Rabu, 13 Mei 2026

(e-RH) 13 Mei -- AYUB 5:1-9 - MEMERCAYAKAN KEPADA ALLAH

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 13 Mei 2026
Bacaan : AYUB 5:1-9
Setahun: 2 Tawarikh 9-12
Nats: "Tetapi, aku, tentu aku akan mencari Allah, dan kepada Allah aku akan mengadukan perkaraku. Ia melakukan perbuatan-perbuatan yang besar dan tak terselami, serta keajaiban-keajaiban yang tak terbilang jumlahnya." (Ayub 5:8-9)

Renungan:

MEMERCAYAKAN KEPADA ALLAH

Merana, itulah yang dirasakan Ayub setelah berbagai derita yang dialami. Begitu dalam kesedihannya, hingga Ayub tidak dapat berbuat apa pun. Secara imani, ia tidak sanggup untuk menyalahkan Allah. Sekalipun segala harta dan anak-anaknya telah tiada, serta berbagai penyakit dialaminya, juga istrinya mengeluhkan Allah, ia tetap menghormati Allah. Namun, sesungguhnya sisi manusiawinya ingin berteriak untuk melampiaskan perasaannya sehingga ia memilih menyalahkan dirinya sendiri dengan mengutuki hari kelahirannya. Atas sikapnya itu, Elifas menasihatinya untuk mengadukan segala perkara kepada Allah, sebab Allah dapat membuat berbagai hal ajaib untuk menolong umat-Nya.

Sikap iman Ayub memang merupakan sikap yang hebat, tetapi sikap manusiawinya pun merupakan hal yang wajar bagi siapapun yang berduka. Dalam pergumulan itu, nasihat Elifas menunjukkan kekurangan Ayub, di mana ia lupa untuk membawa dan memercayakan pergumulannya kepada Allah. Ayub memang tetap teguh dalam imannya kepada Allah, tetapi dalam sikap iman itu ia justru memilih menanggung pergumulannya seorang diri.

Setiap pergumulan, secara perlahan dan tanpa disadari, akan mengurung hati kita sehingga membuat kita memilih menanggung segala pergumulan seorang diri. Nasihat Elifas menyadarkan kita untuk terus membuka hati dalam setiap pergumulan, untuk mengarahkan hati kepada Allah dan memercayakan hidup kepada-Nya. Sebab Allah mampu merubah yang mustahil dan menyakitkan menjadi sukacita dan kedamaian hidup. --ZDP/www.renunganharian.net
   
PERCAYAKANLAH HIDUP KEPADA ALLAH, SEBAB IA SENANTIASA MEMBERKATI KITA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?AYUB+5:1-9

AYUB 5:1-9

 1  Berserulah--adakah orang yang menjawab engkau? Dan kepada siapa di antara orang-orang yang kudus engkau akan berpaling?
 2  Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.
 3  Aku sendiri pernah melihat orang bodoh berakar, tetapi serta-merta kukutuki tempat kediamannya.
 4  Anak-anaknya selalu tidak tertolong, mereka diinjak-injak di pintu gerbang tanpa ada orang yang melepaskannya.
 5  Apa yang dituainya, dimakan habis oleh orang yang lapar, bahkan dirampas dari tengah-tengah duri, dan orang-orang yang dahaga mengingini kekayaannya.
 6  Karena bukan dari debu terbit bencana dan bukan dari tanah tumbuh kesusahan;
 7  melainkan manusia menimbulkan kesusahan bagi dirinya, seperti bunga api berjolak tinggi.
 8  Tetapi aku, tentu aku akan mencari Allah, dan kepada Allah aku akan mengadukan perkaraku.
 9  Ia melakukan perbuatan-perbuatan yang besar dan yang tak terduga, serta keajaiban-keajaiban yang tak terbilang banyaknya;

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Tawarikh+9-12
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Tawarikh+9-12

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar