e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 28 Maret 2026
Bacaan : YOHANES 1:1-18
Setahun: 1 Samuel 4-8
Nats: Namun, semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya hak supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya. (Yohanes 1:12)
Renungan:
SESUAI IDENTITAS
Yohanes mengawali Injilnya dengan memberi penegasan identitas Yesus sebagai Firman. Pada mulanya, Firman itu bersama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Di dalam diri Firman itu ada kuasa yang memberi kehidupan kepada semua makhluk. Dan kuasa kehidupan itu seperti terang yang menyinari hati manusia. Yesus adalah Firman yang menjadi manusia. Karena itu, Ia adalah Terang dan Hidup. Dengan menjadi pengikut Yesus, kita menerima sumber Hidup dan Terang. Identitas kita pun menjadi anak-anak Allah dari sumber Ilahi.
Anugerah menjadi anak-anak Allah semestinya kita sambut dengan menjalani hidup sesuai identitas. Menerima Yesus sebagai Raja, tidak lagi menjalani hidup dalam mentalitas hamba, melainkan pribadi yang sudah menerima kuasa dari Tuhan. Bukan kuasa dalam arti kekuatan secara fisik, melainkan menerima identitas baru dalam hubungan yang intim dengan Bapa. Hubungan ini memberi kita warisan dalam pengharapan kekal, damai sejati, dan kuasa untuk hidup dalam Roh. Dan oleh Roh kita beroleh kuasa untuk menolak dosa, mengasihi musuh, mengampuni dengan tulus, menghadapi pencobaan dengan iman, serta menjadi garam dan terang bagi dunia.
Dengan identitas sebagai anak-anak Allah kita menjadi duta Kerajaan Allah. Kita menjadi utusan untuk mengenalkan Bapa melalui cara hidup kita dalam kasih, kebenaran, pengampunan, dan kesetiaan. Sebab menerima kuasa menjadi anak-anak Allah menjadikan kita diangkat, diakui, diperlengkapi, dan dipanggil untuk mencerminkan Bapa melalui gaya hidup dan misi Ilahi. --EBL/www.renunganharian.net
SUDAHKAH KITA MENCERMINKAN KEHIDUPAN YANG SESUAI DENGAN IDENTITAS SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH?
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+1:1-18
YOHANES 1:1-18
1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;
7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.
8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku."
16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;
17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+4-8
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+4-8
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 28 Maret 2026
Bacaan : YOHANES 1:1-18
Setahun: 1 Samuel 4-8
Nats: Namun, semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya hak supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya. (Yohanes 1:12)
Renungan:
SESUAI IDENTITAS
Yohanes mengawali Injilnya dengan memberi penegasan identitas Yesus sebagai Firman. Pada mulanya, Firman itu bersama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Di dalam diri Firman itu ada kuasa yang memberi kehidupan kepada semua makhluk. Dan kuasa kehidupan itu seperti terang yang menyinari hati manusia. Yesus adalah Firman yang menjadi manusia. Karena itu, Ia adalah Terang dan Hidup. Dengan menjadi pengikut Yesus, kita menerima sumber Hidup dan Terang. Identitas kita pun menjadi anak-anak Allah dari sumber Ilahi.
Anugerah menjadi anak-anak Allah semestinya kita sambut dengan menjalani hidup sesuai identitas. Menerima Yesus sebagai Raja, tidak lagi menjalani hidup dalam mentalitas hamba, melainkan pribadi yang sudah menerima kuasa dari Tuhan. Bukan kuasa dalam arti kekuatan secara fisik, melainkan menerima identitas baru dalam hubungan yang intim dengan Bapa. Hubungan ini memberi kita warisan dalam pengharapan kekal, damai sejati, dan kuasa untuk hidup dalam Roh. Dan oleh Roh kita beroleh kuasa untuk menolak dosa, mengasihi musuh, mengampuni dengan tulus, menghadapi pencobaan dengan iman, serta menjadi garam dan terang bagi dunia.
Dengan identitas sebagai anak-anak Allah kita menjadi duta Kerajaan Allah. Kita menjadi utusan untuk mengenalkan Bapa melalui cara hidup kita dalam kasih, kebenaran, pengampunan, dan kesetiaan. Sebab menerima kuasa menjadi anak-anak Allah menjadikan kita diangkat, diakui, diperlengkapi, dan dipanggil untuk mencerminkan Bapa melalui gaya hidup dan misi Ilahi. --EBL/www.renunganharian.net
SUDAHKAH KITA MENCERMINKAN KEHIDUPAN YANG SESUAI DENGAN IDENTITAS SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH?
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+1:1-18
YOHANES 1:1-18
1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;
7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.
8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku."
16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;
17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+4-8
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+4-8
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar