e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 6 April 2026
Bacaan : FILIPI 2:1-11
Setahun: 2 Samuel 4-7
Nats: Yang walapun dalam rupa Allah tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dalam keadaan sebagai manusia. (Filipi 2:6-7)
Renungan:
DI SANA KITA MENDENGAR
Karena dosa-dosa, kita semua dikuasai kebinasaan. Kita tidak mampu membebaskan diri. Hanya ada satu jalan yang memungkinkan kita bisa selamat, yakni jika Tuhan berkenan turun menyelamatkan kita. Dan, itulah yang Tuhan lakukan: Kristus, Allah Yang Maha Tinggi itu, mengosongkan diri, menanggalkan kemuliaan-Nya, merendahkan diri menjadi manusia untuk menyelamatkan kita.
Karya Kristus yang mengosongkan diri itu menunjukkan kepada kita bahwa hanya yang tinggi yang bisa turun demi yang rendah, hanya yang kuat yang bisa mengalah bagi yang lemah. Karya Kristus itu juga menyadarkan kita pada kenyataan bahwa hanya yang mampu berjalan cepat yang bisa menunggu; hanya yang bebas yang bisa mengikatkan diri.
Apa arti semua itu bagi kita?
Di sekitar kita, banyak orang yang hidup jelata di bawah, yang lemah tak berdaya, yang hanya bisa beringsut lambat, yang terpasung pelbagai belenggu. Dalam Kristus yang mengosongkan diri itu, kita mendengar ajakan agar siapa pun ada di tempat tinggi mau turun bagi mereka yang jelata di bawah, agar mereka yang kuat rela mengalahkan diri bagi mereka yang lemah, agar orang yang mampu berlari cepat bersedia menunggu mereka yang hanya bisa beringsut lambat, agar mereka yang bebas bersedia mengikatkan diri pada kewajiban-kewajiban moral demi sesama yang terikat pelbagai belenggu.
Memandang Kristus yang mengosongkan diri itu, tergerakkah kita untuk berbelas kasihan kepada mereka yang patut dibelaskasihani? Tuhan mendengar pengakuan yang kita katakan dalam hati. --EE/www.renunganharian.net
BELAS KASIHAN KEPADA MEREKA YANG LEMAH ADALAH TANDA KEAGUNGAN.-MYLES MUNROE
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?FILIPI+2:1-11
FILIPI 2:1-11
1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+4-7
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+4-7
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 6 April 2026
Bacaan : FILIPI 2:1-11
Setahun: 2 Samuel 4-7
Nats: Yang walapun dalam rupa Allah tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dalam keadaan sebagai manusia. (Filipi 2:6-7)
Renungan:
DI SANA KITA MENDENGAR
Karena dosa-dosa, kita semua dikuasai kebinasaan. Kita tidak mampu membebaskan diri. Hanya ada satu jalan yang memungkinkan kita bisa selamat, yakni jika Tuhan berkenan turun menyelamatkan kita. Dan, itulah yang Tuhan lakukan: Kristus, Allah Yang Maha Tinggi itu, mengosongkan diri, menanggalkan kemuliaan-Nya, merendahkan diri menjadi manusia untuk menyelamatkan kita.
Karya Kristus yang mengosongkan diri itu menunjukkan kepada kita bahwa hanya yang tinggi yang bisa turun demi yang rendah, hanya yang kuat yang bisa mengalah bagi yang lemah. Karya Kristus itu juga menyadarkan kita pada kenyataan bahwa hanya yang mampu berjalan cepat yang bisa menunggu; hanya yang bebas yang bisa mengikatkan diri.
Apa arti semua itu bagi kita?
Di sekitar kita, banyak orang yang hidup jelata di bawah, yang lemah tak berdaya, yang hanya bisa beringsut lambat, yang terpasung pelbagai belenggu. Dalam Kristus yang mengosongkan diri itu, kita mendengar ajakan agar siapa pun ada di tempat tinggi mau turun bagi mereka yang jelata di bawah, agar mereka yang kuat rela mengalahkan diri bagi mereka yang lemah, agar orang yang mampu berlari cepat bersedia menunggu mereka yang hanya bisa beringsut lambat, agar mereka yang bebas bersedia mengikatkan diri pada kewajiban-kewajiban moral demi sesama yang terikat pelbagai belenggu.
Memandang Kristus yang mengosongkan diri itu, tergerakkah kita untuk berbelas kasihan kepada mereka yang patut dibelaskasihani? Tuhan mendengar pengakuan yang kita katakan dalam hati. --EE/www.renunganharian.net
BELAS KASIHAN KEPADA MEREKA YANG LEMAH ADALAH TANDA KEAGUNGAN.-MYLES MUNROE
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?FILIPI+2:1-11
FILIPI 2:1-11
1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+4-7
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+4-7
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
