e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 29 Maret 2026
Bacaan : MATIUS 26:47-56
Setahun: 1 Samuel 9-12
Nats: Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri. (Matius 26:56b)
Renungan:
SI PENGKHIANAT
Siapa orang yang mengkhianati Yesus? Serempak kita menyebutkan satu nama, yaitu Yudas, salah seorang dari kedua belas murid-Nya. Alasannya jelas, Yudas menjual Yesus kepada imam-imam kepala (lih. Mat. 26:14-16).
Yudas menjalankan aksinya seusai Yesus berdoa di Taman Getsemani. Si pengkhianat datang bersama serombongan besar orang dengan membawa pedang dan pentung (ay. 47). Mereka hendak menangkap Yesus. Saat itu terlihat ada lagi orang yang mengkhianati Yesus, dan jumlahnya tidak sedikit. Siapa mereka? Jawabnya, kesebelas murid-Nya yang lain. Alkitab mencatat, "... semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri" (ay. 56b). Dari mereka yang selalu bersama dengan-Nya, tidak ada yang tetap tinggal di sisi-Nya. Juga mereka adalah "si pengkhianat". Peristiwa penangkapan Yesus di Taman Getsemani membuka mata kita akan situasi memilukan saat ini. Terlihat teramat banyak orang mengkhianati Yesus. Termasuk di antara mereka ialah kita. Bukankah kita kerap melakukan perbuatan setara "meninggalkan Yesus"? Daripada melakukan kehendak-Nya, terlebih suka kita menuruti keinginan-keinginan dosa.
Yudas menggantung diri, dan dengan demikian berakhir kisah "si pengkhianat" (Mat. 27:5). Kesebelas murid kembali berkumpul. Ditambah Matias, pengganti Yudas, mereka menyebarkan Injil ke seluruh dunia (Kis. 1:26). Bukan lagi mereka disebut "si pengkhianat", melainkan "para rasul". Kita "si pengkhianat" jangan mengikuti jejak Yudas. Jangan berputus asa saat menyadari bahwa kita telah meninggalkan Tuhan. Ikutilah jejak kesebelas murid. Datanglah kembali kepada Tuhan, akui dosa-dosa kita di hadapan-Nya. Selanjutnya mohon kekuatan untuk dapat bertahan setiap kali keinginan dosa muncul. --LIN/www.renunganharian.net
SAAT TERSADAR BAHWA KITA TELAH BERKHIANAT, MARI LEKAS KITA BERTOBAT.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+26:47-56
MATIUS 26:47-56
47 Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.
48 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: "Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia."
49 Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: "Salam Rabi," lalu mencium Dia.
50 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau datang?" Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.
51 Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.
52 Maka kata Yesus kepadanya: "Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.
53 Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?
54 Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?"
55 Pada saat itu Yesus berkata kepada orang banyak: "Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku? Padahal tiap-tiap hari Aku duduk mengajar di Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku.
56 Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi." Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+9-12
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+9-12
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 29 Maret 2026
Bacaan : MATIUS 26:47-56
Setahun: 1 Samuel 9-12
Nats: Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri. (Matius 26:56b)
Renungan:
SI PENGKHIANAT
Siapa orang yang mengkhianati Yesus? Serempak kita menyebutkan satu nama, yaitu Yudas, salah seorang dari kedua belas murid-Nya. Alasannya jelas, Yudas menjual Yesus kepada imam-imam kepala (lih. Mat. 26:14-16).
Yudas menjalankan aksinya seusai Yesus berdoa di Taman Getsemani. Si pengkhianat datang bersama serombongan besar orang dengan membawa pedang dan pentung (ay. 47). Mereka hendak menangkap Yesus. Saat itu terlihat ada lagi orang yang mengkhianati Yesus, dan jumlahnya tidak sedikit. Siapa mereka? Jawabnya, kesebelas murid-Nya yang lain. Alkitab mencatat, "... semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri" (ay. 56b). Dari mereka yang selalu bersama dengan-Nya, tidak ada yang tetap tinggal di sisi-Nya. Juga mereka adalah "si pengkhianat". Peristiwa penangkapan Yesus di Taman Getsemani membuka mata kita akan situasi memilukan saat ini. Terlihat teramat banyak orang mengkhianati Yesus. Termasuk di antara mereka ialah kita. Bukankah kita kerap melakukan perbuatan setara "meninggalkan Yesus"? Daripada melakukan kehendak-Nya, terlebih suka kita menuruti keinginan-keinginan dosa.
Yudas menggantung diri, dan dengan demikian berakhir kisah "si pengkhianat" (Mat. 27:5). Kesebelas murid kembali berkumpul. Ditambah Matias, pengganti Yudas, mereka menyebarkan Injil ke seluruh dunia (Kis. 1:26). Bukan lagi mereka disebut "si pengkhianat", melainkan "para rasul". Kita "si pengkhianat" jangan mengikuti jejak Yudas. Jangan berputus asa saat menyadari bahwa kita telah meninggalkan Tuhan. Ikutilah jejak kesebelas murid. Datanglah kembali kepada Tuhan, akui dosa-dosa kita di hadapan-Nya. Selanjutnya mohon kekuatan untuk dapat bertahan setiap kali keinginan dosa muncul. --LIN/www.renunganharian.net
SAAT TERSADAR BAHWA KITA TELAH BERKHIANAT, MARI LEKAS KITA BERTOBAT.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+26:47-56
MATIUS 26:47-56
47 Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.
48 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: "Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia."
49 Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: "Salam Rabi," lalu mencium Dia.
50 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau datang?" Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.
51 Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.
52 Maka kata Yesus kepadanya: "Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.
53 Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?
54 Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?"
55 Pada saat itu Yesus berkata kepada orang banyak: "Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku? Padahal tiap-tiap hari Aku duduk mengajar di Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku.
56 Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi." Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+9-12
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+9-12
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar