(e-RH) 29 November -- EFESUS 4:17-32 - MARAH TANPA DOSA

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 29 November 2025
Bacaan : EFESUS 4:17-32
Setahun: 1 Korintus 1-4
Nats: Apabila kamu menjadi marah, janganlah berbuat dosa: Janganlah matahari terbenam, sebelum padam kemarahanmu. (Efesus 4:26)

Renungan:

MARAH TANPA DOSA

Suatu siang, saat berkunjung ke rumah nenek, seorang tetangga tampak sibuk di kebun samping rumahnya. Saya pun bertanya kepada nenek, "Rajin amat panas-panas begini bersih-bersih kebun?" "Itu tandanya dia sedang marah!" sahut nenek. Oh, rupanya ia sedang menyalurkan emosi negatifnya.

Manusia diciptakan dengan berbagai emosi sebagai bagian dari kompleksitasnya. Emosi adalah respons alami terhadap situasi yang sedang dihadapi. Marah adalah salah satu bentuknya. Adalah wajar jika manusia menjadi marah saat merasa tidak dihargai, diperlakukan tidak adil, dikecewakan, mengalami kegagalan atau frustrasi. Namun demikian, marah merupakan emosi yang bersifat negatif sehingga diperlukan hikmat untuk mengelolanya.

Rasul Paulus pun berpesan kepada jemaat supaya jangan berbuat dosa saat kemarahan menguasai hati. Emosi memang harus disalurkan. Namun, emosi negatif, baik kemarahan, kesedihan, atau ketakutan harus tetap disikapi dengan bijaksana. Bagi orang percaya, hal pertama yang dapat dilakukan tentu mengambil waktu untuk berdoa dan bersaat teduh. Selain sebagai wujud iman, doa dan saat teduh dapat menjadi sarana meditasi yang melatih kesadaran untuk menerima emosi tanpa menghakimi. Selanjutnya, kita dapat mengekspresikan emosi dengan cara yang sehat. Dengan menulis atau berbicara (sharing dengan orang yang dapat dipercaya). Dapat pula dengan melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga. Melalui seni, seperti bermain alat musik atau mendengarkan lagu, dan melalui banyak cara positif lainnya. --EBL/www.renunganharian.net
   
EMOSI ADALAH ENERGI. EMOSI NEGATIF PUN BERSIFAT KONSTRUKTIF KETIKA DIKELOLA DENGAN BENAR.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2025/11/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?EFESUS+4:17-32

EFESUS 4:17-32

17  Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
18  dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
19  Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.
20  Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.
21  Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
22  yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
23  supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
24  dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
25  Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
26  Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
27  dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
28  Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.
29  Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
30  Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
31  Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
32  Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+1-4
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+1-4

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2025 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 29 November -- Baca Gali Alkitab

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab

Ulangan 13

Pasal ini berbicara tentang bahaya penyimpangan iman kepada Tuhan akibat pengaruh nabi palsu, anggota keluarga, atau komunitas yang mengajak umat untuk menyembah ilah lain. Umat diperintahkan untuk tidak mendengarkan mereka, karena tujuan utama kehidupan umat Allah adalah sepenuhnya setia kepada Tuhan. Tuhan berkenan membiarkan para penipu untuk bangkit sebagai ujian untuk melihat apakah umat-Nya benar-benar mengasihi-Nya dengan segenap hati dan jiwa.

Apa saja yang Anda baca?
1. Apa yang Musa katakan tentang nabi palsu atau pemimpi? (1-5)
2. Apa yang Musa katakan tentang anggota keluarga terdekat yang menghasut untuk menyembah ilah lain? (6-11)
3. Apa yang Musa katakan tentang suatu kota yang diajak untuk menyembah ilah lain dan benar-benar menyimpang? (12-18)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Bagaimana Tuhan bertindak dalam menguji iman umat-Nya?
2. Apa yang akan Anda lakukan jika seseorang yang dekat dengan Anda mengajak Anda untuk mengkompromikan iman Anda?
3. Bagaimana Anda dapat menunjukkan kesetiaan kepada Tuhan di tengah godaan dunia yang menarik Anda menjauh dari-Nya?

Apa respons Anda?
1. Jika ada orang terdekat yang memengaruhi Anda menjauh dari Tuhan, bagaimana Anda dapat tetap setia beriman tanpa kehilangan kasih kepada mereka?
2. Bagaimana Anda dapat menjadi pengaruh positif di dalam komunitas Anda agar banyak orang makin mengenal dan setia kepada Tuhan?

Pokok Doa:
Memohon kekuatan dari Tuhan untuk kita menjaga hubungan dengan keluarga, sahabat, dan komunitas sesuai firman-Nya.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+13

Ulangan 13

 1  Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat,
 2  dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya,
 3  maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.
 4  TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut.
 5  Nabi atau pemimpi itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad terhadap TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang menebus engkau dari rumah perbudakan--dengan maksud untuk menyesatkan engkau dari jalan yang diperintahkan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dijalani. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.
 6  Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu,
 7  salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi,
 8  maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya,
 9  tetapi bunuhlah dia! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat.
10  Engkau harus melempari dia dengan batu, sehingga mati, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.
11  Maka seluruh orang Israel akan mendengar dan menjadi takut, sehingga mereka tidak akan melakukan lagi perbuatan jahat seperti itu di tengah-tengahmu.
12  Apabila di salah satu kota yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diam di sana, kaudengar orang berkata:
13  Ada orang-orang dursila tampil dari tengah-tengahmu, yang telah menyesatkan penduduk kota mereka dengan berkata: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak kamu kenal,
14  maka haruslah engkau memeriksa, menyelidiki dan menanyakan baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di tengah-tengahmu,
15  maka bunuhlah dengan mata pedang penduduk kota itu, dan tumpaslah dengan mata pedang kota itu serta segala isinya dan hewannya.
16  Seluruh jarahan harus kaukumpulkan di tengah-tengah lapangan dan harus kaubakar habis kota dengan seluruh jarahan itu sebagai korban bakaran yang lengkap bagi TUHAN, Allahmu. Semuanya itu akan tetap menjadi timbunan puing untuk selamanya dan tidak akan dibangun kembali.
17  Dari barang-barang yang dikhususkan itu janganlah apapun melekat pada tanganmu, supaya TUHAN berhenti dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, menunjukkan belas kasihan-Nya kepadamu, mengasihani engkau dan membuat jumlahmu banyak, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.
18  Sebab dengan demikian engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, untuk berpegang pada segala perintah-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, dengan melakukan apa yang benar di mata TUHAN, Allahmu."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-SH) 29 November -- Ulangan 13 - Waspada terhadap Pengaruh Jahat

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 29 November 2025
Ayat SH: Ulangan 13

Judul: Waspada terhadap Pengaruh Jahat

Sudah cukup lama berbagai bentuk penipuan melalui media sosial terus marak. Jikalau kita tidak berhati-hati dan waspada, maka kita akan mudah ditipu dan dihasut untuk mengikuti dan memercayai kebenaran palsu mereka. Karena itu, perlu ada sikap waspada untuk menguji dan memeriksa kebenaran tersebut.

Kali ini, Allah memperingatkan umat Israel untuk berwaspada terhadap pengaruh-pengaruh jahat yang ada di sekeliling mereka. Ada juga peringatan agar tidak mudah percaya kepada bujukan atau ajakan untuk mengikuti dan berbakti kepada allah lain yang tidak mereka kenal. Meskipun demikian, pengaruh atau bujukan jahat itu bisa berasal dari seseorang yang mengaku dirinya sebagai nabi atau pemimpin (1-5).

Selain itu, Allah juga memberikan peringatan untuk waspada terhadap pengaruh jahat dari dalam keluarga mereka (6-11). Sikap waspada ini dapat muncul jikalau mereka menghadapi keadaan dengan setia kepada TUHAN (12-18). Jelas, kesetiaan kepada TUHAN dapat memperkuat hubungan umat Israel dengan Allah sehingga mereka terlindungi dari pengaruh jahat.

Pengaruh jahat bisa datang dari luar maupun dalam diri kita. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran dan kewaspadaan diri di dalam menghadapinya supaya kita tidak masuk ke dalam bujuk rayu yang menyesatkan. Sikap waspada tidak datang dengan sendirinya, tetapi butuh pertolongan Tuhan agar kita dapat menghadapinya. Dengan pertolongan Tuhan, kita dituntun untuk memilah mana yang baik atau benar dari yang salah atau menyesatkan. Apa pun pengaruh yang datang dalam hidup kita, mari kita lebih berwaspada di dalam menguji, memeriksa, dan meneliti kebenarannya.

Hendaklah kita tidak begitu saja percaya kepada berbagai pengajaran duniawi, melainkan menguji dan menelusuri kebenarannya dalam terang firman Tuhan! Telitilah, apakah pesan yang disampaikan kepada kita benar-benar bersumber dari Allah agar kita terbebas dari pengaruh yang dapat memisahkan kita dari kasih dan kebenaran Tuhan. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2025/11/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+13

Ulangan 13

 1  Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat,
 2  dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya,
 3  maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.
 4  TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut.
 5  Nabi atau pemimpi itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad terhadap TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang menebus engkau dari rumah perbudakan--dengan maksud untuk menyesatkan engkau dari jalan yang diperintahkan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dijalani. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.
 6  Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu,
 7  salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi,
 8  maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya,
 9  tetapi bunuhlah dia! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat.
10  Engkau harus melempari dia dengan batu, sehingga mati, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.
11  Maka seluruh orang Israel akan mendengar dan menjadi takut, sehingga mereka tidak akan melakukan lagi perbuatan jahat seperti itu di tengah-tengahmu.
12  Apabila di salah satu kota yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diam di sana, kaudengar orang berkata:
13  Ada orang-orang dursila tampil dari tengah-tengahmu, yang telah menyesatkan penduduk kota mereka dengan berkata: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak kamu kenal,
14  maka haruslah engkau memeriksa, menyelidiki dan menanyakan baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di tengah-tengahmu,
15  maka bunuhlah dengan mata pedang penduduk kota itu, dan tumpaslah dengan mata pedang kota itu serta segala isinya dan hewannya.
16  Seluruh jarahan harus kaukumpulkan di tengah-tengah lapangan dan harus kaubakar habis kota dengan seluruh jarahan itu sebagai korban bakaran yang lengkap bagi TUHAN, Allahmu. Semuanya itu akan tetap menjadi timbunan puing untuk selamanya dan tidak akan dibangun kembali.
17  Dari barang-barang yang dikhususkan itu janganlah apapun melekat pada tanganmu, supaya TUHAN berhenti dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, menunjukkan belas kasihan-Nya kepadamu, mengasihani engkau dan membuat jumlahmu banyak, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.
18  Sebab dengan demikian engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, untuk berpegang pada segala perintah-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, dengan melakukan apa yang benar di mata TUHAN, Allahmu."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 28 November -- HAGAI 2:15-19 - MENGUTAMAKAN ALLAH

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 28 November 2025
Bacaan : HAGAI 2:16-20
Setahun: Roma 14-16
Nats: "Sekarang, perhatikanlah mulai hari ini dan selanjutnya: Sebelum batu demi batu disusun untuk Bait Tuhan, bagaimana keadaanmu?" (Hagai 2:16-17a)

Renungan:

MENGUTAMAKAN ALLAH

Apakah yang paling kita perhatikan dalam hidup? Tuhan, sesama, ataukah justru diri kita sendiri? Sadarkah bila hal yang paling kita perhatikan dalam hidup adalah hal yang kita utamakan? Maka baiklah apabila kita melihat dan memeriksa diri kita, merenungkan serta mencoba mengoreksi, apabila mungkin kita telah salah dalam mengarahkan hidup.

Memperhatikan, menjadi pesan yang berulang kali Allah sampaikan dalam firman-Nya. "Perhatikanlah keadaanmu, " demikian firman Allah merujuk pada kondisi sebelum dan sesudah batu-batu Bait Allah diletakkan. Sebelum Bait Allah mulai dibangun kembali, segala sesuatu yang mereka buat akan hancur. Allah menghukum mereka karena bukannya memikirkan rumah-Nya, tetapi justru memikirkan diri mereka sendiri dengan mengutamakan rumah dan kebun mereka (Hag. 1:4-6). Allah pun mengajak mereka memperhatikan kondisi mereka setelah Bait Allah mulai dibangun kembali, sekalipun dalam kondisi di mana mereka sudah tidak memiliki apa pun. Dalam ketiadaan tersebut, Allah justru memberikan berkat. Allah menegur mereka yang hanya memikirkan dirinya sendiri ketika mereka masih memiliki. Dengan memberikan ketiadaan, sejatinya Allah mengajak mereka kembali mengingat siapa dan dari mana mereka beroleh hidup, serta sungguh-sungguh mengutamakan Allah dalam hidup.

Seberapa pun besarnya kekuatan kita, kita manusia yang penuh keterbatasan. Untuk itu, marilah kita mengutamakan Allah dalam hidup, sebab Allah memberikan hidup bagi kita dengan mencurahkan berkat-Nya. --ZDP/www.renunganharian.net
   
UTAMAKANLAH ALLAH DALAM HIDUP, SEBAB ALLAH YANG MEMBERI HIDUP BAGI KITA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2025/11/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?HAGAI+2:15-19

HAGAI 2:15-19

15  (2-16) "Maka sekarang, perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya! Sebelum ditaruh orang batu demi batu untuk pembangunan bait TUHAN,
16  (2-17) bagaimana keadaanmu? Ketika orang pergi melihat suatu timbunan gandum yang seharusnya sebanyak dua puluh gantang, hanya ada sepuluh; dan ketika orang pergi ke tempat pemerasan anggur untuk mencedok lima puluh takar, hanya ada dua puluh.
17  (2-18) Aku telah memukul kamu dengan hama dan penyakit gandum dan segala yang dibuat tanganmu dengan hujan batu; namun kamu tidak berbalik kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN.
18  (2-19) Perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya--mulai dari hari yang kedua puluh empat bulan kesembilan. Mulai dari hari diletakkannya dasar bait TUHAN perhatikanlah
19  (2-20) apakah benih masih tinggal tersimpan dalam lumbung, dan apakah pohon anggur dan pohon ara, pohon delima dan pohon zaitun belum berbuah? Mulai dari hari ini Aku akan memberi berkat!"

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Roma+14-16
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Roma+14-16

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2025 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 28 November -- Ulangan 12:29-32 - Betapa Baik Ketetapan-ketetapan Allah

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 28 November 2025
Ayat SH: Ulangan 12:29-32

Judul: Betapa Baik Ketetapan-ketetapan Allah

Dalam pembacaan ini, dengan jelas, Allah melalui Musa memberikan aturan dan ketetapan bagi umat Israel. Hal itu diberikan agar mereka menyembah Allah dengan benar, dengan tidak mengikuti pola penyembahan bangsa yang tidak mengenal Allah, dan ada pula larangan bagi mereka agar tidak ada ilah lain yang disembah oleh umat Israel selain hanya TUHAN, Allah yang mereka kenal (29-30).

Bagi Allah, ketika mereka menyembah-Nya dengan pola peribadahan bangsa yang tidak mengenal Allah, maka hal itu sangat menjijikkan bagi Dia. Sebab, Allah tidak mau disamakan dengan ilah bangsa lain (31). Oleh karena itu, apa yang ditetapkan dan diatur oleh Allah harus mereka taati dengan setia dengan tidak menambah atau mengurangi ketetapan ketetapan tersebut (32).

Peraturan peribadahan ini sangat jelas sebab menunjukkan kepada umat Israel dan umat masa kini pentingnya sikap dan tindakan menghargai dan mengakui Tuhan dalam hidup ini. Bahkan, di dalam ibadah-ibadah kita, haruslah kita dengan benar melakukannya sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki. Hendaklah kita tidak mengikuti pola-pola duniawi demi menghindari ibadah yang tidak berkenan di hadapan Tuhan.

Beribadah kepada Tuhan menunjukkan kualitas kehidupan spiritual seseorang. Tindakan dan perkataan yang benar, tulus, dan jujur juga menunjukkan bahwa kita adalah umat yang beribadah kepada Tuhan. Tindakan dan perkataan kita haruslah sejalan dan searah dengan tujuan yang satu, yakni Tuhan. Oleh karena itu, sekali lagi, apa yang menjadi ketetapan dan peraturan Allah jangan kita tambah atau kurangi. Sebaliknya, kita harus melakukannya dengan setia agar kita tidak berdosa kepada Allah, Sang Pemberi ketetapan dan peraturan tersebut.

Ingatlah, betapa baiknya peraturan dan ketetapan Allah bagi hidup kita. Kita akan bersukacita dan berbahagia jikalau kita dapat melakukan ketetapan-ketetapan Allah. Oleh karena itu, marilah kita beribadah kepada Tuhan menurut cara yang berkenan kepada-Nya dengan sikap penuh hormat, rasa takut, dan pengucapan syukur. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2025/11/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+12:29-32
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+12:29-32

Ulangan 12:29-32

29  "Apabila TUHAN, Allahmu, telah melenyapkan dari hadapanmu bangsa-bangsa yang daerahnya kaumasuki untuk mendudukinya, dan apabila engkau sudah menduduki daerahnya dan diam di negerinya,
30  maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang allah mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada allah mereka? Akupun mau berlaku begitu.
31  Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu; sebab segala yang menjadi kekejian bagi TUHAN, apa yang dibenci-Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi allah mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi allah mereka.
32  Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 27 November -- EFESUS 5:1-20 - HIDUP YANG PRODUKTIF

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 27 November 2025
Bacaan : EFESUS 5:1-20
Setahun: Roma 11-13
Nats: Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. (Efesus 5:16)

Renungan:

HIDUP YANG PRODUKTIF

Suatu ketika saya menghadiri jamuan makan dari seorang dokter yang sudah lansia, tapi masih memiliki kebugaran yang baik. Beliau terlihat masih menyantap hidangan yang biasanya dijauhi oleh para lansia, sembari menceritakan rutinitasnya sebagai dokter. Secara rutin beliau masih praktik di tiga rumah sakit dan masih sempat membaca buku secara rutin. "Produktif sekali hidupnya, bahkan bisa menginspirasi banyak orang untuk menjalani hidup sehat!" gumam saya ketika mendengarkan pengalaman hidup beliau.

Menjaga agar hidup tetap produktif tak hanya milik lansia atau mereka yang memasuki masa purnatugas dalam pekerjaan. Kita yang lebih muda juga perlu menjalani hidup produktif karena sejatinya Tuhan memberikan waktu yang berharga setiap hari. Namun sayang, belakangan ini kita justru melihat ada banyak orang menghabiskan waktu untuk melakukan perkara yang sia-sia, misalkan bermain gim atau bermain media sosial secara berlebihan. Durasi waktu yang terbuang akan lebih bermanfaat jika dipakai untuk melakukan aktivitas lain, seperti pengembangan diri, mengasah keterampilan, atau bersekutu secara pribadi dalam doa dan pembacaan Alkitab.

Bertolak dari nas renungan kita, dorongan agar umat Allah belajar mempergunakan waktu dengan bijak, masih perlu untuk diperhatikan. Tujuannya tak lain agar setiap hari kita dapat menjalani hidup yang produktif, tak sekadar menghabiskan waktu dengan terlihat sibuk, tetapi sebenarnya hidup kita sia-sia belaka. Mari kobarkan semangat untuk hidup produktif setiap hari. --GHJ/www.renunganharian.net
   
HIDUP YANG PRODUKTIF PERLU DIUPAYAKAN, BUKAN SEKADAR DIANGAN-ANGANKAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2025/11/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?EFESUS+5:1-20

EFESUS 5:1-20

 1  Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih
 2  dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.
 3  Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.
 4  Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.
 5  Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
 6  Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.
 7  Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.
 8  Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
 9  karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
10  dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
11  Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
12  Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
13  Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
14  Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."
15  Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
16  dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
17  Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
18  Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
19  dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.
20  Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Roma+11-13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Roma+11-13

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2025 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 27 November -- Ulangan 12:15-28 - Memperkuat Relasi dengan Allah

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 27 November 2025
Ayat SH: Ulangan 12:15-28

Judul: Memperkuat Relasi dengan Allah

Hari ini kita melanjutkan belajar tentang kumpulan hukum-hukum Allah kepada umat Israel. Kalau kita merujuk ayat 1-14, di situ dibicarakan tentang bagaimana umat Israel dapat menjaga kekudusan ibadah mereka kepada Allah.

Dalam bagian hari ini dikatakan, umat Israel boleh menyembelih dan memakan daging dengan bebas di segala kota mereka asalkan itu bukan bagian dari kurban persembahan (15). Mereka tidak boleh makan sendiri segala persembahan gandum, anggur, minyak, maupun lembu, kambing domba kurban, tetapi harus di hadapan TUHAN di tempat yang TUHAN tentukan, secara komunal, bersama seluruh keluarga, hamba-hamba, dan orang Lewi di kota mereka (17-18). Ini dilakukan dengan bersukaria; hal ini menunjukkan kesatuan dalam beribadah kepada TUHAN.

Ketetapan dan peraturan Allah merupakan syarat mutlak, sebagai satu-satunya jalan, untuk mendekatkan diri mereka kepada Allah. Salah satu contoh kecil tata cara yang harus diperhatikan dan dilakukan di dalam peribadahan umat Israel adalah berkait dengan kurban persembahan bagi Tuhan. Secara terperinci, melalui Musa, Allah telah membeberkan banyak hal tentang peraturan tersebut. Oleh karena itu, umat Israel wajib melakukan apa yang sesuai dengan titah Allah kepada mereka.

Saat ini, kita juga merupakan umat yang percaya kepada Tuhan. Kita pun dituntut untuk menaati dan melakukan seluruh kehendak Tuhan dalam hidup kita, baik di dalam peribadahan, pelayanan, maupun pekerjaan kita. Kita diajar untuk terus memperkuat iman dengan menjaga kesucian, ketaatan, ketekunan, dan kesetiaan kepada Tuhan sebagai suatu persembahan yang hidup, hanya kepada Tuhan, Sang Pemilik kehidupan kita.

Memperkuat relasi kita dengan Tuhan disertai kesungguhan hati akan membawa berkat bagi kita. Dengan berkat dari Tuhan, kita pun dimampukan menjadi saksi-saksi bagi Tuhan di mana pun kita berada. Oleh karena itu, mintalah kekuatan dari Tuhan sehingga kita pun dimampukan untuk tetap setia menjalani hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2025/11/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+12:15-28
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+12:15-28

Ulangan 12:15-28

15  Tetapi engkau boleh menyembelih dan memakan daging sesuka hatimu, sesuai dengan berkat TUHAN, Allahmu, yang diberikan-Nya kepadamu di segala tempatmu. Orang najis ataupun orang tahir boleh memakannya, seperti juga daging kijang atau daging rusa;
16  hanya darahnya janganlah kaumakan, tetapi harus kaucurahkan ke bumi seperti air.
17  Di dalam tempatmu tidak boleh kaumakan persembahan persepuluhan dari gandummu, dari anggurmu dan minyakmu, ataupun dari anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu, ataupun sesuatu dari korban yang akan kaunazarkan, ataupun dari korban sukarelamu, ataupun persembahan khususmu.
18  Tetapi di hadapan TUHAN, Allahmu, haruslah engkau memakannya, di tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, engkau ini, anakmu laki-laki dan anakmu perempuan, hambamu laki-laki dan hambamu perempuan, dan orang Lewi yang di dalam tempatmu, dan haruslah engkau bersukaria di hadapan TUHAN, Allahmu, karena segala usahamu.
19  Hati-hatilah, supaya jangan engkau melalaikan orang Lewi, selama engkau ada di tanahmu.
20  Apabila TUHAN, Allahmu, telah meluaskan daerahmu nanti, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu dan engkau berpikir: Aku mau makan daging, karena engkau ingin makan daging, maka bolehlah engkau makan daging sesuka hatimu.
21  Apabila tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk menegakkan nama-Nya di sana, terlalu jauh dari tempatmu, maka engkau boleh menyembelih dari lembu sapimu dan kambing dombamu yang diberikan TUHAN kepadamu, seperti yang kuperintahkan kepadamu, dan memakan dagingnya di tempatmu sesuka hatimu.
22  Tetapi engkau harus memakan dagingnya, seperti memakan daging kijang atau daging rusa; baik orang najis maupun orang tahir boleh memakannya.
23  Tetapi jagalah baik-baik, supaya jangan engkau memakan darahnya, sebab darah ialah nyawa, maka janganlah engkau memakan nyawa bersama-sama dengan daging.
24  Janganlah engkau memakannya; engkau harus mencurahkannya ke bumi seperti air.
25  Janganlah engkau memakannya, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian, apabila engkau melakukan apa yang benar di mata TUHAN.
26  Tetapi persembahan kudusmu yang ada padamu dan korban nazarmu haruslah kaubawa ke tempat yang akan dipilih TUHAN;
27  engkau harus mengolah korban bakaranmu, daging dan darahnya, di atas mezbah TUHAN, Allahmu, dan darah korban sembelihanmu haruslah dicurahkan ke atas mezbah TUHAN, Allahmu, tetapi dagingnya boleh kaumakan.
28  Dengarkanlah baik-baik segala yang kuperintahkan kepadamu, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian untuk selama-lamanya, apabila engkau melakukan apa yang baik dan benar di mata TUHAN, Allahmu."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 26 November -- 1 KORINTUS 9:1-19 - APA UPAHKU?

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 26 November 2025
Bacaan : 1 KORINTUS 9:1-19
Setahun: Roma 8-10
Nats: Jika demikian, apakah upahku? Upahku ialah ini: Bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak menggunakan hakku sebagai pemberita Injil. (1 Korintus 9:18)

Renungan:

APA UPAHKU?

Hati saya tersentuh saat mendengar pengakuan seorang hamba Tuhan yang memutuskan untuk bertahan melayani Tuhan di daerah pedalaman. Hamba Tuhan dengan seorang istri dan dua orang anaknya ini telah bertahun-tahun setia menggembalakan jemaat sederhana yang jumlahnya tidak lebih dari dua puluh orang. Untuk bertahan hidup, beliau memanfaatkan lahan kecil yang ditanami sayur serta persembahan jemaat yang berupa hasil bumi setiap minggunya. Beberapa kali beliau ditawari penggembalaan di kota, dengan iming-iming penghidupan yang lebih layak dan berbagai fasilitas, tetapi selalu ditolaknya. Baginya, tidak ada sukacita yang lebih besar selain memegang teguh komitmen awal untuk setia melayani jiwa-jiwa di pedalaman itu sekalipun tidak ada upah materi yang diperoleh.

Rasul Paulus memakai dirinya sendiri sebagai teladan mengenai prinsip penyangkalan diri dalam melayani Tuhan. Sebagai seorang rasul, sesungguhnya ia memiliki hak upah dari pelayanannya itu. Namun, ia berkomitmen untuk melepaskan hak itu supaya ia tidak membatasi pelayanannya dan menghambat kemajuan Injil. Rasul Paulus membangun prinsip ini dengan ketulusan dan bukan mencari simpati orang lain. Dengan tulus ia berkata, "Upahku adalah bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil."

Sungguh menyukakan hati ketika kita mendapati ternyata masih ada orang yang tidak mendasarkan pelayanannya pada keuntungan atau upah yang bisa diperolehnya. Bagi mereka, masih dipercaya Tuhan untuk melayani adalah upah yang tak ternilai harganya. Bagaimana dengan kita? --SYS/www.renunganharian.net
   
AKANKAH KITA TETAP MELAYANI PEKERJAAN TUHAN DENGAN SUKACITA SEKALIPUN TIDAK ADA UPAH YANG AKAN KITA TERIMA?

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2025/11/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+KORINTUS+9:1-19

1 KORINTUS 9:1-19

 1  Bukankah aku rasul? Bukankah aku orang bebas? Bukankah aku telah melihat Yesus, Tuhan kita? Bukankah kamu adalah buah pekerjaanku dalam Tuhan?
 2  Sekalipun bagi orang lain aku bukanlah rasul, tetapi bagi kamu aku adalah rasul. Sebab hidupmu dalam Tuhan adalah meterai dari kerasulanku.
 3  Inilah pembelaanku terhadap mereka yang mengeritik aku.
 4  Tidakkah kami mempunyai hak untuk makan dan minum?
 5  Tidakkah kami mempunyai hak untuk membawa seorang isteri Kristen, dalam perjalanan kami, seperti yang dilakukan rasul-rasul lain dan saudara-saudara Tuhan dan Kefas?
 6  Atau hanya aku dan Barnabas sajakah yang tidak mempunyai hak untuk dibebaskan dari pekerjaan tangan?
 7  Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur dan tidak memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba dan yang tidak minum susu domba itu?
 8  Apa yang kukatakan ini bukanlah hanya pikiran manusia saja. Bukankah hukum Taurat juga berkata-kata demikian?
 9  Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!" Lembukah yang Allah perhatikan?
10  Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus membajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.
11  Jadi, jika kami telah menaburkan benih rohani bagi kamu, berlebih-lebihankah, kalau kami menuai hasil duniawi dari pada kamu?
12  Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari pada kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami mengadakan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus.
13  Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu?
14  Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.
15  Tetapi aku tidak pernah mempergunakan satupun dari hak-hak itu. Aku tidak menulis semuanya ini, supaya akupun diperlakukan juga demikian. Sebab aku lebih suka mati dari pada...! Sungguh, kemegahanku tidak dapat ditiadakan siapapun juga!
16  Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.
17  Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.
18  Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.
19  Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Roma+8-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Roma+8-10

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2025 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]