(e-RH) 4 Mei -- KISAH PARA RASUL 7:54-60 - TERTUSUK

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 4 Mei 2026
Bacaan : KISAH PARA RASUL 7:54-60
Setahun: 1 Tawarikh 9-11
Nats: Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, hati mereka sangat tertusuk. Mereka menyambutnya dengan kertak gigi. (Kisah Para Rasul 7:54)

Renungan:

TERTUSUK

Seorang bapak tidak pernah hadir ibadah setiap kali hamba Tuhan tertentu menyampaikan firman Tuhan karena ia pernah merasa tertusuk dengan firman yang disampaikan oleh hamba Tuhan tersebut.

Dalam Alkitab dikisahkan, orang-orang memberikan respons yang berbeda terhadap firman Tuhan yang disampaikan. Saat Petrus berkhotbah, hati mereka yang mendengar perkataan Petrus sangat terharu dan bertanya kepada Petrus, apa yang harus diperbuat. Petrus menjawab agar mereka bertobat dan memberi diri dibaptis. Mereka menerima perkataannya itu dan memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. (Kis. 2:37-41). Sebaliknya, ketika anggota-anggota Mahkamah Agama mendengar perkataan Stefanus-yang penuh dengan karunia dan kuasa-sangat tertusuk hati mereka. Mereka menyambutnya dengan kertak gigi. Mereka berteriak-teriak dan serentak menyerbu dia. Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya dengan batu. (ay. 54, 57-58).

Bagaimana respons kita saat mendengar firman Tuhan? Jangan mudah tertusuk dan menyambut dengan kertak gigi, sebaliknya mudahlah terharu dan terimalah firman Tuhan dengan rendah hati, mau dikoreksi dan bertobat. Jadilah tanah yang baik, orang yang mendengar firman Tuhan itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat (Mat. 13:23). --IN/www.renunganharian.net
   
JADILAH ORANG YANG MENYAMBUT FIRMAN DENGAN TERHARU DAN BERTOBAT, JANGAN DENGAN TERTUSUK DAN KERTAK GIGI.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KISAH+PARA+RASUL+7:54-60

KISAH PARA RASUL 7:54-60

54  Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi.
55  Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.
56  Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah."
57  Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia.
58  Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus.
59  Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku."
60  Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+9-11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+9-11

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 4 Mei -- Hakim-hakim 13 - Allah yang Tidak Terburu-buru

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 4 Mei 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 13

Judul: Allah yang Tidak Terburu-buru

Simson adalah hakim yang kisahnya dicatat terakhir. Ia dapat dikatakan sebagai hakim yang spesial. Bukan hanya Simson adalah hakim yang paling kuat, tetapi juga ia adalah nazir Allah seumur hidup yang pertama yang dicatat dalam Alkitab.

Lagi-lagi orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan sekali lagi juga TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan musuh, yakni orang Filistin, selama 40 tahun (1). Dalam masa sukar ini, istri Manoah yang mandul mendapat firman dari Malaikat TUHAN bahwa ia akan melahirkan seorang anak laki-laki (2-3).

Untuk itu, ia harus menjaga dirinya dengan tidak minum anggur atau minuman keras dan tidak makan apa pun yang najis, juga tidak mencukur kepala anaknya nanti, sebab anak itu akan menjadi seorang nazir Allah (4-5a, 7, 13-14). Dialah yang akan menyelamatkan orang Israel dari orang Filistin (5b).

Hanya ada tiga nazir seumur hidup dalam Alkitab, yaitu Simson, Samuel, dan Yohanes Pembaptis. Ketiganya dipakai Allah dengan sangat khusus.

Simson adalah hakim yang terkuat, Samuel adalah hakim terakhir yang membawa transisi dari zaman hakim-hakim ke zaman kerajaan, dan Yohanes Pembaptis adalah pembuka jalan bagi Mesias. Mereka sudah ditetapkan sebagai nazir sebelum mereka dikandung ibu mereka.

Simson adalah satu-satunya hakim yang Allah panggil ketika belum dikandung. Semua hakim lainnya Allah panggil ketika mereka telah dewasa. Padahal umat sudah ditindas oleh orang Filistin pada waktu itu. Bahkan pada masa ini umat paling lama ditindas, yaitu 40 tahun (1). Jelas bahwa ketika Allah mau memakai seseorang dengan luar biasa, Allah tidak terburu-buru. Allah mempersiapkan mereka dengan hati-hati. Ibu Simson, isteri Manoah diberi peringatan untuk menjaga dirinya selama mengandung Simson.

Kita perlu mengerti bahwa Allah kita adalah Allah yang tidak terburu-buru dalam mempersiapkan hamba-Nya untuk tugas khusus yang Ia berikan. Untuk itu, kita perlu bersabar apabila Allah masih terus membentuk kita sekarang ini. [INT]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+13

Hakim-hakim 13

 1  Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya.
 2  Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak.
 3  Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki.
 4  Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram.
 5  Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin."
 6  Kemudian perempuan itu datang kepada suaminya dan berkata: "Telah datang kepadaku seorang abdi Allah, yang rupanya sebagai rupa malaikat Allah, amat menakutkan. Tidak kutanyakan dari mana datangnya, dan tidak juga diberitahukannya namanya kepadaku.
 7  Tetapi ia berkata kepadaku: Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; oleh sebab itu janganlah minum anggur atau minuman yang memabukkan dan janganlah makan sesuatu yang haram, sebab sejak dari kandungan ibunya sampai pada hari matinya, anak itu akan menjadi seorang nazir Allah."
 8  Lalu Manoah memohon kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan, berilah kiranya abdi Allah, yang Kauutus itu, datang pula kepada kami dan mengajar kami, apa yang harus kami perbuat kepada anak yang akan lahir itu."
 9  Maka Allah mendengarkan permohonan Manoah, sehingga Malaikat Allah datang pula kepada perempuan itu, ketika ia duduk di padang dan ketika Manoah, suaminya itu, tidak ada bersama-sama dengan dia.
10  Kemudian perempuan itu segera berlari memberitahukan kepada suaminya, katanya kepadanya: "Orang yang datang kepadaku baru-baru ini menampakkan diri pula kepadaku."
11  Lalu bangunlah Manoah dan mengikuti isterinya. Setelah sampai kepada orang itu, berkatalah ia kepadanya: "Engkaukah orang yang telah berbicara kepada perempuan ini?" Jawabnya: "Benar!"
12  Lalu kata Manoah: "Dan apabila terjadi yang Kaukatakan itu, bagaimanakah nanti cara hidup anak itu dan tingkah lakunya?"
13  Jawab Malaikat TUHAN itu kepada Manoah: "Perempuan itu harus memelihara diri terhadap semua yang Kukatakan kepadanya.
14  Janganlah ia makan sesuatu yang berasal dari pohon anggur; anggur atau minuman yang memabukkan tidak boleh diminumnya dan sesuatu yang haram tidak boleh dimakannya. Ia harus berpegang pada segala yang Kuperintahkan kepadanya."
15  Kata Manoah kepada Malaikat TUHAN itu: "Perkenankanlah kami menahan Engkau di sini, supaya kami mengolah anak kambing bagi-Mu."
16  Tetapi jawab Malaikat TUHAN itu kepada Manoah: "Sekalipun engkau menahan Aku di sini, hidanganmu itu tidak akan Kumakan. Tetapi jika engkau hendak mengolahnya menjadi korban bakaran, persembahkanlah itu kepada TUHAN." Sebab Manoah tidak mengetahui, bahwa Dia itu Malaikat TUHAN.
17  Kemudian berkatalah Manoah kepada Malaikat TUHAN itu: "Siapakah nama-Mu, sebab apabila terjadi yang Kaukatakan itu, maka kami hendak memuliakan Engkau."
18  Tetapi jawab malaikat TUHAN itu kepadanya: "Mengapa engkau juga menanyakan nama-Ku? Bukankah nama itu ajaib?"
19  Sesudah itu Manoah mengambil seekor anak kambing dan korban sajian, lalu mempersembahkannya kepada TUHAN di atas batu. Lalu diperbuat-Nya keajaiban, sementara Manoah dan isterinya memandanginya.
20  Sedang nyala api itu naik ke langit dari mezbah, maka naiklah Malaikat TUHAN dalam nyala api mezbah itu. Ketika Manoah dan isterinya melihat hal ini, sujudlah mereka dengan mukanya sampai ke tanah.
21  Sejak itu Malaikat TUHAN tidak lagi menampakkan diri kepada Manoah dan isterinya. Maka tahulah Manoah, bahwa Dia itu Malaikat TUHAN.
22  Berkatalah Manoah kepada isterinya: "Kita pasti mati, sebab kita telah melihat Allah."
23  Tetapi jawab isterinya kepadanya: "Seandainya TUHAN hendak membunuh kita, maka tidaklah Ia menerima korban bakaran dan korban sajian dari tangan kita dan tidaklah Ia memperlihatkan semuanya itu kepada kita dan tidaklah Ia memperdengarkan hal-hal yang demikian kepada kita pada waktu sekarang ini."
24  Lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan TUHAN memberkati dia.
25  Mulailah hatinya digerakkan oleh Roh TUHAN di Mahane-Dan yang terletak di antara Zora dan Esytaol.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 3 Mei -- EFESUS 4:17-32 - BERBICARA UNTUK MENGUATKAN

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 3 Mei 2026
Bacaan : EFESUS 4:17-32
Setahun: 1 Tawarikh 7-8
Nats: Janganlah perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh anugerah. (Efesus 4:29)

Renungan:

BERBICARA UNTUK MENGUATKAN

Ada orang yang seolah punya magnet bagi mereka yang berada di sekitarnya. Ke mana pun ia pergi, ada saja orang yang mendekatinya untuk mencurahkan keluh kesah atau masalahnya. Selidik punya selidik, orang ini selalu memiliki kata-kata untuk menghibur, menguatkan, atau memberi nasihat yang tidak menggurui untuk orang-orang yang menghampirinya. Sebaliknya, ada pula orang yang selalu menyakitkan dan berkata sinis kepada orang lain, seolah tidak ada orang yang baik kecuali dirinya.

Rasul Paulus mengetahui kedua jenis karakteristik ini. Ia menggolongkan orang yang suka berdusta, pemarah, dan sering mengeluarkan perkataan kotor sebagai karakteristik manusia lama. Mereka suka memfitnah, sering menyimpan kepahitan dan membuat gaduh. Sebaliknya, Paulus menunjukkan karakteristik manusia baru, yakni selalu mengucapkan perkataan yang membangun serta membawa anugerah buat orang lain. Manusia baru juga adalah mereka yang bersikap ramah satu dengan lainnya, penuh kasih dan saling mengampuni. Semua hal baik ini meneladani Kristus yang penuh kasih pengampunan.

Dalam nasihatnya, Rasul Paulus meminta agar kita yang telah percaya kepada Kristus harus menanggalkan manusia lama kita dan mengenakan manusia baru. Itu artinya, Tuhan telah memberi kita kehidupan baru melalui Yesus Kristus, tetapi kita sendiri harus belajar untuk berubah sesuai teladan-Nya. Perubahan memang tidak mudah. Meskipun demikian, kita pantang berputus asa. Roh Kudus pasti akan menolong kita yang terus mengupayakan diri berubah. --HEM/www.renunganharian.net
   
MARI KITA TANGGALKAN MANUSIA LAMA KITA DAN MENGENAKAN MANUSIA BARU DENGAN HIDUP MENELADANI KRISTUS.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?EFESUS+4:17-32

EFESUS 4:17-32

17  Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
18  dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
19  Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.
20  Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.
21  Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
22  yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
23  supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
24  dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
25  Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
26  Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
27  dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
28  Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.
29  Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
30  Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
31  Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
32  Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+7-8
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+7-8

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 3 Mei -- Hakim-hakim 12:8-15 - Pemimpin Sederhana

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 3 Mei 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 12:8-15

Judul: Pemimpin Sederhana

Setelah Yefta meninggal, ia digantikan oleh Ebzan, Elon, dan Abdon, tiga tokoh yang namanya dicatat secara sekilas.

Ketiga perikop ini hanya mencatat nama mereka (8, 11a, 13), jumlah anak mereka (9a, 14a), lamanya mereka memerintah (9b, 11b, 14b), dan di mana mereka dikuburkan (10, 12, 15). Oleh karena itu, kepemimpinan mereka tampak biasa saja tanpa ada kisah heroik apa pun.

Akan tetapi, setidaknya dalam masa 25 tahun, bangsa Israel hidup dalam kedamaian. Pasalnya, tidak ada konflik atau serangan musuh yang dihadapi, dan tidak ada juga dosa yang mengakibatkan murka Allah menyala-nyala.

Kita sering kali mengagumi tokoh-tokoh besar dalam Alkitab seperti Abraham, Musa, dan Daud. Akan tetapi, para pemimpin biasa seperti Ebzan, Elon, dan Abdon juga dicatat dalam Alkitab. Mereka adalah pemimpin yang tidak heroik, tidak melakukan mukjizat, dan bahkan tidak memimpin pasukan dalam peperangan hebat. Namun, nama mereka tetap dicatat sebagai pemimpin Israel, pemimpin yang dipakai Tuhan.

Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak hanya memakai orang yang luar biasa untuk menjalankan rencana-Nya. Kadang Tuhan memakai orang biasa untuk rencana besar-Nya. Contohnya adalah ketiga hakim yang sekilas terlihat biasa ini.

Sebetulnya, dalam sepanjang catatan Alkitab, Tuhan kerap kali memakai orang biasa untuk pekerjaan-Nya. Ia tidak selalu memilih para pemimpin hebat. Bahkan, murid-murid Tuhan Yesus pun adalah orang-orang biasa.

Sampai saat ini pun, Tuhan masih memakai orang-orang biasa untuk melakukan pekerjaan-Nya yang luar biasa. Mereka adalah orang-orang yang tidak menonjol dan tidak kita kenal namanya. Akan tetapi, bagi Tuhan, mereka tetap berharga dan nama mereka tetap dicatat dalam sejarah umat-Nya.

Mungkin kita juga adalah salah satu orang biasa yang sedang atau akan Tuhan pakai. Tidak perlu kita berambisi untuk menjadi orang besar yang dikenal di mana-mana karena sebiasa apa pun, Tuhan mengingat semua hal yang kita lakukan bagi-Nya. [YGM]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+12:8-15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+12:8-15

Hakim-hakim 12:8-15

 8  Sesudah dia, maka Ebzan dari Betlehem memerintah sebagai hakim atas orang Israel.
 9  Ia mempunyai tiga puluh anak laki-laki. Tiga puluh anaknya perempuan dikawinkannya ke luar kaumnya dan tiga puluh anak perempuan diambilnya dari luar kaumnya untuk anak-anaknya lelaki itu. Ia memerintah atas orang Israel tujuh tahun lamanya.
10  Kemudian matilah Ebzan, lalu dikuburkan di Betlehem.
11  Sesudah dia, maka Elon orang Zebulon memerintah sebagai hakim atas orang Israel. Ia memerintah atas orang Israel sepuluh tahun lamanya.
12  Kemudian matilah Elon, orang Zebulon itu, lalu dikuburkan di Ayalon, di tanah Zebulon.
13  Sesudah dia, maka Abdon bin Hilel, orang Piraton, memerintah sebagai hakim atas orang Israel.
14  Ia mempunyai empat puluh anak laki-laki dan tiga puluh cucu laki-laki, yang mengendarai tujuh puluh ekor keledai jantan. Ia memerintah atas orang Israel delapan tahun lamanya.
15  Kemudian matilah Abdon bin Hilel, orang Piraton itu, lalu dikuburkan di Piraton, di tanah Efraim, di pegunungan orang Amalek.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 2 Mei -- ROMA 6:1-14 - SENJATA KEBENARAN

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 2 Mei 2026
Bacaan : ROMA 6:1-14
Setahun: 1 Tawarikh 6
Nats: Janganlah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk menjadi senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi sekarang hidup. Serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata kebenaran. (Roma 6:13)

Renungan:

SENJATA KEBENARAN

Pisau adalah perlengkapan mendasar yang dapat dipastikan selalu ada di setiap rumah. Tanpa pisau, hampir semua proses memasak menjadi sulit. Pisau juga akan selalu dijaga ketajamannya karena pisau tajam lebih aman digunakan. Sementara pisau tumpul justru berisiko meleset saat dipakai. Namun, bagaimana dengan pisau yang justru digunakan untuk melukai atau bahkan menghilangkan nyawa orang lain? Apakah pisau yang ada di seluruh muka bumi harus dimusnahkan supaya kejahatan semacam ini tidak lagi terjadi?

Bukan pisau tajam yang harus dimusnahkan karena pisau tajam adalah alat yang netral secara moral. Hanya, untuk menghasilkan karya yang bermanfaat maka pisau harus berada di tangan yang tepat. Demikian pula dengan diri kita. Tubuh, pikiran, dan waktu kita tak ubahnya pisau itu. Ketika kita menyerahkannya kepada dosa, hidup kita akan menjadi alat kerusakan. Namun, ketika kita menyerahkan diri kepada Allah untuk dipakai-Nya menjadi senjata kebenaran maka keberadaan kita akan menjadi berkat bagi sesama, bahkan juga kemuliaan bagi nama Tuhan.

Paulus mengingatkan bahwa kita semestinya sudah mati bagi dosa dan hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus. Karena itu, sudah selayaknya kita tidak lagi menuruti keinginan dosa, ganti menyerahkan segenap hidup menjadi senjata kebenaran bagi Tuhan. Pikiran tak lagi dipenuhi dengan keinginan, mulut tak lagi suka menghasut dan tangan jauh dari kejahatan. Karena menjadi senjata kebenaran berarti memberkati, bukan menyakiti. Membangun kehidupan, bukan malah menghancurkan. --EBL/www.renunganharian.net
   
TUBUH JASMANI KITA IBARAT MEDAN PERANG BAGI PENCOBAAN, KEMENANGAN AKAN KITA DAPATKAN KETIKA BERSERAH PENUH KEPADA TUHAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?ROMA+6:1-14

ROMA 6:1-14

 1  Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu?
 2  Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
 3  Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
 4  Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
 5  Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.
 6  Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.
 7  Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.
 8  Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia.
 9  Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia.
10  Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.
11  Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
12  Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.
13  Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.
14  Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+6
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+6

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 2 Mei -- Baca Gali Alkitab

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab

Hakim-hakim 11:1-11

Apa jadinya bila seseorang tidak menyukai seorang lain, bahkan mengusirnya, namun kemudian ia meminta pertolongan kepada orang yang pernah diusirnya itu? Itulah yang terjadi pada bangsa Israel. Yefta, karena lahir dari seorang wanita pelacur, diusir oleh saudara-saudaranya sendiri, tetapi ketika bangsa Israel diserang musuh, satu-satunya yang dapat dimintai pertolongan adalah Yefta yang saat itu menjadi seorang perampok. Dan ternyata, dialah orang yang dipakai TUHAN untuk menyelamatkan bangsanya.

Apa saja yang Anda baca?
1. Siapakah Yefta? (1)
2. Apa perlakuan yang diterima Yefta, dan apa yang ia lakukan selanjutnya? (2-3)
3. Apa yang terjadi pada orang Israel? (4-5)
4. Apa permintaan para tua-tua Gilead kepada Yefta, dan apa respons Yefta? (6-7)
5. Apa dorongan yang diberikan para tua-tua, dan apa jawaban akhir Yefta? (8-9)
6. Apa sumpah para tua-tua, dan apa tindakan Yefta? (10-11)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Bagaimana sikap kita yang seharusnya kepada orang-orang yang terpinggirkan?
2. Bagaimana sikap kita yang sepatutnya ketika orang lain membutuhkan pertolongan meski kita bukan orang terkuat, terpandai, ataupun terhebat?
3. Apa yang sesungguhnya mengarahkan sejarah dan jalan hidup manusia menurut iman Kristen?

Apa respons Anda?
1. Bagaimana doa Anda bagi orang-orang yang terpinggirkan dalam masyarakat Anda dan bagi bangsa Anda?
2. Apa tekad yang akan Anda buat untuk menolong sesama yang sedang mengalami kesulitan?

Pokok Doa:
Berdoa agar Allah terus memampukan kita untuk bersikap peduli kepada sesama dan menolong yang membutuhkan.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+12:1-7
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+12:1-7

Hakim-hakim 11:1-11

 1  Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal; ayah Yefta ialah Gilead.
 2  Juga isteri Gilead melahirkan anak-anak lelaki baginya. Setelah besar anak-anak isterinya ini, maka mereka mengusir Yefta, katanya kepadanya: "Engkau tidak mendapat milik pusaka dalam keluarga kami, sebab engkau anak dari perempuan lain."
 3  Maka larilah Yefta dari saudara-saudaranya itu dan diam di tanah Tob; di sana berkumpullah kepadanya petualang-petualang yang pergi merampok bersama-sama dengan dia.
 4  Beberapa waktu kemudian bani Amon berperang melawan orang Israel.
 5  Dan ketika bani Amon itu berperang melawan orang Israel, pergilah para tua-tua Gilead menjemput Yefta dari tanah Tob.
 6  Kata mereka kepada Yefta: "Mari, jadilah panglima kami dan biarlah kita berperang melawan bani Amon."
 7  Tetapi kata Yefta kepada para tua-tua Gilead itu: "Bukankah kamu sendiri membenci aku dan mengusir aku dari keluargaku? Mengapa kamu datang sekarang kepadaku, pada waktu kamu terdesak?"
 8  Kemudian berkatalah para tua-tua Gilead kepada Yefta: "Memang, kami datang kembali sekarang kepadamu, ikutilah kami dan berperanglah melawan bani Amon, maka engkau akan menjadi kepala atas kami, atas seluruh penduduk Gilead."
 9  Kata Yefta kepada para tua-tua Gilead: "Jadi, jika kamu membawa aku kembali untuk berperang melawan bani Amon, dan TUHAN menyerahkan mereka kepadaku, maka akulah yang akan menjadi kepala atas kamu?"
10  Lalu kata para tua-tua Gilead kepada Yefta: "Demi TUHAN yang mendengarkannya sebagai saksi antara kita: Kami akan berbuat seperti katamu itu."
11  Maka Yefta ikut dengan para tua-tua Gilead, lalu bangsa itu mengangkat dia menjadi kepala dan panglima mereka. Tetapi Yefta membawa seluruh perkaranya itu ke hadapan TUHAN, di Mizpa.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-SH) 2 Mei -- Hakim-hakim 12:1-7 - Terbelah dari Dalam

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 2 Mei 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 12:1-7

Judul: Terbelah dari Dalam

Bangsa Israel, melalui Yefta, baru saja menang atas bani Amon. Akan tetapi, alih-alih bersukacita, Yefta langsung dihadapkan pada konflik yang baru, yakni konflik dengan saudara sebangsanya.

Setelah mengalahkan bani Amon, Yefta ditantang oleh suku Efraim. Mereka marah karena mereka menganggap Yefta tidak mengajak mereka ikut berperang. Mereka bahkan mengancam akan membakar Yefta beserta rumahnya (1).

Padahal, Yefta sudah mengajak mereka. Ia meminta bantuan mereka, tetapi mereka tidak datang membantu. Ketika kemenangan sudah diraih, mereka malah tidak ikut senang, melainkan merasa iri dan berbalik memerangi Yefta (2-3). Oleh karena hal sepele seperti itulah, perang saudara terjadi dan akhirnya memakan korban sebanyak 42.000 jiwa (4-6).

Dalam hal ini kita belajar bahwa kadang kala kehancuran justru datang dari orang-orang di dekat kita. Kita bisa mengatasi persoalan yang datang dari luar. Akan tetapi, konflik dari dalam kerap kali menggerogoti persatuan dan menyebabkan perpecahan yang tak diinginkan.

Orang-orang semacam inilah yang dalam dunia masa kini disebut sebagai toxic. Mereka ingin selalu diingat, diperhatikan, dan dilibatkan dalam semua hal yang menyenangkan, tetapi mereka sendiri suka mengabaikan orang-orang di sekitar mereka. Ketika orang membutuhkan bantuan, mereka menghilang. Sebaliknya, ketika orang berhasil, mereka menjadi iri dan menyalahkan orang lain.

Hari ini gereja mungkin bisa mengatasi persoalan yang datang dari luar, seperti ajaran sesat. Kita bisa bertahan, bahkan mungkin menyerang balik. Namun, banyak gereja menjadi "rusak dan hancur" justru karena anggota jemaat yang toxic. Karena konflik sepele, seperti gosip dan tuduhan yang tidak berdasar, gereja bisa terbelah dari dalam.

Sebagai orang percaya, janganlah kita tidak senang dengan keberhasilan orang lain. Janganlah kita hidup dengan hati yang toxic, tetapi sebaliknya dengan semangat iman yang senang bersama dengan sesama kita yang senang dan saling menyemangati satu sama lain. [YGM]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+12:1-7
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+12:1-7

Hakim-hakim 12:1-7

 1  Dikerahkanlah orang Efraim, lalu mereka bergerak ke Zafon. Dan mereka berkata kepada Yefta: "Mengapa engkau bergerak untuk memerangi bani Amon dengan tidak memanggil kami untuk maju bersama-sama dengan engkau? Sebab itu kami akan membakar rumahmu bersama-sama kamu!"
 2  Tetapi jawab Yefta kepada mereka: "Aku dan rakyatku telah terlibat dalam peperangan yang hebat dengan bani Amon; lalu aku memanggil kamu, tetapi kamu tidak datang menyelamatkan aku dari tangan mereka.
 3  Ketika kulihat, bahwa tidak ada yang datang menyelamatkan aku, maka aku mempertaruhkan nyawaku dan aku pergi melawan bani Amon itu, dan TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tanganku. Mengapa pada hari ini kamu mendatangi aku untuk berperang melawan aku?"
 4  Kemudian Yefta mengumpulkan semua orang Gilead, lalu mereka berperang melawan suku Efraim. Dan orang-orang Gilead mengalahkan suku Efraim itu. Sebab orang-orang itu mengatakan: "Kamulah orang-orang yang telah lari dari suku Efraim!" --kaum Gilead itu ada di tengah-tengah suku Efraim dan suku Manasye--.
 5  Untuk menghadapi suku Efraim itu, maka orang Gilead menduduki tempat-tempat penyeberangan sungai Yordan. Apabila dari suku Efraim ada yang lari dan berkata: "Biarkanlah aku menyeberang," maka orang Gilead berkata kepadanya: "Orang Efraimkah engkau?" Dan jika ia menjawab: "Bukan,"
 6  maka mereka berkata kepadanya: "Coba katakan dahulu: syibolet." Jika ia berkata: sibolet, jadi tidak dapat mengucapkannya dengan tepat, maka mereka menangkap dia dan menyembelihnya dekat tempat-tempat penyeberangan sungai Yordan itu. Pada waktu itu tewaslah dari suku Efraim empat puluh dua ribu orang.
 7  Yefta memerintah sebagai hakim atas orang Israel enam tahun lamanya. Kemudian matilah Yefta, orang Gilead itu, lalu dikuburkan di sebuah kota di daerah Gilead.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 1 Mei -- ROMA 12:1-2 - MENDIDIK HATI NURANI

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 1 Mei 2026
Bacaan : ROMA 12:1-2
Setahun: 1 Tawarikh 3-5
Nats: Janganlah menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan mana kehendak Allah: Apa yang baik, yang berkenan kepada-Nya dan sempurna. (Roma 12:2)

Renungan:

MENDIDIK HATI NURANI

Hati nurani tidak terbentuk dalam sekejap. Ia lahir dari pergumulan yang kadang panjang dan tak mudah. Ia bisa berubah, ia bisa berkembang. Dan, kita dipanggil untuk mendidik nurani kita, yakni mengarahkan nurani kita agar ia makin berkualitas.

Rasul Paulus berkata, "Berubahlah oleh pembaruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan mana kehendak Allah: Apa yang baik, yang berkenan kepada-Nya dan sempurna" (ay. 2). Rasul Paulus berbicara tentang perubahan dalam diri yang terjadi oleh pembaruan budi, tentang perubahan hati nurani. Rasul Paulus mendorong kita untuk mendidik hati nurani, agar nurani kita makin sesuai dengan kehendak Tuhan.

Pertanyaannya, dengan apa, dan bagaimana?

Sesungguhnya, serius menggumuli sesuatu-tulisan, foto, audio, video, atau kombinasi keempatnya, baik fiksi maupun nonfiksi, juga peristiwa, pengalaman, perasaan, situasi, fakta, baik negatif maupun positif-akan mengasah nurani kita menuju kualitas yang lebih baik. Namun, ada catatan: Pergumulan itu kita lakukan dengan penuh hormat kepada Tuhan, kita menakar semuanya dengan kehendak Tuhan. Dan, satu lagi: Pergumulan itu kita lakukan dengan jujur: mengakui yang salah sebagai salah dan meninggalkannya, mengakui yang benar sebagai benar dan merangkulnya. Dengan cara itu, nurani kita akan terasah menjadi makin benar, makin tajam, makin peka, makin kokoh, dan makin terbuka.

Bahan untuk mendidik nurani tersedia melimpah. Hal yang diperlukan hanyalah kemauan yang sungguh untuk mengasah nurani dari waktu ke waktu. --EE/www.renunganharian.net
   
KITA DIPANGGIL UNTUK MENDIDIK HATI NURANI KITA AGAR IA MAKIN BENAR, MAKIN TAJAM, MAKIN PEKA, MAKIN KOKOH, DAN MAKIN TERBUKA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?ROMA+12:1-2

ROMA 12:1-2

 1  Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
 2  Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+3-5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+3-5

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]