e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 27 September 2026
Bacaan : 2 KORINTUS 8:1-15
Setahun: Habakuk 1-3, Zefanya 1-3
Nats: Karena kamu telah mengenal anugerah Tuhan kita Yesus Kristus bahwa sekalipun Ia kaya, oleh karena kamu Ia menjadi miskin, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya. (2 Korintus 8:9)
Renungan:
MISKIN JADI KAYA
Paulus telah mengajarkan kasih yang semestinya dihidupi oleh jemaat Korintus. Ini tertulis dalam 1 Korintus 13. Namun, jemaat Korintus belum juga menyatakan kasih mereka. Sekalipun secara historis Korintus merupakan kota dagang yang makmur, mereka perlu dorongan agar menepati janji untuk menyatakan kasih. Karena itu, Paulus kembali mengingatkan agar kesediaan jemaat Korintus untuk memberi segera dinyatakan (ay. 10-11).
Paulus menggunakan jemaat Makedonia sebagai contoh. Meski secara ekonomi mereka miskin, jemaat Makedonia berlimpah dalam kemurahan (ay. 2). Mereka mengalami banyak penderitaan, tetapi menyediakan diri untuk memberi dengan sukacita yang melimpah. Bahkan, dengan ketulusan mereka rela memberi melampaui kemampuan.
Paulus juga mengingatkan jemaat Korintus melalui pengorbanan Yesus yang rela menjadi miskin demi menjadikan umat-Nya kaya. Miskin dan kaya di sini bukan soal harta. Yesus disebut kaya karena memiliki kemuliaan Allah. Namun, Ia menjadi miskin dengan merendahkan diri, hidup sebagai manusia, bahkan rela mati disalib. Sedangkan umat-Nya dijadikan kaya secara rohani. Diselamatkan, menerima anugerah, hidup dalam kasih, dan mengalami berkat dalam Dia. Semestinya, kekayaan rohani itulah yang mengubah hati dan karakter sehingga umat Tuhan menjadi murah hati.
Kita pun telah dijadikan kaya oleh Yesus. Lantas, karakter siapa yang melekat dalam diri kita? Sudahkah kita seperti jemaat Makedonia yang miskin harta, tapi kaya kasih, atau masih seperti jemaat Korintus yang kaya harta, tetapi miskin kasih? --EBL/www.renunganharian.net
KEMURAHAN HATI ADALAH TANDA BAHWA KITA KAYA MENURUT STANDAR SURGA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+KORINTUS+8:1-15
2 KORINTUS 8:1-15
1 Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.
2 Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.
3 Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka.
4 Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus.
5 Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami.
6 Sebab itu kami mendesak kepada Titus, supaya ia mengunjungi kamu dan menyelesaikan pelayanan kasih itu sebagaimana ia telah memulainya.
7 Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, --dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami--demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.
8 Aku mengatakan hal itu bukan sebagai perintah, melainkan, dengan menunjukkan usaha orang-orang lain untuk membantu, aku mau menguji keikhlasan kasih kamu.
9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.
10 Inilah pendapatku tentang hal itu, yang mungkin berfaedah bagimu. Memang sudah sejak tahun yang lalu kamu mulai melaksanakannya dan mengambil keputusan untuk menyelesaikannya juga.
11 Maka sekarang, selesaikan jugalah pelaksanaannya itu! Hendaklah pelaksanaannya sepadan dengan kerelaanmu, dan lakukanlah itu dengan apa yang ada padamu.
12 Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu.
13 Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan.
14 Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.
15 Seperti ada tertulis: "Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Habakuk+1-3,+Zefanya+1-3
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Habakuk+1-3,+Zefanya+1-3
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 27 September 2026
Bacaan : 2 KORINTUS 8:1-15
Setahun: Habakuk 1-3, Zefanya 1-3
Nats: Karena kamu telah mengenal anugerah Tuhan kita Yesus Kristus bahwa sekalipun Ia kaya, oleh karena kamu Ia menjadi miskin, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya. (2 Korintus 8:9)
Renungan:
MISKIN JADI KAYA
Paulus telah mengajarkan kasih yang semestinya dihidupi oleh jemaat Korintus. Ini tertulis dalam 1 Korintus 13. Namun, jemaat Korintus belum juga menyatakan kasih mereka. Sekalipun secara historis Korintus merupakan kota dagang yang makmur, mereka perlu dorongan agar menepati janji untuk menyatakan kasih. Karena itu, Paulus kembali mengingatkan agar kesediaan jemaat Korintus untuk memberi segera dinyatakan (ay. 10-11).
Paulus menggunakan jemaat Makedonia sebagai contoh. Meski secara ekonomi mereka miskin, jemaat Makedonia berlimpah dalam kemurahan (ay. 2). Mereka mengalami banyak penderitaan, tetapi menyediakan diri untuk memberi dengan sukacita yang melimpah. Bahkan, dengan ketulusan mereka rela memberi melampaui kemampuan.
Paulus juga mengingatkan jemaat Korintus melalui pengorbanan Yesus yang rela menjadi miskin demi menjadikan umat-Nya kaya. Miskin dan kaya di sini bukan soal harta. Yesus disebut kaya karena memiliki kemuliaan Allah. Namun, Ia menjadi miskin dengan merendahkan diri, hidup sebagai manusia, bahkan rela mati disalib. Sedangkan umat-Nya dijadikan kaya secara rohani. Diselamatkan, menerima anugerah, hidup dalam kasih, dan mengalami berkat dalam Dia. Semestinya, kekayaan rohani itulah yang mengubah hati dan karakter sehingga umat Tuhan menjadi murah hati.
Kita pun telah dijadikan kaya oleh Yesus. Lantas, karakter siapa yang melekat dalam diri kita? Sudahkah kita seperti jemaat Makedonia yang miskin harta, tapi kaya kasih, atau masih seperti jemaat Korintus yang kaya harta, tetapi miskin kasih? --EBL/www.renunganharian.net
KEMURAHAN HATI ADALAH TANDA BAHWA KITA KAYA MENURUT STANDAR SURGA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+KORINTUS+8:1-15
2 KORINTUS 8:1-15
1 Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.
2 Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.
3 Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka.
4 Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus.
5 Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami.
6 Sebab itu kami mendesak kepada Titus, supaya ia mengunjungi kamu dan menyelesaikan pelayanan kasih itu sebagaimana ia telah memulainya.
7 Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, --dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami--demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.
8 Aku mengatakan hal itu bukan sebagai perintah, melainkan, dengan menunjukkan usaha orang-orang lain untuk membantu, aku mau menguji keikhlasan kasih kamu.
9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.
10 Inilah pendapatku tentang hal itu, yang mungkin berfaedah bagimu. Memang sudah sejak tahun yang lalu kamu mulai melaksanakannya dan mengambil keputusan untuk menyelesaikannya juga.
11 Maka sekarang, selesaikan jugalah pelaksanaannya itu! Hendaklah pelaksanaannya sepadan dengan kerelaanmu, dan lakukanlah itu dengan apa yang ada padamu.
12 Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu.
13 Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan.
14 Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.
15 Seperti ada tertulis: "Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Habakuk+1-3,+Zefanya+1-3
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Habakuk+1-3,+Zefanya+1-3
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
0 komentar:
Posting Komentar