(e-RH) 13 April -- YOHANES 12:12-19 - GAGAL PAHAM

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 13 April 2026
Bacaan : YOHANES 12:12-19
Setahun: 1 Raja-raja 3-5
Nats: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!" (Yohanes 12:13)

Renungan:

GAGAL PAHAM

Saat ini popularitas menjadi syarat yang dapat memudahkan seseorang dipilih menjadi pemimpin, apalagi jika orang itu terkenal dalam hal yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Maka tidak jarang orang yang berambisi menjadi pemimpin biasanya memanfaatkan orang-orang terkenal untuk mendukungnya agar popularitasnya semakin meningkat.

Yesus sudah sangat dikenal di antara orang-orang Yahudi karena pengajaran-Nya maupun mukjizat-Nya dalam menyembuhkan banyak orang, mengusir roh jahat, dan yang paling hangat adalah Dia baru saja membangkitkan Lazarus dari kematian. Hal itu menyebar dengan cepat dari mulut ke mulut dan menjadi pembicaraan hangat di antara orang-orang Yahudi.

Ketika mereka mendengar bahwa Yesus akan masuk ke Yerusalem, popularitas-Nya mendorong mereka untuk menyongsong dengan harapan bahwa Yesus adalah Mesias menurut pemahaman orang Yahudi yang akan menjadi raja Israel secara politik dan membebaskan mereka dari penjajahan Roma. Padahal yang dimaksudkan Yesus sebagai Mesias adalah raja dari kerajaan kekal yang rohani, yang membebaskan manusia dari kuasa dosa. Kegagalan pemahaman merekalah yang akhirnya membuat harapan mereka tidak terpenuhi dan akhirnya justru mereka berbalik menentang Yesus.

Siapa Yesus bagi kita? Apakah kita telah benar memahami bahwa Dia adalah Tuhan yang kekal dan Juru Selamat yang membebaskan kita dari dosa? Ataukah kita hanya memahami Dia sebatas Pembebas dari segala kesulitan dan masalah selama kita hidup? Marilah mengenal Dia lebih dalam sehingga kita dapat menikmati anugerah-Nya yang kekal sepanjang hidup kita. --ANT/www.renunganharian.net
   
JANGAN GAGAL PAHAM, YESUS ADALAH RAJA YANG MEMBEBASKAN MANUSIA DARI DOSA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+12:12-19

YOHANES 12:12-19

12  Keesokan harinya ketika orang banyak yang datang merayakan pesta mendengar, bahwa Yesus sedang di tengah jalan menuju Yerusalem,
13  mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Dia sambil berseru-seru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!"
14  Yesus menemukan seekor keledai muda lalu Ia naik ke atasnya, seperti ada tertulis:
15  "Jangan takut, hai puteri Sion, lihatlah, Rajamu datang, duduk di atas seekor anak keledai."
16  Mula-mula murid-murid Yesus tidak mengerti akan hal itu, tetapi sesudah Yesus dimuliakan, teringatlah mereka, bahwa nas itu mengenai Dia, dan bahwa mereka telah melakukannya juga untuk Dia.
17  Orang banyak yang bersama-sama dengan Dia ketika Ia memanggil Lazarus keluar dari kubur dan membangkitkannya dari antara orang mati, memberi kesaksian tentang Dia.
18  Sebab itu orang banyak itu pergi menyongsong Dia, karena mereka mendengar, bahwa Ia yang membuat mujizat itu.
19  Maka kata orang-orang Farisi seorang kepada yang lain: "Kamu lihat sendiri, bahwa kamu sama sekali tidak berhasil, lihatlah, seluruh dunia datang mengikuti Dia."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+3-5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+3-5

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 13 April -- Hakim-hakim 2:6-23 - Anugerah yang Tidak Masuk Akal

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 13 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 2:6-23

Judul: Anugerah yang Tidak Masuk Akal

Anugerah berarti sesuatu yang diberikan kepada kita yang tidak pantas menerimanya. Misalnya, kita diberi keselamatan, padahal kita seharusnya binasa karena dosa kita. Ternyata bukan saja anugerah Allah itu tidak pantas kita terima, tetapi juga sering kali tidak masuk akal.

Setelah Yosua dan para tua-tua meninggal, muncullah generasi yang tidak mengenal TUHAN dan perbuatan-Nya (10). Mereka melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka beribadah kepada para Ba'al dan para Astoret (11-13).

Murka TUHAN menyala-nyala terhadap orang Israel. Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan perampok dan menjual mereka ke dalam tangan musuh (13-14). Bahkan, setiap kali mereka bergerak maju, tangan-Nya melawan mereka dan mendatangkan malapetaka atas mereka, sehingga mereka sangat terdesak (15).

Tentunya masuk akal ketika umat menyembah berhala, maka TUHAN menghukum mereka. Namun, apabila kita perhatikan alur dari ayat 15 ke ayat 16, sebenarnya logikanya tidak masuk akal. Ayat 15 menunjukkan betapa beratnya hukuman TUHAN atas mereka, seperti yang Ia peringatkan dengan sumpah kepada mereka. Mungkin kita mengira, seharusnya ayat 16 menunjukkan hukuman yang akan TUHAN berikan? Ternyata ayat 16 mengatakan, "Lalu TUHAN membangkitkan hakim-hakim, yang menyelamatkan mereka dari tangan perampok itu".

Penulis dengan sengaja menulis seperti ini untuk menunjukkan bahwa anugerah Allah memang tidak masuk akal. Secara logika seharusnya yang Allah berikan adalah hukuman, apalagi ketika umat terus-menerus berzina (17). Namun, ternyata apa yang Allah berikan terus-menerus adalah seorang hakim yang menyelamatkan umat dan belas kasihan bagi mereka yang merintih di bawah tekanan dan penindasan (18).

Kita perlu bersyukur kita memiliki Allah yang anugerah-Nya tidak masuk akal. Ketika kita menderita akibat dosa kita sekalipun, belas kasihan-Nya tetap tersedia bagi kita. Marilah sekarang kita hidup dengan lebih mengasihi Allah kita yang begitu luar biasa. [INT]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+2:6-23
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+2:6-23

Hakim-hakim 2:6-23

 6  Setelah Yosua melepas bangsa itu pergi, maka pergilah orang Israel itu, masing-masing ke milik pusakanya, untuk memiliki negeri itu.
 7  Dan bangsa itu beribadah kepada TUHAN sepanjang zaman Yosua dan sepanjang zaman para tua-tua yang hidup lebih lama dari pada Yosua, dan yang telah melihat segenap perbuatan yang besar, yang dilakukan TUHAN bagi orang Israel.
 8  Dan Yosua bin Nun, hamba TUHAN itu, mati pada umur seratus sepuluh tahun;
 9  ia dikuburkan di daerah milik pusakanya di Timnat-Heres, di pegunungan Efraim, di sebelah utara gunung Gaas.
10  Setelah seluruh angkatan itu dikumpulkan kepada nenek moyangnya, bangkitlah sesudah mereka itu angkatan yang lain, yang tidak mengenal TUHAN ataupun perbuatan yang dilakukan-Nya bagi orang Israel.
11  Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka beribadah kepada para Baal.
12  Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa di sekeliling mereka, dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati TUHAN.
13  Demikianlah mereka meninggalkan TUHAN dan beribadah kepada Baal dan para Asytoret.
14  Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel. Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan perampok dan menjual mereka kepada musuh di sekeliling mereka, sehingga mereka tidak sanggup lagi menghadapi musuh mereka.
15  Setiap kali mereka maju, tangan TUHAN melawan mereka dan mendatangkan malapetaka kepada mereka, sesuai dengan apa yang telah diperingatkan kepada mereka oleh TUHAN dengan sumpah, sehingga mereka sangat terdesak.
16  Maka TUHAN membangkitkan hakim-hakim, yang menyelamatkan mereka dari tangan perampok itu.
17  Tetapi juga para hakim itu tidak mereka hiraukan, karena mereka berzinah dengan mengikuti allah lain dan sujud menyembah kepadanya. Mereka segera menyimpang dari jalan yang ditempuh oleh nenek moyangnya yang mendengarkan perintah TUHAN; mereka melakukan yang tidak patut.
18  Setiap kali apabila TUHAN membangkitkan seorang hakim bagi mereka, maka TUHAN menyertai hakim itu dan menyelamatkan mereka dari tangan musuh mereka selama hakim itu hidup; sebab TUHAN berbelas kasihan mendengar rintihan mereka karena orang-orang yang mendesak dan menindas mereka.
19  Tetapi apabila hakim itu mati, kembalilah mereka berlaku jahat, lebih jahat dari nenek moyang mereka, dengan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya; dalam hal apapun mereka tidak berhenti dengan perbuatan dan kelakuan mereka yang tegar itu.
20  Apabila murka TUHAN bangkit terhadap orang Israel, berfirmanlah Ia: "Karena bangsa ini melanggar perjanjian yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyang mereka, dan tidak mendengarkan firman-Ku,
21  maka Akupun tidak mau menghalau lagi dari depan mereka satupun dari bangsa-bangsa yang ditinggalkan Yosua pada waktu matinya,
22  supaya dengan perantaraan bangsa-bangsa itu Aku mencobai orang Israel, apakah mereka tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN, seperti yang dilakukan oleh nenek moyang mereka, atau tidak."
23  Demikianlah TUHAN membiarkan bangsa-bangsa itu tinggal dengan tidak segera menghalau mereka; mereka tidak diserahkan-Nya ke dalam tangan Yosua.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 12 April -- MAZMUR 139 - TERBANG DENGAN SAYAP FAJAR

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 12 April 2026
Bacaan : MAZMUR 139
Setahun: 1 Raja-raja 1-2
Nats: Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku. (Mazmur 139:9-10)

Renungan:

TERBANG DENGAN SAYAP FAJAR

Diksi (pilihan kata yang tepat dan selaras) pada puisi merupakan daya tarik tersendiri bagi orang yang mengagumi keindahan untaian kata sarat dengan makna. Pilihan kata yang digunakan oleh sang penulis puisi biasanya sanggup membawa siapapun yang membacanya terbang membubung tinggi dengan imajinasi sebagai sayapnya. Kekuatan angan yang menghadirkan seribu satu macam pemaknaan yang mampu menuntun pembacanya sampai kepada refleksi diri.

Mazmur 139 dalam Alkitab merupakan puisi religi nan elok yang berisi pengagungan kepada Sang Ilahi. Setiap orang percaya yang membaca pasal ini dapat merasakan keindahan kata-kata yang menyiratkan kekaguman Raja Daud (ay. 6) terhadap ke-Mahatahu-an Allah (ay. 2-4). Rasa kagum sang raja yang meyakini penyertaan-Nya sejak dalam rahim ibunya (ay. 13) hingga hari-hari yang bakal dilaluinya (ay. 16).

Penyertaan Tuhan mengisyaratkan kehadiran diri-Nya yang senantiasa menuntun Raja Daud dalam menjalani kehidupannya kapan pun dan di mana pun ia berada (ay. 8-10). Kehadiran yang begitu berarti hingga melahirkan ucapan syukur dari sang raja (ay. 14). Ungkapan tulus seorang anak manusia yang tenggelam dalam pesona keagungan Tuhan, meskipun tak terselami oleh pikirannya (ay. 17).

Sekalipun terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, Tuhan tetap beserta dengan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Penyertaan yang menyiratkan ke-Mahatahu-an-Nya atas hidup kita. Ucapan syukur pun mengalir dari kekaguman kita karena kehadiran Tuhan membuat hidup menjadi lebih bermakna. --EML/www.renunganharian.net
   
SAAT DI UJUNG LAUT ATAUPUN SAAT TERBANG DENGAN SAYAP FAJAR, TAK ADA YANG TERSEMBUNYI DI HADAPAN ALLAH.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/12/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+139

MAZMUR 139

 1  Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;
 2  Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
 3  Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
 4  Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.
 5  Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku.
 6  Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.
 7  Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
 8  Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.
 9  Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
10  juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
11  Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,"
12  maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.
13  Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
14  Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
15  Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
16  mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.
17  Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!
18  Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.
19  Sekiranya Engkau mematikan orang fasik, ya Allah, sehingga menjauh dari padaku penumpah-penumpah darah,
20  yang berkata-kata dusta terhadap Engkau, dan melawan Engkau dengan sia-sia.
21  Masakan aku tidak membenci orang-orang yang membenci Engkau, ya TUHAN, dan tidak merasa jemu kepada orang-orang yang bangkit melawan Engkau?
22  Aku sama sekali membenci mereka, mereka menjadi musuhku.
23  Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;
24  lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+1-2
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+1-2

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 12 April -- Hakim-hakim 2:1-5 - Hukuman atas Ketidaktaatan Massal

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 12 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 2:1-5

Judul: Hukuman atas Ketidaktaatan Massal

Kadang kita tidak takut melakukan apa yang salah jika kita melihat kebanyakan orang juga melakukannya. Barangkali hal ini terjadi karena kita berpikir: jika dosa ini dilakukan secara massal, kita dapat dimaklumi dan tidak akan dihukum.

Malaikat TUHAN berfirman bahwa Ia telah menuntun umat keluar dari Mesir dan tidak akan membatalkan perjanjian-Nya dengan umat untuk selamanya (1). Dalam perjanjian ini, ada tuntutan, yaitu umat tidak boleh mengikat perjanjian dengan penduduk negeri dan umat harus merobohkan mazbah mereka, tetapi ternyata umat tidak taat (2). Sebagai hukuman, Ia tidak akan menghalau orang-orang Kanaan sehingga mereka menjadi musuh dan ilah-ilah mereka menjadi jerat bagi umat (3). Menangislah umat, sehingga tempat itu dinamai Bokhim, yang artinya "meratap" (4-5).

Kata "malaikat" dalam bahasa Ibrani berarti "utusan". Untuk menentukan apakah yang muncul adalah malaikat atau Allah sendiri, kita dapat melihat konteks dan petunjuk yang ada. Dari huruf M besar ("Malaikat") seperti dalam nas hari ini, yang hadir dan berfirman adalah Allah.

Dicatat pada pasal 1 bahwa sejumlah suku tidak menghalau orang Kanaan di daerah mereka seperti yang telah Allah perintahkan. Ternyata ketidaktaatan ini adalah sesuatu yang dilakukan secara massal oleh seluruh suku. Akibatnya, Allah menghukum mereka semua dan mereka pun meratap (4).

Jangan berpikir jika semua atau kebanyakan orang melakukan dosa yang sama, maka Allah tidak akan menghukum. Allah memang panjang sabar, tetapi bukan berarti kita dapat meremehkan atau mempermainkan Allah. Kesabaran Allah tidak dapat disalahgunakan menjadi alasan pembenaran diri untuk berbuat dosa, terutama dosa yang dilakukan secara massal.

Ketika hukuman itu terjadi, semua orang yang terlibat dan turut bersalah akan mendapat hukuman. Massalnya suatu perbuatan salah tidak menjadikannya benar dan tidak membuat kita kebal dari hukuman Allah. Jadi, tetaplah setia kepada Allah dan janganlah kita ikut melakukan dosa, seberapa pun banyaknya orang yang melakukannya. [INT]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/12/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+2:1-5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+2:1-5

Hakim-hakim 2:1-5

 1  Lalu Malaikat TUHAN pergi dari Gilgal ke Bokhim dan berfirman: "Telah Kutuntun kamu keluar dari Mesir dan Kubawa ke negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyangmu, dan Aku telah berfirman: Aku tidak akan membatalkan perjanjian-Ku dengan kamu untuk selama-lamanya,
 2  tetapi janganlah kamu mengikat perjanjian dengan penduduk negeri ini; mezbah mereka haruslah kamu robohkan. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku. Mengapa kamu perbuat demikian?
 3  Lagi Aku telah berfirman: Aku tidak akan menghalau orang-orang itu dari depanmu, tetapi mereka akan menjadi musuhmu dan segala allah mereka akan menjadi jerat bagimu."
 4  Setelah Malaikat TUHAN mengucapkan firman itu kepada seluruh Israel, menangislah bangsa itu dengan keras.
 5  Maka tempat itu dinamai Bokhim. Lalu mereka mempersembahkan korban di sana kepada TUHAN.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 11 April -- KEJADIAN 42:1-25 - DOSA YANG MENGUSIK

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 11 April 2026
Bacaan : KEJADIAN 42:1-25
Setahun: 2 Samuel 22-24
Nats: Mereka berkata seorang kepada yang lain, "Kita benar-benar menanggung akibat dosa kita terhadap adik kita itu, karena kita melihat betapa sesak hatinya ketika ia memohon belas kasihan kita, tetapi kita tidak mendengarkan permohonannya. Itulah sebabnya kesesakan ini menimpa kita." (Kejadian 42:21)

Renungan:

DOSA YANG MENGUSIK

Saudara-saudara Yusuf yang datang ke Mesir untuk membeli gandum akibat kelaparan hebat yang melanda tanah Kanaan menjadi gemetar ketakutan ketika Yusuf, sebagai penguasa Mesir yang saat itu tidak mereka kenal, memerintahkan agar seorang di antara mereka ditahan di Mesir dan mereka harus membawa adiknya, Benyamin, ikut serta ketika mereka kembali datang. Hal ini seolah menegaskan bahwa kutuk menimpa mereka yang telah menjual Yusuf ke Mesir.

Mungkin kita dapat menyembunyikan dengan sangat rapi dosa yang telah kita lakukan di masa lalu, bahkan tidak ada seorang pun yang menyinggungnya, tetapi cepat atau lambat dosa yang tidak kita selesaikan di hadapan Tuhan itu dapat terkuak kembali hingga hati kita menjadi sedemikian risau dan tidak ada damai sejahtera di hari-hari yang kita jalani. Lebih baik kita segera menyelesaikan perkara kita di hadapan Tuhan dengan mengakui kejahatan yang kita lakukan dan segera bertobat, daripada membiarkannya berlarut-larut dengan membenarkan diri hingga akhirnya tidak ada rasa aman dalam hidup kita.

Menutupi pelanggaran mungkin dapat kita lakukan sekian lama, tetapi ketakutan yang amat sangat dapat tiba-tiba muncul ketika timbul suatu kejadian yang membuat hidup kita menjadi ruwet hingga kita berpikir bahwa inilah pembalasan Tuhan atas dosa yang telah kita perbuat. Oleh karena itu, rengkuhlah kasih karunia-Nya yang akan membersihkan segala dosa kita sekarang juga! --KSD/www.renunganharian.net
   
SELESAIKAN SEGERA DOSA YANG KITA PERBUAT DI HADAPAN TUHAN SEHINGGA HARI-HARI ANDA PENUH DAMAI SEJAHTERA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KEJADIAN+42:1-25

KEJADIAN 42:1-25

 1  Setelah Yakub mendapat kabar, bahwa ada gandum di Mesir, berkatalah ia kepada anak-anaknya: "Mengapa kamu berpandang-pandangan saja?"
 2  Lagi katanya: "Telah kudengar, bahwa ada gandum di Mesir; pergilah ke sana dan belilah gandum di sana untuk kita, supaya kita tetap hidup dan jangan mati."
 3  Lalu pergilah sepuluh orang saudara Yusuf untuk membeli gandum di Mesir.
 4  Tetapi Yakub tidak membiarkan Benyamin, adik Yusuf, pergi bersama-sama dengan saudara-saudaranya, sebab pikirnya: "Jangan-jangan ia ditimpa kecelakaan nanti."
 5  Jadi di antara orang yang datang membeli gandum terdapatlah juga anak-anak Israel, sebab ada kelaparan di tanah Kanaan.
 6  Sementara itu Yusuf telah menjadi mangkubumi di negeri itu; dialah yang menjual gandum kepada seluruh rakyat negeri itu. Jadi ketika saudara-saudara Yusuf datang, kepadanyalah mereka menghadap dan sujud dengan mukanya sampai ke tanah.
 7  Ketika Yusuf melihat saudara-saudaranya, segeralah mereka dikenalnya, tetapi ia berlaku seolah-olah ia seorang asing kepada mereka; ia menegor mereka dengan membentak, katanya: "Dari mana kamu?" Jawab mereka: "Dari tanah Kanaan untuk membeli bahan makanan."
 8  Memang Yusuf mengenal saudara-saudaranya itu, tetapi dia tidak dikenal mereka.
 9  Lalu teringatlah Yusuf akan mimpi-mimpinya tentang mereka. Berkatalah ia kepada mereka: "Kamu ini pengintai, kamu datang untuk melihat-lihat di mana negeri ini tidak dijaga."
10  Tetapi jawab mereka: "Tidak tuanku! Hanyalah untuk membeli bahan makanan hamba-hambamu ini datang.
11  Kami ini sekalian anak dari satu ayah; kami ini orang jujur; hamba-hambamu ini bukanlah pengintai."
12  Tetapi ia berkata kepada mereka: "Tidak! Kamu datang untuk melihat-lihat di mana negeri ini tidak dijaga."
13  Lalu jawab mereka: "Hamba-hambamu ini dua belas orang, kami bersaudara, anak dari satu ayah di tanah Kanaan, tetapi yang bungsu sekarang ada pada ayah kami, dan seorang sudah tidak ada lagi."
14  Lalu kata Yusuf kepada mereka: "Sudahlah! Seperti telah kukatakan kepadamu tadi: kamu ini pengintai.
15  Dalam hal ini juga kamu harus diuji: demi hidup Firaun, kamu tidak akan pergi dari sini, jika saudaramu yang bungsu itu tidak datang ke mari.
16  Suruhlah seorang dari padamu untuk menjemput adikmu itu, tetapi kamu ini harus tinggal terkurung di sini. Dengan demikian perkataanmu dapat diuji, apakah benar, dan jika tidak, demi hidup Firaun, sungguh-sungguhlah kamu ini pengintai."
17  Dan dimasukkannyalah mereka bersama-sama ke dalam tahanan tiga hari lamanya.
18  Pada hari yang ketiga berkatalah Yusuf kepada mereka: "Buatlah begini, maka kamu akan tetap hidup, aku takut akan Allah.
19  Jika kamu orang jujur, biarkanlah dari kamu bersaudara tinggal seorang terkurung dalam rumah tahanan, tetapi pergilah kamu, bawalah gandum untuk meredakan lapar seisi rumahmu.
20  Tetapi saudaramu yang bungsu itu haruslah kamu bawa kepadaku, supaya perkataanmu itu ternyata benar dan kamu jangan mati." Demikianlah diperbuat mereka.
21  Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Betul-betullah kita menanggung akibat dosa kita terhadap adik kita itu: bukankah kita melihat bagaimana sesak hatinya, ketika ia memohon belas kasihan kepada kita, tetapi kita tidak mendengarkan permohonannya. Itulah sebabnya kesesakan ini menimpa kita."
22  Lalu Ruben menjawab mereka: "Bukankah dahulu kukatakan kepadamu: Janganlah kamu berbuat dosa terhadap anak itu! Tetapi kamu tidak mendengarkan perkataanku. Sekarang darahnya dituntut dari pada kita."
23  Tetapi mereka tidak tahu, bahwa Yusuf mengerti perkataan mereka, sebab mereka memakai seorang juru bahasa.
24  Maka Yusuf mengundurkan diri dari mereka, lalu menangis. Kemudian ia kembali kepada mereka dan berkata-kata dengan mereka; ia mengambil Simeon dari antara mereka; lalu disuruh belenggu di depan mata mereka.
25  Sesudah itu Yusuf memerintahkan, bahwa tempat gandum mereka akan diisi dengan gandum dan bahwa uang mereka masing-masing akan dikembalikan ke dalam karungnya, serta bekal mereka di jalan akan diberikan kepada mereka. Demikianlah dilakukan orang kepada mereka itu.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+22-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+22-24

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 11 April -- Baca Gali Alkitab

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab

Yohanes 20:1-10

Kisah kubur kosong menegaskan bahwa kebangkitan Kristus adalah karya Allah, bukan sekadar peristiwa manusiawi. Maria Magdalena, Petrus, dan murid yang dikasihi menunjukkan beragam respons, ada kebingungan, keberanian, dan iman yang bertumbuh. Kain peluh yang terlipat rapi menjadi tanda bahwa kuasa Allah bekerja dengan keteraturan, bukan dalam kekacauan.

Kemudian murid yang dikasihi melihat dan percaya, dan meski pemahaman Kitab Suci belum lengkap, tampak nyata bahwa iman mendahului pengetahuan. Terdapat pesan bahwa kebangkitan Kristus memicu pertumbuhan benih iman yang lalu berkembang menjadi kesaksian hidup, yang mengundang setiap orang untuk percaya dan bersaksi bahwa terang telah mengalahkan gelap.

Apa saja yang Anda baca?
1. Apa yang terjadi pada pagi-pagi di hari pertama minggu itu? (1)
2. Apa yang dilakukan Maria Magdalena? (2)
3. Bagaimana reaksi kedua murid Yesus setelah mendapat kabar dari Maria Magdalena? (3-4)
4. Apa yang dilihat Petrus dan murid yang lain itu dan apa reaksi keduanya? (5-8)
5. Apa yang selama itu belum mereka mengerti dan apa yang mereka lakukan kemudian? (9-10)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Barangkali kebingungan dan iman para murid di kubur kosong mencerminkan iman kita saat ini. Apa pendapat Anda?
2. Bagaimana Anda akan mengaitkan peristiwa kebangkitan Yesus dan pernyataan "melihat dan percaya" dengan iman Anda?

Apa respons Anda?
1. Bagaimana Anda akan menghidupi iman Anda walau Anda belum sepenuhnya memahami misteri kebangkitan?
2. Dengan cara apa Anda akan menjadi saksi kebangkitan Kristus bagi orang-orang di sekitar Anda?

Pokok Doa:
Memohon Tuhan meneguhkan iman kita walau kita belum memahami semua yang kita lihat saat ini.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+1
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+1

Yohanes 20:1-10

 1  Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
 2  Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."
 3  Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.
 4  Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.
 5  Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
 6  Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah,
 7  sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
 8  Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.
 9  Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.
10  Lalu pulanglah kedua murid itu ke rumah.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-SH) 11 April -- Hakim-hakim 1 - Anugerah Allah kepada yang Diperkenan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 11 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 1

Judul: Anugerah Allah kepada yang Diperkenan

Penulis Kitab Hakim-hakim menekankan bahwa zaman hakim-hakim bukan masa yang baik karena tidak ada raja di Israel (lih.Hak. 17:6; 18:1; 19:1; 21:25), sehingga cukup jelas penulis mau menekankan pentingnya kerajaan. Karena itu, diperkirakan kitab ini ditulis pada zaman Daud, untuk mendukung kerajaan Daud.

Ketika TUHAN ditanya orang Israel, siapa yang harus maju lebih dahulu untuk memerangi orang Kanaan setelah kematian Yosua, jawaban-Nya adalah suku Yehuda (1-2). Kemudian Yehuda maju bersama Simeon (3) dan mencapai kemenangan, termasuk dalam memerangi Yerusalem (yang ada di daerah suku Yehuda) dengan merebut dan membumihanguskannya (8). Kemenangan demi kemenangan dicatat, termasuk kemenangan Kaleb dan Otniel (12-13, 20).

Dari 18 ayat tentang Yehuda (3-20), hanya ada satu ayat yang bernuansa agak negatif, yaitu ketika mereka tidak dapat menghalau penduduk di lembah (19). Dalam catatan seterusnya tentang suku-suku yang lain, hampir semuanya negatif. Bani Benyamin tidak menghalau orang Yebus, penduduk Yerusalem, di bagian yang ada di daerah suku Benyamin (21). Suku Manasye, Efraim, Zebulon, Asyer, Naftali, serta Dan tidak menghalau penduduk bangsa Kanaan di daerah mereka masing-masing (27-36).

Kontras antara apa yang penulis katakan tentang suku Yehuda dengan suku Benyamin dan suku-suku lainnya jelas menekankan perkenanan Allah kepada suku yang dipilih-Nya, yaitu Yehuda. Ini karena Allah telah menetapkan bahwa raja akan berasal dari suku Yehuda (Kej. 49:10), dan tentunya Daud berasal dari suku Yehuda. Catatan ini mendukung kerajaan Daud. Sedangkan Benyamin hanya dicatat dalam satu ayat dan bersifat negatif (21) karena Saul yang dari suku Benyamin telah ditolak oleh Allah.

Allah tidak memberikan anugerah yang sama kepada semua orang atau semua kelompok. Bahkan Allah tidak segan menunjukkan anugerah yang lebih berlimpah kepada orang atau kelompok yang diperkenan-Nya. Marilah kita menjadi orang yang diperkenan Allah karena penyertaan Allah kepada orang yang diperkenan-Nya sangat nyata. [INT]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+1
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+1

Hakim-hakim 1

 1  Sesudah Yosua mati, orang Israel bertanya kepada TUHAN: "Siapakah dari pada kami yang harus lebih dahulu maju menghadapi orang Kanaan untuk berperang melawan mereka?"
 2  Firman TUHAN: "Suku Yehudalah yang harus maju; sesungguhnya telah Kuserahkan negeri itu ke dalam tangannya."
 3  Lalu berkatalah Yehuda kepada Simeon, saudaranya itu: "Majulah bersama-sama dengan aku ke bagian yang telah diundikan kepadaku dan baiklah kita berperang melawan orang Kanaan, maka akupun akan maju bersama-sama dengan engkau ke bagian yang telah diundikan kepadamu." Lalu Simeon maju bersama-sama dengan dia.
 4  Maka majulah suku Yehuda, lalu TUHAN menyerahkan orang Kanaan dan orang Feris ke dalam tangan mereka, dan mereka memukul kalah orang-orang itu dekat Bezek, sepuluh ribu orang banyaknya.
 5  Di Bezek mereka menjumpai Adoni-Bezek dan berperang melawan dia, dan mereka memukul kalah orang Kanaan dan orang Feris.
 6  Tetapi Adoni-Bezek melarikan diri, lalu mereka mengejarnya, menangkapnya dan memotong ibu jari dari tangannya dan dari kakinya.
 7  Kata Adoni-Bezek: "Ada tujuh puluh raja dengan terpotong ibu jari tangan dan kakinya memungut sisa-sisa makanan di bawah mejaku; sesuai dengan yang kulakukan itu, demikianlah dibalaskan Allah kepadaku." Kemudian ia dibawa ke Yerusalem dan mati di sana.
 8  Sesudah itu bani Yehuda berperang melawan Yerusalem, merebutnya lalu memukulnya dengan mata pedang dan memusnahkan kota itu dengan api.
 9  Kemudian bani Yehuda maju berperang melawan orang Kanaan, yang diam di pegunungan, di Tanah Negeb dan di Daerah Bukit.
10  Lalu suku Yehuda bergerak menyerang orang Kanaan yang diam di Hebron--nama Hebron dahulu adalah Kiryat-Arba--dan memukul kalah Sesai, Ahiman dan Talmai.
11  Dari sana mereka bergerak menyerang penduduk Debir. Nama Debir dahulu adalah Kiryat-Sefer.
12  Berkatalah Kaleb: "Siapa yang mengalahkan dan merebut Kiryat-Sefer, kepadanya akan kuberikan Akhsa, anakku, menjadi isterinya."
13  Dan Otniel, anak Kenas adik Kaleb, merebut kota itu; lalu Kaleb memberikan Akhsa, anaknya, kepadanya menjadi isterinya.
14  Ketika perempuan itu tiba, dibujuknya suaminya untuk meminta sebidang ladang kepada ayahnya. Maka turunlah perempuan itu dari keledainya, lalu berkatalah Kaleb kepadanya: "Ada apa?"
15  Jawabnya kepadanya: "Berikanlah kepadaku suatu hadiah; telah kauberikan kepadaku tanah yang gersang, berikanlah juga kepadaku mata air." Lalu Kaleb memberikan kepadanya mata air yang di hulu dan mata air yang di hilir.
16  Keturunan Hobab, ipar Musa, orang Keni itu, maju bersama-sama dengan bani Yehuda dari kota pohon korma ke padang gurun Yehuda di Tanah Negeb dekat Arad; lalu mereka menetap di antara penduduk di sana.
17  Yehuda maju bersama-sama dengan Simeon, saudaranya itu, lalu mereka memukul kalah orang Kanaan, penduduk Zefat; mereka menumpas kota itu. Sebab itu kota itu dinamai Horma.
18  Selanjutnya suku Yehuda merebut Gaza dengan daerahnya, Askelon dengan daerahnya dan Ekron dengan daerahnya.
19  Dan TUHAN menyertai suku Yehuda, sehingga mereka menduduki pegunungan itu; tetapi mereka tidak dapat menghalau penduduk yang di lembah, sebab orang-orang ini mempunyai kereta-kereta besi.
20  Kepada Kaleb telah diberikan Hebron, seperti yang dikatakan Musa dahulu, dan dari sana telah dihalaukannya anak Enak yang tiga itu.
21  Tetapi orang Yebus, penduduk kota Yerusalem, tidak dihalau oleh bani Benyamin, jadi orang Yebus itu masih diam bersama-sama dengan bani Benyamin di Yerusalem sampai sekarang.
22  Keturunan Yusuf juga maju menyerang Betel, dan TUHAN menyertai mereka.
23  Keturunan Yusuf menyuruh orang mengintai Betel itu--nama kota itu dahulu adalah Lus.
24  Ketika pengintai-pengintai itu melihat seorang keluar dari kota itu, maka berkatalah mereka kepadanya: "Tolong tunjukkan bagaimana kami dapat memasuki kota ini, maka kami akan memperlakukan engkau sebagai sahabat."
25  Lalu ditunjukkannyalah kepada mereka bagaimana mereka dapat memasuki kota itu, dan mereka memukul kota itu dengan mata pedang, tetapi orang itu dengan seluruh kaumnya dibiarkan mereka pergi.
26  Orang itu pergi ke negeri orang Het dan mendirikan di sana sebuah kota yang dinamainya Lus. Demikianlah nama kota itu sampai sekarang.
27  Suku Manasye tidak menghalau penduduk Bet-Sean dan penduduk segala anak kotanya, penduduk Taanakh dengan segala anak kotanya, penduduk Dor dengan segala anak kotanya, penduduk Yibleam dengan segala anak kotanya, dan penduduk Megido dengan segala anak kotanya, sebab orang Kanaan itu berkeras untuk tetap diam di negeri itu.
28  Setelah orang Israel menjadi kuat, mereka membuat orang Kanaan itu menjadi orang rodi dan tidak menghalau mereka sama sekali.
29  Suku Efraimpun tidak menghalau orang Kanaan yang diam di Gezer, sehingga orang Kanaan itu tetap diam di tengah-tengah mereka di Gezer.
30  Suku Zebulon tidak menghalau penduduk Kitron dan penduduk Nahalol, sehingga orang Kanaan itu tetap diam di tengah-tengah mereka, walaupun sebagai orang rodi.
31  Suku Asyer tidak menghalau penduduk Ako, penduduk Sidon serta Ahlab, Akhzib, Helba, Afek dan Rehob,
32  sehingga orang Asyer itu diam di tengah-tengah orang Kanaan, penduduk asli di negeri itu, sebab orang-orang itu tidak dihalaunya.
33  Suku Naftali tidak menghalau penduduk Bet-Semes dan penduduk Bet-Anat, sehingga mereka diam di tengah-tengah orang Kanaan, penduduk asli di negeri itu; tetapi penduduk Bet-Semes dan Bet-Anat itu menjadi orang rodi bagi mereka.
34  Orang Amori mendesak bani Dan ke sebelah pegunungan dan tidak membiarkan mereka turun ke lembah,
35  dan orang Amori itu berkeras untuk tetap diam di Har-Heres, di Ayalon dan di Saalbim, walaupun mereka mendapat tekanan berat dari keturunan Yusuf, sebab mereka menjadi orang rodi.
36  Daerah orang Amori itu mulai dari pendakian Akrabim, dari Sela, terus ke atas.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 10 April -- YOHANES 12:9-11 - KEKUATAN SEBUAH KESAKSIAN

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 10 April 2026
Bacaan : YOHANES 12:9-11
Setahun: 2 Samuel 19-21
Nats: Sebab, karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus. (Yohanes 12:11)

Renungan:

KEKUATAN SEBUAH KESAKSIAN

Tidak jarang kesaksian bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat yang hidup telah berusaha dibungkam. Orang yang telah mengalami anugerah-Nya, mengalami perubahan hidup dan pertolongan-Nya yang ajaib, dapat saja mengalami halangan, tantangan, bahkan mungkin ancaman yang menghambat orang itu untuk bersaksi dengan leluasa.

Adanya berita kebangkitan orang mati tentunya sangat menarik perhatian banyak orang karena merupakan peristiwa yang luar biasa. Lazarus, saudara Marta dan Maria, adalah orang yang telah dibangkitkan Yesus setelah empat hari kematiannya. Kedatangan kembali Yesus ke tempat Lazarus sangat menarik banyak orang Yahudi untuk datang melihat Yesus, Pribadi yang sanggup membangkitkan orang mati, dan juga untuk melihat Lazarus yang telah dibangkitkan.

Lazarus adalah bukti nyata yang menyaksikan ketuhanan Yesus yang berkuasa atas maut, telah membuat banyak orang Yahudi percaya kepada Yesus, meninggalkan agama Yahudi dan pemimpin-pemimpinnya. Kesaksian nyatanya telah mengguncangkan sejumlah besar orang Yahudi dan membawa dampak yang besar sehingga imam-imam kepala berniat untuk membunuh Lazarus juga. Mereka berusaha membungkam dan menghilangkan jejak kesaksian itu dengan berusaha membunuh Lazarus, dengan harapan bahwa kesaksian itu akan berhenti.

Setiap orang percaya adalah saksi Kristus. Sudahkah kita menyaksikan Kristus dan karya-Nya dalam hidup kita? Jika kita telah sungguh mengalami Kristus yang hidup itu maka kita tidak akan tahan untuk diam saja. Marilah kita memohon hikmat dan kesempatan dari Tuhan sehingga kita dipakai-Nya untuk menyaksikan Dia dalam setiap kesempatan. --ANT/www.renunganharian.net
   
KESAKSIAN KITA DAPAT MENJADI JALAN ORANG LAIN UNTUK MENERIMA ANUGERAH-NYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+12:9-11

YOHANES 12:9-11

 9  Sejumlah besar orang Yahudi mendengar, bahwa Yesus ada di sana dan mereka datang bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati.
10  Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga,
11  sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+19-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+19-21

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]