e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 29 April 2026
Bacaan : 1 SAMUEL 2:27-36
Setahun: 2 Raja-raja 23-25
Nats: "Kemudian siapa yang masih hidup dari keturunanmu akan datang sujud menyembah dia demi sekeping uang perak atau sepotong roti, dan berkata: Tempatkanlah aku dalam salah satu golongan imam, supaya aku dapat makan sekerat roti." (1 Samuel 2:36)
Renungan:
KOPI DINGIN
"Jangan salahkan jika kopimu dingin. Karena ia pernah hangat tetapi engkau mengabaikannya." Begitulah salah satu kutipan yang pernah melintas di linimasa media sosial saya. Ungkapan ini merupakan teguran kepada seseorang yang menyesal karena telah melewatkan momen-momen berharga dalam hidupnya. Kesalahan itu mengakibatkan ia memperoleh sesuatu yang tidak menyenangkan di masa kini. Semakin berharga hal yang kita sia-siakan, semakin besar pula penyesalan yang ditimbulkannya.
Eli dan kedua putranya meremehkan jabatan imam yang mereka jalankan. Sebagai imam, merekalah yang ditetapkan Allah menjadi perwakilan umat-Nya, yang bertugas mengurusi peribadatan umat-Nya, termasuk dalam persembahan kurban. Allah telah menetapkan berbagai aturan sebagai panduan mereka. Namun, mereka mengabaikan semua aturan itu. Mereka tidak menghormati Tuhan, bersikap serakah, serta melakukan berbagai tindakan amoral. Akibatnya, Tuhan murka dan menetapkan penghukuman-Nya. Keluarga Eli akan dibinasakan-Nya. Bahkan, keturunannya yang tersisa akan mengemis untuk diberi kesempatan melayani sebagai imam, demi mendapatkan sedikit makanan.
Ada begitu banyak hal berharga yang disia-siakan banyak orang, lebih daripada sekadar membiarkan kopi menjadi dingin. Sering kali kita baru menyadarinya setelah hal berharga itu terlepas dari genggaman kita. Sedihnya, tidak selalu kita memiliki kesempatan kedua untuk memperbaikinya. Menyesalinya pun tidak lagi mengubah situasi menjadi lebih baik. Karenanya, hendaknya kita belajar untuk menghargai setiap kebaikan, serta mensyukurinya, agar kelak kita tidak terpuruk dalam penyesalan. --HT/www.renunganharian.net
AGAR PAHITNYA PENYESALAN TAK DATANG MENYERGAP, MARI JALANI HIDUP PENUH SYUKUR DAN TANGGUNG JAWAB.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+SAMUEL+2:27-36
1 SAMUEL 2:27-36
27 Seorang abdi Allah datang kepada Eli dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Bukankah dengan nyata Aku menyatakan diri-Ku kepada nenek moyangmu, ketika mereka masih di Mesir dan takluk kepada keturunan Firaun?
28 Dan Aku telah memilihnya dari segala suku Israel menjadi imam bagi-Ku, supaya ia mempersembahkan korban di atas mezbah-Ku, membakar ukupan dan memakai baju efod di hadapan-Ku; kepada kaummu telah Kuserahkan segala korban api-apian orang Israel.
29 Mengapa engkau memandang dengan loba kepada korban sembelihan-Ku dan korban sajian-Ku, yang telah Kuperintahkan, dan mengapa engkau menghormati anak-anakmu lebih dari pada-Ku, sambil kamu menggemukkan dirimu dengan bagian yang terbaik dari setiap korban sajian umat-Ku Israel?
30 Sebab itu--demikianlah firman TUHAN, Allah Israel--sesungguhnya Aku telah berjanji: Keluargamu dan kaummu akan hidup di hadapan-Ku selamanya, tetapi sekarang--demikianlah firman TUHAN--:Jauhlah hal itu dari pada-Ku! Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah.
31 Sesungguhnya akan datang waktunya, bahwa Aku akan mematahkan tangan kekuatanmu dan tangan kekuatan kaummu, sehingga tidak ada seorang kakek dalam keluargamu.
32 Maka engkau akan memandang dengan mata bermusuhan kepada segala kebaikan yang akan Kulakukan kepada Israel dan dalam keluargamu takkan ada seorang kakek untuk selamanya.
33 Tetapi seorang dari padamu yang tidak Kulenyapkan dari lingkungan mezbah-Ku akan membuat matamu rusak dan jiwamu merana; segala tambahan keluargamu akan mati oleh pedang lawan.
34 Inilah yang akan menjadi tanda bagimu, yakni apa yang akan terjadi kepada kedua anakmu itu, Hofni dan Pinehas: pada hari yang sama keduanya akan mati.
35 Dan Aku akan mengangkat bagi-Ku seorang imam kepercayaan, yang berlaku sesuai dengan hati-Ku dan jiwa-Ku, dan Aku akan membangunkan baginya keturunan yang teguh setia, sehingga ia selalu hidup di hadapan orang yang Kuurapi.
36 Kemudian siapa yang masih tinggal hidup dari keturunanmu akan datang sujud menyembah kepadanya meminta sekeping uang perak atau sepotong roti, dan akan berkata: Tempatkanlah kiranya aku dalam salah satu golongan imam itu, supaya aku dapat makan sekerat roti."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+23-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+23-25
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 29 April 2026
Bacaan : 1 SAMUEL 2:27-36
Setahun: 2 Raja-raja 23-25
Nats: "Kemudian siapa yang masih hidup dari keturunanmu akan datang sujud menyembah dia demi sekeping uang perak atau sepotong roti, dan berkata: Tempatkanlah aku dalam salah satu golongan imam, supaya aku dapat makan sekerat roti." (1 Samuel 2:36)
Renungan:
KOPI DINGIN
"Jangan salahkan jika kopimu dingin. Karena ia pernah hangat tetapi engkau mengabaikannya." Begitulah salah satu kutipan yang pernah melintas di linimasa media sosial saya. Ungkapan ini merupakan teguran kepada seseorang yang menyesal karena telah melewatkan momen-momen berharga dalam hidupnya. Kesalahan itu mengakibatkan ia memperoleh sesuatu yang tidak menyenangkan di masa kini. Semakin berharga hal yang kita sia-siakan, semakin besar pula penyesalan yang ditimbulkannya.
Eli dan kedua putranya meremehkan jabatan imam yang mereka jalankan. Sebagai imam, merekalah yang ditetapkan Allah menjadi perwakilan umat-Nya, yang bertugas mengurusi peribadatan umat-Nya, termasuk dalam persembahan kurban. Allah telah menetapkan berbagai aturan sebagai panduan mereka. Namun, mereka mengabaikan semua aturan itu. Mereka tidak menghormati Tuhan, bersikap serakah, serta melakukan berbagai tindakan amoral. Akibatnya, Tuhan murka dan menetapkan penghukuman-Nya. Keluarga Eli akan dibinasakan-Nya. Bahkan, keturunannya yang tersisa akan mengemis untuk diberi kesempatan melayani sebagai imam, demi mendapatkan sedikit makanan.
Ada begitu banyak hal berharga yang disia-siakan banyak orang, lebih daripada sekadar membiarkan kopi menjadi dingin. Sering kali kita baru menyadarinya setelah hal berharga itu terlepas dari genggaman kita. Sedihnya, tidak selalu kita memiliki kesempatan kedua untuk memperbaikinya. Menyesalinya pun tidak lagi mengubah situasi menjadi lebih baik. Karenanya, hendaknya kita belajar untuk menghargai setiap kebaikan, serta mensyukurinya, agar kelak kita tidak terpuruk dalam penyesalan. --HT/www.renunganharian.net
AGAR PAHITNYA PENYESALAN TAK DATANG MENYERGAP, MARI JALANI HIDUP PENUH SYUKUR DAN TANGGUNG JAWAB.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+SAMUEL+2:27-36
1 SAMUEL 2:27-36
27 Seorang abdi Allah datang kepada Eli dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Bukankah dengan nyata Aku menyatakan diri-Ku kepada nenek moyangmu, ketika mereka masih di Mesir dan takluk kepada keturunan Firaun?
28 Dan Aku telah memilihnya dari segala suku Israel menjadi imam bagi-Ku, supaya ia mempersembahkan korban di atas mezbah-Ku, membakar ukupan dan memakai baju efod di hadapan-Ku; kepada kaummu telah Kuserahkan segala korban api-apian orang Israel.
29 Mengapa engkau memandang dengan loba kepada korban sembelihan-Ku dan korban sajian-Ku, yang telah Kuperintahkan, dan mengapa engkau menghormati anak-anakmu lebih dari pada-Ku, sambil kamu menggemukkan dirimu dengan bagian yang terbaik dari setiap korban sajian umat-Ku Israel?
30 Sebab itu--demikianlah firman TUHAN, Allah Israel--sesungguhnya Aku telah berjanji: Keluargamu dan kaummu akan hidup di hadapan-Ku selamanya, tetapi sekarang--demikianlah firman TUHAN--:Jauhlah hal itu dari pada-Ku! Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah.
31 Sesungguhnya akan datang waktunya, bahwa Aku akan mematahkan tangan kekuatanmu dan tangan kekuatan kaummu, sehingga tidak ada seorang kakek dalam keluargamu.
32 Maka engkau akan memandang dengan mata bermusuhan kepada segala kebaikan yang akan Kulakukan kepada Israel dan dalam keluargamu takkan ada seorang kakek untuk selamanya.
33 Tetapi seorang dari padamu yang tidak Kulenyapkan dari lingkungan mezbah-Ku akan membuat matamu rusak dan jiwamu merana; segala tambahan keluargamu akan mati oleh pedang lawan.
34 Inilah yang akan menjadi tanda bagimu, yakni apa yang akan terjadi kepada kedua anakmu itu, Hofni dan Pinehas: pada hari yang sama keduanya akan mati.
35 Dan Aku akan mengangkat bagi-Ku seorang imam kepercayaan, yang berlaku sesuai dengan hati-Ku dan jiwa-Ku, dan Aku akan membangunkan baginya keturunan yang teguh setia, sehingga ia selalu hidup di hadapan orang yang Kuurapi.
36 Kemudian siapa yang masih tinggal hidup dari keturunanmu akan datang sujud menyembah kepadanya meminta sekeping uang perak atau sepotong roti, dan akan berkata: Tempatkanlah kiranya aku dalam salah satu golongan imam itu, supaya aku dapat makan sekerat roti."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+23-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+23-25
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA