(e-RH) 30 November -- MATIUS 14:22-33 - MEMUNCULKAN IMAN

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 30 November 2025
Bacaan : MATIUS 14:22-33
Setahun: 1 Korintus 5-8
Nats: Petrus berkata kepada-Nya, "Tuhan, apabila itu Engkau, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." (Matius 14:28)

Renungan:

MEMUNCULKAN IMAN

Murid-murid naik ke perahu, mereka berlayar menuju seberang mendahului Yesus. Sesudah beberapa mil jauhnya dari pantai, datang gelombang karena angin sakal. Terbayang mereka semua ketakutan karena nyawa mereka terancam. Kira-kira jam tiga malam, tampak sesosok berjalan di atas air mendekati mereka. Sosok itu berkata, "Tenanglah! Ini Aku, jangan takut!" (ay. 27). Suaranya terdengar seperti Yesus, Sang Guru. Maka berkatalah Petrus kepada-Nya, "Tuhan, apabila itu Engkau, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air" (ay. 28).

Seorang manusia tidak dapat berjalan di atas air. Permintaan Petrus ialah perkara mustahil yang lahir dari iman kepada Tuhan. Mari kembali kita cermati peristiwa tersebut. Seandainya tidak datang gelombang, murid-murid tidak akan ketakutan. Mungkin juga Yesus tidak buru-buru menemui mereka dengan berjalan di atas air sehingga tidak akan Petrus mengajukan permintaan seunik itu. Di sini kita dapat menarik kesimpulan bahwa gelombang memunculkan iman. Demikian terjadi dalam kehidupan kita. Gelombang dirupakan dalam wujud pergumulan. Dari situasi yang tidak nyaman disebabkan datangnya kesukaran, iman bergerak keluar. Di saat itu kita sungguh-sungguh mengharap kuasa Tuhan bekerja sebagai jawaban. Kita dibawa untuk segenap hati percaya bahwa Dia sanggup melakukan mukjizat.

Maka sekarang, dapat kita memiliki pandangan berbeda terhadap pergumulan yang Tuhan izinkan menimpa. Terhapus sudah keluhan mengapa Tuhan membiarkan kesukaran datang. Semuanya itu ibarat gelombang yang memunculkan iman. Justru kita akan menarik keuntungan dari sana. Iman kita tidak mati, tetapi bergerak keluar menyambut perkara-perkara besar yang sebentar akan Tuhan lakukan. Terbuka kesempatan bagi kita untuk menyaksikan mukjizat. --LIN/www.renunganharian.net
   
ACAPKALI DIDAPATI JEJAK IMAN IALAH PERGUMULAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2025/11/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+14:22-33

MATIUS 14:22-33

22  Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang.
23  Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.
24  Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal.
25  Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air.
26  Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut.
27  Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
28  Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."
29  Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
30  Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
31  Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
32  Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah.
33  Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+5-8
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+5-8

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2025 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 30 November -- Ulangan 14 - Kamu Berbeda dengan Dunia

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 30 November 2025
Ayat SH: Ulangan 14

Judul: Kamu Berbeda dengan Dunia

Setiap manusia memiliki ciri khasnya masing-masing. Bahkan, anak kembar pun memiliki ciri khas sendiri sendiri: ada sifat dan karakter yang berbeda. Demikian pula kita sebagai umat yang telah diselamatkan oleh Yesus Kristus, kita pun berbeda dengan dunia.

Apa yang menjadi perbedaan kita dengan dunia? Marilah kita belajar dari bangsa Israel yang juga memiliki kekhasan dan perbedaan dengan bangsa lainnya, antara lain: Pertama, dalam hal perkabungan mereka (1-2). Terlihat dari adanya larangan dari Allah untuk tidak menoreh-noreh diri atau mencukur rambut di atas dahi mereka karena kematian seseorang. Kedua, dalam hal makanan mereka. Sudah diatur oleh Allah mana yang boleh dimakan dan mana yang tidak boleh dimakan, mana yang haram dan mana yang tidak haram (3-21). Ketiga, dalam hal memberikan persepuluhan. Sudah diatur sedemikian rupa bagaimana caranya mereka memberikan persepuluhan yang benar kepada Allah (22-29).

Jelas, ketiga hal itulah yang menjadi perbedaan bangsa Israel dengan bangsa lain di sekitarnya. Mereka dituntut untuk terus menjaga identitas dan kekhasan diri sebagai umat kesayangan Allah.

Lewat pembacaan ini, sebagai umat Kristen, kita disadarkan untuk tetap menjaga kekhasan dan identitas kita sebagai umat kepunyaan Allah. Kita pun dituntut untuk taat dan setia kepada aturan dan ketetapan Allah di dalam kehidupan kita masing-masing.

Kita berbeda dengan dunia sebab kita memiliki iman dan kepercayaan hanya kepada Yesus, Sang Juru Selamat kita. Kita telah diselamatkan oleh Nya. Oleh sebab itu, baiklah hidup ini kita pakai hanya untuk menyenangkan hati Tuhan. Janganlah kita serupa dengan dunia ini, melainkan terus berjuang menjaga kesucian dan kekudusan hidup; setia, taat, jujur, rendah hati, dan hormat hanya kepada-Nya.

Mari kita wujudkan kesetiaan kepada Allah dalam seluruh tugas dan tanggung jawab kita dengan terus mengasihi dan melayani Allah dan sesama, menjadi saksi Kristus melalui kata dan tindakan, serta menjadi berkat bagi sebanyak mungkin orang. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2025/11/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+14
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+14

Ulangan 14

 1  "Kamulah anak-anak TUHAN, Allahmu; janganlah kamu menoreh-noreh dirimu ataupun menggundul rambut di atas dahimu karena kematian seseorang;
 2  sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu, dan engkau dipilih TUHAN untuk menjadi umat kesayangan-Nya dari antara segala bangsa yang di atas muka bumi."
 3  "Janganlah engkau memakan sesuatu yang merupakan kekejian.
 4  Inilah binatang-binatang berkaki empat yang boleh kamu makan: lembu, domba dan kambing;
 5  rusa, kijang, rusa dandi, kambing hutan, kijang gunung, lembu hutan dan domba hutan.
 6  Setiap binatang berkaki empat yang berkuku belah--yaitu yang kukunya bersela panjang menjadi dua--dan yang memamah biak di antara binatang-binatang berkaki empat, itu boleh kamu makan.
 7  Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari antara yang memamah biak atau dari antara yang berbelah dan bersela kukunya: unta, kelinci hutan dan marmot, karena semuanya itu memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram semuanya itu bagimu.
 8  Juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.
 9  Inilah yang boleh kamu makan dari segala yang hidup di dalam air; segala yang bersirip dan bersisik boleh kamu makan,
10  tetapi segala yang tidak bersirip atau bersisik janganlah kamu makan; haram semuanya itu bagimu.
11  Setiap burung yang tidak haram boleh kamu makan.
12  Tetapi yang berikut janganlah kamu makan: burung rajawali, ering janggut dan elang laut;
13  elang merah, elang hitam dan burung dendang menurut jenisnya;
14  setiap burung gagak menurut jenisnya;
15  burung unta, burung hantu, camar dan elang sikap menurut jenisnya;
16  burung pungguk, burung hantu besar, burung hantu putih;
17  burung undan, burung ering dan burung dendang air;
18  burung ranggung, dan bangau menurut jenisnya, meragai dan kelelawar.
19  Juga segala binatang mengeriap yang bersayap, itupun haram bagimu, jangan dimakan.
20  Segala burung yang tidak haram boleh kamu makan.
21  Janganlah kamu memakan bangkai apapun, tetapi boleh kauberikan kepada pendatang yang di dalam tempatmu untuk dimakan, atau boleh kaujual kepada orang asing; sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam air susu induknya."
22  "Haruslah engkau benar-benar mempersembahkan sepersepuluh dari seluruh hasil benih yang tumbuh di ladangmu, tahun demi tahun.
23  Di hadapan TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah engkau memakan persembahan persepuluhan dari gandummu, dari anggurmu dan minyakmu, ataupun dari anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu, supaya engkau belajar untuk selalu takut akan TUHAN, Allahmu.
24  Apabila, dalam hal engkau diberkati TUHAN, Allahmu, jalan itu terlalu jauh bagimu, sehingga engkau tidak dapat mengangkutnya, karena tempat yang akan dipilih TUHAN untuk menegakkan nama-Nya di sana terlalu jauh dari tempatmu,
25  maka haruslah engkau menguangkannya dan membawa uang itu dalam bungkusan dan pergi ke tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu,
26  dan haruslah engkau membelanjakan uang itu untuk segala yang disukai hatimu, untuk lembu sapi atau kambing domba, untuk anggur atau minuman yang memabukkan, atau apapun yang diingini hatimu, dan haruslah engkau makan di sana di hadapan TUHAN, Allahmu dan bersukaria, engkau dan seisi rumahmu.
27  Juga orang Lewi yang diam di dalam tempatmu janganlah kauabaikan, sebab ia tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama engkau.
28  Pada akhir tiga tahun engkau harus mengeluarkan segala persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu dalam tahun itu dan menaruhnya di dalam kotamu;
29  maka orang Lewi, karena ia tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama engkau, dan orang asing, anak yatim dan janda yang di dalam tempatmu, akan datang makan dan menjadi kenyang, supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau di dalam segala usaha yang dikerjakan tanganmu."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 29 November -- EFESUS 4:17-32 - MARAH TANPA DOSA

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 29 November 2025
Bacaan : EFESUS 4:17-32
Setahun: 1 Korintus 1-4
Nats: Apabila kamu menjadi marah, janganlah berbuat dosa: Janganlah matahari terbenam, sebelum padam kemarahanmu. (Efesus 4:26)

Renungan:

MARAH TANPA DOSA

Suatu siang, saat berkunjung ke rumah nenek, seorang tetangga tampak sibuk di kebun samping rumahnya. Saya pun bertanya kepada nenek, "Rajin amat panas-panas begini bersih-bersih kebun?" "Itu tandanya dia sedang marah!" sahut nenek. Oh, rupanya ia sedang menyalurkan emosi negatifnya.

Manusia diciptakan dengan berbagai emosi sebagai bagian dari kompleksitasnya. Emosi adalah respons alami terhadap situasi yang sedang dihadapi. Marah adalah salah satu bentuknya. Adalah wajar jika manusia menjadi marah saat merasa tidak dihargai, diperlakukan tidak adil, dikecewakan, mengalami kegagalan atau frustrasi. Namun demikian, marah merupakan emosi yang bersifat negatif sehingga diperlukan hikmat untuk mengelolanya.

Rasul Paulus pun berpesan kepada jemaat supaya jangan berbuat dosa saat kemarahan menguasai hati. Emosi memang harus disalurkan. Namun, emosi negatif, baik kemarahan, kesedihan, atau ketakutan harus tetap disikapi dengan bijaksana. Bagi orang percaya, hal pertama yang dapat dilakukan tentu mengambil waktu untuk berdoa dan bersaat teduh. Selain sebagai wujud iman, doa dan saat teduh dapat menjadi sarana meditasi yang melatih kesadaran untuk menerima emosi tanpa menghakimi. Selanjutnya, kita dapat mengekspresikan emosi dengan cara yang sehat. Dengan menulis atau berbicara (sharing dengan orang yang dapat dipercaya). Dapat pula dengan melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga. Melalui seni, seperti bermain alat musik atau mendengarkan lagu, dan melalui banyak cara positif lainnya. --EBL/www.renunganharian.net
   
EMOSI ADALAH ENERGI. EMOSI NEGATIF PUN BERSIFAT KONSTRUKTIF KETIKA DIKELOLA DENGAN BENAR.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2025/11/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?EFESUS+4:17-32

EFESUS 4:17-32

17  Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
18  dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
19  Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.
20  Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.
21  Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
22  yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
23  supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
24  dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
25  Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
26  Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
27  dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
28  Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.
29  Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
30  Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
31  Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
32  Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+1-4
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+1-4

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2025 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 29 November -- Baca Gali Alkitab

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab

Ulangan 13

Pasal ini berbicara tentang bahaya penyimpangan iman kepada Tuhan akibat pengaruh nabi palsu, anggota keluarga, atau komunitas yang mengajak umat untuk menyembah ilah lain. Umat diperintahkan untuk tidak mendengarkan mereka, karena tujuan utama kehidupan umat Allah adalah sepenuhnya setia kepada Tuhan. Tuhan berkenan membiarkan para penipu untuk bangkit sebagai ujian untuk melihat apakah umat-Nya benar-benar mengasihi-Nya dengan segenap hati dan jiwa.

Apa saja yang Anda baca?
1. Apa yang Musa katakan tentang nabi palsu atau pemimpi? (1-5)
2. Apa yang Musa katakan tentang anggota keluarga terdekat yang menghasut untuk menyembah ilah lain? (6-11)
3. Apa yang Musa katakan tentang suatu kota yang diajak untuk menyembah ilah lain dan benar-benar menyimpang? (12-18)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Bagaimana Tuhan bertindak dalam menguji iman umat-Nya?
2. Apa yang akan Anda lakukan jika seseorang yang dekat dengan Anda mengajak Anda untuk mengkompromikan iman Anda?
3. Bagaimana Anda dapat menunjukkan kesetiaan kepada Tuhan di tengah godaan dunia yang menarik Anda menjauh dari-Nya?

Apa respons Anda?
1. Jika ada orang terdekat yang memengaruhi Anda menjauh dari Tuhan, bagaimana Anda dapat tetap setia beriman tanpa kehilangan kasih kepada mereka?
2. Bagaimana Anda dapat menjadi pengaruh positif di dalam komunitas Anda agar banyak orang makin mengenal dan setia kepada Tuhan?

Pokok Doa:
Memohon kekuatan dari Tuhan untuk kita menjaga hubungan dengan keluarga, sahabat, dan komunitas sesuai firman-Nya.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+13

Ulangan 13

 1  Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat,
 2  dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya,
 3  maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.
 4  TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut.
 5  Nabi atau pemimpi itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad terhadap TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang menebus engkau dari rumah perbudakan--dengan maksud untuk menyesatkan engkau dari jalan yang diperintahkan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dijalani. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.
 6  Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu,
 7  salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi,
 8  maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya,
 9  tetapi bunuhlah dia! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat.
10  Engkau harus melempari dia dengan batu, sehingga mati, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.
11  Maka seluruh orang Israel akan mendengar dan menjadi takut, sehingga mereka tidak akan melakukan lagi perbuatan jahat seperti itu di tengah-tengahmu.
12  Apabila di salah satu kota yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diam di sana, kaudengar orang berkata:
13  Ada orang-orang dursila tampil dari tengah-tengahmu, yang telah menyesatkan penduduk kota mereka dengan berkata: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak kamu kenal,
14  maka haruslah engkau memeriksa, menyelidiki dan menanyakan baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di tengah-tengahmu,
15  maka bunuhlah dengan mata pedang penduduk kota itu, dan tumpaslah dengan mata pedang kota itu serta segala isinya dan hewannya.
16  Seluruh jarahan harus kaukumpulkan di tengah-tengah lapangan dan harus kaubakar habis kota dengan seluruh jarahan itu sebagai korban bakaran yang lengkap bagi TUHAN, Allahmu. Semuanya itu akan tetap menjadi timbunan puing untuk selamanya dan tidak akan dibangun kembali.
17  Dari barang-barang yang dikhususkan itu janganlah apapun melekat pada tanganmu, supaya TUHAN berhenti dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, menunjukkan belas kasihan-Nya kepadamu, mengasihani engkau dan membuat jumlahmu banyak, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.
18  Sebab dengan demikian engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, untuk berpegang pada segala perintah-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, dengan melakukan apa yang benar di mata TUHAN, Allahmu."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-SH) 29 November -- Ulangan 13 - Waspada terhadap Pengaruh Jahat

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 29 November 2025
Ayat SH: Ulangan 13

Judul: Waspada terhadap Pengaruh Jahat

Sudah cukup lama berbagai bentuk penipuan melalui media sosial terus marak. Jikalau kita tidak berhati-hati dan waspada, maka kita akan mudah ditipu dan dihasut untuk mengikuti dan memercayai kebenaran palsu mereka. Karena itu, perlu ada sikap waspada untuk menguji dan memeriksa kebenaran tersebut.

Kali ini, Allah memperingatkan umat Israel untuk berwaspada terhadap pengaruh-pengaruh jahat yang ada di sekeliling mereka. Ada juga peringatan agar tidak mudah percaya kepada bujukan atau ajakan untuk mengikuti dan berbakti kepada allah lain yang tidak mereka kenal. Meskipun demikian, pengaruh atau bujukan jahat itu bisa berasal dari seseorang yang mengaku dirinya sebagai nabi atau pemimpin (1-5).

Selain itu, Allah juga memberikan peringatan untuk waspada terhadap pengaruh jahat dari dalam keluarga mereka (6-11). Sikap waspada ini dapat muncul jikalau mereka menghadapi keadaan dengan setia kepada TUHAN (12-18). Jelas, kesetiaan kepada TUHAN dapat memperkuat hubungan umat Israel dengan Allah sehingga mereka terlindungi dari pengaruh jahat.

Pengaruh jahat bisa datang dari luar maupun dalam diri kita. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran dan kewaspadaan diri di dalam menghadapinya supaya kita tidak masuk ke dalam bujuk rayu yang menyesatkan. Sikap waspada tidak datang dengan sendirinya, tetapi butuh pertolongan Tuhan agar kita dapat menghadapinya. Dengan pertolongan Tuhan, kita dituntun untuk memilah mana yang baik atau benar dari yang salah atau menyesatkan. Apa pun pengaruh yang datang dalam hidup kita, mari kita lebih berwaspada di dalam menguji, memeriksa, dan meneliti kebenarannya.

Hendaklah kita tidak begitu saja percaya kepada berbagai pengajaran duniawi, melainkan menguji dan menelusuri kebenarannya dalam terang firman Tuhan! Telitilah, apakah pesan yang disampaikan kepada kita benar-benar bersumber dari Allah agar kita terbebas dari pengaruh yang dapat memisahkan kita dari kasih dan kebenaran Tuhan. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2025/11/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+13

Ulangan 13

 1  Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat,
 2  dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya,
 3  maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.
 4  TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut.
 5  Nabi atau pemimpi itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad terhadap TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang menebus engkau dari rumah perbudakan--dengan maksud untuk menyesatkan engkau dari jalan yang diperintahkan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dijalani. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.
 6  Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu,
 7  salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi,
 8  maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya,
 9  tetapi bunuhlah dia! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat.
10  Engkau harus melempari dia dengan batu, sehingga mati, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.
11  Maka seluruh orang Israel akan mendengar dan menjadi takut, sehingga mereka tidak akan melakukan lagi perbuatan jahat seperti itu di tengah-tengahmu.
12  Apabila di salah satu kota yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diam di sana, kaudengar orang berkata:
13  Ada orang-orang dursila tampil dari tengah-tengahmu, yang telah menyesatkan penduduk kota mereka dengan berkata: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak kamu kenal,
14  maka haruslah engkau memeriksa, menyelidiki dan menanyakan baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di tengah-tengahmu,
15  maka bunuhlah dengan mata pedang penduduk kota itu, dan tumpaslah dengan mata pedang kota itu serta segala isinya dan hewannya.
16  Seluruh jarahan harus kaukumpulkan di tengah-tengah lapangan dan harus kaubakar habis kota dengan seluruh jarahan itu sebagai korban bakaran yang lengkap bagi TUHAN, Allahmu. Semuanya itu akan tetap menjadi timbunan puing untuk selamanya dan tidak akan dibangun kembali.
17  Dari barang-barang yang dikhususkan itu janganlah apapun melekat pada tanganmu, supaya TUHAN berhenti dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, menunjukkan belas kasihan-Nya kepadamu, mengasihani engkau dan membuat jumlahmu banyak, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.
18  Sebab dengan demikian engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, untuk berpegang pada segala perintah-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, dengan melakukan apa yang benar di mata TUHAN, Allahmu."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 28 November -- HAGAI 2:15-19 - MENGUTAMAKAN ALLAH

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 28 November 2025
Bacaan : HAGAI 2:16-20
Setahun: Roma 14-16
Nats: "Sekarang, perhatikanlah mulai hari ini dan selanjutnya: Sebelum batu demi batu disusun untuk Bait Tuhan, bagaimana keadaanmu?" (Hagai 2:16-17a)

Renungan:

MENGUTAMAKAN ALLAH

Apakah yang paling kita perhatikan dalam hidup? Tuhan, sesama, ataukah justru diri kita sendiri? Sadarkah bila hal yang paling kita perhatikan dalam hidup adalah hal yang kita utamakan? Maka baiklah apabila kita melihat dan memeriksa diri kita, merenungkan serta mencoba mengoreksi, apabila mungkin kita telah salah dalam mengarahkan hidup.

Memperhatikan, menjadi pesan yang berulang kali Allah sampaikan dalam firman-Nya. "Perhatikanlah keadaanmu, " demikian firman Allah merujuk pada kondisi sebelum dan sesudah batu-batu Bait Allah diletakkan. Sebelum Bait Allah mulai dibangun kembali, segala sesuatu yang mereka buat akan hancur. Allah menghukum mereka karena bukannya memikirkan rumah-Nya, tetapi justru memikirkan diri mereka sendiri dengan mengutamakan rumah dan kebun mereka (Hag. 1:4-6). Allah pun mengajak mereka memperhatikan kondisi mereka setelah Bait Allah mulai dibangun kembali, sekalipun dalam kondisi di mana mereka sudah tidak memiliki apa pun. Dalam ketiadaan tersebut, Allah justru memberikan berkat. Allah menegur mereka yang hanya memikirkan dirinya sendiri ketika mereka masih memiliki. Dengan memberikan ketiadaan, sejatinya Allah mengajak mereka kembali mengingat siapa dan dari mana mereka beroleh hidup, serta sungguh-sungguh mengutamakan Allah dalam hidup.

Seberapa pun besarnya kekuatan kita, kita manusia yang penuh keterbatasan. Untuk itu, marilah kita mengutamakan Allah dalam hidup, sebab Allah memberikan hidup bagi kita dengan mencurahkan berkat-Nya. --ZDP/www.renunganharian.net
   
UTAMAKANLAH ALLAH DALAM HIDUP, SEBAB ALLAH YANG MEMBERI HIDUP BAGI KITA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2025/11/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?HAGAI+2:15-19

HAGAI 2:15-19

15  (2-16) "Maka sekarang, perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya! Sebelum ditaruh orang batu demi batu untuk pembangunan bait TUHAN,
16  (2-17) bagaimana keadaanmu? Ketika orang pergi melihat suatu timbunan gandum yang seharusnya sebanyak dua puluh gantang, hanya ada sepuluh; dan ketika orang pergi ke tempat pemerasan anggur untuk mencedok lima puluh takar, hanya ada dua puluh.
17  (2-18) Aku telah memukul kamu dengan hama dan penyakit gandum dan segala yang dibuat tanganmu dengan hujan batu; namun kamu tidak berbalik kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN.
18  (2-19) Perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya--mulai dari hari yang kedua puluh empat bulan kesembilan. Mulai dari hari diletakkannya dasar bait TUHAN perhatikanlah
19  (2-20) apakah benih masih tinggal tersimpan dalam lumbung, dan apakah pohon anggur dan pohon ara, pohon delima dan pohon zaitun belum berbuah? Mulai dari hari ini Aku akan memberi berkat!"

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Roma+14-16
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Roma+14-16

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2025 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 28 November -- Ulangan 12:29-32 - Betapa Baik Ketetapan-ketetapan Allah

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 28 November 2025
Ayat SH: Ulangan 12:29-32

Judul: Betapa Baik Ketetapan-ketetapan Allah

Dalam pembacaan ini, dengan jelas, Allah melalui Musa memberikan aturan dan ketetapan bagi umat Israel. Hal itu diberikan agar mereka menyembah Allah dengan benar, dengan tidak mengikuti pola penyembahan bangsa yang tidak mengenal Allah, dan ada pula larangan bagi mereka agar tidak ada ilah lain yang disembah oleh umat Israel selain hanya TUHAN, Allah yang mereka kenal (29-30).

Bagi Allah, ketika mereka menyembah-Nya dengan pola peribadahan bangsa yang tidak mengenal Allah, maka hal itu sangat menjijikkan bagi Dia. Sebab, Allah tidak mau disamakan dengan ilah bangsa lain (31). Oleh karena itu, apa yang ditetapkan dan diatur oleh Allah harus mereka taati dengan setia dengan tidak menambah atau mengurangi ketetapan ketetapan tersebut (32).

Peraturan peribadahan ini sangat jelas sebab menunjukkan kepada umat Israel dan umat masa kini pentingnya sikap dan tindakan menghargai dan mengakui Tuhan dalam hidup ini. Bahkan, di dalam ibadah-ibadah kita, haruslah kita dengan benar melakukannya sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki. Hendaklah kita tidak mengikuti pola-pola duniawi demi menghindari ibadah yang tidak berkenan di hadapan Tuhan.

Beribadah kepada Tuhan menunjukkan kualitas kehidupan spiritual seseorang. Tindakan dan perkataan yang benar, tulus, dan jujur juga menunjukkan bahwa kita adalah umat yang beribadah kepada Tuhan. Tindakan dan perkataan kita haruslah sejalan dan searah dengan tujuan yang satu, yakni Tuhan. Oleh karena itu, sekali lagi, apa yang menjadi ketetapan dan peraturan Allah jangan kita tambah atau kurangi. Sebaliknya, kita harus melakukannya dengan setia agar kita tidak berdosa kepada Allah, Sang Pemberi ketetapan dan peraturan tersebut.

Ingatlah, betapa baiknya peraturan dan ketetapan Allah bagi hidup kita. Kita akan bersukacita dan berbahagia jikalau kita dapat melakukan ketetapan-ketetapan Allah. Oleh karena itu, marilah kita beribadah kepada Tuhan menurut cara yang berkenan kepada-Nya dengan sikap penuh hormat, rasa takut, dan pengucapan syukur. [ERE]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2025/11/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+12:29-32
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+12:29-32

Ulangan 12:29-32

29  "Apabila TUHAN, Allahmu, telah melenyapkan dari hadapanmu bangsa-bangsa yang daerahnya kaumasuki untuk mendudukinya, dan apabila engkau sudah menduduki daerahnya dan diam di negerinya,
30  maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang allah mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada allah mereka? Akupun mau berlaku begitu.
31  Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu; sebab segala yang menjadi kekejian bagi TUHAN, apa yang dibenci-Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi allah mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi allah mereka.
32  Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 27 November -- EFESUS 5:1-20 - HIDUP YANG PRODUKTIF

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 27 November 2025
Bacaan : EFESUS 5:1-20
Setahun: Roma 11-13
Nats: Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. (Efesus 5:16)

Renungan:

HIDUP YANG PRODUKTIF

Suatu ketika saya menghadiri jamuan makan dari seorang dokter yang sudah lansia, tapi masih memiliki kebugaran yang baik. Beliau terlihat masih menyantap hidangan yang biasanya dijauhi oleh para lansia, sembari menceritakan rutinitasnya sebagai dokter. Secara rutin beliau masih praktik di tiga rumah sakit dan masih sempat membaca buku secara rutin. "Produktif sekali hidupnya, bahkan bisa menginspirasi banyak orang untuk menjalani hidup sehat!" gumam saya ketika mendengarkan pengalaman hidup beliau.

Menjaga agar hidup tetap produktif tak hanya milik lansia atau mereka yang memasuki masa purnatugas dalam pekerjaan. Kita yang lebih muda juga perlu menjalani hidup produktif karena sejatinya Tuhan memberikan waktu yang berharga setiap hari. Namun sayang, belakangan ini kita justru melihat ada banyak orang menghabiskan waktu untuk melakukan perkara yang sia-sia, misalkan bermain gim atau bermain media sosial secara berlebihan. Durasi waktu yang terbuang akan lebih bermanfaat jika dipakai untuk melakukan aktivitas lain, seperti pengembangan diri, mengasah keterampilan, atau bersekutu secara pribadi dalam doa dan pembacaan Alkitab.

Bertolak dari nas renungan kita, dorongan agar umat Allah belajar mempergunakan waktu dengan bijak, masih perlu untuk diperhatikan. Tujuannya tak lain agar setiap hari kita dapat menjalani hidup yang produktif, tak sekadar menghabiskan waktu dengan terlihat sibuk, tetapi sebenarnya hidup kita sia-sia belaka. Mari kobarkan semangat untuk hidup produktif setiap hari. --GHJ/www.renunganharian.net
   
HIDUP YANG PRODUKTIF PERLU DIUPAYAKAN, BUKAN SEKADAR DIANGAN-ANGANKAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2025/11/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?EFESUS+5:1-20

EFESUS 5:1-20

 1  Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih
 2  dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.
 3  Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.
 4  Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.
 5  Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
 6  Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.
 7  Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.
 8  Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
 9  karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
10  dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
11  Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
12  Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
13  Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
14  Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."
15  Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
16  dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
17  Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
18  Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
19  dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.
20  Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Roma+11-13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Roma+11-13

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2025 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]