(e-RH) 5 Februari -- MATIUS 21:33-46 - TAK SEBATAS MENGERTI

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 5 Februari 2026
Bacaan : MATIUS 21:33-46
Setahun: Imamat 14-15
Nats: Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya. (Matius 21:45)

Renungan:

TAK SEBATAS MENGERTI

Saat membaca Alkitab atau mendengarkan khotbah, adakalanya saya kesulitan memahami apa yang sedang saya baca atau dengarkan. Lalu saya membaca ulang, tentunya dengan lebih teliti. Kadang saya harus membuka kamus, atau membaca tafsiran atau penjelasan orang lain. Jika memungkinkan, saya mencari waktu untuk bertanya kepada sang pengkhotbah. Tujuannya ialah agar saya sungguh-sungguh mengerti makna dari apa yang saya baca atau dengarkan. Namun ternyata, mengerti saja belumlah cukup. Harus dibarengi dengan tindakan yang sesuai dengan apa yang Tuhan firmankan.

Setelah Tuhan Yesus menyampaikan berbagai perumpamaan, para imam kepala dan orang Farisi akhirnya mengerti maksud-Nya. Dia sedang menyerupakan mereka dengan para petani yang menyewa kebun anggur, tetapi menolak membayar hasil panen yang menjadi bagian dari sang pemilik. Merekalah yang disindir serta ditegur-Nya karena telah berlaku tidak setia kepada Tuhan, tetapi justru merasa benar sendiri. Mereka akan mendapatkan hukuman dari Allah. Ya, mereka sungguh memahaminya. Namun, mereka tidak menyukai pesan itu. Mereka bahkan berusaha menangkap dan membunuh Tuhan Yesus.

Memang, sering sekali ada bagian firman Tuhan sangat menyulitkan bagi kita, bukan karena kita tidak memahaminya. Melainkan karena hal itu tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita tidak suka ditegur, dikritik, atau dikoreksi. Kita merasa ditempeleng atau ditelanjangi. Kejahatan kita ditunjukkan. Pada saat itu, mengerti saja tidaklah cukup. Seharusnya kita rela diubah, mau merendahkan hati serta menaati Tuhan. Itulah langkah terbaik yang seharusnya kita tempuh. --HT/www.renunganharian.net
   
SUNGGUH-SUNGGUH MENGERTI FIRMAN TUHAN SEHARUSNYA DIIKUTI DENGAN KERELAAN UNTUK BERTINDAK MENAATINYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/02/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+21:33-46

MATIUS 21:33-46

33  "Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
34  Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
35  Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.
36  Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.
37  Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.
38  Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.
39  Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.
40  Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?"
41  Kata mereka kepada-Nya: "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."
42  Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
43  Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.
44  (Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk.)"
45  Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya.
46  Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia nabi.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Imamat+14-15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Imamat+14-15

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 5 Februari -- Ulangan 32:26-43 - Allah yang Melukai dan Menyembuhkan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 5 Februari 2026
Ayat SH: Ulangan 32:26-43

Judul: Allah yang Melukai dan Menyembuhkan

Bagian sebelumnya dari nyanyian yang menjadi saksi menunjukkan betapa umat tidak setia di tengah kesetiaan Allah. Maka dari itu, Allah akan menghukum umat-Nya.

Namun, Allah tidak akan menghabiskan umat secara total karena tidak mau musuh umat berpikir mereka yang melakukan semua itu dan berbangga di dalamnya (26-27). Allah kemudian menyatakan bahwa umat-Nya tidak bijaksana, tidak mengerti bahwa kekalahan mereka adalah karena Gunung Batu mereka yang menjual mereka, TUHAN yang menyerahkan mereka ke dalam tangan musuh mereka (30).

Namun, untungnya walaupun Allah sendiri yang menyerahkan umat kepada musuh mereka, Allah kemudian akan memberikan keadilan dan berbelas kasihan kepada umat-Nya yang telah tidak berdaya ditindas oleh musuh mereka (36). Allah berkata, "... Tidak ada Allah kecuali Aku. Akulah yang mematikan dan menghidupkan, Aku telah melukai dan Aku akan menyembuhkan, tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku" (39).

Allah Mahakuasa berarti tidak ada kuasa apa pun di bumi maupun di langit yang dapat memberikan malapetaka kepada umat Allah, kecuali Allah sendiri yang memberikannya. Karena itu, ketika malapetaka atau penderitaan terjadi dalam hidup kita, baik sebagai hukuman atas ketidaksetiaan kita, ataupun sebagai bagian pembentukan diri kita oleh Allah (ingat kisah Ayub), kita perlu mendekat kepada Allah untuk mengerti apa yang Ia mau kita lakukan.

Allah pasti memberikan semua kesulitan itu dalam kebaikan-Nya, yaitu supaya kita bertobat atau dibentuk menjadi makin serupa dengan Kristus (bdk. Rm. 8:28-29). Keadilan dan belas kasihan-Nya membuat Allah yang melukai umat-Nya, akan menyembuhkan mereka juga pada waktunya.

Apa pun yang terjadi, terutama ketika kita sedang didisiplinkan oleh Allah yang mengasihi kita sebagai anak-Nya (bdk. Ibr.12:5-8), marilah kita tetap berharap kepada-Nya. Allah yang telah melukai kita adalah Allah yang juga akan menyembuhkan kita. Pemulihan pasti ada ketika kita mau datang mendekat kepada-Nya. [INT]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/02/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+32:26-43
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+32:26-43

Ulangan 32:26-43

26  Seharusnya Aku berfirman: Aku meniupkan mereka, melenyapkan ingatan kepada mereka dari antara manusia,
27  tetapi Aku kuatir disakiti hati-Ku oleh musuh, jangan-jangan lawan mereka salah mengerti, jangan-jangan mereka berkata: Tangan kami jaya, bukanlah TUHAN yang melakukan semuanya ini.
28  Sebab mereka itu suatu bangsa yang tidak punya pertimbangan, dan tidak ada pengertian pada mereka.
29  Sekiranya mereka bijaksana, tentulah mereka mengerti hal ini, dan memperhatikan kesudahan mereka.
30  Bagaimana mungkin satu orang dapat mengejar seribu orang, dan dua orang dapat membuat lari sepuluh ribu orang, kalau tidak gunung batu mereka telah menjual mereka, dan TUHAN telah menyerahkan mereka!
31  Sebab bukanlah seperti gunung batu kita gunung batu orang-orang itu; musuh kita boleh menjadi hakim!
32  Sesungguhnya, pohon anggur mereka berasal dari pohon anggur Sodom, dan dari kebun-kebun Gomora; buah anggur mereka adalah buah anggur yang beracun, pahit gugusan-gugusannya.
33  Air anggur mereka adalah racun ular, dan bisa ular tedung yang keras ganas.
34  Bukankah hal itu tersimpan pada-Ku, termeterai dalam perbendaharaan-Ku?
35  Hak-Kulah dendam dan pembalasan, pada waktu kaki mereka goyang, sebab hari bencana bagi mereka telah dekat, akan segera datang apa yang telah disediakan bagi mereka.
36  Sebab TUHAN akan memberi keadilan kepada umat-Nya, dan akan merasa sayang kepada hamba-hamba-Nya; apabila dilihat-Nya, bahwa kekuatan mereka sudah lenyap, dan baik hamba maupun orang merdeka sudah tiada.
37  Maka Ia akan berfirman: Di manakah allah mereka, --gunung batu tempat mereka berlindung--
38  yang memakan lemak dari korban sembelihan mereka, meminum anggur dari korban curahan mereka? Biarlah mereka bangkit untuk menolong kamu, sehingga kamu mendapat perlindungan.
39  Lihatlah sekarang, bahwa Aku, Akulah Dia. Tidak ada Allah kecuali Aku. Akulah yang mematikan dan yang menghidupkan, Aku telah meremukkan, tetapi Akulah yang menyembuhkan, dan seorangpun tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku.
40  Sesungguhnya, Aku mengangkat tangan-Ku ke langit, dan berfirman: Demi Aku yang hidup selama-lamanya,
41  apabila Aku mengasah pedang-Ku yang berkilat-kilat, dan tangan-Ku memegang penghukuman, maka Aku membalas dendam kepada lawan-Ku, dan mengadakan pembalasan kepada yang membenci Aku.
42  Aku akan memabukkan anak panah-Ku dengan darah, dan pedang-Ku akan memakan daging: darah orang-orang yang mati tertikam dan orang-orang yang tertawan, dari kepala-kepala musuh yang berambut panjang.
43  Bersorak-sorailah, hai bangsa-bangsa karena umat-Nya, sebab Ia membalaskan darah hamba-hamba-Nya, Ia membalas dendam kepada lawan-Nya, dan mengadakan pendamaian bagi tanah umat-Nya."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

Parcel Delivery Notification

Posted On // Leave a Comment

DHL Express

Parcel Delivery Notification

AMB NO: 7253****8341

ARRIVAL DATE: Today 2/4/2026 10:33:14 p.m.

Dear Consignee,

Your parcel has arrived at the office. Our courier was unable to deliver the parcel to you due to the wrong address from our customer.

To receive your parcel, please go to our closest office to show this AMB/invoice.

Please click the button below to download and print invoice:

Download Invoice

Best Regards,

The DHL Team

Contact Center

  • DHL Express
  • DHL Global Forwarding
  • DHL Freight
  • DHL Global Mail
  • DHL Supply Chain

About DHL

  • About Us
  • Partnerships
  • Company Portrait
  • Green Solutions
  • Innovation
  • Logistics Insights
  • Sector Overview
  • Corporate Responsibility

Social Media

Facebook YouTube

Post DHL Group

  • Fraud Awareness
  • Official Logistics Partner

 Terms & Conditions | Privacy & Cookies | Using DHL Website

2026 © DHL International GmbH. All rights reserved.



[Read more]

Parcel Delivery Notification

Posted On // Leave a Comment

DHL Express

Parcel Delivery Notification

AMB NO: 7253****8341

ARRIVAL DATE: Today 2/4/2026 6:04:04 p.m.

Dear Consignee,

Your parcel has arrived at the office. Our courier was unable to deliver the parcel to you due to the wrong address from our customer.

To receive your parcel, please go to our closest office to show this AMB/invoice.

Please click the button below to download and print invoice:

Download Invoice

Best Regards,

The DHL Team

Contact Center

  • DHL Express
  • DHL Global Forwarding
  • DHL Freight
  • DHL Global Mail
  • DHL Supply Chain

About DHL

  • About Us
  • Partnerships
  • Company Portrait
  • Green Solutions
  • Innovation
  • Logistics Insights
  • Sector Overview
  • Corporate Responsibility

Social Media

Facebook YouTube

Post DHL Group

  • Fraud Awareness
  • Official Logistics Partner

 Terms & Conditions | Privacy & Cookies | Using DHL Website

2026 © DHL International GmbH. All rights reserved.



[Read more]

(e-RH) 4 Februari -- RUT 2:5-13 - MENGASIHI DALAM SUNYI

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 4 Februari 2026
Bacaan : RUT 2:5-13
Setahun: Imamat 11-13
Nats: Boas menjawab dia, "Telah diceritakan orang kepadaku segala sesuatu yang kaulakukan terhadap ibu mertuamu sesudah kematian suamimu, bagaimana engkau telah meninggalkan ayah dan ibumu serta tanah kelahiranmu, lalu pergi kepada bangsa yang dulu tidak kaukenal." (Rut 2:11)

Renungan:

MENGASIHI DALAM SUNYI

Suatu hari yang cerah di ladang milik Boas, Rut memungut sisa jelai. Ini dilakukannya demi menghidupi mertuanya dan dirinya. Rut adalah perempuan asing dari Moab, janda tanpa harta, tanpa status kewargaan, dan tanpa perlindungan. Artinya, ia tak berarti. Namun, hidupnya berbicara lebih nyaring daripada identitasnya. Tanpa banyak kata, ternyata Rut menghidupi kasih dan kesetiaan secara luar biasa!

Boas bersaksi, "Telah diceritakan orang kepadaku segala sesuatu yang kaulakukan terhadap ibu mertuamu ..." (ay. 11). Ini adalah pengakuan Boas atas kasih Rut yang dilakukannya secara diam-diam, tetapi nyata. Tanpa mencari perhatian, Rut menjadi pelaku kasih sejati-kasih yang berani berkorban dan bertahan dalam kesulitan.

Di zaman media sosial sekarang ini, banyak orang berlomba agar disorot dan dihargai. Namun, kisah Rut mengingatkan bahwa kasih yang tulus tidak butuh sorotan. Tuhan melihat apa yang tersembunyi. Justru karena hal itu dilakukan dalam sunyi maka berkenan di hati-Nya.

Rut tidak tahu bahwa kasihnya kelak membawa berkat besar-ia menjadi bagian dari garis keturunan Raja Daud, bahkan Yesus Kristus (Mat. 1:1-17). Ini membuktikan bahwa kasih yang dilakukan dalam sunyi pun dipakai-Nya untuk menggerakkan rencana besar.

Mari kita belajar dari Rut, mengasihi dalam sunyi, serta percaya bahwa Tuhan tidak pernah lalai mewujudkan rencana-Nya melalui kasih yang kita hidupi sepenuh hati. --SAP/www.renunganharian.net
   
KASIH TANPA PAMRIH SELALU MAHAL HARGANYA; KETAKUTAN TIDAK MAMPU MEMBAYARNYA, KESOMBONGAN TIDAK MEMAHAMINYA, DAN TEMAN-TEMAN TIDAK PERNAH MELUPAKANNYA.-BOB GOFF

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/02/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?RUT+2:5-13

RUT 2:5-13

 5  Lalu kata Boas kepada bujangnya yang mengawasi penyabit-penyabit itu: "Dari manakah perempuan ini?"
 6  Bujang yang mengawasi penyabit-penyabit itu menjawab: "Dia adalah seorang perempuan Moab, dia pulang bersama-sama dengan Naomi dari daerah Moab.
 7  Tadi ia berkata: Izinkanlah kiranya aku memungut dan mengumpulkan jelai dari antara berkas-berkas jelai ini di belakang penyabit-penyabit. Begitulah ia datang dan terus sibuk dari pagi sampai sekarang dan seketikapun ia tidak berhenti."
 8  Sesudah itu berkatalah Boas kepada Rut: "Dengarlah dahulu, anakku! Tidak usah engkau pergi memungut jelai ke ladang lain dan tidak usah juga engkau pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat pengerja-pengerja perempuan.
 9  Lihat saja ke ladang yang sedang disabit orang itu. Ikutilah perempuan-perempuan itu dari belakang. Sebab aku telah memesankan kepada pengerja-pengerja lelaki jangan mengganggu engkau. Jika engkau haus, pergilah ke tempayan-tempayan dan minumlah air yang dicedok oleh pengerja-pengerja itu."
10  Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata kepadanya: "Mengapakah aku mendapat belas kasihan dari padamu, sehingga tuan memperhatikan aku, padahal aku ini seorang asing?"
11  Boas menjawab: "Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal.
12  TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung."
13  Kemudian berkatalah Rut: "Memang aku mendapat belas kasihan dari padamu, ya tuanku, sebab tuan telah menghiburkan aku dan telah menenangkan hati hambamu ini, walaupun aku tidak sama seperti salah seorang hamba-hambamu perempuan."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Imamat+11-13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Imamat+11-13

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 4 Februari -- Ulangan 32:1-25 - Kesetiaan Allah dan Ketidaksetiaan Umat

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Rabu, 4 Februari 2026
Ayat SH: Ulangan 32:1-25

Judul: Kesetiaan Allah dan Ketidaksetiaan Umat

Allah telah menyampaikan kepada Musa untuk menuliskan nyanyian yang akan menjadi saksi terhadap umat (Ul. 31).

Nyanyian tersebut ada pada nas kita hari ini. Nyanyian Musa ini ditujukan untuk menjadi saksi dalam pengadilan terhadap pelanggaran umat. Karena kasus pengadilan perlu memiliki setidaknya 2 atau 3 saksi, maka Musa memanggil langit dan bumi menjadi saksi (1). Nyanyian ini berfokus pada kesetiaan TUHAN, yang digambarkan sebagai Gunung Batu, yang sempurna karya tangan-Nya, dan adil jalan-Nya. Ia adalah Allah yang setia, adil dan benar, serta tanpa kecurangan (4).

Ia membagikan tanah pusaka kepada umat (8), memelihara, mengawasi, dan menjaga umat di tengah ketandusan padang belantara (10). Bahkan, seperti rajawali yang melayang-layang di atas anaknya, dan menampung anaknya di atas kepaknya, demikianlah TUHAN sendiri menuntun umat-Nya (11-12). Namun, umat berlaku busuk terhadap Dia (5), meninggalkan Allah yang menjadikan mereka gemuk, memandang rendah Gunung Batu keselamatan mereka (15). Umat membuat Allah cemburu dengan ilah asing, sembahan mereka yang menjijikkan dan membangkitkan murka Allah (16). Karena itu Allah murka dan menimpakan malapetaka kepada umat (22-25). Malapetaka yang Allah timpakan begitu mengerikan. Malapetaka itu seperti pedang di luar rumah dan kengerian di dalam kamar (25).

Nas kita hari ini terutama mau menekankan betapa tidak masuk akalnya ketidaksetiaan umat ketika Allah begitu setia. Oleh karena itu, nyanyian Musa menjadi peringatan: walau Allah panjang sabar, tetapi jika umat terus tidak setia, Allah akan memberikan hukuman kepada umat-Nya, dan hukuman-Nya mengerikan.

Seperti umat Israel, kita juga sering berlaku tidak setia kepada Allah di tengah kebaikan dan kesetiaan Allah yang tiada tara. Kiranya nas hari ini, yang juga diberikan sebagai saksi bagi kita, mengingatkan kita betapa tidak masuk akalnya ketidaksetiaan kita, dan kita harus cepat bertobat. Jika kita terus tidak mau bertobat, maka hukuman Allah tinggal menunggu waktu saja! [INT]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/02/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+32:1-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+32:1-25

Ulangan 32:1-25

 1  "Pasanglah telingamu, hai langit, aku mau berbicara, dan baiklah bumi mendengarkan ucapan mulutku.
 2  Mudah-mudahan pengajaranku menitik laksana hujan, perkataanku menetes laksana embun, laksana hujan renai ke atas tunas muda, dan laksana dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan.
 3  Sebab nama TUHAN akan kuserukan: Berilah hormat kepada Allah kita,
 4  Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.
 5  Berlaku busuk terhadap Dia, mereka yang bukan lagi anak-anak-Nya, yang merupakan noda, suatu angkatan yang bengkok dan belat-belit.
 6  Demikianlah engkau mengadakan pembalasan terhadap TUHAN, hai bangsa yang bebal dan tidak bijaksana? Bukankah Ia Bapamu yang mencipta engkau, yang menjadikan dan menegakkan engkau?
 7  Ingatlah kepada zaman dahulu kala, perhatikanlah tahun-tahun keturunan yang lalu, tanyakanlah kepada ayahmu, maka ia memberitahukannya kepadamu, kepada para tua-tuamu, maka mereka mengatakannya kepadamu.
 8  Ketika Sang Mahatinggi membagi-bagikan milik pusaka kepada bangsa-bangsa, ketika Ia memisah-misah anak-anak manusia, maka Ia menetapkan wilayah bangsa-bangsa menurut bilangan anak-anak Israel.
 9  Tetapi bagian TUHAN ialah umat-Nya, Yakub ialah milik yang ditetapkan bagi-Nya.
10  Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya.
11  Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya,
12  demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia.
13  Dibuat-Nya dia berkendaraan mengatasi bukit-bukit di bumi, dan memakan hasil dari ladang; dibuat-Nya dia mengisap madu dari bukit batu, dan minyak dari gunung batu yang keras,
14  dadih dari lembu sapi dan susu kambing domba, dengan lemak anak-anak domba; dan domba-domba jantan dari Basan dan kambing-kambing jantan, dengan gandum yang terbaik; juga darah buah anggur yang berbuih engkau minum.
15  Lalu menjadi gemuklah Yesyurun, dan menendang ke belakang, --bertambah gemuk engkau, gendut dan tambun--dan ia meninggalkan Allah yang telah menjadikan dia, ia memandang rendah gunung batu keselamatannya.
16  Mereka membangkitkan cemburu-Nya dengan allah asing, mereka menimbulkan sakit hati-Nya dengan dewa kekejian,
17  mereka mempersembahkan korban kepada roh-roh jahat yang bukan Allah, kepada allah yang tidak mereka kenal, allah baru yang belum lama timbul, yang kepadanya nenek moyangmu tidak gentar.
18  Gunung batu yang memperanakkan engkau, telah kaulalaikan, dan telah kaulupakan Allah yang melahirkan engkau.
19  Ketika TUHAN melihat hal itu, maka Ia menolak mereka, karena Ia sakit hati oleh anak-anaknya lelaki dan perempuan.
20  Ia berfirman: Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, dan melihat bagaimana kesudahan mereka, sebab mereka itu suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak mempunyai kesetiaan.
21  Mereka membangkitkan cemburu-Ku dengan yang bukan Allah, mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan akan menyakiti hati mereka dengan bangsa yang bebal.
22  Sebab api telah dinyalakan oleh murka-Ku, dan bernyala-nyala sampai ke bagian dunia orang mati yang paling bawah; api itu memakan bumi dengan hasilnya, dan menghanguskan dasar gunung-gunung.
23  Aku akan menimbun malapetaka ke atas mereka, seluruh anak panah-Ku akan Kutembakkan kepada mereka.
24  Apabila mereka sudah lemas karena lapar dan merana oleh demam yang membara, dan oleh penyakit sampar, maka Aku akan melepaskan taring binatang buas kepada mereka, dengan racun binatang yang menjalar di dalam debu.
25  Pedang di luar rumah dan kengerian di dalam kamar akan melenyapkan teruna maupun dara, anak menyusu serta orang ubanan.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

Please give me your best price for the below products

Posted On // Leave a Comment

Dear stefanus.777.renungan@blogger.com,

This is  Mohamed Manas

Director Al-Rajhi & Al-Misfer Company Saudi Arabia ,

I am writing to inquire about availability of your products which we want you to supply to our company if your prices are ok

Find attached our Order list, and specifications of quality 

QUOTE_LIST

Please check and provide your best price

Thanks & Regards
Mohamed Manas
Al-Rajhi & Al-Misfer Company

PO Box 58684 Riyadh 11515 Saudi Arabia

Mobile: +966 566674384

Tel: +96611 4633460  Ext: 145

[Read more]

(e-RH) 3 Februari -- YAKOBUS 1:19-27 - MEMBANGUN WATAK

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 3 Februari 2026
Bacaan : YAKOBUS 1:19-27
Setahun: Imamat 8-10
Nats: Sebab, jika seseorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia seumpama seseorang yang sedang memandang mukanya yang sebenarnya di depan cermin. Ia memandang dirinya lalu pergi dan segera lupa bagaimana rupanya. (Yakobus 1:23-24)

Renungan:

MEMBANGUN WATAK

Sebagian orang Jawa menghidupi pepatah, watuk bisa ditambani, nanging watak digawa tekane pati. Artinya, 'batuk bisa diobati, tetapi watak tidak akan berubah sampai mati'. Paham ini menganggap bahwa watak seseorang tidak akan dapat diubah. Sementara pandangan psikologis mengatakan bahwa kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ) bisa ditingkatkan sepanjang hidup.

Tidak seperti kecerdasan intelektual (Intelligence Quotient/IQ) yang bersifat relatif stabil sejak masa remaja dan sulit ditingkatkan secara signifikan setelah dewasa, EQ bisa terus dikembangkan sepanjang hidup. Dan EQ yang terus ditingkatkan ini secara pelan, tetapi pasti akan mengubah watak buruk seseorang. Apalagi jika dilakukan dengan kesadaran, kedisiplinan, dan penyerahan diri kepada Tuhan. Mudahnya, membentuk watak bukanlah hal mustahil di dalam Tuhan.

Yakobus mengingatkan bahwa firman Tuhan bukan sekadar cermin untuk mengenali diri. Firman harus dihidupi, ditanggapi dengan tindakan sehingga membawa perubahan. Kita dapat mengawalinya dengan kesadaran dan pengendalian diri. Mengakui dan menyadari kekurangan diri. Selanjutnya, buka hati untuk dibentuk Tuhan sehingga Roh Kudus leluasa bekerja. Secara khusus dalam hal watak, kita dapat melangkah dengan mengenali dan mengelola emosi, mengembangkan empati terhadap sesama, meningkatkan keterampilan relasional dengan membangun hubungan yang sehat, memotivasi diri berdasarkan nilai-nilai kekal, serta memaafkan dan melepaskan luka (pengampunan dan penyembuhan luka batin). --EBL/www.renunganharian.net
   
PERTUMBUHAN ROHANI TERGAMBAR MELALUI KARAKTER, RELASI, DAN REAKSI KITA TERHADAP HIDUP DAN SESAMA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/02/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YAKOBUS+1:19-27

YAKOBUS 1:19-27

19  Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;
20  sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.
21  Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.
22  Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.
23  Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.
24  Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.
25  Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.
26  Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.
27  Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Imamat+8-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Imamat+8-10

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]