e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 27 Mei 2026
Bacaan : KISAH PARA RASUL 23:12-22
Setahun: Nehemia 8-9
Nats: Tetapi, keponakan Paulus, anak dari saudaranya perempuan mendengar tentang pengadangan itu. Ia datang ke markas dan masuk, lalu memberitahukan hal itu kepada Paulus. (Kisah Para Rasul 23:16)
Renungan:
LUPUT
"Luput" berarti terlepas, tidak kena atau meleset. Sebagian diucapkan dengan kekecewaan karena sudah berusaha sedemikian rupa, tetapi tidak berhasil. Namun, sebagian lagi merasakan kelegaan hati karena terhindar dari sesuatu yang tidak mengenakkan, seperti pada hari itu dialami oleh Paulus.
Sejumlah orang Yahudi berkomplot dengan niatan untuk membunuh Paulus. Niatan sudah teguh, karena disertai sumpah untuk tidak makan atau minum, sebelum terlenyap nyawa Paulus. Selanjutnya, komplotan itu, yang jumlahnya lebih dari empat puluh orang, pergi kepada imam-imam kepala dan tua-tua. Mereka menjelaskan perihal niatan tersebut, serta skenario untuk melaksanakannya. Keseluruhannya tampak sudah rapi, rasanya Paulus pasti akan terbunuh. Namun, keponakan Paulus, anak saudaranya perempuan, mendengarnya dan memberitahukannya kepadanya. Segera, Paulus meminta salah seorang perwira membawa anak muda itu kepada kepala batalion untuk melaporkan duduk perkaranya. Berdasar laporan tersebut, dirinya dapat terlebih dahulu diungsikan (ay. 23-24). Paulus luput dari maut!
Tidak satu pun peristiwa di kehidupan ini yang sifatnya kebetulan. Jika sampai Paulus terluput, jelas itu karena tangan Tuhan meluputkannya. Situasi kita saat ini tidak kurang menakutkan dari Paulus. Bahaya maut mengancam di mana-mana. Saat berkendara atau berjalan di luar, ada kemungkinan terjadi kecelakaan atau diri kita menjadi sasaran niatan jahat orang lain (penyerangan, penembakan, dsb.). Berlindung dalam rumah pun tidak menjamin keamanan karena mungkin perampok menyatroni atau tiba-tiba terjadi gempa. Namun, tidak perlu kita berkubang dalam kegelisahan. Alasannya, tangan Tuhan masih senantiasa bekerja. Mari berlindung kepada-Nya, sebab Dia sanggup meluputkan kita dari segala mara bahaya. --LIN/www.renunganharian.net
MALAIKAT TUHAN BERKEMAH DI SEKELILING ORANG-ORANG YANG TAKUT AKAN DIA, LALU MELUPUTKAN MEREKA.-MAZMUR 34:8
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KISAH+PARA+RASUL+23:12-22
KISAH PARA RASUL 23:12-22
12 Dan setelah hari siang orang-orang Yahudi mengadakan komplotan dan bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa mereka tidak akan makan atau minum, sebelum mereka membunuh Paulus.
13 Jumlah mereka yang mengadakan komplotan itu lebih dari pada empat puluh orang.
14 Mereka pergi kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi dan berkata: "Kami telah bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa kami tidak akan makan atau minum, sebelum kami membunuh Paulus.
15 Karena itu hendaklah kamu bersama-sama dengan Mahkamah Agama menganjurkan kepada kepala pasukan, supaya ia menghadapkan Paulus lagi kepada kamu, seolah-olah kamu hendak memeriksa perkaranya lebih teliti, dan sementara itu kami sudah siap sedia untuk membunuh dia sebelum ia sampai kepada kamu."
16 Akan tetapi kemenakan Paulus, anak saudaranya perempuan, mendengar tentang penghadangan itu. Ia datang ke markas dan setelah diizinkan masuk, ia memberitahukannya kepada Paulus.
17 Lalu Paulus memanggil salah seorang perwira dan berkata kepadanya: "Bawalah anak ini kepada kepala pasukan, karena ada sesuatu yang perlu diberitahukannya kepadanya."
18 Perwira itu membawanya kepada kepala pasukan dan berkata: "Paulus orang tahanan itu, memanggil aku dan meminta, supaya aku membawa anak muda ini kepadamu, sebab ada yang perlu diberitahukannya kepadamu."
19 Maka kepala pasukan itu memegang tangan anak muda itu, lalu membawanya ke samping dan bertanya: "Apakah yang perlu kauberitahukan kepadaku?"
20 Jawabnya: "Orang-orang Yahudi telah bersepakat untuk meminta kepadamu, supaya besok engkau menghadapkan Paulus lagi ke Mahkamah Agama, seolah-olah Mahkamah itu mau memperoleh keterangan yang lebih teliti dari padanya.
21 Akan tetapi janganlah engkau mendengarkan mereka, sebab lebih dari pada empat puluh orang dari mereka telah siap untuk menghadang dia. Mereka telah bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa mereka tidak akan makan atau minum, sebelum mereka membunuh dia; sekarang mereka telah siap sedia dan hanya menantikan keputusanmu."
22 Lalu kepala pasukan menyuruh anak muda itu pulang dan memerintahkan kepadanya: "Jangan katakan kepada siapapun juga, bahwa engkau telah memberitahukan hal ini kepadaku."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Nehemia+8-9
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Nehemia+8-9
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 27 Mei 2026
Bacaan : KISAH PARA RASUL 23:12-22
Setahun: Nehemia 8-9
Nats: Tetapi, keponakan Paulus, anak dari saudaranya perempuan mendengar tentang pengadangan itu. Ia datang ke markas dan masuk, lalu memberitahukan hal itu kepada Paulus. (Kisah Para Rasul 23:16)
Renungan:
LUPUT
"Luput" berarti terlepas, tidak kena atau meleset. Sebagian diucapkan dengan kekecewaan karena sudah berusaha sedemikian rupa, tetapi tidak berhasil. Namun, sebagian lagi merasakan kelegaan hati karena terhindar dari sesuatu yang tidak mengenakkan, seperti pada hari itu dialami oleh Paulus.
Sejumlah orang Yahudi berkomplot dengan niatan untuk membunuh Paulus. Niatan sudah teguh, karena disertai sumpah untuk tidak makan atau minum, sebelum terlenyap nyawa Paulus. Selanjutnya, komplotan itu, yang jumlahnya lebih dari empat puluh orang, pergi kepada imam-imam kepala dan tua-tua. Mereka menjelaskan perihal niatan tersebut, serta skenario untuk melaksanakannya. Keseluruhannya tampak sudah rapi, rasanya Paulus pasti akan terbunuh. Namun, keponakan Paulus, anak saudaranya perempuan, mendengarnya dan memberitahukannya kepadanya. Segera, Paulus meminta salah seorang perwira membawa anak muda itu kepada kepala batalion untuk melaporkan duduk perkaranya. Berdasar laporan tersebut, dirinya dapat terlebih dahulu diungsikan (ay. 23-24). Paulus luput dari maut!
Tidak satu pun peristiwa di kehidupan ini yang sifatnya kebetulan. Jika sampai Paulus terluput, jelas itu karena tangan Tuhan meluputkannya. Situasi kita saat ini tidak kurang menakutkan dari Paulus. Bahaya maut mengancam di mana-mana. Saat berkendara atau berjalan di luar, ada kemungkinan terjadi kecelakaan atau diri kita menjadi sasaran niatan jahat orang lain (penyerangan, penembakan, dsb.). Berlindung dalam rumah pun tidak menjamin keamanan karena mungkin perampok menyatroni atau tiba-tiba terjadi gempa. Namun, tidak perlu kita berkubang dalam kegelisahan. Alasannya, tangan Tuhan masih senantiasa bekerja. Mari berlindung kepada-Nya, sebab Dia sanggup meluputkan kita dari segala mara bahaya. --LIN/www.renunganharian.net
MALAIKAT TUHAN BERKEMAH DI SEKELILING ORANG-ORANG YANG TAKUT AKAN DIA, LALU MELUPUTKAN MEREKA.-MAZMUR 34:8
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KISAH+PARA+RASUL+23:12-22
KISAH PARA RASUL 23:12-22
12 Dan setelah hari siang orang-orang Yahudi mengadakan komplotan dan bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa mereka tidak akan makan atau minum, sebelum mereka membunuh Paulus.
13 Jumlah mereka yang mengadakan komplotan itu lebih dari pada empat puluh orang.
14 Mereka pergi kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi dan berkata: "Kami telah bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa kami tidak akan makan atau minum, sebelum kami membunuh Paulus.
15 Karena itu hendaklah kamu bersama-sama dengan Mahkamah Agama menganjurkan kepada kepala pasukan, supaya ia menghadapkan Paulus lagi kepada kamu, seolah-olah kamu hendak memeriksa perkaranya lebih teliti, dan sementara itu kami sudah siap sedia untuk membunuh dia sebelum ia sampai kepada kamu."
16 Akan tetapi kemenakan Paulus, anak saudaranya perempuan, mendengar tentang penghadangan itu. Ia datang ke markas dan setelah diizinkan masuk, ia memberitahukannya kepada Paulus.
17 Lalu Paulus memanggil salah seorang perwira dan berkata kepadanya: "Bawalah anak ini kepada kepala pasukan, karena ada sesuatu yang perlu diberitahukannya kepadanya."
18 Perwira itu membawanya kepada kepala pasukan dan berkata: "Paulus orang tahanan itu, memanggil aku dan meminta, supaya aku membawa anak muda ini kepadamu, sebab ada yang perlu diberitahukannya kepadamu."
19 Maka kepala pasukan itu memegang tangan anak muda itu, lalu membawanya ke samping dan bertanya: "Apakah yang perlu kauberitahukan kepadaku?"
20 Jawabnya: "Orang-orang Yahudi telah bersepakat untuk meminta kepadamu, supaya besok engkau menghadapkan Paulus lagi ke Mahkamah Agama, seolah-olah Mahkamah itu mau memperoleh keterangan yang lebih teliti dari padanya.
21 Akan tetapi janganlah engkau mendengarkan mereka, sebab lebih dari pada empat puluh orang dari mereka telah siap untuk menghadang dia. Mereka telah bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa mereka tidak akan makan atau minum, sebelum mereka membunuh dia; sekarang mereka telah siap sedia dan hanya menantikan keputusanmu."
22 Lalu kepala pasukan menyuruh anak muda itu pulang dan memerintahkan kepadanya: "Jangan katakan kepada siapapun juga, bahwa engkau telah memberitahukan hal ini kepadaku."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Nehemia+8-9
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Nehemia+8-9
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA