(e-RH) 28 April -- IBRANI 11 - PENGALAMAN IMAN YANG BERBEDA

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 28 April 2026
Bacaan : IBRANI 11
Setahun: 2 Raja-raja 20-22
Nats: Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari dengan batu, digergaji, dibunuh dengan pedang. Mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesengsaraan, dan siksaan. (Ibrani 11:36-37)

Renungan:

PENGALAMAN IMAN YANG BERBEDA

Seorang hamba Tuhan sempat meragukan panggilan pelayanan sebagai gembala jemaat, sebelum akhirnya menyatakan kesediaannya. Namun, tak disangka masa-masa awal perintisan gereja bayangan akan kondisi jemaat yang ideal berbeda total dengan realitas yang dialami. "Ada banyak lansia, bahkan beberapa di antaranya terkena kanker. Tahun lalu saya bahkan sudah memakamkan empat orang yang meninggal karena kanker, " ucapnya, sebelum menambahkan, "tapi saya juga mengalami penyertaan Tuhan yang luar biasa sampai hari ini."

Menjadi seorang pengikut Kristus tidak berarti jalan kehidupan mulus terbentang. "Setelah ikut Yesus, semua akan baik-baik saja, " begitu anggapan sebagian orang percaya, yang sebenarnya belum melihat gambaran yang lengkap realitas kehidupan pengikut Kristus. Jika kita mencermati banyak kisah tokoh Alkitab, seperti yang dipaparkan penulis Ibrani, sungguh jauh dari kondisi hidup yang ideal. Sebagian orang beriman itu mengalami perkara-perkara hebat, tetapi sebagian lagi diejek, didera, dipenjara, bahkan ada yang harus meregang nyawa demi mempertahankan iman kepada Kristus (ay. 36-37).

Tersajinya fakta mengenai "pengalaman berbeda" dari para saksi iman itu kiranya dapat menjadi penghiburan bagi kita, yang mungkin saat ini mengalami kondisi yang serupa. Tetaplah teguh dalam iman, teruslah menjalankan panggilan pelayanan, dan iringlah Kristus sampai akhir hayat karena Allah menyediakan sesuatu yang lebih baik, yang takkan pernah mampu diberikan oleh dunia ini (ay. 39-40). --GHJ/www.renunganharian.net
   
PERGUMULAN HIDUP YANG DILALUI BERSAMA TUHAN DAPAT MENGOKOHKAN IMAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?IBRANI+11

IBRANI 11

 1  Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
 2  Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.
 3  Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.
 4  Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.
 5  Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.
 6  Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
 7  Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan--dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.
 8  Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.
 9  Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.
10  Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.
11  Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.
12  Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.
13  Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.
14  Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air.
15  Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ.
16  Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.
17  Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,
18  walaupun kepadanya telah dikatakan: "Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu."
19  Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.
20  Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau.
21  Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.
22  Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya.
23  Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja.
24  Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun,
25  karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.
26  Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah.
27  Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.
28  Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka.
29  Karena iman maka mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga.
30  Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.
31  Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik.
32  Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi,
33  yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa,
34  memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing.
35  Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.
36  Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan.
37  Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.
38  Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.
39  Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.
40  Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+20-22
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+20-22

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 28 April -- Hakim-hakim 10:6-18 - Tetap Konsisten

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Selasa, 28 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 10:6-18

Judul: Tetap Konsisten

Kalimat "Janganlah kita jatuh ke dalam dosa yang sama" tepat diberikan kepada bangsa Israel yang berulang kali mengecewakan hati TUHAN.

Bukannya beribadah kepada-Nya, mereka malah beribadah kepada banyak ilah (6). Akibat dari kebebalan mereka, TUHAN pun menghukum mereka dengan membiarkan mereka ditindas oleh orang Filistin dan bani Amon selama 18 tahun (7-9).

Penindasan ini sangatlah berat sehingga orang Israel terdesak dan berseru meminta tolong kepada TUHAN. Mereka mengakui bahwa mereka telah berdosa karena meninggalkan TUHAN dan menyembah para Ba'al (10). Namun, Allah mengingatkan siapa yang telah menyelamatkan mereka dan kepada siapa mereka beribadah (11-14). Mendengar jawaban itu, mereka menjadi makin terdesak dan berpasrah kepada-Nya. Melihat kesungguhan hati mereka untuk berbalik kepada-Nya, Allah pun berbelas kasihan kepada mereka (15-16).

Demikian juga dengan kita, umat yang dikasihi-Nya. Ketika kita berbuat dosa terhadap Allah dan benar-benar menyesali perbuatan dosa kita, kasih Allah yang besar itu akan selalu mengampuni dan menyelamatkan kita. Ia tidak pernah menginginkan kita untuk melakukan kesalahan yang sama dan Ia selalu menantikan pertobatan kita.

Karena itu, sebagai orang yang telah diampuni, kita harus sadar dan tidak berpura-pura lupa akan kasih Allah kepada kita. Janganlah kita dengan sengaja menutup telinga kita dari firman-Nya dan mata kita dari karya-Nya.

Kita harus berkomitmen untuk mau dituntun oleh Tuhan supaya kita bisa mengalahkan godaan dunia yang begitu menyenangkan dan memuaskan hidup kita. Janganlah kita memberi kesempatan kepada Iblis untuk membuat kita mengikuti dosa, tetapi mintalah pimpinan Tuhan agar kita bisa sepenuhnya merdeka dari dosa.

Agar tidak jatuh ke dalam dosa yang sama, renungkanlah firman Tuhan. Sebab, firman Tuhanlah yang akan selalu menuntun kita kepada kebenaran-Nya dan hidup yang Ia kehendaki. Marilah kita memberi diri kita kepada Tuhan supaya kita pun hidup hanya di dalam Tuhan saja. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+10:6-18
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+10:6-18

Hakim-hakim 10:6-18

 6  Orang Israel itu melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; mereka beribadah kepada para Baal dan para Asytoret, kepada para allah orang Aram, para allah orang Sidon, para allah orang Moab, para allah bani Amon dan para allah orang Filistin, tetapi TUHAN ditinggalkan mereka dan kepada Dia mereka tidak beribadah.
 7  Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel, dan Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin dan bani Amon.
 8  Dalam tahun itu juga orang Israel ditindas dan diinjak mereka; delapan belas tahun lamanya mereka memperlakukan demikian semua orang Israel yang di seberang sungai Yordan di tanah orang Amori yang di Gilead.
 9  Dan bani Amonpun menyeberangi sungai Yordan untuk berperang melawan suku Yehuda, suku Benyamin dan keturunan Efraim, sehingga orang Israel sangat terdesak.
10  Lalu berserulah orang Israel kepada TUHAN, katanya: "Kami telah berbuat dosa terhadap Engkau, sebab kami telah meninggalkan Allah kami lalu beribadah kepada para Baal."
11  Tetapi firman TUHAN kepada orang Israel: "Bukankah Aku yang telah menyelamatkan kamu dari tangan orang Mesir, orang Amori, bani Amon, orang Filistin,
12  orang Sidon, suku Amalek dan suku Maon yang menindas kamu, ketika kamu berseru kepada-Ku?
13  Tetapi kamu telah meninggalkan Aku dan beribadah kepada allah lain; sebab itu Aku tidak akan menyelamatkan kamu lagi.
14  Pergi sajalah berseru kepada para allah yang telah kamu pilih itu; biar merekalah yang menyelamatkan kamu, pada waktu kamu terdesak."
15  Kata orang Israel kepada TUHAN: "Kami telah berbuat dosa. Lakukanlah kepada kami segala yang baik di mata-Mu. Hanya tolonglah kiranya kami sekarang ini!"
16  Dan mereka menjauhkan para allah asing dari tengah-tengah mereka, lalu mereka beribadah kepada TUHAN. Maka TUHAN tidak dapat lagi menahan hati-Nya melihat kesukaran mereka.
17  Kemudian bani Amon dikerahkan dan berkemah di Gilead, sedang orang Israel berkumpul dan berkemah di Mizpa.
18  Maka para pemimpin bangsa di Gilead berkata seorang kepada yang lain: "Siapakah orang yang berani memulai peperangan melawan bani Amon itu? Dialah yang harus menjadi kepala atas seluruh penduduk Gilead."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 27 April -- MAZMUR 16 - GEMERLAP TETAPI HAMPA

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 27 April 2026
Bacaan : MAZMUR 16
Setahun: 2 Raja-raja 18-19
Nats: Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa. (Mazmur 16:11)

Renungan:

GEMERLAP TETAPI HAMPA

Kini, begitu banyak orang berlomba mencari kebahagiaan lewat gemerlap dunia. Mal-mal selalu ramai, konser musik dipadati penonton, dan media sosial dipenuhi foto-foto liburan mewah atau pencapaian gemilang. Dari luar, semua tampak indah, seolah hidup penuh warna cerah. Namun, di balik itu semua, banyak yang merasakan kehampaan, kesepian, dan kelelahan batin. Gemerlap yang terlihat acapkali tak diikuti dengan damai dan sukacita di hati.

Mazmur 16 menggambarkan pengalaman Daud yang berbeda dari arus pencarian dunia kini. Ia menyatakan bahwa Tuhanlah yang menjadi bagian dan warisan hidupnya. Bagi Daud, hidup bukan soal harta, kuasa, atau popularitas. Melainkan, hidup itu tentang berada dalam hadirat Allah. Ayat 11 menegaskan bahwa jalan kehidupan hanya ditemukan ketika kita dekat dengan-Nya. Sebab, hanya di dalam Allah ada sukacita sejati.

Sukacita tersebut bukanlah perasaan sesaat yang muncul karena tersedia kondisi ideal. Melainkan, itu sebuah anugerah yang mengalir dari relasi pribadi dengan Tuhan. Gemerlap dunia bisa menipu: memberi kesenangan sesaat, lalu hilang. Namun, sukacita dari Tuhan memelihara hati, meski di tengah kesulitan dan penderitaan.

Masalahnya, apakah kita mencari kepuasan pada gemerlap dunia ataukah hadirat Tuhan? Apakah kita lebih sibuk mengejar hal-hal fana ataukah membangun keintiman dengan Allah? Pemazmur mengajak kita untuk menata fokus hidup ini. Jangan sampai kita terjebak memburu kesenangan sesaat, tetapi kehilangan sukacita kekal. Mari kita belajar untuk menghidupi hadirat Tuhan lebih daripada mengejar gemerlap dunia. --SAP/www.renunganharian.net
   
KEHIDUPAN YANG MEGAH DAN MENCOLOK AKAN HAMPA, HIDUP SEDERHANA AKAN PENUH MAKNA JIKA TUHAN DI DALAMNYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+16

MAZMUR 16

 1  Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.
 2  Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"
 3  Orang-orang kudus yang ada di tanah ini, merekalah orang mulia yang selalu menjadi kesukaanku.
 4  Bertambah besar kesedihan orang-orang yang mengikuti allah lain; aku tidak akan ikut mempersembahkan korban curahan mereka yang dari darah, juga tidak akan menyebut-nyebut nama mereka di bibirku.
 5  Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
 6  Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai; ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku.
 7  Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.
 8  Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
 9  Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram;
10  sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
11  Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+18-19
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+18-19

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 27 April -- Hakim-hakim 10:1-5 - Hiduplah bagi Tuhan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 27 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 10:1-5

Judul: Hiduplah bagi Tuhan

Setelah Abimelekh mati, bangsa Israel mengalami kekosongan kepemimpinan. Memang tidaklah mudah menemukan seorang pemimpin yang dapat memperbaiki penyelewengan yang dilakukan pemimpin yang lama.

Akan tetapi, Allah membangkitkan seorang hakim yang bernama Tola untuk dapat meredam dan menyembuhkan luka orang Israel. Selama 23 tahun ia memerintah atas orang Israel (1-2). Kemudian, Allah membangkitkan lagi seorang hakim yang bernama Yair serta memberkatinya dengan banyak anak laki-laki, keledai, dan kota. Selama 22 tahun ia memerintah atas orang Israel (3-5).

Dalam masa pemerintahan kedua orang ini, bangsa Israel menikmati masa damai dan bahkan tidak mengalami ancaman dari pihak luar. Ini berarti kedua hakim ini sangatlah mampu menjalankan tugas mereka. Walaupun tidak ada banyak informasi tentang mereka, jelas bahwa apa pun yang mereka lakukan bagi bangsa Israel sangatlah berkenan di hadapan TUHAN.

Dari bacaan ini kita belajar beberapa hal. Pertama, adanya kesetiaan dan kerendahan hati dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab berdampak besar bagi orang-orang yang ada di sekitar kita.

Kedua, berilah teladan yang baik sebagai warisan yang tak lekang oleh waktu kepada generasi berikutnya. Teladan tidak hanya berwujud materi atau prestasi, tetapi juga berwujud iman dan ketaatan kepada Tuhan.

Ketiga, dalam pelayanan kita, baiklah kita memiliki kesederhanaan hidup. Hendaklah kita tidak mencari nama atau pujian dari dunia, tetapi ingatlah bahwa pelayanan yang kita lakukan semata-mata demi kehormatan dan kemuliaan nama Tuhan.

Marilah kita gunakan waktu yang ada untuk hidup bagi Tuhan. Biarlah ketaatan, ketekunan, dan kesetiaan kita dalam menjalankan pekerjaan rohani dapat menjadi inpirasi bagi orang lain. Sama seperti Tola dan Yair, walaupun kisah hidup mereka diceritakan secara singkat di dalam Alkitab, biarlah kisah hidup kita diingat sebagai teladan yang baik dan membangkitkan semangat untuk hidup benar dalam Tuhan. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+10:1-5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+10:1-5

Hakim-hakim 10:1-5

 1  Sesudah Abimelekh, bangkitlah Tola bin Pua bin Dodo, seorang Isakhar, untuk menyelamatkan orang Israel. Ia diam di Samir, di pegunungan Efraim
 2  dan ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh tiga tahun lamanya; kemudian matilah ia, lalu dikuburkan di Samir.
 3  Sesudah dia, bangkitlah Yair, orang Gilead, yang memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh dua tahun lamanya.
 4  Ia mempunyai tiga puluh anak laki-laki, yang mengendarai tiga puluh ekor keledai jantan, dan mereka mempunyai tiga puluh kota, yang sampai sekarang disebutkan orang Hawot-Yair, di tanah Gilead.
 5  Lalu matilah Yair dan dikuburkan di Kamon.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 26 April -- YOHANES 4:1-30 - TUHAN YANG PUASKAN

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 26 April 2026
Bacaan : YOHANES 4:1-30
Setahun: 2 Raja-raja 15-17
Nats: "Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai pada hidup yang kekal." (Yohanes 4:14)

Renungan:

TUHAN YANG PUASKAN

Sebuah riset tahun 2021 terhadap puluhan ribu orang dewasa di Amerika Serikat oleh Daniel Kahneman dan Matthew Killingsworth yang diterbitkan dalam Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, mengungkapkan bahwa uang bukanlah segalanya karena mereka yang pendapatannya lebih dari US$75.000, 00 per tahun tidak menunjukkan peningkatan kebahagiaan yang signifikan. Bahkan, ada yang terus menderita seperti mengalami patah hati atau depresi, hingga menginginkan penghasilan US$100.000, 00 yang faktanya sulit sekali digapai.

Kepuasan sejati sesungguhnya terletak pada jiwa kita yang senantiasa aman tenteram dalam Yesus, bagaikan air hidup yang terus memancar hingga beban-beban kita terangkat dan sukacita serta damai-Nya memenuhi hari-hari kita. Pengejaran kita akan materi semata-mata akan membuat jiwa kita tidak pernah beristirahat, bahkan meskipun kita dapat memperoleh segalanya, kesuraman akan terus menghinggapi kita sampai kita datang mendekat kepada-Nya dan menerima anugerah keselamatan-Nya yang cuma-cuma. Sebagaimana kelepasan yang Yesus berikan kepada perempuan Samaria hingga dia memiliki pengharapan untuk menatap hari depannya.

Jika bukan Tuhan sendiri yang memberkati kita, hidup kita di dunia akan terus berputar-putar tanpa tujuan. Hanya Dia saja yang sanggup mengisi kekosongan jiwa sehingga kita dapat merasa puas dengan apa yang kita miliki. Bahkan, sekalipun di mata orang lain hidup kita terlihat biasa saja, karena sungguh dalam Yesus kita telah memiliki segalanya! --KSD/www.renunganharian.net
   
STANDAR KESUKSESAN DUNIA YANG KITA RAIH TIDAK AKAN DAPAT MEMUASKAN JIWA KITA SAMPAI KITA MENERIMA ANUGERAH KESELAMATAN-NYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+4:1-30

YOHANES 4:1-30

 1  Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes
 2  --meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, --
 3  Iapun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.
 4  Ia harus melintasi daerah Samaria.
 5  Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.
 6  Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.
 7  Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."
 8  Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.
 9  Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)
10  Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."
11  Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?
12  Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"
13  Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,
14  tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."
15  Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air."
16  Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini."
17  Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,
18  sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."
19  Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi.
20  Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."
21  Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
22  Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
23  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
24  Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."
25  Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami."
26  Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."
27  Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorangpun yang berkata: "Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?"
28  Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:
29  "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?"
30  Maka merekapun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+15-17
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+15-17

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 26 April -- Hakim-hakim 9:50-57 - Kejahatan Menuai Kehancuran

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 26 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 9:50-57

Judul: Kejahatan Menuai Kehancuran

Sehebat atau sepandai apa pun seseorang, ia tetap tidak boleh merasa paling berkuasa dibandingkan orang lain karena ia bisa saja gagal pada suatu saat di masa depan. Kehebatan saat ini akan habis atau hilang pada waktunya. Karena itu, tidak ada yang perlu disombongkan dari manusia.

Pernyataan di atas berlaku untuk semua orang, dan juga pas untuk dikenakan pada Abimelekh yang punya sepak terjang yang kelam. Ia seorang raja yang jahat di mata TUHAN. Untuk menjadikan dirinya raja, ia tega membunuh banyak sekali orang, termasuk 70 saudaranya sendiri dan warga Kota Sikhem.

Berbagai kejahatan terus dilakukannya. Kota Tebes dikepung dan direbut; menara di mana warga kota melarikan diri diserang dan dibakar (50-52).

Melihat kekejian Abimelekh, TUHAN pun tidak tinggal diam, Ia memakai seorang perempuan yang melempar kepalanya dengan sebongkah batu kilangan (53). Di sanalah seluruh kehormatannya terkubur. Seorang penguasa yang keji dikalahkan dan dipermalukan oleh seorang perempuan.

Akhir dari semua ini adalah Abimelekh mati dibunuh oleh hambanya sendiri dan Israel pun dipulihkan (54-55). Keadilan TUHAN dinyatakan ke atas Abimelekh dan orang Sikhem. Mereka dihukum sesuai dengan kutuk Yotam (56-57).

Kisah ini memperlihatkan kepada kita bahwa apa pun kejahatan yang kita perbuat, ingatlah bahwa semuanya itu akan diperhitungkan oleh Allah. Sebab, tidak ada perbuatan jahat yang lolos selamanya. Mungkin satu atau dua kali kita akan lolos, tetapi kelak dosa dan kejahatan itu akan terbongkar dan menghancurkan hidup kita.

Inilah peringatan bagi kita untuk senantiasa menjaga hidup dengan baik dan taat kepada Tuhan sebagai wujud kasih dan iman kita kepada-Nya. Berdoalah dengan rendah hati dan mintalah kepada Roh Kudus untuk membantu kita dalam melawan dosa dan menjauhi kejahatan. Ingatlah, pengorbanan Kristus di kayu salib telah menebus kita dari segala dosa. Sebagai umat Kristen, peganglah dan pertahankanlah motivasi untuk hidup kudus di hadapan Tuhan. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+9:50-57
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+9:50-57

Hakim-hakim 9:50-57

50  Selanjutnya Abimelekh pergi ke Tebes; ia mengepung Tebes, lalu merebutnya.
51  Tetapi ada sebuah menara yang kuat di tengah-tengah kota, dan semua laki-laki dan perempuan, seluruh warga kota itu, melarikan diri ke situ; mereka menutup pintu di belakangnya dan naik ke atas sotoh menara itu.
52  Lalu sampailah Abimelekh ke menara itu, menyerangnya, dan dapat menerobos sampai ke pintu menara itu untuk membakarnya.
53  Tetapi seorang perempuan menimpakan sebuah batu kilangan kepada kepala Abimelekh dan memecahkan batu kepalanya.
54  Dengan segera dipanggilnya bujang pembawa senjatanya dan berkata kepadanya: "Hunuslah pedangmu dan bunuhlah aku, supaya jangan orang berkata tentang aku: Seorang perempuan membunuh dia." Lalu bujangnya itu menikam dia, sehingga mati.
55  Setelah dilihat oleh orang Israel, bahwa Abimelekh telah mati, pergilah mereka, masing-masing ke tempat kediamannya.
56  Demikianlah Allah membalaskan kejahatan yang dilakukan oleh Abimelekh kepada ayahnya, yaitu pembunuhan atas ketujuh puluh saudaranya;
57  juga segala kejahatan orang-orang Sikhem ditimpakan kembali oleh Allah kepada kepala mereka sendiri. Demikianlah kutuk Yotam bin Yerubaal mengenai mereka.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 25 April -- 2 TAWARIKH 33:1-20 - AMAT JAHAT DAPAT BERTOBAT

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 25 April 2026
Bacaan : 2 TAWARIKH 33:1-20
Setahun: 2 Raja-raja 12-14
Nats: Dalam keadaan terdesak, ia berusaha melunakkan hati Tuhan, Allahnya. Ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya. (2 Tawarikh 33:12)

Renungan:

AMAT JAHAT DAPAT BERTOBAT

Ada orang mendapat predikat "jahat". Maksudnya, orang itu telah melakukan tindakan yang buruk. Mungkin ia menghina, memfitnah, atau menipu sesamanya. Lalu, ada juga orang mendapat predikat "amat jahat". "Amat" menunjukkan tingkat keburukan yang lebih besar. Mungkin ia memperdaya, menganiaya, atau membunuh sesamanya. Orang jahat dijauhi, apalagi orang yang amat jahat.

Rakyat Yehuda seakan mengalami masa kegelapan pada masa pemerintahan Raja Manasye. Manasye melakukan tindakan yang buruk, yakni memuja patung berhala (ay. 3). Tidak cukup sampai di situ, ia melakukan ramal, nujum, dan sihir. Pula ia menghubungi para pemanggil arwah dan para pemanggil roh peramal, bahkan mempersembahkan anak-anaknya sebagai kurban bakaran (ay. 6). Semuanya itu membuat sakit hati Tuhan. Manasye boleh dikelompokkan sebagai raja yang amat jahat. Kisah Manasye termuat dalam kitab 2 Raja-raja dan 2 Tawarikh. Syukurlah dari salah satu kitab itu kita menemukan akhir melegakan! Manasye, raja Yehuda, bertobat. Dalam situasi terdesak karena diserang oleh raja Asyur, ia merendahkan diri di hadapan Tuhan (ay. 12). Manasye mengakui bahwa Tuhan itu Allah (ay. 13).

Kisah Manasye mengumandangkan harapan akan adanya akhir melegakan dari seorang manusia yang bobrok kelakuannya. Orang yang amat jahat dapat bertobat. Mungkin ada dari orang-orang yang kita kasihi yang berbuat amat jahat. Jangan berputus asa karena mereka masih dapat berubah. Mungkin kita sendiri telah berbuat amat jahat. Jangan tawar hati karena masih ada kesempatan bagi kita untuk berbenah. Jangan pernah menyerah memberitakan Injil kepada orang-orang yang amat jahat karena mereka masih dapat diselamatkan. --LIN/www.renunganharian.net
   
BAGI ORANG-ORANG YANG AMAT JAHAT, MASIH ADA PENGHARAPAN AKAN PERTOBATAN SELAMA NAPAS HIDUP MASIH BEREMBUS.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+TAWARIKH+33:1-20

2 TAWARIKH 33:1-20

 1  Manasye berumur dua belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan lima puluh lima tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.
 2  Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, sesuai dengan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalaukan TUHAN dari depan orang Israel.
 3  Ia mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dirobohkan oleh Hizkia, ayahnya; ia membangun mezbah-mezbah untuk para Baal, membuat patung-patung Asyera dan sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepadanya.
 4  Ia mendirikan mezbah-mezbah di rumah TUHAN, walaupun sehubungan dengan rumah itu TUHAN telah berfirman: "Di Yerusalem nama-Ku akan tinggal untuk selama-lamanya!"
 5  Dan ia mendirikan juga mezbah-mezbah bagi segenap tentara langit di kedua pelataran rumah TUHAN.
 6  Bahkan, ia mempersembahkan anak-anaknya sebagai korban dalam api di Lebak Ben-Hinom; ia melakukan ramal, telaah dan sihir, dan menghubungi para pemanggil arwah dan para pemanggil roh peramal. Ia melakukan banyak yang jahat di mata TUHAN, sehingga ia menimbulkan sakit hati-Nya.
 7  Ia menaruh juga patung berhala yang telah dibuatnya dalam rumah Allah, walaupun Allah telah berfirman kepada Daud dan kepada Salomo, anaknya: "Dalam rumah ini dan di Yerusalem, yang telah Kupilih dari antara segala suku Israel, Aku akan menaruh nama-Ku untuk selama-lamanya!
 8  Aku tidak akan membuat pula orang Israel berjejak ke luar dari tanah yang telah Kutentukan untuk nenek moyangmu, asal saja mereka melakukan dengan setia segala yang telah Kuperintahkan kepada mereka dengan perantaraan Musa, yakni segala hukum, ketetapan dan peraturan."
 9  Tetapi Manasye menyesatkan Yehuda dan penduduk Yerusalem, sehingga mereka melakukan yang jahat lebih dari pada bangsa-bangsa yang telah dipunahkan TUHAN dari depan orang Israel.
10  Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Manasye dan rakyatnya, tetapi mereka tidak menghiraukannya.
11  Oleh sebab itu TUHAN mendatangkan kepada mereka panglima-panglima tentara raja Asyur yang menangkap Manasye dengan kaitan, membelenggunya dengan rantai tembaga dan membawanya ke Babel.
12  Dalam keadaan yang terdesak ini, ia berusaha melunakkan hati TUHAN, Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya,
13  dan berdoa kepada-Nya. Maka TUHAN mengabulkan doanya, dan mendengarkan permohonannya. Ia membawanya kembali ke Yerusalem dan memulihkan kedudukannya sebagai raja. Dan Manasye mengakui, bahwa TUHAN itu Allah.
14  Kemudian ia mendirikan tembok luar pada kota Daud, di sebelah Barat Gihon, di lembah, sampai dekat Pintu Gerbang Ikan, mengelilingi Ofel. Tembok itu dibuatnya sangat tinggi. Ia menempatkan juga panglima-panglima perang di tiap kota kubu di Yehuda.
15  Ia menjauhkan allah-allah asing dan berhala dari rumah TUHAN, juga segala mezbah yang didirikannya di atas gunung rumah TUHAN dan di Yerusalem, dan membuangnya ke luar kota.
16  Ia menegakkan kembali mezbah TUHAN, mempersembahkan korban keselamatan dan korban syukur di atasnya, menyerukan kepada Yehuda untuk beribadah kepada TUHAN, Allah Israel.
17  Walaupun demikian, rakyat masih mempersembahkan korban di bukit-bukit pengorbanan, tetapi hanya kepada TUHAN, Allah mereka.
18  Selebihnya dari riwayat Manasye, doanya kepada Allahnya, dan ucapan-ucapan para pelihat yang berkata-kata kepadanya dengan nama TUHAN, Allah Israel, sesungguhnya semuanya itu terdapat dalam riwayat raja-raja Israel.
19  Doanya dan pengabulan doanya, segala dosa dan ketidaksetiaannya, semua tempat di mana ia telah membangun bukit-bukit pengorbanan serta mendirikan tiang-tiang berhala dan patung-patung sebelum ia merendahkan diri, sesungguhnya semuanya itu tertulis dalam riwayat para pelihat.
20  Kemudian Manasye mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di dalam istananya. Maka Amon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+12-14
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+12-14

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 25 April -- Baca Gali Alkitab

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab

Hakim-hakim 8:4-21

Ketegasan Gideon sebagai pemimpin yang taat kepada panggilan Allah sangat jelas. Meski pasukannya lelah, ia tidak berhenti mengejar musuh. Ketika orang Sukot dan Pnuel menolak memberi bantuan, Gideon dengan tegas berjanji akan menghukum mereka. Setelah menangkap Zebah dan Salmuna, raja-raja Midian, ia pun menghukum kota-kota yang menolak dan membunuh kedua raja Midian itu.

Tekun dalam panggilan Tuhan membawa kemenangan, dan sikap menolak mendukung karya Allah berujung pada hukuman.

Apa saja yang Anda baca?
1. Apa yang sedang dialami serta dilakukan Gideon dan 300 orang yang bersama dia? (4)
2. Kepada siapa saja Gideon meminta bantuan? Apa jawaban mereka, dan apa tanggapan Gideon? (5-9)
3. Apa yang Gideon lakukan atas Zebah dan Salmuna? (10-12)
4. Apa yang Gideon lakukan kepada orang Sukot dan orang Pnuel? (13-17)
5. Apa yang akhirnya Gideon katakan dan lakukan kepada Zebah dan Salmuna? (18-21)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Apa prinsip utama yang seharusnya kita pegang dalam hidup kita dan relasi kita dengan orang lain?
2. Bagaimana sikap kita yang seharusnya terhadap orang-orang yang menolak dan memusuhi kita?
3. Bagaimana kita dapat menegakkan keadilan dan mempraktikkan belas kasihan?

Apa respons Anda?
1. Apa doa Anda agar keadilan dan belas kasihan Tuhan makin nyata di dunia ini?
2. Terhadap orang-orang yang menolak dan memusuhi Anda sekalipun, apa yang dapat Anda perbuat bagi mereka?

Pokok Doa:
Mohon pengampunan dan kekuatan dari Tuhan agar kita senantiasa mampu hidup dalam kasih dan keadilan.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+9:22-49
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+9:22-49

Hakim-hakim 8:4-21

 4  Ketika Gideon sampai ke sungai Yordan, menyeberanglah ia dan ketiga ratus orang yang bersama-sama dengan dia, meskipun masih lelah, namun mengejar juga.
 5  Dan berkatalah ia kepada orang-orang Sukot: "Tolong berikan beberapa roti untuk rakyat yang mengikuti aku ini, sebab mereka telah lelah, dan aku sedang mengejar Zebah dan Salmuna, raja-raja Midian."
 6  Tetapi jawab para pemuka di Sukot itu: "Sudahkah Zebah dan Salmuna itu ada dalam tanganmu, sehingga kami harus memberikan roti kepada tentaramu?"
 7  Lalu kata Gideon: "Kalau begitu, apabila TUHAN menyerahkan Zebah dan Salmuna ke dalam tanganku, aku akan menggaruk tubuhmu dengan duri padang gurun dan onak."
 8  Maka berjalanlah ia dari sana ke Pnuel, dan berkata demikian juga kepada orang-orang Pnuel, tetapi orang-orang inipun menjawabnya seperti orang-orang Sukot.
 9  Lalu berkatalah ia juga kepada orang-orang Pnuel: "Apabila aku kembali dengan selamat, maka aku akan merobohkan menara ini."
10  Sementara itu Zebah dan Salmuna ada di Karkor bersama-sama dengan tentara mereka, kira-kira lima belas ribu orang banyaknya, yakni semua orang yang masih tinggal hidup dari seluruh tentara orang-orang dari sebelah timur; banyaknya yang tewas ada seratus dua puluh ribu orang yang bersenjatakan pedang.
11  Gideon maju melalui jalan orang-orang yang diam di dalam kemah di sebelah timur Nobah dan Yogbeha, lalu memukul kalah tentara itu, ketika tentara itu menyangka dirinya aman.
12  Zebah dan Salmuna melarikan diri, tetapi Gideon mengejar mereka dan menawan kedua raja Midian itu, yakni Zebah dan Salmuna, sedang seluruh tentara itu diceraiberaikannya.
13  Kemudian kembalilah Gideon bin Yoas dari peperangan dengan melalui pendakian Heres;
14  ditangkapnyalah seorang muda dari penduduk Sukot. Setelah ditanyai, orang itu menuliskan nama para pemuka dan para tua-tua di Sukot untuk Gideon, tujuh puluh tujuh orang banyaknya.
15  Lalu pergilah Gideon kepada orang-orang Sukot sambil berkata: "Inilah Zebah dan Salmuna yang karenanya kamu telah mencela aku dengan berkata: Sudahkah Zebah dan Salmuna itu ada dalam tanganmu, sehingga kami harus memberikan roti kepada orang-orangmu yang lelah itu?"
16  Lalu ia mengumpulkan para tua-tua kota itu, ia mengambil duri padang gurun dan onak, dan menghajar orang-orang Sukot dengan itu.
17  Juga menara Pnuel dirobohkannya dan dibunuhnya orang-orang kota itu.
18  Kemudian bertanyalah ia kepada Zebah dan Salmuna: "Di manakah orang-orang yang telah kamu bunuh di Tabor itu?" Jawab mereka: "Mereka itu serupa dengan engkau, sikap mereka masing-masing seperti anak raja."
19  Lalu kata Gideon: "Saudara-saudarakulah itu, anak-anak ibuku! Demi TUHAN yang hidup, seandainya kamu membiarkan mereka hidup, aku tidak akan membunuh kamu."
20  Katanya kepada Yeter, anak sulungnya: "Bangunlah, bunuhlah mereka." Tetapi orang muda itu tidak menghunus pedangnya, karena ia takut, sebab ia masih muda.
21  Lalu kata Zebah dan Salmuna: "Bangunlah engkau sendiri dan paranglah kami, sebab seperti orangnya, demikian pula kekuatannya." Maka bangunlah Gideon, dibunuhnya Zebah dan Salmuna, kemudian diambilnya bulan-bulanan yang ada pada leher unta mereka.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]