaring di sebelah kakinya pada tengah malam (8). Rut tampil memesona dalam balutan pakaian yang indah. Dengan rendah hati, ia mengungkapkan isi hatinya (9). Boas membalas kasih Rut dengan menyatakan kebulatan hatinya untuk menjadi pelindung dan penebus Rut (10-11).

Seluruh adegan romantis itu terasa makin indah karena adat dan tata krama tetap terjaga. Naomi, menurut Theodoret dari Sir, meyakini kesalehan Boas. Ia tahu bahwa Boas dapat menahan diri meski Rut berbaring di sebelahnya. Baik Boas maupun Rut tidak melanggar kesucian hubungan.

Firman ini relevan dengan kita yang hidup dalam zaman pergaulan bebas. Adegan romantis sering kali disamakan dengan perilaku seksual yang hilang kendali. Mereka tidak tahu lagi batasan tabu dan kehilangan arah dalam memadu kasih. Banyak orang, dari anak muda sampai orang dewasa, tidak tahu lagi bagaimana cara menikmati asmara yang suci.

Jadilah seperti Rut yang lebih mengutamakan perlindungan daripada daya tarik orang muda, dan jadilah seperti Boas yang menjaga kesucian kasih Rut dan adat penebusan orang Israel.

Jadilah penjaga kesucian pasanganmu! Bila dia tampak makin menawan, jadikanlah itu motivasi untuk menjaga kesuciannya. Peganglah peringatan dari firman Tuhan: "Jangan kamu membangkitkan dan menyalakan cinta sebelum diingininya" (Kid. 2:7).

Jadilah orang yang kesalehannya dapat diandalkan. Bangunlah asmara bukan untuk memuaskan hawa nafsu seperti kebiasaan dunia, tetapi untuk hidup dalam kekudusan dan kehormatan seperti kehendak Allah (1Tes. 4:3-7). [PHM]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Rut+3
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Rut+3

Rut 3

 1  Lalu Naomi, mertuanya itu, berkata kepadanya: "Anakku, apakah tidak ada baiknya jika aku mencari tempat perlindungan bagimu supaya engkau berbahagia?
 2  Maka sekarang, bukankah Boas, yang pengerja-pengerjanya perempuan telah kautemani itu, adalah sanak kita? Dia pada malam ini menampi jelai di tempat pengirikan;
 3  maka mandilah dan beruraplah, pakailah pakaian bagusmu dan pergilah ke tempat pengirikan itu. Tetapi janganlah engkau ketahuan kepada orang itu, sebelum ia selesai makan dan minum.
 4  Jika ia membaringkan diri tidur, haruslah engkau perhatikan baik-baik tempat ia berbaring; kemudian datanglah dekat, singkapkanlah selimut dari kakinya dan berbaringlah di sana. Maka ia akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kaulakukan."
 5  Lalu kata Rut kepadanya: "Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan."
 6  Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan mertuanya kepadanya.
 7  Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.
 8  Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.
 9  Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami."
10  Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
11  Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.
12  Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
13  Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai pagi."
14  Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan."
15  Lagi katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah itu." Lalu ditadahkannya selendang itu. Kemudian ditakarnyalah enam takar jelai ke dalam selendang itu. Sesudah itu pergilah Boas ke kota.
16  Setelah perempuan itu sampai kepada mertuanya, berkatalah mertuanya itu: "Bagaimana, anakku?" Lalu diceritakannyalah semua yang dilakukan orang itu kepadanya
17  serta berkata: "Yang enam takar jelai ini diberikannya kepadaku, sebab katanya: Engkau tidak boleh pulang kepada mertuamu dengan tangan hampa."
18  Lalu kata mertuanya itu: "Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 17 Juni -- FILIPI 4:10-20 - MISKIN TAPI MALAS

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 17 Juni 2026
Bacaan : FILIPI 4:10-20
Setahun: Mazmur 21-25
Nats: Segala hal dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. (Filipi 4:13)

Renungan:

MISKIN TAPI MALAS

Seorang teman memiliki kebiasaan membantu orang yang dipandang memerlukan. Ada pula yang diberinya santunan secara rutin. Malangnya, seorang yang sering menerima bantuannya itu justru menjadi malas bekerja. Ia bergantung pada pemberian teman saya. Bahkan berani meminta dengan menyebut nominalnya. Teman saya menolak sebab sedang membutuhkan banyak biaya untuk menjalani perawatan kanker. Di luar dugaan, orang itu marah besar.

Paulus sering mengalami kekurangan. Hal itu terjadi karena risiko pekerjaan pelayanan Injil. Ia pernah dipenjara, ditolak, dan diasingkan. Namun demikian, Paulus tidak pernah menjadikan kemiskinannya sebagai alasan bermalas-malasan, pun menuntut bantuan dari umat yang dilayaninya. Sebaliknya, dalam keadaan sulit Paulus tetap bekerja dengan membuat tenda (lih. Kis. 18:3).

Kunci ketegaran Paulus-yang nyata melalui semangatnya tetap berkarya dalam kemiskinan-adalah sikap hati yang dewasa secara rohani. Paulus bersaksi bahwa segala hal dapat ditanggungnya selama ia senatiasa bersandar kepada Tuhan. Karena itu, Paulus tidak menuntut belas kasihan manusia. Paulus tetap bersyukur, tetap berjuang dan tetap bekerja, serta belajar mencukupkan diri.

Kita pun mesti kuat dan bertanggung jawab di tengah kemiskinan, bukan malah bermalas-malasan atau mengandalkan bantuan. Jadikan kemiskinan sebagai kesempatan belajar bergantung kepada Tuhan dengan sikap yang aktif! Dengan demikian Tuhan akan memberi kekuatan untuk bertahan, bekerja, bahkan untuk tetap melayani Tuhan. --EBL/www.renunganharian.net
   
HIDUP MISKIN BUKAN SEBUAH DOSA. NAMUN, KEMALASAN ADALAH PENYAKIT YANG BERPOTENSI MEMBUNUH KARAKTER KITA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?FILIPI+4:10-20

FILIPI 4:10-20

10  Aku sangat bersukacita dalam Tuhan, bahwa akhirnya pikiranmu dan perasaanmu bertumbuh kembali untuk aku. Memang selalu ada perhatianmu, tetapi tidak ada kesempatan bagimu.
11  Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.
12  Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.
13  Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
14  Namun baik juga perbuatanmu, bahwa kamu telah mengambil bagian dalam kesusahanku.
15  Kamu sendiri tahu juga, hai orang-orang Filipi; pada waktu aku baru mulai mengabarkan Injil, ketika aku berangkat dari Makedonia, tidak ada satu jemaatpun yang mengadakan perhitungan hutang dan piutang dengan aku selain dari pada kamu.
16  Karena di Tesalonikapun kamu telah satu dua kali mengirimkan bantuan kepadaku.
17  Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu.
18  Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.
19  Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.
20  Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+21-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+21-25

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]